Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

3 hasil
Subjek: Clathria sp.
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Identifikasi Molekuler bakteri Selulolitik SC-22 Simbion Clathria sp dari Perairan Pulau Derawan

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Permintaan global terhadap enzim industri terus meningkat, salah satunya adalah enzim selulase yang dihasilkan oleh bakteri selulolitik penting dalam berbagai sektor. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bakteri selulolitik SC-22 yang diisolasi dari spons Clathria sp. dari Perairan Pulau Derawan. Penelitian ini terbagi menjadi beberapa tahap yaitu sterilisasi alat dan bahan, pemurnian isolat bakteri, peremajaan bakteri, pengujian aktivitas selulolitik dan identifikasi molekuler (DNA, PCR, BLAST). Hasil penelitian menunjukkan bahwa bakteri SC-22 memiliki aktivitas selulolitik yang ditandai dengan terbentuknya indeks hidrolisis sebesar 1,9 mm yang dikategorikan sebagai aktivitas sedang. Proses identifikasi molekuler dilakukan dengan metode Polymerase Chain Reaction (PCR) dan sekuensing DNA, yang menghasilkan urutan nukleotida sepanjang 1.429 basa. Analisis BLAST menunjukkan bahwa bakteri SC-22 memiliki kemiripan 100% dengan Bacillus cereus. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam pengembangan bioteknologi berbasis enzim selulase yang berpotensi untuk aplikasi di berbagai sektor industri.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

POTENSI BIOSURFAKTAN BAKTERI SIMBION SPONS CLATHARIA SP DARI PERAIRAN PULAU DERAWAN

2024•

Biosurfaktan merupakan senyawa permukaan aktif yang ramah lingkungan dan dapat digunakan dalam berbagai industri seperti farmasi, kosmetik, detergen, serta sebagai pengemulsi di industri makanan. Tujuan dari penelitian ini adalah Mengeksplorasi potensi isolat bakteri simbion sponge Clathria sp. dari perairan Pulau Derawan, Kabupaten Berau, sebagai penghasil biosurfaktan. Penelitian dilakukan dalam tujuh tahap, yaitu pembuatan dan sterilisasi media, premajaan isolat bakteri simbion, produksi biosurfaktan, serta uji kualitatif oil spreading, drop collapse, dan hemolisis untuk menilai aktivitas biosurfaktan yang dihasilkan. Dari 23 isolat bakteri simbion Clathria sp., 15 isolat terbukti memiliki kemampuan menghasilkan biosurfaktan berdasarkan uji oil spreading dengan zona bening yang bervariasi antara 10,33 mm hingga 12,67 mm. Uji drop collapse menghasilkan 17 isolat dengan hasil positif, yang ditunjukkan oleh tetesan mendatar. Sementara itu, hasil uji hemolisis menunjukkan bahwa 3 isolat menghasilkan hemolisis beta, 15 isolat menghasilkan hemolisis alfa, dan 5 isolat tidak menunjukkan aktivitas hemolitik. Isolat SC01, SC02, SC03, SC04, SC05, SC06, SC07, SC08, SC09, SC11, SC12, SC13, SC14, SC15, dan SC16 merupakan isolat yang menunjukkan potensi biosurfaktan yang paling signifikan, dengan hasil yang konsisten dalam uji oil spreading, drop collapse, dan hemolisis. Hasil penelitian ini mengindikasikan bahwa isolat bakteri simbion Clathria sp. memiliki potensi besar sebagai sumber biosurfaktan alami yang ramah lingkungan, menawarkan peluang pengembangan lebih lanjut dalam aplikasi industri yang berkelanjutan.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PEMANFAATAN BAKTERI SIMBION SPONS Clathria sp. DARI PERAIRAN PULAU DERAWAN SEBAGAI SUMBER POTENSIAL ANTIBAKTERI TERHADAP Multi Drug Resistant (MDR)

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Spons Clathria sp. merupakan salah satu biota laut yang hidup di perairan Pulau Derawan, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. Biota laut ini tidak memiliki organ pada tubuhnya, tetapi memiliki kemampuan yang unik dalam menyaring bakteri dan karbon organik terlarut yang ada di lingkungan perairan, dengan memanfaatkan pori – porinya untuk mengubah zat ini menjadi partikel tersuspensi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengisolasi bakteri yang berasosiasi dengan spons Clathria sp. dari perairan Pulau Derawan, mengidentifikasi secara morfologi jenis bakteri spons Clathria sp., dan menentukan aktivitas terbaik daya hambat bakteri asosiasi spons Clathria sp. terhadap bakteri (MDR). Proses penelitian terbagi menjadi tiga tahap: isolasi strain bakteri, identifikasi morfologi, dan prosedur overlay yang dilanjutkan dengan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian yang diperoleh dengan menggunakan jaringan dari spons Clathria sp. berhasil mendapatkan 23 isolat bakteri, dua morfologi koloni dominan yang diidentifikasi adalah Round with scalloped margin dan Round with raised margin, ditambah dengan formasi pinggiran Undulate dan Lobate. Adapun warna koloni yang dominan yaitu putih dan kuning, dengan elevasi Flat dan Raised. Teknik pewarnaan gram mengungkapkan adanya 17 isolat gram positif bersama dengan 6 isolat gram negatif, dengan menunjukkan morfologi bentuk sel bakteri coccus dan bacillus. Isolat SC06 menunjukkan aktivitas antibakteri signifikan dengan diameter penghambatan rata – rata 21,5 ± 2,12mm terhadap bakteri Staphylococcus aureus, dan 15,5 ± 2,12mm terhadap bakteri Escherichia coli. hasil ini membuka potensi besar untuk pemanfaatan sifat antibakteri dari bakteri yang berasosiasi dengan spons laut dalam aplikasi klinis.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail