2026 · Book ·
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengklasifikasikan tumbuhan lumut (Bryophyta) yang terdapat di kawasan Hutan Penelitian Universitas Borneo Tarakan serta mengkaji potensinya sebagai sumber belajar biologi. Penelitian dilakukan menggunakan metode survei eksploratif dengan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilaksanakan melalui pengamatan langsung di lapangan terhadap ciri morfologi lumut dengan bantuan tabel pertelaan, dokumentasi visual, pencatatan mikrohabitat, serta identifikasi lanjutan di laboratorium menggunakan mikroskop binokuler. Untuk mendukung analisis ekologi, dilakukan pula pengukuran faktor lingkungan meliputi suhu, intensitas cahaya, kelembapan udara, dan pH tanah. Hasil penelitian menunjukkan terdapat enam jenis lumut yang termasuk dalam kelas Bryopsida, yaitu Leucobryum javense, Rhynchostegium sp., Hypnum cupressiforme, Dicranum scoparium, Gymnostomiella vernicosa, dan Brachythecium sp. Seluruh jenis ditemukan pada kondisi lingkungan yang lembap dengan suhu rata-rata 26°C, intensitas cahaya 449 lux, pH tanah 5,6, dan kelembapan udara 77,7%, yang mendukung pertumbuhan optimal lumut di daerah tropis. Setiap jenis menunjukkan karakter morfologi yang khas serta kemampuan adaptasi terhadap berbagai substrat, seperti tanah, batang pohon, dan batu. Keanekaragaman tumbuhan lumut yang ditemukan memiliki potensi untuk dimanfaatkan sebagai sumber belajar biologi, khususnya pada materi keanekaragaman hayati, klasifikasi tumbuhan, ekologi, dan adaptasi organisme. Pemanfaatan hasil penelitian ini diharapkan dapat mendukung pembelajaran biologi yang bersifat kontekstual dan berbasis potensi lokal.
2026 · Thesis ·
2026 · Book ·
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertanggungjawaban pidana yang dapat dikenakan kepada Tenaga Medis atas dugaan penyalahgunaan dalam pemanfaatan Narkotika, Psikotropika, dan Prekursor Farmasi, serta mengetahui akibat hukum yang timbul dari penegakan regulasi yang kaku. Penelitian ini menggunakan metode hukum normatif yang didukung dengan pendekatan perundang-undangan (statute approach) dan konseptual (conceptual approach). Data dihimpun melalui studi kepustakaan, menganalisis asas-asas hukum pidana, khususnya asas geen straf zonder schuld (tiada pidana tanpa kesalahan) dan konsep mens rea (niat atau unsur kesalahan). Sumber hukum utama yang dianalisis adalah Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1997 tentang Psikotropika, dan peraturan pelaksana terkait kesehatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat potensi konflik antara upaya penanggulangan narkotika yang represif dengan hak pasien atas pengobatan yang layak dan perlindungan profesi medis. Pertanggungjawaban pidana terhadap tenaga medis hanya sah apabila terbukti terpenuhi unsur mens rea (adanya niat jahat atau kesalahan) untuk melakukan penyalahgunaan di luar batas indikasi dan standar profesional. Tindakan medis yang sesuai prosedur profesi seharusnya tidak memenuhi unsur pidana. Penegakan hukum dalam kasus ini harus menerapkan prinsip ultimum remedium, membedakan secara tegas antara penyalahgunaan murni oleh oknum dan kelalaian administratif yang tidak disengaja. Diperlukan interpretasi hukum yang harmonis antara Undang-Undang Narkotika dan Undang-Undang Kesehatan untuk menyeimbangkan perlindungan masyarakat dari bahaya narkotika dengan jaminan pelayanan kesehatan yang optimal.
2026 · Thesis ·
2026 · Book ·
2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran Big Book yang berbasis kontekstual sesuai kurikulum serta mengetahui kelayakan, respon siswa, dan hasil belajar keterampilan membaca pemahaman siswa kelas IV Sekolah Dasar pada materi Perkembangan Alat Transportasi. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development dengan model ADDIE yang meliputi tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Hasil validasi menunjukkan bahwa media Big Book dinyatakan ”Sangat Layak” dengan persentase kelayakan ahli media sebesar 94%, ahli materi 83%, dan ahli bahasa 70%. Penelitian dilaksanakan di kelas IV SD Negeri 016 Tarakan dengan uji coba terbatas pada 8 siswa dan uji coba lapangan pada 16 siswa. Respon siswa menunjukkan kategori ”Sangat Menarik” dengan persentase 93,75% pada uji coba terbatas dan 95,37% pada uji coba lapangan. Hasil tes keterampilan membaca pemahaman pada uji coba terbatas memperoleh persentase 62,5% dengan kategori ”Cukup Baik”, sedangkan pada uji coba lapangan meningkat menjadi 72,1% dengan kategori ”Cukup Baik”. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media Big Book yang dikembangkan layak dan mampu meningkatkan keterampilan membaca pemahaman siswa kelas IV Sekolah Dasar.
2026 · Thesis ·
ABSTRAK Tersedak (chocking) merupakan kondisi kegawatdaruratan akibat obstruksi jalan napas yang dapat menyebabkan hipoksia, henti jantung, hingga kematian apabila tidak ditangani secara cepat dan tepat. Pengetahuan mengenai penanganan choking sangat pentin dimiliki oleh remaja, termasuk mahasiswa keperawatan sebagai calon tenaga kesehatan. Metode edukasi yang tepat diperlukan untuk meningkatkan pengetahuan tersebut, salah satunya melalui Lecture Class dan Education Peer Group. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas peningkatan pengetahuan mahasiswa mengenai penanganan chocking dengan metode Lecture Class dan Education Peer Group, serta membandingkan hasil peningkatan pengetahuan dari kedua metode tersebut. Metode penelitian ini menggunakan Quasi Experimental Pretest-Posttest Group Design tanpa kelompok kontrol. Teknik sampling yang digunakan pada penelitian ini adalah nonprobability sampling dengan sampe sebanyak 66 mahasiswa. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat peningkatan pengetahuan yang signifikan pada kelompok Lecture Class (p = 0.035) dan kelompok Education Peer Group (p = 0,003). Perbandingan antar kelompok menunjukkan tidak terdapat perbedaan pretest (p = 0,495), namun terdapat perbedaan signifikan pada posttest antara Lecture Class Dan Education Peer Group (p0,005). Penelitian ini menunjukkan bahwa kedua metode efektif dalam meningkatkan pengetahuan penanganan chocking. Namun, metode Education Peer Group terbukti lebih efektif dibandingkan metode Lecture Class, karena memberikan interaksi dan dsikusi yang lebih intens sehingga memperdalam pemahaman peserta.
2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
2025 · Book ·
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh disiplin kerja, beban kerja, dan motivasi kerja terhadap kinerja karyawan pada PT. Tarakan Fisherindo Sipatuo (PT. TFS) Kota Tarakan, sebuah perusahaan manufaktur pengolahan ikan bandeng tanpa duri dan bandeng beku yang berorientasi ekspor. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jumlah sampel sebanyak 53 responden. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner dan dianalisis menggunakan metode Structural Equation Modeling–Partial Least Square (SEM-PLS) melalui aplikasi WarpPLS 8.0. Hasil penelitian menunjukkan disiplin kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, yang ditunjukkan melalui indikator kehadiran tepat waktu sebagai aspek paling dominan. Variabel beban kerja berpengaruh negatif namun tidak signifikan terhadap kinerja karyawan, yang berarti beban kerja yang dirasakan tidak terlalu memengaruhi produktivitas. Sedangkan motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, di mana indikator komitmen terhadap tujuan perusahaan menjadi faktor paling menonjol. Dengan demikian, peningkatan disiplin dan motivasi kerja menjadi kunci utama dalam mendukung kinerja karyawan PT. Tarakan Fisherindo Sipatuo (PT.TFS) Kota Tarakan secara optimal.
2025 · Book ·
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis konstruksi verba beruntun dalam bahasa Tidung (kajian tipologi sintaksis). Metode dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif menggunakan pendekatan kualitatif. Data dalam kalimat ini berupa hasil rekaman suara dan wawancara yang dapat menghasilkan data kalimat. Sumber data dari penelitian konstruksi verba beruntun dalam bahasa Tidung ini masyarakat asli Suku Tidung yang berada di kota Tarakan. Tehnik pengumpulan data dalam penelitian ini ialah tehnik pancing, tehnik rekam, tehnik catat. Tehnik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Metode Agih kebalikan dari metode padan yang berdasarkan alat penentunya. Hasil dari penelitian yang dilakukan maka terdapat 25 data Bahasa Tidung dari 8 karakteristik pembeda antara VB dari kontruksi verba biasa atau kontruksi lain. Dari 25 data maka terdapat fungsi dari sintaksis konstruksi verba beruntun dalam bahasa Tidung
2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
2025 · Book ·
Penelitian ini membahas tentang adjung sebagai fungsi non-argumen dalam bahasa Bugis dialek Bone. Adjung merupakan unsur sintaksis yang bersifat opsional dan berfungsi memberikan keterangan tambahan, seperti tempat, waktu, cara, maupun tujuan, tanpa menjadi bagian inti dari argumen verba. Penelitian ini menyoroti bentuk frasa yang mengisi fungsi adjung dalam bahasa Bugis dialek Bone yang digunakan oleh masyarakat suku Bone. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan mendeskripsikan bentuk frasa pengisi adjung serta fungsi yang dimunculkan dalam konstruksi kalimat. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Data diperoleh melalui teknik, wawancara, perekaman, dan pencatatan. Sumber data dalam penelitian ini adalah penutur asli bahasa Bugis dialek Bone yang tinggal di Sungai Pancang, Kecamatan Sebatik Utara. Data dianalisis dengan metode agih dan teknik bagi unsur langsung (BUL). Berdasarkan hasil analisis, ditemukan 26 data yang menunjukkan bahwa adjung dalam bahasa Bugis dialek Bone diisi oleh frasa preposisional sebanyak 18 data, frasa nomina sebanyak 11 data, frasa adjektiva sebanyak 5 data dan frasa verba sebanyak 4 data. Adapun fungsi adjung yang teridentifikasi meliputi keterangan waktu sebanyak 15 data, keterangan tempat sebanyak 11 data, keterangan cara sebanyak 5 data, keterangan tujuan sebanyak 4 data, keterangan alat sebanyak 2 data dan keterangan sebab sebanyak 1 data. Hasil penelitian ini menegaskan bahwa meskipun bersifat opsional, adjung memiliki peran penting dalam memperjelas dan memperkaya informasi dalam struktur kalimat bahasa Bugis dialek Bone.
2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertanggungjawaban pidana yang dapat dikenakan kepada Tenaga Medis atas dugaan penyalahgunaan dalam pemanfaatan Narkotika, Psikotropika, dan Prekursor Farmasi, serta mengetahui akibat hukum yang timbul dari penegakan regulasi yang kaku. Penelitian ini menggunakan metode hukum normatif yang didukung dengan pendekatan perundang-undangan (statute approach) dan konseptual (conceptual approach). Data dihimpun melalui studi kepustakaan, menganalisis asas-asas hukum pidana, khususnya asas geen straf zonder schuld (tiada pidana tanpa kesalahan) dan konsep mens rea (niat atau unsur kesalahan). Sumber hukum utama yang dianalisis adalah Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1997 tentang Psikotropika, dan peraturan pelaksana terkait kesehatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat potensi konflik antara upaya penanggulangan narkotika yang represif dengan hak pasien atas pengobatan yang layak dan perlindungan profesi medis. Pertanggungjawaban pidana terhadap tenaga medis hanya sah apabila terbukti terpenuhi unsur mens rea (adanya niat jahat atau kesalahan) untuk melakukan penyalahgunaan di luar batas indikasi dan standar profesional. Tindakan medis yang sesuai prosedur profesi seharusnya tidak memenuhi unsur pidana. Penegakan hukum dalam kasus ini harus menerapkan prinsip ultimum remedium, membedakan secara tegas antara penyalahgunaan murni oleh oknum dan kelalaian administratif yang tidak disengaja. Diperlukan interpretasi hukum yang harmonis antara Undang-Undang Narkotika dan Undang-Undang Kesehatan untuk menyeimbangkan perlindungan masyarakat dari bahaya narkotika dengan jaminan pelayanan kesehatan yang optimal.
2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengklasifikasikan tumbuhan lumut (Bryophyta) yang terdapat di kawasan Hutan Penelitian Universitas Borneo Tarakan serta mengkaji potensinya sebagai sumber belajar biologi. Penelitian dilakukan menggunakan metode survei eksploratif dengan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilaksanakan melalui pengamatan langsung di lapangan terhadap ciri morfologi lumut dengan bantuan tabel pertelaan, dokumentasi visual, pencatatan mikrohabitat, serta identifikasi lanjutan di laboratorium menggunakan mikroskop binokuler. Untuk mendukung analisis ekologi, dilakukan pula pengukuran faktor lingkungan meliputi suhu, intensitas cahaya, kelembapan udara, dan pH tanah. Hasil penelitian menunjukkan terdapat enam jenis lumut yang termasuk dalam kelas Bryopsida, yaitu Leucobryum javense, Rhynchostegium sp., Hypnum cupressiforme, Dicranum scoparium, Gymnostomiella vernicosa, dan Brachythecium sp. Seluruh jenis ditemukan pada kondisi lingkungan yang lembap dengan suhu rata-rata 26°C, intensitas cahaya 449 lux, pH tanah 5,6, dan kelembapan udara 77,7%, yang mendukung pertumbuhan optimal lumut di daerah tropis. Setiap jenis menunjukkan karakter morfologi yang khas serta kemampuan adaptasi terhadap berbagai substrat, seperti tanah, batang pohon, dan batu. Keanekaragaman tumbuhan lumut yang ditemukan memiliki potensi untuk dimanfaatkan sebagai sumber belajar biologi, khususnya pada materi keanekaragaman hayati, klasifikasi tumbuhan, ekologi, dan adaptasi organisme. Pemanfaatan hasil penelitian ini diharapkan dapat mendukung pembelajaran biologi yang bersifat kontekstual dan berbasis potensi lokal.
2025 · Book ·
Merokok menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia karena merupakan faktor risiko utama untuk beberapa penyakit kronis yang dapat menyebabkan kematian. Merokok adalah perilaku yang sangat merugikan kesehatan, namun masih sulit untuk dihilangkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pengetahuan bahaya merokok dengan perilaku merokok pada remaja putra. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan jenis cross-sectional. Populasi pada penelitian ini sebesar 2.082 siswa dan didapatkan sampel dalam penelitian ini sejumlah 336 siswa putra yang bersekolah di SMA Negeri Tarakan. Untuk penentuan jumlah sampel setiap sekolahnya menggunakan teknik proporsional sampling dan teknik yang digunakan untuk pengambilan yang sampel yaitu purposive sampling. Hasil penelitian yang didapatkan dalam penlitian ini yaitu adanya hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan bahaya merokok pada perilaku remaja. Analisis menggunakan fisher’s exact test yang menunjukkan nilai p 0,05 (p = 0,014) yang berarti terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan bahaya merokok dengan perilaku merokok. Mayoritas responden menunjukkan tingkat pengetahuan tinggi serta memiliki perilaku merokok yang rendah, sehingga penelitian ini dapat dijadikan referensi ilmu keperawatan komunitas untuk menambah wawasan informasi mengenai bahaya merokok. Peneliti berharap agar peneliti selanjutnya dapat mengembangkan penelitian ini dengan memperhatikan keterbatasan yang ada pada penelitian ini sehingga penelitian ini dapat berkembang.
2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses morfologis kata afiksasi verba dalam berita online Koran Kaltara. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Metode penelitian ini menggunakan teknik baca, simak, dan catat. Sumber data yang digunakan berita online Koran Kaltara Edisi Januari 2024 khususnya pada berita headline atau berita utama dengan jumlah berita sebanyak 27 berita berupa verba yang dilekati afiks yang mengalami proses morfologis. Hasil penelitian ditemukan sebanyak 214 data diantaranya mencakup prefiks, konfiks, sufiks, dan kombinasi afiks. Prefiks yang dianalisis yaitu prefiks meN-, ber-, di- dan ter- dengan hasil temuan yakni sebanyak 111 data yang dikelompokkan sesuai dengan bentuk prefiksnya. Prefiks tersebut adalah prefiks meN- sebanyak 48 data, prefiks ber- sebanyak 14 data, prefiks di- sebanyak 33 data dan prefiks ter- sebanyak 16 data. Sufiks yang ditemukan yaitu sufiks -kan yakni sebanyak 6 data. Konfiks yang ditemukan yaitu konfiks ke-an dengan hasil temuan yakni terdapat 1 data. Kombinasi afiks yang dianalisis yaitu kombinasi afiks me-kan, di-kan, me-i, di-i, memper-, memper-kan, dan diper-kan dengan hasil temuan yakni sebanyak 96 data yang dikelompokkan sesuai dengan bentuk kombinasi afiksnya. Kombinasi afiks tersebut adalah kombinasi afiks me-kan sebanyak 40 data, kombinasi afiks di- kan sebanyak 28 data, kombinasi afiks me-i sebanyak 16 data, kombinasi afiks di-i sebanyak 6 data, kombinasi afiks memper- sebanyak 1 data, kombinasi afiks memper-kan sebanyak 3 data, dan kombinasi afiks diper-kan sebanyak 2 data. Hasil analisis data afiksasi verba yang paling dominan ditemukan dalam berita online Koran Kaltara Edisi Januari 2024 yaitu prefiks dengan jumlah 75 data dengan kategori prefiks terbanyak yaitu prefiks meN- sebanyak 48 data.
2025 · Thesis ·
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh disiplin kerja, beban kerja, dan motivasi kerja terhadap kinerja karyawan pada PT. Tarakan Fisherindo Sipatuo (PT. TFS) Kota Tarakan, sebuah perusahaan manufaktur pengolahan ikan bandeng tanpa duri dan bandeng beku yang berorientasi ekspor. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jumlah sampel sebanyak 53 responden. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner dan dianalisis menggunakan metode Structural Equation Modeling–Partial Least Square (SEM-PLS) melalui aplikasi WarpPLS 8.0. Hasil penelitian menunjukkan disiplin kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, yang ditunjukkan melalui indikator kehadiran tepat waktu sebagai aspek paling dominan. Variabel beban kerja berpengaruh negatif namun tidak signifikan terhadap kinerja karyawan, yang berarti beban kerja yang dirasakan tidak terlalu memengaruhi produktivitas. Sedangkan motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, di mana indikator komitmen terhadap tujuan perusahaan menjadi faktor paling menonjol. Dengan demikian, peningkatan disiplin dan motivasi kerja menjadi kunci utama dalam mendukung kinerja karyawan PT. Tarakan Fisherindo Sipatuo (PT.TFS) Kota Tarakan secara optimal.
2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pengembangan media pembelajaran Scratch pada materi pecahan dilakukan karena pemahaman siswa belum optimal, sehingga dibutuhkan solusi interaktif yang melibatkan guru dan siswa secara aktif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kelayakan media pembelajaran berbasis scratch serta respon siswa terhadap media yang dikembangkan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah (Research and Development) dengan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation) subjek penelitian ini adalah siswa kelas V-B yang melibatkan sebanyak 22 siswa. Instrumen penelitian yang dilakukan adalah angket yang terdiri dari angket media, materi, praktisi dan respon siswa. Hasil penelitian berupa media pembelajaran berbasis scratch yang didalamnya terdapat audio, teks dan gambar. Berdasarkan hasil validasi yang dilakukan diperoleh hasil validasi ahli media sebesar 84,21% kategori sangat layak, ahli materi sebesar 86,66% kategori sangat layak, praktisi sebesar 86% kategori sangat layak dan angket respon siswa uji coba terbatas sebesar 92% dan uji coba lapangan sebesar 92,63% dengan kategori sangat menarik. Media pembelajaran berbasis Scratch pada materi pecahan dengan penyebut berbeda layak digunakan sebagai alternatif media interaktif di kelas V SD dan mampu memberikan pengalaman belajar yang menarik bagi siswa.
2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini membahas tentang adjung sebagai fungsi non-argumen dalam bahasa Bugis dialek Bone. Adjung merupakan unsur sintaksis yang bersifat opsional dan berfungsi memberikan keterangan tambahan, seperti tempat, waktu, cara, maupun tujuan, tanpa menjadi bagian inti dari argumen verba. Penelitian ini menyoroti bentuk frasa yang mengisi fungsi adjung dalam bahasa Bugis dialek Bone yang digunakan oleh masyarakat suku Bone. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan mendeskripsikan bentuk frasa pengisi adjung serta fungsi yang dimunculkan dalam konstruksi kalimat. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Data diperoleh melalui teknik, wawancara, perekaman, dan pencatatan. Sumber data dalam penelitian ini adalah penutur asli bahasa Bugis dialek Bone yang tinggal di Sungai Pancang, Kecamatan Sebatik Utara. Data dianalisis dengan metode agih dan teknik bagi unsur langsung (BUL). Berdasarkan hasil analisis, ditemukan 26 data yang menunjukkan bahwa adjung dalam bahasa Bugis dialek Bone diisi oleh frasa preposisional sebanyak 18 data, frasa nomina sebanyak 11 data, frasa adjektiva sebanyak 5 data dan frasa verba sebanyak 4 data. Adapun fungsi adjung yang teridentifikasi meliputi keterangan waktu sebanyak 15 data, keterangan tempat sebanyak 11 data, keterangan cara sebanyak 5 data, keterangan tujuan sebanyak 4 data, keterangan alat sebanyak 2 data dan keterangan sebab sebanyak 1 data. Hasil penelitian ini menegaskan bahwa meskipun bersifat opsional, adjung memiliki peran penting dalam memperjelas dan memperkaya informasi dalam struktur kalimat bahasa Bugis dialek Bone.
2025 · Book ·
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh ukuran pemerintah daerah, rasio pembiayaan utang (leverage), rasio kemandirian daerah, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) per kapita, dan opini audit terhadap level transparansi pelaporan keuangan daerah berbasis website. Objek penelitian ini adalah 44 pemerintah daerah kabupaten/kota di regional Kalimantan yang memiliki website resmi dan dapat diakses pada periode Mei–Agustus 2023. Metode pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan data sekunder yang bersumber dari website pemerintah daerah serta Badan Pusat Statistik. Analisis data dilakukan dengan regresi linear berganda menggunakan aplikasi Eviews 13. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ukuran pemerintah daerah dan PDRB per kapita berpengaruh positif signifikan terhadap level transparansi pelaporan keuangan daerah berbasis website. Rasio pembiayaan utang berpengaruh signifikan namun negatif, sedangkan rasio kemandirian daerah dan opini audit tidak berpengaruh signifikan. Nilai Adjusted R-Squared sebesar 0,7149 menunjukkan bahwa 71,49% variasi transparansi pelaporan keuangan dapat dijelaskan oleh kelima variabel independen, sementara sisanya 28,51% dipengaruhi oleh variabel lain di luar model penelitian. Implikasi dari penelitian ini adalah perlunya peningkatan pemanfaatan website pemerintah daerah sebagai sarana transparansi informasi publik, khususnya dalam pelaporan keuangan, untuk memperkuat akuntabilitas, mengurangi asimetri informasi, serta memberikan sinyal positif kepada masyarakat sesuai dengan prinsip teori stewardship dan teori signalling.