Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

3 hasil
Subjek: Perilaku Konsumsi
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS PERILAKU KONSUMSI REMAJA TERHADAP SAYURAN PADA SISWA SMA NEGERI 2 TARAKAN

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Adolescents are a group of individuals in a phase of growth and development that requires optimal nutritional intake, including vegetable consumption. However, data from the 2023 Indonesian Health Survey (SKI) indicates that in North Kalimantan Province, 66.5% of the population aged 5 years and older consume vegetables and fruits only 1-2 times per week, and 11.2% do not. This study aims to analyse adolescents' vegetable consumption behaviour among students at State High School 2 Tarakan using the Theory of Planned Behaviour (TPB) approach. Researcher used multiple linear regression analysis. A sample of 100 students was selected through purposive sampling. The results showed that water spinach, spinach, and Chinese cabbage are the most commonly consumed vegetables. Most respondents consume vegetables once a day. The main reason students consume vegetables is their benefits, with the most common place of purchase being vegetable stores. Regression analysis indicates that attitudes and perceived behavioural control significantly influence vegetable consumption behaviour, while subjective norms did not significantly influence it. Remaja merupakan kelompok usia yang berada dalam masa pertumbuhan dan perkembangan yang membutuhkan asupan gizi optimal, salah satunya dari konsumsi sayuran. Namun, data Survei Kesehatan Indonesia (SKI) tahun 2023 menunjukkan bahwa di Provinsi Kalimantan Utara, sebanyak 66,5% penduduk usia 5 tahun ke atas hanya mengonsumsi sayur dan buah 1-2 kali seminggu, dan 11,2% tidak mengonsumsinya sama sekali. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perilaku konsumsi remaja terhadap sayuran pada siswa SMA Negeri 2 Tarakan dengan menggunakan pendekatan Theory of Planned Behavior (TPB). Metode yang digunakan adalah teknik analisis regresi linier berganda. Sampel sebanyak 100 siswa diambil melalui purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis sayuran yang paling banyak dikonsumsi adalah kangkung, bayam, dan sawi. Sebagian besar responden mengonsumsi sayur sekali dalam sehari. Alasan utama siswa mengonsumsi sayuran karena manfaat dengan tempat pembelian sayur terbanyak di toko sayur. Analisis regresi menunjukkan bahwa sikap dan persepsi pengendalian perilaku berpengaruh signifikan terhadap perilaku konsumsi sayuran, sedangkan norma subjektif tidak berpengaruh signifikan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

IMPLIKASI E-COMMERCE DAN SISTEM PEMBAYARAN DIGITAL PADA PERILAKU KONSUMSI MAHASISWI UNIVERSITAS BORNEO TARAKAN

2025•

Dalam bidang perekonomian, belanja memegang peranan penting terhadap total belanja sehingga mendorong ekspansi ekonomi. Belanja online pada E-Commerce semakin populer di era digital karena kemudahan dari E-Commerce tersebut. EWallet adalah opsi pembayaran paling populer di kalangan mahasiswi sebagai pengguna E-Commerce. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh ECommerce dan sistem pembayaran digital khususnya pada Electronic Wallet terhadap Perilaku Konsumsi Mahasiswi di Universitas Borneo Tarakan. Pada penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan metode Technology Acceptance Model (TAM) dengan mengumpulkan data menggunakan kuesioner. Metode pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan Non-Probability sampling dengan teknik pengumpulan sampel menggunakan Cluster Sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah Mahasiswi di Universitas Borneo Tarakan yang menggunakan Electronic Wallet saat berbelanja online di Platform E-Commerce dengan jumlah sampel sebanyak 192 responden. Metode analisis yang digunakan adalah Partial Least Square (PLS 4.0). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel E-Commerce dan Sistem Pembayaran Digital (EWallet) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Perilaku Konsumsi Mahasiswi Universitas Borneo Tarakan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Perilaku Konsumsi Buah Dan Sayur Dengan Pendekatan Theory Of Planned Behavior Pada Mahasiswa Universitas Borneo Tarakan

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Munculnya isu global terhadap rendahnya konsumsi buah dan sayur masyarakat telah terjadi di Indonesia. Konsumsi buah dan sayur yang baik dianjurkan sebanyak lima porsi dalam seminggu. Menurut data dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, sebanyak 92,5% penduduk umur 5 tahun ke atas di Provinsi Kalimantan Utara dikategorikan ‘kurang’ dalam proporsi makan sayur dan buah per hari dalam seminggu. Dengan itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perilaku konsumsi buah dan sayur mahasiswa Universitas Borneo Tarakan dengan pendekatan Theory of Planned Behavior (TPB). Pengumpulan data dilakukan dengan metode purposive sampling. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 100 orang. Analisis data menggunakan SEM-PLS dengan alat bantu SmartPLS 4. Hasil penelitian dalam konteks mengonsumsi buah dan sayur yaitu: (1) Sikap berpengaruh terhadap minat (2) Norma subjektif tidak berpengaruh terhadap minat (3) Persepsi kendali perilaku berpengaruh terhadap minat namun tidak berpengaruh terhadap perilaku (4) Minat berpengaruh terhadap perilaku

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail