2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
ABSTRAK PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP ANAK DALAM UJARAN KEBENCIAN DI MEDIA SOSIAL (Studi Kasus SGP) Penelitian ini menganalisis bentuk pertanggungjawaban orang tua atas perbuatan anak yang menyebarkan ujaran kebencian di media sosial serta bentuk perlindungan hukum terhadap anak yang berhadapan dengan hukum yang menjadi sasaran penyebaran ujaran kebencian, dengan studi kasus SGP. Penelitian menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang tua dapat dimintai pertanggungjawaban pidana apabila terbukti terlibat dalam perbuatan tersebut, yaitu dengan menyuruh melakukan, turut serta, menggerakkan, atau membantu sebagaimana diatur dalam Pasal 20 dan Pasal 21 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana, dan keterlibatan itu harus dibuktikan melalui proses peradilan. Pertanggungjawaban tersebut dibebankan karena perbuatan dan kesalahan orang tua sendiri, bukan semata-mata karena kedudukannya sebagai orang tua (vicarious liability), sebab Pasal 37 huruf b mensyaratkan adanya ketentuan undang-undang yang tegas. Anak yang belum berusia 12 tahun tidak dapat dipidana. Perlindungan hukum terhadap anak dilakukan secara preventif melalui Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2024, Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025, dan Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi; secara represif melalui perlindungan khusus, kerahasiaan identitas, diversi, dan keadilan restoratif; serta melalui pemulihan, termasuk hak penghapusan informasi elektronik. Penanganan kasus harus tetap mengutamakan kepentingan terbaik bagi anak dan mencegah kerugian lanjutan akibat penyebaran konten secara luas di media sosial. Kata kunci: Perlindungan Hukum, Anak, Ujaran Kebencian, Media Sosial, Pertanggungjawaban Pidana Orang Tua.
2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP ANAK DALAM UJARAN KEBENCIAN DI MEDIA SOSIAL (Studi Kasus SGP) Penelitian ini menganalisis bentuk pertanggungjawaban orang tua atas perbuatan anak yang menyebarkan ujaran kebencian di media sosial serta bentuk perlindungan hukum terhadap anak yang berhadapan dengan hukum yang menjadi sasaran penyebaran ujaran kebencian, dengan studi kasus SGP. Penelitian menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang tua dapat dimintai pertanggungjawaban pidana apabila terbukti terlibat dalam perbuatan tersebut, yaitu dengan menyuruh melakukan, turut serta, menggerakkan, atau membantu sebagaimana diatur dalam Pasal 20 dan Pasal 21 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana, dan keterlibatan itu harus dibuktikan melalui proses peradilan. Pertanggungjawaban tersebut dibebankan karena perbuatan dan kesalahan orang tua sendiri, bukan semata-mata karena kedudukannya sebagai orang tua (vicarious liability), sebab Pasal 37 huruf b mensyaratkan adanya ketentuan undang-undang yang tegas. Anak yang belum berusia 12 tahun tidak dapat dipidana. Perlindungan hukum terhadap anak dilakukan secara preventif melalui Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2024, Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025, dan Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi; secara represif melalui perlindungan khusus, kerahasiaan identitas, diversi, dan keadilan restoratif; serta melalui pemulihan, termasuk hak penghapusan informasi elektronik. Penanganan kasus harus tetap mengutamakan kepentingan terbaik bagi anak dan mencegah kerugian lanjutan akibat penyebaran konten secara luas di media sosial. Kata kunci: Perlindungan Hukum, Anak, Ujaran Kebencian, Media Sosial, Pertanggungjawaban Pidana Orang Tua.
2026 · Book ·
ABSTRAK Latar Belakang: Prenatal attachment merupakan ikatan emosional, kognitif, dan perilaku yang dibangun ibu terhadap janin selama kehamilan. Tujuan: Menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi prenatal attachment pada ibu hamil di RS Pertamina Tarakan. Metode: Penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel berjumlah 86 ibu hamil Trimester I–III, dipilih dengan teknik purposive sampling. Pengukuran menggunakan kuesioner Indonesian Prenatal Attachment Inventory (IPAI). Data dianalisis dengan uji Chi-Square (α = 0,05). Hasil: Dari 75 responden (Trimester II–III), mayoritas berusia 20–35 tahun (69,3%), multigravida (53,3%), trimester III (61,3%). Terdapat hubungan bermakna antara gerakan janin (p=0,033; OR=3,89) dan kunjungan ANC (p=0,000; OR=9,84) dengan prenatal attachment. Usia ibu (p=0,419), usia kehamilan (p=0,605), paritas (p=0,693), status ekonomi (p=0,430), pendidikan (p=0,086), dan kehamilan yang direncanakan (p=0,803) tidak menunjukkan hubungan bermakna. Kesimpulan: Gerakan janin dan kunjungan ANC signifikan berhubungan dengan prenatal attachment pada ibu hamil.
2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Latar Belakang: Prenatal attachment merupakan ikatan emosional, kognitif, dan perilaku yang dibangun ibu terhadap janin selama kehamilan. Tujuan: Menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi prenatal attachment pada ibu hamil di RS Pertamina Tarakan. Metode: Penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel berjumlah 86 ibu hamil Trimester I–III, dipilih dengan teknik purposive sampling. Pengukuran menggunakan kuesioner Indonesian Prenatal Attachment Inventory (IPAI). Data dianalisis dengan uji Chi-Square (α = 0,05). Hasil: Dari 75 responden (Trimester II–III), mayoritas berusia 20–35 tahun (69,3%), multigravida (53,3%), trimester III (61,3%). Terdapat hubungan bermakna antara gerakan janin (p=0,033; OR=3,89) dan kunjungan ANC (p=0,000; OR=9,84) dengan prenatal attachment. Usia ibu (p=0,419), usia kehamilan (p=0,605), paritas (p=0,693), status ekonomi (p=0,430), pendidikan (p=0,086), dan kehamilan yang direncanakan (p=0,803) tidak menunjukkan hubungan bermakna. Kesimpulan: Gerakan janin dan kunjungan ANC signifikan berhubungan dengan prenatal attachment pada ibu hamil.
2026 · Book ·
Kemampuan berpikir kritis dalam pembelajaran matematika sangat dibutuhkan, khususnya dalam memahami dan menyelesaikan soal operasi pecahan, terutama pada soal cerita yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan berpikir kritis siswa dalam menyelesaikan operasi hitung pecahan di kelas V SDN 014 Tarakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif untuk menggali secara mendalam proses berpikir siswa melalui jawaban dan penalaran autentik. Peneliti berperan sebagai instrumen utama dalam pengumpulan data yang dilakukan secara alamiah. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa siswa kelas V-B SDN 014 Tarakan memiliki kemampuan berpikir kritis dengan kategori tinggi, sedang dan rendah. Siswa dengan kategori kemampuan tinggi mampu memenuhi dua indikator berpikir kritis yaitu interpretasi dan penjelasan, karena subjek belum mampu memenuhi seluruh indikator kemampuan berpikir kritis secara konsisten dan terdapat kesalahan pemahaman terhadap soal. Siswa kategori sedang hanya memenuhi satu indikator berpikir kritis yaitu penjelasan, karena masih mengalami kesalahan pada interpretasi, analisis, evaluasi, inferensi dan regulasi diri. Sementara itu, subjek dengan kemampuan berpikir kritis rendah tidak mampu memenuhi keenam indikator berpikir kritis. Subjek mengalami kesulitan pada indikator interpretasi, analisis, evaluasi, inferensi, penjelasan dan regulasi diri. Penelitian ini dapat memberikan pemahaman mengenai pentingnya kemampuan berpikir kritis dalam menyelesaikan masalah matematika. Dengan demikian, kemampuan berpikir kritis siswa masih bervariasi dan perlu ditingkatkan melalui pembelajaran yang efektif dan terarah.
2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Kemampuan berpikir kritis dalam pembelajaran matematika sangat dibutuhkan, khususnya dalam memahami dan menyelesaikan soal operasi pecahan, terutama pada soal cerita yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan berpikir kritis siswa dalam menyelesaikan operasi hitung pecahan di kelas V SDN 014 Tarakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif untuk menggali secara mendalam proses berpikir siswa melalui jawaban dan penalaran autentik. Peneliti berperan sebagai instrumen utama dalam pengumpulan data yang dilakukan secara alamiah. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa siswa kelas V-B SDN 014 Tarakan memiliki kemampuan berpikir kritis dengan kategori tinggi, sedang dan rendah. Siswa dengan kategori kemampuan tinggi mampu memenuhi dua indikator berpikir kritis yaitu interpretasi dan penjelasan, karena subjek belum mampu memenuhi seluruh indikator kemampuan berpikir kritis secara konsisten dan terdapat kesalahan pemahaman terhadap soal. Siswa kategori sedang hanya memenuhi satu indikator berpikir kritis yaitu penjelasan, karena masih mengalami kesalahan pada interpretasi, analisis, evaluasi, inferensi dan regulasi diri. Sementara itu, subjek dengan kemampuan berpikir kritis rendah tidak mampu memenuhi keenam indikator berpikir kritis. Subjek mengalami kesulitan pada indikator interpretasi, analisis, evaluasi, inferensi, penjelasan dan regulasi diri. Penelitian ini dapat memberikan pemahaman mengenai pentingnya kemampuan berpikir kritis dalam menyelesaikan masalah matematika. Dengan demikian, kemampuan berpikir kritis siswa masih bervariasi dan perlu ditingkatkan melalui pembelajaran yang efektif dan terarah.
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh pengungkapan Environmental, Social, and Governance (ESG) serta tingkat likuiditas terhadap nilai perusahaan, dengan profitabilitas sebagai variabel moderasi pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2020–2024. Pengungkapan ESG diproksikan menggunakan ESG Score, yang mengacu pada Metrik ESG ASEAN. Likuiditas diproksikan oleh Current Ratio (CR), profitabilitas diukur dengan Return On Assets (ROA), sedangkan nilai perusahaan diukur menggunakan Price to Book Value (PBV) yang ditransformasikan ke dalam logaritma natural (Ln PBV). Penelitian ini mengadopsi pendekatan kuantitatif dan menganalisis 290 data observasi menggunakan metode Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh pengungkapan ESG dan likuiditas terhadap nilai perusahaan berhasil ditunjukkan. Namun, profitabilitas tidak terbukti berperan sebagai variabel moderasi, baik dalam hubungan antara pengungkapan ESG maupun likuiditas terhadap nilai perusahaan. Nilai R-Square sebesar 0,078 mengindikasikan bahwa model penelitian hanya mampu menjelaskan 7,8% variasi nilai perusahaan, sementara 92,2% sisanya dipengaruhi oleh faktor-faktor lain di luar model. Temuan ini menegaskan bahwa pengungkapan ESG dan likuiditas merupakan faktor penting dalam membentuk persepsi investor terhadap nilai perusahaan, sedangkan tingkat profitabilitas belum menjadi pertimbangan utama.
2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh pengungkapan Environmental, Social, and Governance (ESG) serta tingkat likuiditas terhadap nilai perusahaan, dengan profitabilitas sebagai variabel moderasi pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2020–2024. Pengungkapan ESG diproksikan menggunakan ESG Score, yang mengacu pada Metrik ESG ASEAN. Likuiditas diproksikan oleh Current Ratio (CR), profitabilitas diukur dengan Return On Assets (ROA), sedangkan nilai perusahaan diukur menggunakan Price to Book Value (PBV) yang ditransformasikan ke dalam logaritma natural (Ln PBV). Penelitian ini mengadopsi pendekatan kuantitatif dan menganalisis 290 data observasi menggunakan metode Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh pengungkapan ESG dan likuiditas terhadap nilai perusahaan berhasil ditunjukkan. Namun, profitabilitas tidak terbukti berperan sebagai variabel moderasi, baik dalam hubungan antara pengungkapan ESG maupun likuiditas terhadap nilai perusahaan. Nilai R-Square sebesar 0,078 mengindikasikan bahwa model penelitian hanya mampu menjelaskan 7,8% variasi nilai perusahaan, sementara 92,2% sisanya dipengaruhi oleh faktor-faktor lain di luar model. Temuan ini menegaskan bahwa pengungkapan ESG dan likuiditas merupakan faktor penting dalam membentuk persepsi investor terhadap nilai perusahaan, sedangkan tingkat profitabilitas belum menjadi pertimbangan utama.
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
2026 · Book ·
This study aims to develop picture card learning media for the topic of Family and Community Traditions. The goal is to enhance students' understanding in Grade III-B at SDN 007 Tarakan. The study background is based on observations and interviews, which showed limited student comprehension of local culture. The research used a Research and Development (R&D) model following Borg & Gall. This model consists of several stages: research and information collection, planning, developing a preliminary product, preliminary field testing, main product revision, main field testing, and operational product revision. The developed product was a 10×14 cm picture card. Validation was conducted by media experts, content experts, and practitioners to assess product feasibility. Limited trials involved six students from Grade III-A. Field trials involved 25 students from Grade III-B. Data were collected through validation questionnaires and student response surveys. Validation results indicated the product was categorized as "highly feasible" for media, content, and practitioner aspects. Student responses in both trial stages indicated the picture card media was "very engaging." Consequently, the picture card learning media is suitable for supporting the teaching and learning process. Penelitian ini bertujuan mengembangkan media pembelajaran kartu bergambar pada materi Tradisi Keluarga Dan Masyarakat Sekitar untuk meningkatkan pemahaman materi peserta didik kelas III-B SDN 007 Tarakan. Latar belakang penelitian didasarkan pada hasil observasi dan wawancara yang menunjukkan kurangnya pemahaman peserta didik terkait budaya. Model penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan pendekatan Bord & Gall yang terdiri Research and information collecting, Planning, Develop preliminary form of product, Preliminary field testing, Main product revision, Main field testing, Operational produk revision. Produk yang dikembangkan berupa media kartu bergambar berukuran 10x14 cm. Validasi dilakukan oleh ahli media, ahli materi, dan praktisi untuk menilai kelayakan produk. Uji coba terbatas melibatkan 6 peserta didik kelas III-A, sedangkan uj coba lapangan melibatkan 25 peserta didik kelas III-B. Data dikumpulkan melalui angket validasi, angket respon peserta didik. Hasil validasi menunjukkan kategori “sangat layak” pada aspek media, materi dan praktisi. Respon peserta didik pada uji coba terbatas dan uji coba lapangan menunjukkan kategori media kartu bergambar “sangat menarik”. Dengan demikian, media pembelajaran kartu bergambar layak untuk digunakan sebagai pendukung proses pembelajaran.
2026 · Book ·
This study aims to determine students' perceptions of the use local wisdom in reading worksheets in English language learning. The research method used is sequential explanatory mixed method. The subjects of this research were 36 students in class X-H at State Senior High School 2. This research instrument uses quantitative data (questionnaires) as the main data then complemented by qualitative data (interviews and documentation). The results of the student questionnaire show that in the perceiver category, it achieved a score of 74% with each sub-indicator has the following scores: comfort 78% (very high), confidence 78% (very high), motivation 76% (very high), interest 78% (very high), positive experience 80% (very high) and negative experience 51% (high). This shows that students’ internal factors, such as attitudes, interests, and learning experiences, supported the effectiveness of the worksheets. In target category, it achieved score of 76% (very high) each sub indicator has the following scores: newness 72% (high), movement 81% (very high), changes 76% (high) and closeness 76% (very high). it was concluded that the target aspect of local wisdom–based reading worksheets was perceived positively by students, as the worksheets successfully presented novelty content, encouraged active student movement, supported positive learning changes, and provided materials that were close and relevant to students’ daily lives. in the situation category, it achieved score 70% (high) each sub-indicator has the following scores: interaction 81% (very high) and learning atmosphere 58% (very high). This show that the learning situation created through the use of local wisdom–based reading worksheets generally supports effective learning, as reflected by very high student interaction and a positive learning atmosphere. Based on these results, this study showed that students have positive perceptions of utilizing local wisdom in reading worksheets based on the indicators of perceiver, target, and situation.
2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
This study aims to develop picture card learning media for the topic of Family and Community Traditions. The goal is to enhance students' understanding in Grade III-B at SDN 007 Tarakan. The study background is based on observations and interviews, which showed limited student comprehension of local culture. The research used a Research and Development (R&D) model following Borg & Gall. This model consists of several stages: research and information collection, planning, developing a preliminary product, preliminary field testing, main product revision, main field testing, and operational product revision. The developed product was a 10×14 cm picture card. Validation was conducted by media experts, content experts, and practitioners to assess product feasibility. Limited trials involved six students from Grade III-A. Field trials involved 25 students from Grade III-B. Data were collected through validation questionnaires and student response surveys. Validation results indicated the product was categorized as "highly feasible" for media, content, and practitioner aspects. Student responses in both trial stages indicated the picture card media was "very engaging." Consequently, the picture card learning media is suitable for supporting the teaching and learning process. Penelitian ini bertujuan mengembangkan media pembelajaran kartu bergambar pada materi Tradisi Keluarga Dan Masyarakat Sekitar untuk meningkatkan pemahaman materi peserta didik kelas III-B SDN 007 Tarakan. Latar belakang penelitian didasarkan pada hasil observasi dan wawancara yang menunjukkan kurangnya pemahaman peserta didik terkait budaya. Model penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan pendekatan Bord & Gall yang terdiri Research and information collecting, Planning, Develop preliminary form of product, Preliminary field testing, Main product revision, Main field testing, Operational produk revision. Produk yang dikembangkan berupa media kartu bergambar berukuran 10x14 cm. Validasi dilakukan oleh ahli media, ahli materi, dan praktisi untuk menilai kelayakan produk. Uji coba terbatas melibatkan 6 peserta didik kelas III-A, sedangkan uj coba lapangan melibatkan 25 peserta didik kelas III-B. Data dikumpulkan melalui angket validasi, angket respon peserta didik. Hasil validasi menunjukkan kategori “sangat layak” pada aspek media, materi dan praktisi. Respon peserta didik pada uji coba terbatas dan uji coba lapangan menunjukkan kategori media kartu bergambar “sangat menarik”. Dengan demikian, media pembelajaran kartu bergambar layak untuk digunakan sebagai pendukung proses pembelajaran.
2025 · Book ·
Puskesmas di Kecamatan Tana Lia, menghadapi berbagai tantangan serta keterbatasan dari sisi tenaga kerja maupun sarana prasarana yang belum memadai, sehingga berpengaruh terhadap beban kerja dan menurunkan kualitas pelayanan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh tenaga kerja kesehatan dan sarana prasarana terhadap beban kerja serta dampaknya terhadap kualitas pelayanan di Puskesmas Tana Lia. Ketersediaan tenaga kerja kesehatan dan kondisi sarana prasarana merupakan dua faktor krusial yang memengaruhi kinerja pelayanan kesehatan di wilayah tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dan metode analisis jalur, responden pada penelitian ini menggunakan seluruh tenaga kesehatan berjumlah 35 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tenaga kerja kesehatan berpengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan beban kerja, dan kualitas pelayanan kesehatan. Sedangkan, sarana prasarana berpengaruh positif signifikan terhadap kualitas pelayanan, namun tidak berpengaruh signifikan terhadap beban kerja. Beban kerja tenaga kesehatan ternyata tidak berperan sebagai mediator yang signifikan dalam hubungan antara tenaga kerja maupun sarana prasarana dengan kualitas pelayanan. Evaluasi model menunjukkan bahwa variabel tenaga kerja dan sarana prasarana mampu menjelaskan 69,7% varians kualitas pelayanan, sedangkan varians beban kerja yang dapat dijelaskan oleh variabel independen relatif rendah, yakni sebesar 17,6%. Hal ini mengindikasikan bahwa peningkatan kualitas pelayanan dipengaruhi secara langsung oleh ketersediaan tenaga kerja dan sarana prasarana.
2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
This study aims to determine students' perceptions of the use local wisdom in reading worksheets in English language learning. The research method used is sequential explanatory mixed method. The subjects of this research were 36 students in class X-H at State Senior High School 2. This research instrument uses quantitative data (questionnaires) as the main data then complemented by qualitative data (interviews and documentation). The results of the student questionnaire show that in the perceiver category, it achieved a score of 74% with each sub-indicator has the following scores: comfort 78% (very high), confidence 78% (very high), motivation 76% (very high), interest 78% (very high), positive experience 80% (very high) and negative experience 51% (high). This shows that students’ internal factors, such as attitudes, interests, and learning experiences, supported the effectiveness of the worksheets. In target category, it achieved score of 76% (very high) each sub indicator has the following scores: newness 72% (high), movement 81% (very high), changes 76% (high) and closeness 76% (very high). it was concluded that the target aspect of local wisdom–based reading worksheets was perceived positively by students, as the worksheets successfully presented novelty content, encouraged active student movement, supported positive learning changes, and provided materials that were close and relevant to students’ daily lives. in the situation category, it achieved score 70% (high) each sub-indicator has the following scores: interaction 81% (very high) and learning atmosphere 58% (very high). This show that the learning situation created through the use of local wisdom–based reading worksheets generally supports effective learning, as reflected by very high student interaction and a positive learning atmosphere. Based on these results, this study showed that students have positive perceptions of utilizing local wisdom in reading worksheets based on the indicators of perceiver, target, and situation.
2025 · Book ·
PENEGAKAN HUKUM TERHADAP MUNCIKARI SEBAGAI PELAKU EKSPLOITASI SEKSUAL DI KOTA TARAKAN Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas mekanisme penegakan hukum terhadap muncikari sebagai pelaku eksploitasi seksual serta faktor-faktor yang menghambat penegakan hukum tersebut di Kota Tarakan. Kota Tarakan, terletak di Kalimantan Utara memiliki posisi strategis sebagai jalur perdagangan dan eksploitasi seksual. Penelitian ini menggunakan metode empiris dengan pengumpulan data melalui wawancara dan observasi di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mekanisme penegakan hukum terhadap muncikari sebagai pelaku eksploitasi seksual di Kota Tarakan belum maksimal. Meskipun Kepolisian dan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Tarakan telah berupaya melakukan penindakan terhadap muncikari, serta mengidentifikasi kendala-kendala yang dihadapi dalam proses penegakan hukum. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi kontribusi akademik dan praktis dalam mendorong sistem hukum yang lebih responsif terhadap kejahatan eksploitasi seksual.
2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Puskesmas di Kecamatan Tana Lia, menghadapi berbagai tantangan serta keterbatasan dari sisi tenaga kerja maupun sarana prasarana yang belum memadai, sehingga berpengaruh terhadap beban kerja dan menurunkan kualitas pelayanan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh tenaga kerja kesehatan dan sarana prasarana terhadap beban kerja serta dampaknya terhadap kualitas pelayanan di Puskesmas Tana Lia. Ketersediaan tenaga kerja kesehatan dan kondisi sarana prasarana merupakan dua faktor krusial yang memengaruhi kinerja pelayanan kesehatan di wilayah tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dan metode analisis jalur, responden pada penelitian ini menggunakan seluruh tenaga kesehatan berjumlah 35 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tenaga kerja kesehatan berpengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan beban kerja, dan kualitas pelayanan kesehatan. Sedangkan, sarana prasarana berpengaruh positif signifikan terhadap kualitas pelayanan, namun tidak berpengaruh signifikan terhadap beban kerja. Beban kerja tenaga kesehatan ternyata tidak berperan sebagai mediator yang signifikan dalam hubungan antara tenaga kerja maupun sarana prasarana dengan kualitas pelayanan. Evaluasi model menunjukkan bahwa variabel tenaga kerja dan sarana prasarana mampu menjelaskan 69,7% varians kualitas pelayanan, sedangkan varians beban kerja yang dapat dijelaskan oleh variabel independen relatif rendah, yakni sebesar 17,6%. Hal ini mengindikasikan bahwa peningkatan kualitas pelayanan dipengaruhi secara langsung oleh ketersediaan tenaga kerja dan sarana prasarana.
2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
PENEGAKAN HUKUM TERHADAP MUNCIKARI SEBAGAI PELAKU EKSPLOITASI SEKSUAL DI KOTA TARAKAN Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas mekanisme penegakan hukum terhadap muncikari sebagai pelaku eksploitasi seksual serta faktor-faktor yang menghambat penegakan hukum tersebut di Kota Tarakan. Kota Tarakan, terletak di Kalimantan Utara memiliki posisi strategis sebagai jalur perdagangan dan eksploitasi seksual. Penelitian ini menggunakan metode empiris dengan pengumpulan data melalui wawancara dan observasi di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mekanisme penegakan hukum terhadap muncikari sebagai pelaku eksploitasi seksual di Kota Tarakan belum maksimal. Meskipun Kepolisian dan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Tarakan telah berupaya melakukan penindakan terhadap muncikari, serta mengidentifikasi kendala-kendala yang dihadapi dalam proses penegakan hukum. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi kontribusi akademik dan praktis dalam mendorong sistem hukum yang lebih responsif terhadap kejahatan eksploitasi seksual.
2025 · Book ·
2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir