2023 · Book ·
PENGARUH WAKTU TRANSPORTASI TERHADAP RIGOR MORTIS IKAN BANDENG (Chanos chanos) DI KOTA TARAKAN KALIMATAN UTARA Abstrak Ikan Bandeng (Chanos chanos) merupakan salah satu komoditas unggulan Di Kota Tarakan Kalimatan Utara, daging ikan bandeng (Chanos chanos) memiliki kandungan gizi tinggi dan memiliki protein lengkap yang dibutuhkan oleh tubuh manusia. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk melihat mutu ikan bandeng (Chanos chanos) selama proses transportasi dengan fase pre rigor, rigor mortis, dan post rigor, menggunakan metode eksperimetal yang terdiri dari dua faktor utama, faktor pertama yaitu perlakuan perbandingan sterofom yang berisi es dan tidak mengunakan es 1:1, sedangkan faktor kedua yaitu waktu lama penyimpanan dari pasca panen hingga sampai ketujuan. Parameter uji meliputi organoleptik, pH, dan suhu pusat ikan. Nilai organoleptik dari pasca panen hingga sampai tujuan ikan masih dikatakan bermutu baik, ikan pre rigor memiliki kondisi sangat segar dengan nilai organoleptik 8-9, pada tahap rigor mortis ikan dalam kondisi segar dengan nilai organoleptik 6-8, sedangkan pada pH dari pasca panen hingga sampai tujuan juga masih baik karena tanda-tanda rigor mortis pada ikan antara lain derajat keasaman (pH) daging sekitar 6,0-6,2, dan suhu pusat pasca panen masih baik karena masih berkisar di angka 25,6 ᵒC-24,5 ᵒC untuk yang mengunakan es sementara yang tidak mengunakan es 24,5 ᵒC-25 ᵒC, akan tetapi sampai pada tujuan suhu pusat mengalami kenaikan dengan angka 5,1 ᵒC-5,9 ᵒC sehingga suhu pusat sudah mengalami kemunduran mutu karena batas suhu pusat di angka 4,4 ᵒC apabila sudah lewat bahan baku sudah mengalami penguraian.
2023 · Thesis ·
PENGARUH WAKTU TRANSPORTASI TERHADAP RIGOR MORTIS IKAN BANDENG (Chanos chanos) DI KOTA TARAKAN KALIMATAN UTARA Abstrak Ikan Bandeng (Chanos chanos) merupakan salah satu komoditas unggulan Di Kota Tarakan Kalimatan Utara, daging ikan bandeng (Chanos chanos) memiliki kandungan gizi tinggi dan memiliki protein lengkap yang dibutuhkan oleh tubuh manusia. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk melihat mutu ikan bandeng (Chanos chanos) selama proses transportasi dengan fase pre rigor, rigor mortis, dan post rigor, menggunakan metode eksperimetal yang terdiri dari dua faktor utama, faktor pertama yaitu perlakuan perbandingan sterofom yang berisi es dan tidak mengunakan es 1:1, sedangkan faktor kedua yaitu waktu lama penyimpanan dari pasca panen hingga sampai ketujuan. Parameter uji meliputi organoleptik, pH, dan suhu pusat ikan. Nilai organoleptik dari pasca panen hingga sampai tujuan ikan masih dikatakan bermutu baik, ikan pre rigor memiliki kondisi sangat segar dengan nilai organoleptik 8-9, pada tahap rigor mortis ikan dalam kondisi segar dengan nilai organoleptik 6-8, sedangkan pada pH dari pasca panen hingga sampai tujuan juga masih baik karena tanda-tanda rigor mortis pada ikan antara lain derajat keasaman (pH) daging sekitar 6,0-6,2, dan suhu pusat pasca panen masih baik karena masih berkisar di angka 25,6 ᵒC-24,5 ᵒC untuk yang mengunakan es sementara yang tidak mengunakan es 24,5 ᵒC-25 ᵒC, akan tetapi sampai pada tujuan suhu pusat mengalami kenaikan dengan angka 5,1 ᵒC-5,9 ᵒC sehingga suhu pusat sudah mengalami kemunduran mutu karena batas suhu pusat di angka 4,4 ᵒC apabila sudah lewat bahan baku sudah mengalami penguraian.
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
Jeroan ikan merupakan salah satu bagian dari limbah ikan yang belum dimanfaatkan secara maksimal. Potensi jeroan ikan dapat dimanfaatkan sebagai pupuk organik cair (POC) karena masih mengandung unsur hara yang dibutuhkan tanaman. POC merupakan salah satu pupuk yang dapat digunakan untuk tanaman hortikultura seperti tanaman mentimun (Cucumis sativus, L.). Adapun tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh pemberian POC jeroan ikan gulamah terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman mentimun (Cucumis sativus, L.), serta mendapatkan konsentrasi POC jeroan ikan gulamah yang menghasilkan pertumbuhan dan hasil tanaman mentimun tertinggi. Penelitian ini menggunakan metode rancangan acak kelompok (RAK), terdiri dari 5 taraf perlakuan, yaitu P0: 0%(Kontrol) POC, P1: 12,5% POC, P2: 25% POC, P3: 37,5% POC dan P4: 50% POC. Masing-masing taraf di ulang 5 kali. Data yang terkumpul dianalisis dengan Uji Anova dan dilanjutkan dengan Uji DMRT untuk data yang berditribusi normal dan Uji Kruskal Wallis untuk data yang tidak berdistribusi normal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian POC jeroan ikan gulamah berpengaruh terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman mentimun. Konsentrasi poc jeroan ikan gulamah yang memberikan pertumbuhan dan hasil tanaman mentimun terbaik adalah konsentrasi 12,5% POC. Konsentrasi ini memberi nilai rata-rata tinggi tanaman 155,9 cm, diameter batang 0,8 mm, jumlah daun 25,9 dan jumlah cabang 4 pada fase vegetatif. Sedangkan pada fase generatif konsentrasi ini memberikan nilai rata-rata jumlah bunga produktif 3,3, jumlah cabang produktif 1,4, jumlah total buah pertanaman 2,7, jumlah buah layak panen pertanaman 2,5, panjang buah 21,2 cm, diameter buah 48,5 mm, berat buah layak panen 270,2 g dan berat total buah pertanaman 675,1 g. akan tetapi, pemberian dengan konsentrasi 12,5% POC belum memberikan hasil yang maksimal.
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Jeroan ikan merupakan salah satu bagian dari limbah ikan yang belum dimanfaatkan secara maksimal. Potensi jeroan ikan dapat dimanfaatkan sebagai pupuk organik cair (POC) karena masih mengandung unsur hara yang dibutuhkan tanaman. POC merupakan salah satu pupuk yang dapat digunakan untuk tanaman hortikultura seperti tanaman mentimun (Cucumis sativus, L.). Adapun tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh pemberian POC jeroan ikan gulamah terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman mentimun (Cucumis sativus, L.), serta mendapatkan konsentrasi POC jeroan ikan gulamah yang menghasilkan pertumbuhan dan hasil tanaman mentimun tertinggi. Penelitian ini menggunakan metode rancangan acak kelompok (RAK), terdiri dari 5 taraf perlakuan, yaitu P0: 0%(Kontrol) POC, P1: 12,5% POC, P2: 25% POC, P3: 37,5% POC dan P4: 50% POC. Masing-masing taraf di ulang 5 kali. Data yang terkumpul dianalisis dengan Uji Anova dan dilanjutkan dengan Uji DMRT untuk data yang berditribusi normal dan Uji Kruskal Wallis untuk data yang tidak berdistribusi normal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian POC jeroan ikan gulamah berpengaruh terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman mentimun. Konsentrasi poc jeroan ikan gulamah yang memberikan pertumbuhan dan hasil tanaman mentimun terbaik adalah konsentrasi 12,5% POC. Konsentrasi ini memberi nilai rata-rata tinggi tanaman 155,9 cm, diameter batang 0,8 mm, jumlah daun 25,9 dan jumlah cabang 4 pada fase vegetatif. Sedangkan pada fase generatif konsentrasi ini memberikan nilai rata-rata jumlah bunga produktif 3,3, jumlah cabang produktif 1,4, jumlah total buah pertanaman 2,7, jumlah buah layak panen pertanaman 2,5, panjang buah 21,2 cm, diameter buah 48,5 mm, berat buah layak panen 270,2 g dan berat total buah pertanaman 675,1 g. akan tetapi, pemberian dengan konsentrasi 12,5% POC belum memberikan hasil yang maksimal.
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
DAYA PIKAT TANAMAN REFUGIA TERHADAP PREDATOR CAPUNG PADA AREAL PERTANIAN TANAMAN PADI (Oryza sativa L.) Abstrak Capung merupakan musuh alami bagi hama pada areal budidaya tanaman padi. Alternatif konservasi musuh alami bisa lakukan dengan menanam tanaman refugia disekitar areal tanaman budidaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui daya pikat tanaman refugia. Dan membandingkan daya pikat dari dua jenis tanaman refugia yang berbeda pada predator capung. Penelitian menggunakan uji ketertarikan tanaman refugia yakni tanaman kenikir dan tanaman bunga kertas. Pengujian dilakukan pada 3 (tiga) titik lokasi yang berbeda dan diulang sebanyak 15 kali. Analisis data menggunakan Uji Kruskall Wallis untuk membandingkan beberapa rata-rata perlakuan dan antar perlakuan menggunakan Uji Mann Whitney. Hasil penelitan menunjukkan terdapat perbedaan jumlah dan waktu kunjungan predator capung terhadap tanaman refugia, dengan rata-rata kunjungan pada bunga kenikir 0.7 – 0.9 kali dan bunga kertas 0.2 kali. Sedangkan, waktu kunjungan pada bunga kenikir 44.3 – 112.7 detik, dan pada bunga kertas 2.6 – 2.9 detik. Predator capung juga melakukan kunjungan 0.03 kali pada bagian non bunga tanaman kenikir dan 0.01 – 0.005 kali pada bunga kertas, sedangkan waktu kunjungan pada bunga kenikir 1.12 detik, dan 0.02 – 0.03 detik pada bunga kertas. Hasil ini menunjukkan bahwa organ bunga tanaman kenikir lebih memiliki daya pikat dibandingkan tanaman bunga kertas. Kata Kunci: Capung, Padi Tanaman Refugia. Diketahui/Disetujui Pembimbing Skripsi Abdul Rahim, S.P, M.Si, Ph.D
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
DAYA PIKAT TANAMAN REFUGIA TERHADAP PREDATOR CAPUNG PADA AREAL PERTANIAN TANAMAN PADI (Oryza sativa L.) Abstrak Capung merupakan musuh alami bagi hama pada areal budidaya tanaman padi. Alternatif konservasi musuh alami bisa lakukan dengan menanam tanaman refugia disekitar areal tanaman budidaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui daya pikat tanaman refugia. Dan membandingkan daya pikat dari dua jenis tanaman refugia yang berbeda pada predator capung. Penelitian menggunakan uji ketertarikan tanaman refugia yakni tanaman kenikir dan tanaman bunga kertas. Pengujian dilakukan pada 3 (tiga) titik lokasi yang berbeda dan diulang sebanyak 15 kali. Analisis data menggunakan Uji Kruskall Wallis untuk membandingkan beberapa rata-rata perlakuan dan antar perlakuan menggunakan Uji Mann Whitney. Hasil penelitan menunjukkan terdapat perbedaan jumlah dan waktu kunjungan predator capung terhadap tanaman refugia, dengan rata-rata kunjungan pada bunga kenikir 0.7 – 0.9 kali dan bunga kertas 0.2 kali. Sedangkan, waktu kunjungan pada bunga kenikir 44.3 – 112.7 detik, dan pada bunga kertas 2.6 – 2.9 detik. Predator capung juga melakukan kunjungan 0.03 kali pada bagian non bunga tanaman kenikir dan 0.01 – 0.005 kali pada bunga kertas, sedangkan waktu kunjungan pada bunga kenikir 1.12 detik, dan 0.02 – 0.03 detik pada bunga kertas. Hasil ini menunjukkan bahwa organ bunga tanaman kenikir lebih memiliki daya pikat dibandingkan tanaman bunga kertas. Kata Kunci: Capung, Padi Tanaman Refugia. Diketahui/Disetujui Pembimbing Skripsi Abdul Rahim, S.P, M.Si, Ph.D
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
The West Tarakan District area is one of the most influential areas and is the center of the city of Tarakan. One of the downtown areas that is very prone to flooding is around Jalan Cendrawasih, West Tarakan District which is the most populous and most populous sub-district and is the center of the economy in Tarakan City. The study was conducted to determine the capacity of the drainage channel which resulted in flood inundation due to not being able to drain the flow of rainwater and to analyze the drainage system. The study was carried out using the calculation of rainfall data obtained from the BMKG of Tarakan City through the ogimet.com website, using manual calculations according to the rational method for calculating rain discharge and the manning formula for calculating flow velocity then the calculation results were inputted in the HEC-RAS 5.0.7 program. The results of the calculation study are based on the condition of the existing channel, the capacity of the existing channel capacity in the Cendrawasih area for the existing channel discharge on the right side channel of Qs = 0.356 m3/s, the left side channel of Qs = 0.373 m3/s. The results of the discharge of the existing channel show that with a return period of 10 years, it can be seen that the capacity of the two existing channels is not able to accommodate the planned flood discharge so that there is a flood in the area.
2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
ABSTRAK Makrozoobenthos adalah organisme yang hidup pada dasar perairan, dan merupakan bagian dari rantai makanan yang keberadaannya bergantung pada populasi organisme yang tingkatnya lebih rendah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui struktur komunitas makrozoobenthos yang meliputi keanekaragaman, keseragaman, dan dominansi makrozoobenthos di Pantai Tanjung Pasir Kota Tarakan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari sampai dengan bulan Maret 2021 di Pantai Tanjung Pasir Kota Tarakan. Pengambilan sampel makrozoobenthos dilakukan di Pantai Tanjung Pasir pada 2 stasiun yaitu stasiun 1 merupakan daerah mangrove dan stasiun 2 merupakan daerah pemukiman dan industri hasil Perikanan. Pada setiap stasiun dilakukan pengambilan sampel sebanyak 3 plot dengan setiap plot dilakukan 3 kali pengulangan. Makrozoobenthos yang ditemukan pada penelitian ini, terdiri dari 2 kelas yaitu gastropoda dan bivalvia yang terdiri dari 8 spesies dengan jumlah individu keseluruhan 124. Indeks Keanekaragaman makrozoobenthos di stasiun 1 yaitu 0,91 dan stasiun 2 yaitu 1,52 kedua stasiun menunjukkan hasil bahwa keanekaragaman rendah sampai sedang, kondisi lingkungan perairan di Pesisir Pantai Tanjung Pasir diindikasikan dalam keadaan tercemar ringan, nilai indeks keseragaman pada stasiun 1 yaitu 0,83 dan stasiun 2 yaitu 0,85 tergolong dalam kategori tinggi, nilai indeks dominansi pada stasiun 1 yaitu 0,44 dan stasiun 2 yaitu 0,26 tergolong dalam kategori rendah atau tidak ada yang mendominansi.
2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
ABSTRAK Rheumatoid Arthritis merupakan salah satu penyakit autoimun dengan peradangan yang tersebar diseluruh tubuh, mencakup keterlibatan sendi dan berbagai organ di luar persendian. Tujuan penulis mendapatkan gambaran dan pengalaman nyata tentang penerapan asuhan keperawatan pada Ny. D metode penulisan: deskriptif dalam bentuk studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan, pada Ny. “D”. Hasil pengkajian klien terdapat 6 masalah keperawatan yaitu: nyeri akut, perfusi perifer tidak efektif, gangguan mobilitas fisik, gangguan pola tidur, defisit perawatan diri dan defisit pengetahuan. Kesimpulan: penulis menemukan 2 kesenjangan yang ada pada teori tapi tidak ada pada kasus, dan pada saat pelaksanaan ada tiga diagnosis yang intervensinya masih teratasi sebagian yaitu nyeri akut, perfusi perifer tidak efektif, gangguan mobilitas fisik. Proses asuhan keperawatan klien membutuhkan stimulus dari perawat, untuk melakukan tindakan yang dianjurkan karena klien mampu melakukan dengan benar tetapi klien belum mampu melakukan secara mandiri, intervensi didelegasikan pada perawat ruangan. Diharapkan perawat mampu melanjutkan intervensi sesuai dengan yang diharapkan perawat agar indikator dapat teratasi.
2021 · Thesis ·
ABSTRAK Makrozoobenthos adalah organisme yang hidup pada dasar perairan, dan merupakan bagian dari rantai makanan yang keberadaannya bergantung pada populasi organisme yang tingkatnya lebih rendah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui struktur komunitas makrozoobenthos yang meliputi keanekaragaman, keseragaman, dan dominansi makrozoobenthos di Pantai Tanjung Pasir Kota Tarakan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari sampai dengan bulan Maret 2021 di Pantai Tanjung Pasir Kota Tarakan. Pengambilan sampel makrozoobenthos dilakukan di Pantai Tanjung Pasir pada 2 stasiun yaitu stasiun 1 merupakan daerah mangrove dan stasiun 2 merupakan daerah pemukiman dan industri hasil Perikanan. Pada setiap stasiun dilakukan pengambilan sampel sebanyak 3 plot dengan setiap plot dilakukan 3 kali pengulangan. Makrozoobenthos yang ditemukan pada penelitian ini, terdiri dari 2 kelas yaitu gastropoda dan bivalvia yang terdiri dari 8 spesies dengan jumlah individu keseluruhan 124. Indeks Keanekaragaman makrozoobenthos di stasiun 1 yaitu 0,91 dan stasiun 2 yaitu 1,52 kedua stasiun menunjukkan hasil bahwa keanekaragaman rendah sampai sedang, kondisi lingkungan perairan di Pesisir Pantai Tanjung Pasir diindikasikan dalam keadaan tercemar ringan, nilai indeks keseragaman pada stasiun 1 yaitu 0,83 dan stasiun 2 yaitu 0,85 tergolong dalam kategori tinggi, nilai indeks dominansi pada stasiun 1 yaitu 0,44 dan stasiun 2 yaitu 0,26 tergolong dalam kategori rendah atau tidak ada yang mendominansi.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Rheumatoid Arthritis merupakan salah satu penyakit autoimun dengan peradangan yang tersebar diseluruh tubuh, mencakup keterlibatan sendi dan berbagai organ di luar persendian. Tujuan penulis mendapatkan gambaran dan pengalaman nyata tentang penerapan asuhan keperawatan pada Ny. D metode penulisan: deskriptif dalam bentuk studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan, pada Ny. “D”. Hasil pengkajian klien terdapat 6 masalah keperawatan yaitu: nyeri akut, perfusi perifer tidak efektif, gangguan mobilitas fisik, gangguan pola tidur, defisit perawatan diri dan defisit pengetahuan. Kesimpulan: penulis menemukan 2 kesenjangan yang ada pada teori tapi tidak ada pada kasus, dan pada saat pelaksanaan ada tiga diagnosis yang intervensinya masih teratasi sebagian yaitu nyeri akut, perfusi perifer tidak efektif, gangguan mobilitas fisik. Proses asuhan keperawatan klien membutuhkan stimulus dari perawat, untuk melakukan tindakan yang dianjurkan karena klien mampu melakukan dengan benar tetapi klien belum mampu melakukan secara mandiri, intervensi didelegasikan pada perawat ruangan. Diharapkan perawat mampu melanjutkan intervensi sesuai dengan yang diharapkan perawat agar indikator dapat teratasi.