Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: garam fungsional
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

KARAKTERISTIK GARAM RUMPUT LAUT (Kappaphycus alvarezii) DARI SEBATIK

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Indonesia memiliki potensi besar dalam pemanfaatan sumber daya laut, termasuk rumput laut merah (Kappaphycus alvarezii). Penelitian ini bertujuan untuk menentukan karakteristik garam fungsional yang berasal dari rumput laut merah dari Sebatik, Kalimantan Utara. Parameter yang dianalisis meliputi rendemen, kadar natrium klorida (NaCl), kadar mineral natrium (Na) dan kalium (K), serta analisis organoleptik. Hasil penelitian menunjukkan rendemen garam sebesar 26,92%, kadar NaCl 24,37%, kadar Na 23,206 mg/g, dan kadar K 260,832 mg/g dengan rasio Na:K sebesar 0,089. Nilai organoleptik menunjukkan skor rata-rata agak suka pada keseluruhan atribut. Garam rumput laut ini memenuhi standar garam diet dengan kadar NaCl 60% dan rasio Na:K rendah, sehingga berpotensi sebagai alternatif sehat bagi penderita hipertensi. Penelitian ini menyarankan penambahan arang aktif untuk mengurangi aroma amis serta pengujian kandungan mineral lain seperti kalsium dan magnesium.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Karakteristik Sediaan Garam Kappaphycus alvarezii Dari Perairan Nunukan

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Rumput laut jenis Kappaphycus alvarezii merupakan jenis rumput laut yang memiliki banyak manfaat bagi kehidupan dan tubuh manusia. Terdapat banyak kandungan gizi pada rumput laut jenis Kappaphycus alvarezii diantaranya, karbohidrat, lemak, protein dan abu yang sebagian besar mengandung garam seperti Natrium (Na) dan Kalium (K) yang dimana dengan adanya kandungan tersebut rumput laut Kappaphycus alvarezii berpotensi sebagai sumber garam fungsinal. Penelitian ini bertujuan guna menentukan karakteristik garam dari rumput laut Kappaphycus alvarezii yang berasal dari Perairan Nunukan. Metode analisis yang digunakan pada penelitian ini terdiri atas Pengukuran Rendemen, Uji Analisis Kadar NaCl, Uji Analisis Kadar Mineral Natrium (Na) dan Kalium (K) dan Uji Organoleptik. Subjek Uji Organoleptik pada penelitian ini berjumlah 30 panelis dengan kategori tidak terlatih. Perolehan data dari penelitian akan dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa garam pada Kappaphycus alvarezii memiliki rendemen sebesar 58,32±1,65%, kadar NaCl sebesar 51,94±7,29%, kadar Natrium (Na) sebesar 23,4 mg/g, kadar Kalium (K) sebesar 347mg/g dengan menunjukan rasio Na:K sebesar 0,07 mg/g. Hasil dari uji Organoleptik memperoleh nilai kenampakan 6,2±1,8, aroma 5,3±1,8, tekstur 6±1,5, rasa 6±1,8 dan keseluruhan dengan nilai 6,5±1,8. Berdasarkan hasil dari penelitian menunjukan bahwa rumputl laut jenis Kappaphycus alvarezii berpotensi sebagai alternatif garam fungsional yang dapat dikembangkan lebih lanjut untuk kebutuhan masyarakat.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail