Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: Vitamin B6
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Asuhan Kebidanan Kehamilan Kombinasi Akupresur Pada Titik Perikardium 6 dan Terapi Vitamin B6 Untuk Menurunkan Frekuensi Emesis Gravidarum Ibu Hamil Primigravida Trimester I

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Mual dan Muntah (emesis gravidarum) merupakan keluhan umum pada trimester pertama kehamilan yang dapat berkembang menjadi mual dan muntah berlebih (hyperemesis gravidarum) bila tidak ditangani secara optimal. Terapi farmakologis seperti vitamin B6 sering digunakan, namun pendekatan non-farmakologis seperti akupresur pada titik perikardium 6 juga berpotensi sebagai terapi komplementer untuk menurunkan frekuensi mual dan muntah. Tujuan asuhan kebidanan ini untuk mengetahui pengaruh kombinasi akupresur pada titik perikardium 6 dan terapi vitamin B6 terhadap penurunan frekuensi emesis gravidarum ibu hamil primigravida trimester I. Asuhan Kebidanan ini menggunakan pendekatan studi kasus, melibatkan satu orang ibu hamil trimester I yang mengalami emesis gravidarum. Akupresur titik perikardium 6 dilakukan selama 7 menit setiap pagi hari dan Terapi B6 diberikan sesuai dengan dosis yang diberikan Puskesmas yaitu 3x1 selama 4 hari perlakuan dan pada hari kelima dilakukan evaluasi. Hasil menunjukkan adanya penurunan frekuensi emesis gravidarum, dari skor pre-test sebesar 8 (kategori sedang) dan skor post-test sebesar 5 (kategori ringan). Selain itu, berdasarkan pernyataan responden (Ny. N), ia merasakan penurunan frekuensi mual setelah dilakukan akupresur pada titik perikardium 6. Temuan ini mengindikasikan bahwa kombinasi terapi non farmakologi yaitu akupresur perikardium 6 dan terapi farmakologi yaitu vitamin B6 efektif dalam mengurangi emesis gravidarum pada ibu hamil trimester pertama, sehingga dapat dinyatakan bahwa teknik akupresur titik perikardium 6 berpotensi menjadi terapi nonfarmakologis yang aman dan mudah, serta dapat dikombinasikan dengan vitamin B6 sebagai terapi standar mual muntah trimester pertama. Terapi akupresur perikardium 6 dapat dilakukan secara mandiri dengan memperhatikan titik akupresur yang tepat dan kondisi ibu untuk menghindari ketidaknyamanan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH PEMBERIAN PERMEN JAHE MERAH TERHADAP EMESIS GRAVIDARUM PADA IBU HAMIL TRIMESTER I DI WILAYAH KERJA PUSAT KESEHATAN MASYARAKAT PANTAI AMAL

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Mual dan muntah (emesis gravidarum) umum terjadi pada trimester pertama kehamilan namun dapat menjadi masalah serius jika tidak ditangani dan berisko menjadi mual dan muntah berlebih (hyperemesis gravidarum). Terapi farmakologi umumnya melibatkan vitamin B6. Namun, terapi non-farmakologi seperti permen jahe merah dengan minyak atsiri dan gingerol dapat dipertimbangkan untuk membantu mengurangi mual dan muntah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh permen jahe merah terhadap frekuensi emesis gravidarum pada ibu hamil tirmester 1 di wilayah kerja Puskesmas Pantai Amal Kota Tarakan. Jenis penelitian quasi-eksperimental dengan rancangan penelitian Nonequivalent Control Group Design. Sampel dalam penelitian ini adalah ibu hamil trimester 1 di wilayah kerja Puskesmas Pantai Amal sebanyak 20 responden dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Penelitian ini melakukan analisis frekuensi mual muntah pada ibu hamil sebelum dan setelah diberikan intervensi pada kelompok perlakuan (kombinasi vitamin B6 dan permen jahe merah) dan kelompok kontrol (vitamin B6), adapun dosis konsumsi vitamin B6 disesuaikan dengan standar operasional klinis dan dosis konsumsi permen jahe merah sebanyak 1 kemasan dalam 1 hari yang mengandung 1 gram jahe merah yang dilakukan selama 7 hari perlakuan. Analisa bivariat yang digunakan adalah uji Mann-Whitney. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan skor frekuensi mual dan muntah pada kelompok kontrol dan kelompok perlakuan dengan nilai p value 0,223 (>0,05). namun apabila ditinjau dari selisih rerata frekuensi sebelum dan setelah perlakuan, selisih rerata pada kelompok perlakuan lebih besar yaitu 3,5 sedangkan kelompok kontrol yaitu 3. Kesimpulannya yaitu tidak ada pengaruh yang signifikan atas pemberian kombinasi permen jahe merah dan vitamin B6, namun pemberian permen jahe merah tetap dapat dipertimbangkan sebagai terapi non farmakologis serta kombinasi pengobatan bersama Vitamin B6 dengan tujuan membantu menurunkan frekuensi mual muntah pada ibu hamil trimester pertama.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail