Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

MARKUS

25 karya publik ditemukan.

2026: 22025: 62024: 62023: 22022: 62021: 12020: 2

The Effect of Homophone Flashcards in Improving Student’s Pronunciation at The Tenth Grade of SMAN 3 Tarakan

2022 · Book ·

The purpose of this study was to determine the effect of homophones flash cards in improving the pronunciation of class X IPA 2 students at SMA Negeri 3 Tarakan. The study used a pre-experimental design, with one experimental group consisting of six meetings, including treatment, and one pretest and post-test experimental group. Purposive sampling was used to collect the sample , which consisted of 32 students from class X IPA 2. A reading exam with a number of students and pronunciation was used as the research instruments. Pretest and posttest data were examined using flashcards media in face to face teaching and leaning activities. SPSS, a statistical analysis progam, was used to analyze the data. The result of this study showed that there were changes in the scores of the two exams when flashcards were used before and after being taught. Between the pretest and posttest, the researcher calculated the students’ average writing test score. The paired sample t-test revealed that the t-test was -12.776 in both the pretest and postest. The number of degree of freedoom (df) was 31, and the level of significance was 95%. The t-count (-12.776) was higher than the t-table in this case (2.039). The researcher found a substantial influence on students utilizing homophone flashcards at the tenth grade of SMA Negeri 3 Tarakan after analyzing the data using SPSS version 22.0. The difference in mean indicated that the mean posttest score was higher than mean pretest score (82.97). (5091). Therefore , Ha was accepted and Ho was rejected. The application of Homophones Flashcards was an effective medium to improve students’ pronunciation. The use of Homophones Flashcards was effective in improving students’pronunciation.

The Effect of Homophone Flashcards in Improving Student’s Pronunciation at The Tenth Grade of SMAN 3 Tarakan

2022 · Thesis ·

The purpose of this study was to determine the effect of homophones flash cards in improving the pronunciation of class X IPA 2 students at SMA Negeri 3 Tarakan. The study used a pre-experimental design, with one experimental group consisting of six meetings, including treatment, and one pretest and post-test experimental group. Purposive sampling was used to collect the sample , which consisted of 32 students from class X IPA 2. A reading exam with a number of students and pronunciation was used as the research instruments. Pretest and posttest data were examined using flashcards media in face to face teaching and leaning activities. SPSS, a statistical analysis progam, was used to analyze the data. The result of this study showed that there were changes in the scores of the two exams when flashcards were used before and after being taught. Between the pretest and posttest, the researcher calculated the students’ average writing test score. The paired sample t-test revealed that the t-test was -12.776 in both the pretest and postest. The number of degree of freedoom (df) was 31, and the level of significance was 95%. The t-count (-12.776) was higher than the t-table in this case (2.039). The researcher found a substantial influence on students utilizing homophone flashcards at the tenth grade of SMA Negeri 3 Tarakan after analyzing the data using SPSS version 22.0. The difference in mean indicated that the mean posttest score was higher than mean pretest score (82.97). (5091). Therefore , Ha was accepted and Ho was rejected. The application of Homophones Flashcards was an effective medium to improve students’ pronunciation. The use of Homophones Flashcards was effective in improving students’pronunciation.

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN E-BOOK INTERAKTIF PADA MATERI BANGUN RUANG SISI DATAR KELAS VIII DI SMP NEGERI 8 TARAKAN

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pengembangan media pembelajaran E-book interaktif materi bangun ruang sisi datar Kelas VIII SMP Negeri 8 Tarakan. (Dibimbing oleh Ibu Setia Widia Rahayu dan Ibu Nurmala ). Jenis penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan yang dilakukan di SMP Negeri 8 Tarakan pada kelas VIII Tahun Ajaran 2020/2021. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan E-book interaktif sebagai sumber belajar pada materi bangun ruang sisi datar yang layak untuk siswa kelas VIII SMP Negeri 8 Tarakan. Model pengembangan yang digunakan adalah model ADDIE. Model ADDIE terdiri dari lima tahapan yang terdiri dari: Analysis(analisis), Design (perancangan), Development (pengembangan), Implementation (implementasi) dan Evaluation (evaluasi). Namun, karena keterbatasan waktu dan pembatasan tujuan penelitian, maka pada penelitian ini peneliti membatasi hanya sampai tahap pengembangan (development) saja. Tahap pengujian produk melalui 2 tahapan yaitu penilaian para ahli dan respon pengguna. Pada penilaian para ahli divalidasi oleh ahli materi, ahli media dan ahli bahasa. Pada uji coba kelompok kecil dilakukan pada satu orang guru matematika dan 6 siswa. Pada uji coba lapangan dilakukan pada 30 siswa. Hasil analisis menunjukkan bahwa produk media pembelajaran e-book interaktif yang dikembangkan berdasarkan validasi oleh ahli materi memperoleh kategori sangat layak dengan persentase 85,71%, ahli tampilan memperoleh kategori layak dengan persentase 78,84% dan ahli bahasa memperoleh kategori sangat layak dengan persentase 85%. Sedangkan dari hasil penelitian di lapangan oleh respon pengguna siswa diperoleh perentase 83,50% dengan kategori sangat layak. Media pembelajaran sudah memenuhi syarat layak dan dapat digunakan sebagai sumber belajar pada materi bangun ruang sisi datar untuk siswa kelas VIII SMP Negeri 8 Tarakan.

STUDENTS’ NEEDS ANALYSIS IN TEACHING AND LEARNING PROCESS OF ENGLISH SUBJECT FOR ELEVENTH GRADE STUDENTS AT SMA PATRA DHARMA TARAKAN 2019/2020

2020 · Book · Koleksi Perpustakaan

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan belajar bahasa inggris untuk siswa kelas sebelas SMA Patra Dharma Tarakan. Analisis kebutuhan merupakan tahapan yang penting dilaksanakan pada awal proses kegiatan belajar pembelajaran. Desain penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Informasi yang dibutuhkan dalam penelitian ini diperoleh dari observasi, kuisioner, dan wawancara. Siswa yang menjadi responden dalam menjawab kuisioner sebanyak 70 orang. Ada guru bahasa inggris kelas sebelas yang menjadi responden wawancara dalam penelitian ini. Dalam tahap analisis kebutuhan, pertama observasi proses belajar dan mengajar guru didalam kelas, kedua siswa diminta untuk mengisi lembar kuisioner, melakukan wawancara dengan guru bahasa inggris dan enam siswa dari kedua kelas. Aspek yang dianalisis dalam penelitian ini terbagi menjadi beberapa sub indikator yang meliputi: 1) kebutuhan; 2) kekurangan; 3) keinginan; 4) kemampuan bahasa inggris; 5) alokasi waktu; 6) media pembelajaran; 7) evaluasi pembelajaran; 8) skor siswa. kedelapan indikator ini dimasukkan dalam instrument penelitian yang telah tersusun baik dan sesuai untuk digunakan pada kelas sebelas SMA Patra Dharma Tarakan. Hasil dari penelitian ini adalah laporan kebutuhan belajar bahasa inggris siswa kelas sebelas SMA Patra Dharma Tarakan. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat menjadi rujukan bagi guru dan sekolah sebagai pertimbangan untuk melaksanakan proses belajar dan pembelajaran dikelas sesuai dengan kebutuhan siswa.

STUDENTS’ NEEDS ANALYSIS IN TEACHING AND LEARNING PROCESS OF ENGLISH SUBJECT FOR ELEVENTH GRADE STUDENTS AT SMA PATRA DHARMA TARAKAN 2019/2020

2020 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan belajar bahasa inggris untuk siswa kelas sebelas SMA Patra Dharma Tarakan. Analisis kebutuhan merupakan tahapan yang penting dilaksanakan pada awal proses kegiatan belajar pembelajaran. Desain penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Informasi yang dibutuhkan dalam penelitian ini diperoleh dari observasi, kuisioner, dan wawancara. Siswa yang menjadi responden dalam menjawab kuisioner sebanyak 70 orang. Ada guru bahasa inggris kelas sebelas yang menjadi responden wawancara dalam penelitian ini. Dalam tahap analisis kebutuhan, pertama observasi proses belajar dan mengajar guru didalam kelas, kedua siswa diminta untuk mengisi lembar kuisioner, melakukan wawancara dengan guru bahasa inggris dan enam siswa dari kedua kelas. Aspek yang dianalisis dalam penelitian ini terbagi menjadi beberapa sub indikator yang meliputi: 1) kebutuhan; 2) kekurangan; 3) keinginan; 4) kemampuan bahasa inggris; 5) alokasi waktu; 6) media pembelajaran; 7) evaluasi pembelajaran; 8) skor siswa. kedelapan indikator ini dimasukkan dalam instrument penelitian yang telah tersusun baik dan sesuai untuk digunakan pada kelas sebelas SMA Patra Dharma Tarakan. Hasil dari penelitian ini adalah laporan kebutuhan belajar bahasa inggris siswa kelas sebelas SMA Patra Dharma Tarakan. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat menjadi rujukan bagi guru dan sekolah sebagai pertimbangan untuk melaksanakan proses belajar dan pembelajaran dikelas sesuai dengan kebutuhan siswa.