· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian tentang hubungan panjang berat dan faktor kondisi Barbonymus gonionotus telah dilakukan pada bulan Agustus 2020 di Sungai Kayan Kecamatan Peso Kabupaten Bulungan. Hasil penelitian menunjukkan hubungan panjang berat dengan persamaan W= 0,0046.L3,36 dan R2= 0,97. Hasil uji-t terhadap nilai b menunjukan bahwa nilai b ≠ 3. Pola pertumbuhan ikan adalah allometrik positif. Hasil analisis faktor kondisi berkisar antara 0,7 - 1,3 dengan rata-rata 0,9 nilai ini mengindikasikan bahwa kondisi ikan memiliki bobot tubuh yang ramping hingga agak gemuk.
2025 · Book ·
Kebakaran Rumah merupakan salah satu bencana yang sering terjadi di berbagai wilayah, termasuk di Kota Tarakan dengan salah satu penyebab utama yaitu korsleting listrik. Peristiwa ini umumnya terjadi di kawasan permukiman padat penduduk akibat kelalaian dalam memantau penggunaan listrik serta kurangnya sistem deteksi dini kebakaran. Penelitian ini bertujuan untuk merancang prototipe sistem monitoring listrik rumah berbasis Internet of Things (IoT) menggunakan metode Rule-Based System yang mampu mendeteksi potensi kebakaran secara dini. Sistem ini menggunakan mikrokontroler ESP32 sebagai pengendali utama, sensor arus dan tegangan (PZEM-004T) untuk memantau parameter listrik dan sensor suhu (Thermistor NTC) untuk mengidentifikasi perubahan suhu di sekitar perangkat. Data yang diperoleh akan dianalisis menggunakan metode Rule-Based System untuk menentukan status kondisi listrik (Normal, Waspada, atau Berbahaya). Sistem dilengkapi dengan aplikasi Blynk IoT yang memungkinkan pemantauan kondisi secara real-time, pengiriman notifikasi dini, serta kontrol jarak jauh seperti pemutusan aliran listrik saat bahaya terdeteksi. Berdasarkan hasil pengujian yang telah dilakukan, sistem ini menunjukkan kinerja yang sangat baik dengan tingkat akurasi pengukuran sistem mencapai 99,46%, serta kemampuan dalam klasifikasi kondisi kelistrikan yang berjalan secara optimal. Integrasi dengan aplikasi Blynk IoT memungkinkan pemantauan dan pengendalian sistem secara real-time dengan akurasi pengiriman data mencapai 100%, tanpa kehilangan paket (packet loss 0%), rata-rata waktu penerimaan notifikasi antara 10,6 hingga 14,7 detik, serta rata-rata latency error sebesar 268,3 ms. Dengan demikian, sistem ini dinilai efektif dalam mendeteksi potensi risiko kebakaran secara dini dan memberikan solusi dalam meningkatkan keamanan instalasi kelistrikan rumah tangga, khususnya di wilayah rawan seperti Kota Tarakan.
2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Kebakaran Rumah merupakan salah satu bencana yang sering terjadi di berbagai wilayah, termasuk di Kota Tarakan dengan salah satu penyebab utama yaitu korsleting listrik. Peristiwa ini umumnya terjadi di kawasan permukiman padat penduduk akibat kelalaian dalam memantau penggunaan listrik serta kurangnya sistem deteksi dini kebakaran. Penelitian ini bertujuan untuk merancang prototipe sistem monitoring listrik rumah berbasis Internet of Things (IoT) menggunakan metode Rule-Based System yang mampu mendeteksi potensi kebakaran secara dini. Sistem ini menggunakan mikrokontroler ESP32 sebagai pengendali utama, sensor arus dan tegangan (PZEM-004T) untuk memantau parameter listrik dan sensor suhu (Thermistor NTC) untuk mengidentifikasi perubahan suhu di sekitar perangkat. Data yang diperoleh akan dianalisis menggunakan metode Rule-Based System untuk menentukan status kondisi listrik (Normal, Waspada, atau Berbahaya). Sistem dilengkapi dengan aplikasi Blynk IoT yang memungkinkan pemantauan kondisi secara real-time, pengiriman notifikasi dini, serta kontrol jarak jauh seperti pemutusan aliran listrik saat bahaya terdeteksi. Berdasarkan hasil pengujian yang telah dilakukan, sistem ini menunjukkan kinerja yang sangat baik dengan tingkat akurasi pengukuran sistem mencapai 99,46%, serta kemampuan dalam klasifikasi kondisi kelistrikan yang berjalan secara optimal. Integrasi dengan aplikasi Blynk IoT memungkinkan pemantauan dan pengendalian sistem secara real-time dengan akurasi pengiriman data mencapai 100%, tanpa kehilangan paket (packet loss 0%), rata-rata waktu penerimaan notifikasi antara 10,6 hingga 14,7 detik, serta rata-rata latency error sebesar 268,3 ms. Dengan demikian, sistem ini dinilai efektif dalam mendeteksi potensi risiko kebakaran secara dini dan memberikan solusi dalam meningkatkan keamanan instalasi kelistrikan rumah tangga, khususnya di wilayah rawan seperti Kota Tarakan.
2025 · Book ·
Permintaan global terhadap enzim industri terus meningkat, salah satunya adalah enzim selulase yang dihasilkan oleh bakteri selulolitik penting dalam berbagai sektor. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bakteri selulolitik SC-22 yang diisolasi dari spons Clathria sp. dari Perairan Pulau Derawan. Penelitian ini terbagi menjadi beberapa tahap yaitu sterilisasi alat dan bahan, pemurnian isolat bakteri, peremajaan bakteri, pengujian aktivitas selulolitik dan identifikasi molekuler (DNA, PCR, BLAST). Hasil penelitian menunjukkan bahwa bakteri SC-22 memiliki aktivitas selulolitik yang ditandai dengan terbentuknya indeks hidrolisis sebesar 1,9 mm yang dikategorikan sebagai aktivitas sedang. Proses identifikasi molekuler dilakukan dengan metode Polymerase Chain Reaction (PCR) dan sekuensing DNA, yang menghasilkan urutan nukleotida sepanjang 1.429 basa. Analisis BLAST menunjukkan bahwa bakteri SC-22 memiliki kemiripan 100% dengan Bacillus cereus. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam pengembangan bioteknologi berbasis enzim selulase yang berpotensi untuk aplikasi di berbagai sektor industri.
2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Permintaan global terhadap enzim industri terus meningkat, salah satunya adalah enzim selulase yang dihasilkan oleh bakteri selulolitik penting dalam berbagai sektor. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bakteri selulolitik SC-22 yang diisolasi dari spons Clathria sp. dari Perairan Pulau Derawan. Penelitian ini terbagi menjadi beberapa tahap yaitu sterilisasi alat dan bahan, pemurnian isolat bakteri, peremajaan bakteri, pengujian aktivitas selulolitik dan identifikasi molekuler (DNA, PCR, BLAST). Hasil penelitian menunjukkan bahwa bakteri SC-22 memiliki aktivitas selulolitik yang ditandai dengan terbentuknya indeks hidrolisis sebesar 1,9 mm yang dikategorikan sebagai aktivitas sedang. Proses identifikasi molekuler dilakukan dengan metode Polymerase Chain Reaction (PCR) dan sekuensing DNA, yang menghasilkan urutan nukleotida sepanjang 1.429 basa. Analisis BLAST menunjukkan bahwa bakteri SC-22 memiliki kemiripan 100% dengan Bacillus cereus. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam pengembangan bioteknologi berbasis enzim selulase yang berpotensi untuk aplikasi di berbagai sektor industri.
2025 · Book ·
Rumput laut jenis Kappaphycus alvarezii merupakan jenis rumput laut yang memiliki banyak manfaat bagi kehidupan dan tubuh manusia. Terdapat banyak kandungan gizi pada rumput laut jenis Kappaphycus alvarezii diantaranya, karbohidrat, lemak, protein dan abu yang sebagian besar mengandung garam seperti Natrium (Na) dan Kalium (K) yang dimana dengan adanya kandungan tersebut rumput laut Kappaphycus alvarezii berpotensi sebagai sumber garam fungsinal. Penelitian ini bertujuan guna menentukan karakteristik garam dari rumput laut Kappaphycus alvarezii yang berasal dari Perairan Nunukan. Metode analisis yang digunakan pada penelitian ini terdiri atas Pengukuran Rendemen, Uji Analisis Kadar NaCl, Uji Analisis Kadar Mineral Natrium (Na) dan Kalium (K) dan Uji Organoleptik. Subjek Uji Organoleptik pada penelitian ini berjumlah 30 panelis dengan kategori tidak terlatih. Perolehan data dari penelitian akan dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa garam pada Kappaphycus alvarezii memiliki rendemen sebesar 58,32±1,65%, kadar NaCl sebesar 51,94±7,29%, kadar Natrium (Na) sebesar 23,4 mg/g, kadar Kalium (K) sebesar 347mg/g dengan menunjukan rasio Na:K sebesar 0,07 mg/g. Hasil dari uji Organoleptik memperoleh nilai kenampakan 6,2±1,8, aroma 5,3±1,8, tekstur 6±1,5, rasa 6±1,8 dan keseluruhan dengan nilai 6,5±1,8. Berdasarkan hasil dari penelitian menunjukan bahwa rumputl laut jenis Kappaphycus alvarezii berpotensi sebagai alternatif garam fungsional yang dapat dikembangkan lebih lanjut untuk kebutuhan masyarakat.
2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Rumput laut jenis Kappaphycus alvarezii merupakan jenis rumput laut yang memiliki banyak manfaat bagi kehidupan dan tubuh manusia. Terdapat banyak kandungan gizi pada rumput laut jenis Kappaphycus alvarezii diantaranya, karbohidrat, lemak, protein dan abu yang sebagian besar mengandung garam seperti Natrium (Na) dan Kalium (K) yang dimana dengan adanya kandungan tersebut rumput laut Kappaphycus alvarezii berpotensi sebagai sumber garam fungsinal. Penelitian ini bertujuan guna menentukan karakteristik garam dari rumput laut Kappaphycus alvarezii yang berasal dari Perairan Nunukan. Metode analisis yang digunakan pada penelitian ini terdiri atas Pengukuran Rendemen, Uji Analisis Kadar NaCl, Uji Analisis Kadar Mineral Natrium (Na) dan Kalium (K) dan Uji Organoleptik. Subjek Uji Organoleptik pada penelitian ini berjumlah 30 panelis dengan kategori tidak terlatih. Perolehan data dari penelitian akan dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa garam pada Kappaphycus alvarezii memiliki rendemen sebesar 58,32±1,65%, kadar NaCl sebesar 51,94±7,29%, kadar Natrium (Na) sebesar 23,4 mg/g, kadar Kalium (K) sebesar 347mg/g dengan menunjukan rasio Na:K sebesar 0,07 mg/g. Hasil dari uji Organoleptik memperoleh nilai kenampakan 6,2±1,8, aroma 5,3±1,8, tekstur 6±1,5, rasa 6±1,8 dan keseluruhan dengan nilai 6,5±1,8. Berdasarkan hasil dari penelitian menunjukan bahwa rumputl laut jenis Kappaphycus alvarezii berpotensi sebagai alternatif garam fungsional yang dapat dikembangkan lebih lanjut untuk kebutuhan masyarakat.
2025 · Book ·
Tepung daun singkong merupakan salah satu upaya pemanfaatan daun singkong (Manihot esculenta crantz). Pengolahan ini menggunakan proses metode pengeringan bahan pangan untuk memperpanjang umur simpan bahan pangan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh metode pengeringan terhadap kualitas tepung daun singkong. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) yang terdiri dari satu faktor, yaitu pengeringan oven dengan suhu 40ºC, pengeringan sinar matahari dengan kain hitam, pengeringan rumah kaca dan pengeringan kering angin yang diulang sebanyak 6 kali sehingga terdapat 24 satuan percobaan. Parameter yang diamati adalah kadar protein, kadar air, dan kadar serat pangan. Berdasarkan hasil perhitungan pada parameter kadar protein memiliki nilai paling tinggi adalah P3 (Pengeringan rumah kaca) sebesar 19,24%, parameter kadar air pada setiap perlakuan terbukti efektif menurunkan kadar air kurang dari 12%, parameter kadar serat pangan tepung daun singkong memiliki nilai sebesar 13,5%.
2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tepung daun singkong merupakan salah satu upaya pemanfaatan daun singkong (Manihot esculenta crantz). Pengolahan ini menggunakan proses metode pengeringan bahan pangan untuk memperpanjang umur simpan bahan pangan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh metode pengeringan terhadap kualitas tepung daun singkong. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) yang terdiri dari satu faktor, yaitu pengeringan oven dengan suhu 40ºC, pengeringan sinar matahari dengan kain hitam, pengeringan rumah kaca dan pengeringan kering angin yang diulang sebanyak 6 kali sehingga terdapat 24 satuan percobaan. Parameter yang diamati adalah kadar protein, kadar air, dan kadar serat pangan. Berdasarkan hasil perhitungan pada parameter kadar protein memiliki nilai paling tinggi adalah P3 (Pengeringan rumah kaca) sebesar 19,24%, parameter kadar air pada setiap perlakuan terbukti efektif menurunkan kadar air kurang dari 12%, parameter kadar serat pangan tepung daun singkong memiliki nilai sebesar 13,5%.
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
Perjudian dengan cara sabung ayam merupakan suatu tindak pidana yang sangat meresahkan masyarakat, Pasal 303 ayat (3) KUHP menyatakan bahwa perjudian sebagai suatu permainan yang keuntungannya bergantung pada keberuntungan saja termasuk pula ketika pemainnya lebih pintar bermain judi saja. Di Kota Tarakan permainan judi dengan cara sabung ayam ini masih sering terjadi. Penulisan ini bertujuan untuk mengetahui Apakah peran kepolisian Polres Kota Tarakan dalam penanggulangan tindak pidana perjudian sabung ayam di Kota Tarakan dan Apakah yang menjadi kendala kepolisian dalam penanggulangan tindak pidana perjudian sabung ayam di Kota Tarakan dan upaya Polres dalam mengatasi kendala tersebut. Metode Penelitian yang digunakan adalah penelitian yuridis empiris yaitu dengan melakukan pengkajian atas teori-teori dan melakukan study lapangan terkait penerapan aturan hukum yang ada. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah dengan cara wawancara dan menggunakan kuisioner. Sumber data diperoleh dari Polres Kota Tarakan Penelitian menggunakan analisasi dara deskriptif kualitatif dengan cara memahami, menjelaskan, menentukan dan memperoleh gambaran mendapam tentang permasalahan yang sedang diteliti. Hasil penelitian ini menujukkan bahwa peranan kepolisian yaitu upaya prefentif melakukan patroli guna mencegah terbentuknya arena yang akan dijadikan sebagai tepat sabung ayam dan upaya represif yaitu menegakkan aturan yaitu segera menindaklanjuti laporan masyarakat atas dugaan adanya suatu tindak pidana sabug ayam disuatu daerah. Kendala yang dihadapi oleh Kepolisian adalah terkadang aduan oleh masyarakat informasinya kurang akurat, dan informasi patroli sering kali bocor atau disadari oleh para pemain sabung sehingga saat Kepolisian sampai dilokasi kejadian para pemain sabung ayam telah melarikan diri terlebih dahulu.
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Perjudian dengan cara sabung ayam merupakan suatu tindak pidana yang sangat meresahkan masyarakat, Pasal 303 ayat (3) KUHP menyatakan bahwa perjudian sebagai suatu permainan yang keuntungannya bergantung pada keberuntungan saja termasuk pula ketika pemainnya lebih pintar bermain judi saja. Di Kota Tarakan permainan judi dengan cara sabung ayam ini masih sering terjadi. Penulisan ini bertujuan untuk mengetahui Apakah peran kepolisian Polres Kota Tarakan dalam penanggulangan tindak pidana perjudian sabung ayam di Kota Tarakan dan Apakah yang menjadi kendala kepolisian dalam penanggulangan tindak pidana perjudian sabung ayam di Kota Tarakan dan upaya Polres dalam mengatasi kendala tersebut. Metode Penelitian yang digunakan adalah penelitian yuridis empiris yaitu dengan melakukan pengkajian atas teori-teori dan melakukan study lapangan terkait penerapan aturan hukum yang ada. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah dengan cara wawancara dan menggunakan kuisioner. Sumber data diperoleh dari Polres Kota Tarakan Penelitian menggunakan analisasi dara deskriptif kualitatif dengan cara memahami, menjelaskan, menentukan dan memperoleh gambaran mendapam tentang permasalahan yang sedang diteliti. Hasil penelitian ini menujukkan bahwa peranan kepolisian yaitu upaya prefentif melakukan patroli guna mencegah terbentuknya arena yang akan dijadikan sebagai tepat sabung ayam dan upaya represif yaitu menegakkan aturan yaitu segera menindaklanjuti laporan masyarakat atas dugaan adanya suatu tindak pidana sabug ayam disuatu daerah. Kendala yang dihadapi oleh Kepolisian adalah terkadang aduan oleh masyarakat informasinya kurang akurat, dan informasi patroli sering kali bocor atau disadari oleh para pemain sabung sehingga saat Kepolisian sampai dilokasi kejadian para pemain sabung ayam telah melarikan diri terlebih dahulu.