Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: Peran Penyuluh Pertanian
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

PERAN PENYULUH PERTANIAN DALAM MENDORONG PARTISIPASI PETANI HORTIKULTURA DI DESA TIDENG PALE KABUPATEN TANA TIDUNG

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Partisipasi petani hortikultura dalam kegiatan penyuluhan pertanian di Desa Tideng Pale Kabupaten Tana Tidung menunjukkan tingkat yang beragam, baik dalam kehadiran, keterlibatan dalam diskusi, maupun penerapan materi penyuluhan dalam kegiatan usahatani. Kondisi tersebut mendorong perlunya kajian mengenai peran penyuluh pertanian dalam mendorong partisipasi petani. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran penyuluh pertanian dalam mendorong partisipasi petani hortikultura serta mengidentifikasi peran yang paling mendorong partisipasi petani. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan penentuan informan secara purposive sampling. Informan dalam penelitian ini berjumlah 30 petani hortikultura. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan bantuan perangkat lunak NVivo 12 Pro. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran penyuluh pertanian dalam mendorong partisipasi petani terlaksana melalui empat peran utama, yaitu fasilitator, motivator, edukator, dan komunikator. Sebagai fasilitator, penyuluh membantu petani memperoleh informasi, teknologi, dan solusi usahatani. Sebagai motivator, penyuluh memberikan dorongan dan semangat kepada petani. Sebagai edukator, penyuluh meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani melalui materi yang sesuai dengan kebutuhan mereka. Sebagai komunikator, penyuluh membangun komunikasi dua arah dengan petani. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran edukator merupakan peran yang paling mendorong partisipasi petani dan dipilih oleh 11 informan. Temuan ini menunjukkan bahwa kebutuhan petani terhadap pengetahuan dan keterampilan menjadi faktor utama yang mendorong partisipasi dalam kegiatan penyuluhan pertanian.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

EFEKTIVITAS PERAN PENYULUH PERTANIAN DI DESA SEDULUN KECAMATAN SESAYAP KABUPATEN TANA TIDUNG

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Permasalahan yang dihadapi oleh petani di Desa Sedulun yaitu kurangnya bimbingan serta kurangnya pengetahuan para petani terhadap pengembangan pembangunan pertanian dalam mengakses teknologi dan peningkatan manajemen usahatani. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peran penyuluh pertanian dan tingkat efektivitas peran penyuluhan pertanian di Desa Sedulun Kecamatan Sesayap Kabupaten Tana Tidung. Sampel ditentukan dengan metode purposive sebanyak 40 orang petani. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif dan analisis skala likert. Hasil penelitian menunjukan bahwa peran penyuluh pertanian di Desa Sedulun Kecamatan Sesayap Kabupaten Tana Tidung meliputi peran sebagai fasilitator yang berperan penting dan sudah menjalankan tugasnya dalam hal memfasilitasi kebutuhan para petani juga membantu petani dalam memberikan bantuan berupa saprodi (pupuk,bibit,racun) dan memberikan kartu tani kepada para petani agar dapat mempermudah petani dalam kebutuhan usahataninya, peran sebagai motivator yang memberikan semangat juga motivasi kepada para petani dalam berusaha tani agar kelompok tani di Desa Sedulun dapat maju dan berkembang, peran sebagai educator yang memberikan inovasi kepada para petani agar lebih mempermudah kegiatan usahatani serta memberikan ide-ide yang baru kepada para petani untuk mengasa ilmu pengetahuan petani agar lebih berkembang dan peran sebagai komunikator yang berperan penting dan sudah menjalankan tugasnya dalam hal berkomunikasi dengan baik kepada para petani juga sering turun kelapangan langsung dan berkunjung kepada kelompok tani di Desa Sedulun. Efektivitas Peran penyuluh sebagai fasilitator, motivator, educator dan komunikator dapat dikategorikan (efektif) berdasarkan penggunaan skoring, penyuluh pertanian sebagai fasilitator memperoleh skor rata-rata 14,58 dengan kriteria efektif, penyuluh pertanian sebagai motivator memperoleh skor rata-rata 15 dengan kriteria efektif, penyuluh pertanian sebagai educator memperoleh skor rata-rata 15 dengan kriteria efektif dan penyuluh pertanian sebagai komunikator memperoleh skor rata-rata 14,73 dengan kriteria efektif

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail