2025 · Thesis ·
Penelitian ini bermaksud menjawab dua pertanyaan mengenai Penegakan Hukum Terhadap Pelanggaran Lalu Lintas Oleh Pengguna Sepeda Listrik Di Jalan Raya Kabupaten Malinau. Pertama, bagaimana pengaturan hukum terhadap pelanggaran pengguna sepeda listrik di jalan raya di Kabupaten Malinau? Kedua, bagaimana penegakan hukum terhadap pelanggaran pengguna sepeda listrik di jalan raya di Kabupaten Malinau. Skripsi ini merupakan penelitian empiris dengan objek kajian pada Polisi Satuan Lalu Lintas Kabupaten Malinau dan masyarakat yang menggunakan sepeda listrik di jalan raya. Penelitian ini menggunakan ketentuan hukum yakni undang-undang No.22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas Dan Angkutan Jalan, Peraturan Menteri Perhubungan No.45 Tahun 2020 tentang Kendaraan Tertentu dengan Menggunakan Penggerak Motor Listrik. Data yang digunakan dalam skripsi ini terdiri dari data primer dan sekunder. Data primer yaitu data yang didapatkan melalui wawancara, observasi, dan pengamatan lapangan. Data sekunder didapatkan melalui buku, jurnal, artikel, dan data-data pada internet. Hasil dari penelitian ini, penulis menyimpulkan bahwa penegakan hukum terhadap pelanggaran lalu lintas oleh pengguna sepeda listrik di jalan raya di Kabupaten Malinau ini belum dapat ditegakan karena tidak adanya aturan yang tegas dan efektiv terkait penegakan hukum bagi pelanggaran lalu lintas oleh pengguna sepeda listrik di jalan raya. Pengaturan hukum terkait pengguaan sepeda listrik dapat dilihat dari aturan PM Perhubungan No.45 Tahun 2020 pasal 5 sepeda listrik dapat digunakan di lajur khusus atau di kawasan tertentu.
2025 · Book ·
KARAKTERISTIK SEDIAAN GARAM RUMPUT LAUT (Kappaphycus alvarezii) DARI PERAIRAN KOTA TARAKAN Abstrak Rumput laut merupakan salah satu komoditas utama di sektor perikanan dan kelautan Kota Tarakan. Kandungan rumput laut memiliki kelebihan yaitu rendah Natrium (N) & Kalium (K) maka rumput laut ini memiliki potensi sebagai sumber garam untuk penderita hipertensi. Penelitian ini bertujuan menentukan karakteristik sediaan garam rumput laut Kappaphycus alvarezii yang berasal dari Perairan Tarakan. Penelitian ini menggunakan sampel rumput laut Kappaphycus alvarezii yang diambil di perairan pantai amal kota tarakan. Metode analisis pada penelitian ini terdiri dari uji pengukuran rendemen, uji analisis kadar NaCl, uji analisis kadar mineral natrium (Na) dan kalium (K) dan uji organoleptik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa garam K. alvarezii memiliki rendemen 29,93±2,17%, kadar NaCl 26,63±2,03%, natrium (Na) 21,759 mg/g, dan kalium (K) 250,231 mg/g, dengan rasio Na:K sebesar 0,09. Uji organoleptik menunjukkan tingkat kesukaan panelis terhadap kenampakan (7,1±1,2), tekstur (6,5±1,5), dan keseluruhan (6,5±1,5), sementara aroma (5,4±1,6) dan rasa (5,8±1,8) dinilai netral. Garam rumput laut ini berpotensi sebagai alternatif garam diet yang dapat dikembangkan lebih lanjut untuk kebutuhan kesehatan.
2025 · Thesis ·
KARAKTERISTIK SEDIAAN GARAM RUMPUT LAUT (Kappaphycus alvarezii) DARI PERAIRAN KOTA TARAKAN Abstrak Rumput laut merupakan salah satu komoditas utama di sektor perikanan dan kelautan Kota Tarakan. Kandungan rumput laut memiliki kelebihan yaitu rendah Natrium (N) & Kalium (K) maka rumput laut ini memiliki potensi sebagai sumber garam untuk penderita hipertensi. Penelitian ini bertujuan menentukan karakteristik sediaan garam rumput laut Kappaphycus alvarezii yang berasal dari Perairan Tarakan. Penelitian ini menggunakan sampel rumput laut Kappaphycus alvarezii yang diambil di perairan pantai amal kota tarakan. Metode analisis pada penelitian ini terdiri dari uji pengukuran rendemen, uji analisis kadar NaCl, uji analisis kadar mineral natrium (Na) dan kalium (K) dan uji organoleptik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa garam K. alvarezii memiliki rendemen 29,93±2,17%, kadar NaCl 26,63±2,03%, natrium (Na) 21,759 mg/g, dan kalium (K) 250,231 mg/g, dengan rasio Na:K sebesar 0,09. Uji organoleptik menunjukkan tingkat kesukaan panelis terhadap kenampakan (7,1±1,2), tekstur (6,5±1,5), dan keseluruhan (6,5±1,5), sementara aroma (5,4±1,6) dan rasa (5,8±1,8) dinilai netral. Garam rumput laut ini berpotensi sebagai alternatif garam diet yang dapat dikembangkan lebih lanjut untuk kebutuhan kesehatan.
2025 · Book ·
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan makna dan simbol budaya dalam seni bela diri Kuntau Tidung di Desa Sepala Dalung Kecamatan Sesayap Hilir Kabupaten Tana Tidung (kajian semiotika) dari Charles Sanders Pierce. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian kualitatif deskriptif menggunakan kajian semiotika dari Charles Sanders Pierce, yaitu teori triadic, di antaranya adalah tanda (representament), objek (object), dan interpretasi (interpretant). Data pada penelitian ini berupa makna dan simbol gerakan seni bela diri kuntau. Sumber data pada penelitian ini seni bela diri Kuntau di Desa Sepala Dalung Kecamatan Sesayap Hilir Kabupaten Tana Tidung dan tokoh adat Suku Tidung. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, dokumentasi, wawancara, dan mencatat atau menulis. Analisis data yang dilakukan peneliti dalam penelitian ini mengumpulkan data, identifikasi data, dan menganalisis atau menafsirkan data. Hasil dari penelitian ini terdapat 27 simbol yang digunakan pada seni bela diri Kuntau di Desa Sepala Dalung Kecamatan Sesayap Hilir Kabupaten Tana Tidung yang dipercayai membawa hal-hal baik dan bermanfaat untuk menjaga keamanan diri sendiri maupun pada diri seseorang yang sangat membutuhkan, sehingga setiap simbol memiliki makna dan mempunyai tujuan yang sama, yaitu bentuk harapan agar diri dan keluarga memiliki keamanan yang baik.
2024 · Book · Koleksi Perpustakaan
Pemberian air susu ibu pada bayi merupakan metode pemberian makanan yang terbaik, Target Sustainable Development Goals (SDGs) pada 2030, ialah mengakhiri kematian bayi yang dapat dicegah oleh seluruh negara agar menurunkan Angka Kematian Bayi (AKB) setidaknya hingga 12 per 1.000 kelahiran hidup dengan pemberian ASI secara eksklusif, namun cakupan ASI Ekslusif di Kalimantan utara mengalami penurunan hal ini disebabkan oleh banyak faktor salah satunya kurangnya produksi ASI pada ibu menyusui, adapun cara untuk meningkatkan produksi ASI yaitu dengan terapi tambahan yaitu Hypnobreastfeeding. Hypnobreastfeeding merupakan teknik relaksasi yang membantu kelancaran proses menyusui secara holistik yang memperhatikan Mind, Body and Soul ibu menyusui. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuktikan pengaruh hypnobreastfeeding terhadap produksi ASI pada ibu menyusui di Puskesmas Karang Rejo. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif. dengan desain eksperimen sederhana Posttest Only Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah ibu menyusui di wilayah kerja Puskesmas karang Rejo, jumlah sampel yaitu 24 ibu menyusui yang sudah sesuai dengan kriteria inklusi dan ekslusi, analisis data yang dilakukan menggunakan uji Independent sample t-test. Hasil uji Independent t-test menunjukkan bahwa ada perbedaan produksi ASI antara ibu menyusui yang diberikan intervensi hypnobreastfeeding dengan ibu menyusui yang diberikan KIE manajemen laktasi, hal ini ditunjukkan dari perbedaan rata-rata produksi ASI pada kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Pada ibu menyusui yang diberikan hypnobreastfeeding menunjukkan rata-rata produksi ASI yaitu 119.1667, sedangkan pada kelompok kontrol yang diberikan KIE manajemen laktasi menunjukkan rata-rata produksi ASI yaitu 82.5000. selain itu hasil dari p value 0,000 (p 0,05) yang berarti ada pengaruh yang signifikan antara pemberian terhadap produksi ASI pada ibu menyusui di puskesmas Karang Rejo.
2024 · Book ·
Penyakit antraknosa adalah salah satu penyakit yang menyerang tanaman cabai dan dapat menyebabkan kehilangan hasil produksi lebih dari 50%. Salah satu pengendalian antraknosa adalah dengan fungisida bahan organik seperti kitosan. Kitosan diketahui dapat merusak DNA jamur. Kitosan diketahui juga dapat menginduksi ketahanan tanaman terhadap serangan patogen karena kitosan berkaitan dengan SAR (Systemic Acquired Resistance). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui waktu aplikasi kitosan yang efektif dalam menekan intensitas serangan penyakit antraknosa. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) satu faktor dengan 10 perlakuan dan 3 ulangan dengan perlakuan yaitu : P0 (-) (Tanpa inokulasi patogen dan tanpa pengendalian), P0 (+) (Inokulasi patogen dan tanpa pengendalian), P1 (Aplikasi fungisida 2 minggu sebelum inokulasi patogen), P2 (Aplikasi fungisida bersamaan dengan inokulasi patogen), P3 (Aplikasi fungisida 1 minggu setelah inokulasi patogen), P4 (Aplikasi fungisida 2 minggu setelah inokulasi patogen), P5 (Aplikasi kitosan 2 minggu sebelum inokulasi patogen), P6 (Aplikasi kitosan bersamaan dengan inokulasi patogen), P7 (Aplikasi kitosan 1 minggu setelah inokulasi patogen), P8 (Aplikasi kitosan 2 minggu setelah inokulasi patogen). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan P0(-) dan P5 memiliki intensitas serangan buah yang rendah dibandingkan perlakuan lain dan berbeda nyata dengan perlakuan P0 (+) dan pada parameter intensitas serangan pada daun perlakuan P0 (-) berbeda nyata terhadap semua perlakuan. Pada parameter efektivitas pengendalian pada intensitas serangan buah menunjukkan perlakuan P5 memiliki nilai efektivitas pengendalian tertinggi sebesar 19,48% dan pada parameter efektivitas pengendalian pada intensitas serangan daun menunjukkan efektivitas pengendalian P1 memiliki nilai tertinggi sebesar 17,538%. Hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa pada parameter berat basah dan berat kering tanaman perlakuan kitosan P5 dan perlakuan fungisida P2 menunjukkan hasil yang lebih baik jika dibandingkan perlakuan kitosan dan perlakuan fungisida lainnya.
2024 · Book ·
Serangga berpotensi sebagai suber protein hewani. Pemanfaatan serangga sebagai protein dapat diuji menggunakan tikus sebagai hewan perobaan.. Penelitian ini bertujuan untuk; (1) menguji pengaruh penggunaan serangga sebagai bahan pakan tambahan bagi pertumbuhan tikus putih; dan (2) menguji perbedaan pengaruh pertumbuhan tikus putih dengan menggunakan serangga sebagai bahan pakan tambahan tikus putih. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok dengan 1 faktor yang terdiri dari 4 perlakuan yakni ransum komersial tanpa tambahan tepung serangga (kontrol), ransum komersial ditambahkan tepung serangga jangkrik, ulat hongkong, dan serangga kroto. Masing-masing perlakuan diulang 7 kali, sehingga diperoleh 28 unit percobaan. Analisis data menggunakan Analisis Sidik Ragam (Anova) dan Uji DMRT. Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat perbedaan berat badan tikus, panjang badan, dan sisa pakan antara pemberian pakan komersil dan pemberian pakan komersil yang dicampur dengan tepung berbahan dasar serangga (tepung serangga). Selanjuntnya, pakan komersil yang ditambahkan tepung serangga jangkrik memiliki berat tikus tertinggi dengan rata-rata 5.38 g dan sisa pakan akhir pengamatan terendah dengan rata-rata 0.93 g. Sedangkan, panjang badan tikus tertinggi pada pemberian tepung serangga ulat kroto 1.49 cm
2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pemberian air susu ibu pada bayi merupakan metode pemberian makanan yang terbaik, Target Sustainable Development Goals (SDGs) pada 2030, ialah mengakhiri kematian bayi yang dapat dicegah oleh seluruh negara agar menurunkan Angka Kematian Bayi (AKB) setidaknya hingga 12 per 1.000 kelahiran hidup dengan pemberian ASI secara eksklusif, namun cakupan ASI Ekslusif di Kalimantan utara mengalami penurunan hal ini disebabkan oleh banyak faktor salah satunya kurangnya produksi ASI pada ibu menyusui, adapun cara untuk meningkatkan produksi ASI yaitu dengan terapi tambahan yaitu Hypnobreastfeeding. Hypnobreastfeeding merupakan teknik relaksasi yang membantu kelancaran proses menyusui secara holistik yang memperhatikan Mind, Body and Soul ibu menyusui. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuktikan pengaruh hypnobreastfeeding terhadap produksi ASI pada ibu menyusui di Puskesmas Karang Rejo. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif. dengan desain eksperimen sederhana Posttest Only Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah ibu menyusui di wilayah kerja Puskesmas karang Rejo, jumlah sampel yaitu 24 ibu menyusui yang sudah sesuai dengan kriteria inklusi dan ekslusi, analisis data yang dilakukan menggunakan uji Independent sample t-test. Hasil uji Independent t-test menunjukkan bahwa ada perbedaan produksi ASI antara ibu menyusui yang diberikan intervensi hypnobreastfeeding dengan ibu menyusui yang diberikan KIE manajemen laktasi, hal ini ditunjukkan dari perbedaan rata-rata produksi ASI pada kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Pada ibu menyusui yang diberikan hypnobreastfeeding menunjukkan rata-rata produksi ASI yaitu 119.1667, sedangkan pada kelompok kontrol yang diberikan KIE manajemen laktasi menunjukkan rata-rata produksi ASI yaitu 82.5000. selain itu hasil dari p value 0,000 (p 0,05) yang berarti ada pengaruh yang signifikan antara pemberian terhadap produksi ASI pada ibu menyusui di puskesmas Karang Rejo.
2024 · Book ·
Pesatnya modernisasi dan perkembangan teknologi telah membawa perubahan besar dalam pola sosial dan moral masyarakat, yang berimplikasi pada meningkatnya kekerasan, termasuk kekerasan seksual terhadap anak-anak. Anak-anak sering menjadi korban karena sifat mereka yang naif dan mudah dipengaruhi, dengan pelaku yang biasanya adalah orang-orang terdekat mereka. Peningkatan akses anak-anak ke konten bermuatan seksual di internet juga berkontribusi terhadap perilaku menyimpang ini. Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi pencabulan anak Untuk mengetahui perlindungan hukum terhadap anak yang menjadi korban pencabulan. jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum empiris dengan data lapangan yang didukung oleh data normatif. Lokasi penelitian adalah Polres Tarakan, dengan subjek penelitian anggota Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Tarakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tindak pidana pencabulan anak di Kota Tarakan mengalami fluktuasi dari tahun ke tahun, namun tetap tinggi. Faktor-faktor penyebab utama adalah kejiwaan, media, lingkungan, ekonomi, dan kebudayaan. Perlindungan hukum terhadap anak korban pencabulan diatur dalam berbagai undang-undang, termasuk Undang-Undang Perlindungan Anak dan KUHP, namun implementasinya masih perlu ditingkatkan. Anak korban pencabulan membutuhkan perlindungan menyeluruh, mulai dari identitas yang dijaga, bantuan hukum, rehabilitasi, hingga pendampingan medis dan psikologis. Polisi memiliki peran besar dalam penegakan hukum dan pemberian perlindungan terhadap korban, namun upaya preventif dan persuasif juga perlu ditingkatkan untuk menanggulangi kejadian serupa di masa mendatang. Berdasarkan hasil penelitian ini, peran orang tua dan masyarakat sangat penting dalam memberikan pendidikan dan pengawasan yang baik terhadap anak, serta mendukung upaya perlindungan hukum bagi anak korban pencabulan.
2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penyakit antraknosa adalah salah satu penyakit yang menyerang tanaman cabai dan dapat menyebabkan kehilangan hasil produksi lebih dari 50%. Salah satu pengendalian antraknosa adalah dengan fungisida bahan organik seperti kitosan. Kitosan diketahui dapat merusak DNA jamur. Kitosan diketahui juga dapat menginduksi ketahanan tanaman terhadap serangan patogen karena kitosan berkaitan dengan SAR (Systemic Acquired Resistance). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui waktu aplikasi kitosan yang efektif dalam menekan intensitas serangan penyakit antraknosa. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) satu faktor dengan 10 perlakuan dan 3 ulangan dengan perlakuan yaitu : P0 (-) (Tanpa inokulasi patogen dan tanpa pengendalian), P0 (+) (Inokulasi patogen dan tanpa pengendalian), P1 (Aplikasi fungisida 2 minggu sebelum inokulasi patogen), P2 (Aplikasi fungisida bersamaan dengan inokulasi patogen), P3 (Aplikasi fungisida 1 minggu setelah inokulasi patogen), P4 (Aplikasi fungisida 2 minggu setelah inokulasi patogen), P5 (Aplikasi kitosan 2 minggu sebelum inokulasi patogen), P6 (Aplikasi kitosan bersamaan dengan inokulasi patogen), P7 (Aplikasi kitosan 1 minggu setelah inokulasi patogen), P8 (Aplikasi kitosan 2 minggu setelah inokulasi patogen). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan P0(-) dan P5 memiliki intensitas serangan buah yang rendah dibandingkan perlakuan lain dan berbeda nyata dengan perlakuan P0 (+) dan pada parameter intensitas serangan pada daun perlakuan P0 (-) berbeda nyata terhadap semua perlakuan. Pada parameter efektivitas pengendalian pada intensitas serangan buah menunjukkan perlakuan P5 memiliki nilai efektivitas pengendalian tertinggi sebesar 19,48% dan pada parameter efektivitas pengendalian pada intensitas serangan daun menunjukkan efektivitas pengendalian P1 memiliki nilai tertinggi sebesar 17,538%. Hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa pada parameter berat basah dan berat kering tanaman perlakuan kitosan P5 dan perlakuan fungisida P2 menunjukkan hasil yang lebih baik jika dibandingkan perlakuan kitosan dan perlakuan fungisida lainnya.
2024 · Book ·
.
2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Serangga berpotensi sebagai suber protein hewani. Pemanfaatan serangga sebagai protein dapat diuji menggunakan tikus sebagai hewan perobaan.. Penelitian ini bertujuan untuk; (1) menguji pengaruh penggunaan serangga sebagai bahan pakan tambahan bagi pertumbuhan tikus putih; dan (2) menguji perbedaan pengaruh pertumbuhan tikus putih dengan menggunakan serangga sebagai bahan pakan tambahan tikus putih. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok dengan 1 faktor yang terdiri dari 4 perlakuan yakni ransum komersial tanpa tambahan tepung serangga (kontrol), ransum komersial ditambahkan tepung serangga jangkrik, ulat hongkong, dan serangga kroto. Masing-masing perlakuan diulang 7 kali, sehingga diperoleh 28 unit percobaan. Analisis data menggunakan Analisis Sidik Ragam (Anova) dan Uji DMRT. Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat perbedaan berat badan tikus, panjang badan, dan sisa pakan antara pemberian pakan komersil dan pemberian pakan komersil yang dicampur dengan tepung berbahan dasar serangga (tepung serangga). Selanjuntnya, pakan komersil yang ditambahkan tepung serangga jangkrik memiliki berat tikus tertinggi dengan rata-rata 5.38 g dan sisa pakan akhir pengamatan terendah dengan rata-rata 0.93 g. Sedangkan, panjang badan tikus tertinggi pada pemberian tepung serangga ulat kroto 1.49 cm
2024 · Book · Koleksi Perpustakaan
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Lingkungan Kerja, Kepuasan kerja dan Komitmen Organisasi terhadap Kinerja Karyawan PT. Rimba Makmur Sentosa di Kabupaten Malinau. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian ini adalah karyawan PT.Rimba Makmur Sentosa bagian produksi yang berjumlah 40 karyawan dengan teknik sampel yang digunakan adalah sampel jenuh. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner dengan pengukuran variabel penelitian menggunakan skala likert untuk setiap pernyataan dari indikator variabel. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi linier berganda yang diolah menggunakan SPSS versi 29. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa secara parsial variabel lingkungan kerja dan kepuasan kerja tidak berpengaruh dan tidak signifikan terhadap kinerja karyawan, sedangkan komitmen organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan.
2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Lingkungan Kerja, Kepuasan kerja dan Komitmen Organisasi terhadap Kinerja Karyawan PT. Rimba Makmur Sentosa di Kabupaten Malinau. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian ini adalah karyawan PT.Rimba Makmur Sentosa bagian produksi yang berjumlah 40 karyawan dengan teknik sampel yang digunakan adalah sampel jenuh. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner dengan pengukuran variabel penelitian menggunakan skala likert untuk setiap pernyataan dari indikator variabel. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi linier berganda yang diolah menggunakan SPSS versi 29. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa secara parsial variabel lingkungan kerja dan kepuasan kerja tidak berpengaruh dan tidak signifikan terhadap kinerja karyawan, sedangkan komitmen organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan.
2024 · Book · Koleksi Perpustakaan
Cephalopelvic Disproportion (CPD) adalah salah satu komplikasi yang mengharuskan tindakan sectio caesarea. CPD adalah disproporsi antara ukuran janin dan ukuran pelvis, yakni ukuran pelvis tertentu tidak cukup besar untuk mengakomodasi keluarnya janin tertentu melalui pelvis sampai terjadi kelahiran pervaginam. CPD timbul karena berkurangnya ukuran panggul, ukuran janin terlalu besar (makrosomia), atau yang lebih umum, dan karena kombinasi keduanya. Masalah CPD bukan hanya berdampak kepada ibu yang akan melahirkan namun juga pada keselamatan bayi. Apabila tidak ditangani secara efektif dapat menyebabkan kematian pada ibu dan janin. Oleh karena itu, penulis melakukan studi kasus dengan melaksanakan asuhan keperawatan secara langsung ada Ny. P dan Ny. M yang terdiagnosis CPD dan sedang menjalani perawatan di Ruang Mawar RSUD dr. H. Jusuf SK. Pelaksanaan studi kasus bertujuan untuk melakukan perbandingan asuhan keperawatan antara Ny. P dan Ny. M. Dalam studi kasus ini penulis menemukan adanya perbedaan hasil penatalaksanaan dari kedua pasien. Pada hasil penelitian ini dapat di simpulkan CPD merupakan salah satu dari komplikasi atau penyulit persalinan yang dapat dilakukan tindakan SC. Oleh sebab itu, penulis melakukan pengkajian sesuai dengan standar keperawatan dan melaksanakan tindakan keperawatan yang tepat akan membantu proses pemulihan pasien dengan baik.
2024 · Book · Koleksi Perpustakaan
Upaya percepatan penurunan AKI salah satunya adalah melaksanakan asuhan continuity of care yaitu pelayanan yang dicapai ketika terjalin hubungan yang terus-menerus antara ibu hamil dan bidan. Sebagai bidan, diharapkan mempu memberikan perawatan kebidanan komprehensif mulai dari perawatan kehamilan, persalinan, bayi baru lahir dan nifas. Asuhan komprehensif yang diberikan pada Ny. I G3P2A1 adalah melakukan kunjungan kehamilan pada usia kehamilan 36 minggu 5 hari. Dari pemeriksaan fisik didapatkan hasil normal dan pemeriksaan laboratorium Hb 9,8 mg/dl sehingga Ny. I menderita anemia sedang. Masalah yang dikhawatirkan yaitu perdarahan pada persalinan dan nifas. Telah diberikan asuhan yaitu pemberian tablet tambah darah 2x1/hari, pemberian sari kurma, buah kurma dan KIE cara minum obat dan pemenuhan nutrisi. Kunjungan selanjutnya pada usia kehamilan 39 minggu. Dari pemeriksaan fisik didapatkan hasil normal dan pemeriksaan laboratorium Hb 12,8 mg/dl sehingga masalah anemia pada Ny. I sudah teratasi. Perawatan persalinan Ny. I tanggal 05 Februari 2024 pukul 02.25 wita usia kehamilan 40 minggu. Kala I berlangsung selama ± 7 jam, kala II berlangsung selama 15 menit, kala III berlangsung selama 5 menit, dan kala IV berlangsung selama 2 jam. Tidak terjadi perdarahan dan tidak ditemukan masalah sehingga persalinan berjalan normal dan tidak ada kesenjangan. Perawatan nifas Ny. I dilakukan kunjungan 6 jam postpartum tanggal 06 Februari 2024 berjalan normal dilakukan pemeriksaan tanda-tanda vital, proses involusi, tinggi fundus uteri, kontraksi rahim, proses laktasi, dan pengeluaran lochea yang semuanya termasuk dalam batas fisiologis. Kunjungan 11 hari postpartum pada tanggal 17 Februari 2024 dilakukan pemeriksaan tanda-tanda vital proses involusi, tinggi fundus uteri, kontraksi rahim, proses laktasi, pengeluaran lochea dan laserasi jalan lahir, yang semuanya termasuk dalam batas normal. Sehingga dinyatakan tidak ada kesenjangan. Kunjungan bayi baru lahir usia 6 jam dilakukan pada tanggal 06 Februari 2024. Dari pemeriksaan fisik didapatkan hasil normal, berjenis kelamin perempuan, berat badan 3400 gram, panjang badan 50 cm, lingkar kepala 34 cm, lingkar dada 33 cm, dan tidak ada kelainan. Kunjungan bayi baru lahir usia 11 hari dilakukan pada tanggal 17 Februari 2024. Dari pemeriksaan fisik didapatkan hasil normal dan dinyatakan tidak ada kesenjangan.
2024 · Book · Koleksi Perpustakaan
Peran guru sangat penting dalam kedisiplinan belajar siswa di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran guru dalam kedisiplinan belajar siswa kelas V-C di SDN 013 Tarakan. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu lembar observasi, lembar wawancara, dan teknik dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan menggunakan model Milles dan Huberman yaitu pengumpulan data dengan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian diperoleh peran guru dalam kedisiplinan belajar siswa telah melaksanakan perannya melalui peran guru sebagai: (1) peran guru sebagai pendidik dalam kedisiplinan belajar siswa melakukan dengan menggunakan metode yang bervariasi namun lebih terfokus pada metode penugasan untuk mengetahui kedisiplinan belajar siswa yaitu mengerjakan tugas dengan baik dan benar serta mengumpulkan tugas dengan tepat waktu. (2) peran guru sebagai motivator dalam kedisiplinan belajar siswa memberikan motivasi dan semangat kepada siswa sebelum pembelajaran di mulai serta guru juga membuat kompetisi atau persaingan kepada siswa agar siswa dapat lebih meningkatkan kedisiplinan dan minat belajar. (3) peran guru sebagai model dan teladan dalam kedisiplinan belajar siswa dengan disiplin masuk ke sekolah tepat waktu dan disiplin berpakaian sesuai dengan jadwal dan ketentuan sekolah.
2024 · Book · Koleksi Perpustakaan
ANALISIS VIDEO PEMBELAJARAN MATEMATIKA SMP KELAS VII BERBASIS PLATFORM YOUTUBE PADA CHANNEL LE GURULES Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan karakteristik yang terkandung pada video pembelajara dalam Chanel “Le Guru Les” ditinjau dari aspek isi, aspek penyajian, aspek bahasa, dan aspek grafika Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan menggunakan metode analisis konten. Data dikumpulkan melalui kegiatan analisis pada empat aspek yaitu aspek isi, aspek penyajian, aspek grafika, dan aspek bahasa yang memuat beberapa indikator disetiap aspek tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 3 video pembelajaran chanel Le guru Les yang berjudul “Definisi Himpunan, Penulisan Himpunan, Anggota Himpunan”, “Pengenalan Aljabar kelas 7, Bangun Aljabar, Mengurutkan Aljabar”, “Jenis Himpunan, Bilangan Kardinal, Himpunan Semesta” dalam aspek isi: 1) apersepsi dan motivasi; 2) penguasaan materi pembelajaran; 3) menggunakan contoh yang terdapat dalam kehidupan sehari-hari. Dalam aspek penyajian ditemukan bahwa keruntutan konsep penyajian video pembelajaran dari 3 video pembelajaran yang dianalisis dapat dikatakan seluruh video menyajikan materi secara terurut mulai dari materi yang termudah ke materi sulit. Berdasarkan penyusunan materi dilakukan secara sistematis dan spesifik, serta contoh soal dan soal latihan yang disajikan dapat memperkaya pengetahuan penonton dan dapat mengukur/menilai pengguna terkait materi yang disajikan. Selain itu, terdapat latihan soal di setiap sub materi. Dalam aspek grafika dari 3 video pembelajaran yang pada chanel Le GuruLes menunjukkan bahwa ukuran huruf yang digunakan proporsional pada layar dan pemilihan jenis huruf sudah tepat dan sesuai dengan video pembelajaran. Kemudian, gambar yang ditampilkan jelas (tidak buram), sudah proporsional dan realistis. Dan dalam video terdapat ilustrasi yang dapat mendukung pengguna dalam memahami materi terkait. Dalam aspek bahasa: 1) judul video pembelajaran menggambarkan isi video; 2) ketidakbakuan istilah; 3) melaksanakan pembelajaran yang menumbuhkan partisipasi aktif penonton. Kata kunci : Video Pembelajaran Matematika, Chanel Le Guru Les
2024 · Thesis ·
.
2024 · Book ·
The aim of this study was to investigate whether there were differences between students who are taught using the BBC learning English application as a medium with students are taught using conventional methods (audio visual) in terms of ability speaking tenth grade students at SMAN 1 Tarakan. Methods used in this research, it is a quasi-experimental method, the form of design chosen in this research, nonequivalent control design is the object in this study, tenth grade F was the experimental class and tenth grade I as a control class taken using purposive sampling technique. Researchers used the independent sample t-test to examine the data. The results of this research show that there are significant differences between students taught using the BBC learning English application as media with students taught using conventional methods (audio visual) in teaching students' speaking skills. As a result, the hypothesis test determines that the significant factor is smaller than 0.05, and the resulting t test (3.664) is stronger than the t-table (1.666). The data shows that Ha is accepted, and Ho rejected. Ha claims significant improvement in speaking ability students use the BBC learning English application as a training medium speaking skills of tenth grade students of SMAN 1 Tarakan.