Abstrak
Pemberian air susu ibu pada bayi merupakan metode pemberian makanan yang terbaik, Target Sustainable Development Goals (SDGs) pada 2030, ialah mengakhiri kematian bayi yang dapat dicegah oleh seluruh negara agar menurunkan Angka Kematian Bayi (AKB) setidaknya hingga 12 per 1.000 kelahiran hidup dengan pemberian ASI secara eksklusif, namun cakupan ASI Ekslusif di Kalimantan utara mengalami penurunan hal ini disebabkan oleh banyak faktor salah satunya kurangnya produksi ASI pada ibu menyusui, adapun cara untuk meningkatkan produksi ASI yaitu dengan terapi tambahan yaitu Hypnobreastfeeding. Hypnobreastfeeding merupakan teknik relaksasi yang membantu kelancaran proses menyusui secara holistik yang memperhatikan Mind, Body and Soul ibu menyusui. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuktikan pengaruh hypnobreastfeeding terhadap produksi ASI pada ibu menyusui di Puskesmas Karang Rejo. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif. dengan desain eksperimen sederhana Posttest Only Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah ibu menyusui di wilayah kerja Puskesmas karang Rejo, jumlah sampel yaitu 24 ibu menyusui yang sudah sesuai dengan kriteria inklusi dan ekslusi, analisis data yang dilakukan menggunakan uji Independent sample t-test. Hasil uji Independent t-test menunjukkan bahwa ada perbedaan produksi ASI antara ibu menyusui yang diberikan intervensi hypnobreastfeeding dengan ibu menyusui yang diberikan KIE manajemen laktasi, hal ini ditunjukkan dari perbedaan rata-rata produksi ASI pada kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Pada ibu menyusui yang diberikan hypnobreastfeeding menunjukkan rata-rata produksi ASI yaitu 119.1667, sedangkan pada kelompok kontrol yang diberikan KIE manajemen laktasi menunjukkan rata-rata produksi ASI yaitu 82.5000. selain itu hasil dari p value 0,000 (p 0,05) yang berarti ada pengaruh yang signifikan antara pemberian terhadap produksi ASI pada ibu menyusui di puskesmas Karang Rejo.