Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

FEBRI

137 karya publik ditemukan.

2026: 282025: 252024: 222023: 152022: 242021: 142020: 72019: 1

Pengembangan Media Kartu DOMINER (Domino Perubahan Energi) di Kelas IV B SD Yaditra Tarakan

2026 · Thesis ·

This study aims to determine the feasibility of the DOMINER (Energy Change Domino) card learning media based on expert and practitioner validation, and to assess the media's appeal through student responses. The research design employed was research and development (R&D), based on the 4D development model, which includes the Define, Design, Develop, and Disseminate stages. The instruments used for data collection were validation sheets and student response questionnaires The validation results showed that the developed media received approval rates of 88.33% from media experts, 92% from subject matter experts, 100% from language experts, and 96% from practitioners, all of whom were categorised as "highly suitable." During the limited pilot test, students provided positive feedback based on interview results, supported by a student response questionnaire score of 94.06%. Meanwhile, in the field trial, the questionnaire results indicated an attractiveness rating of 91.36%, categorised as "very attractive." Based on expert validation and student responses from the trial, the DOMINER (Domino Energy Change) card learning media was deemed suitable and attractive for use in the learning process in Class IV B at Yaditra Elementary School in Tarakan.

PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA KELAS XI SMAN 4 TARAKAN

2026 · Thesis ·

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Problem Based Learning terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa pada materi Fungsi Invers. Penelitian ini merupakan penelitian kuasi eksperimen dengan desain nonequivalent control group design. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI Kesehatan-3 dan XI Humaniora-1 SMA Negeri 4 Tarakan sebagai kelas eksperimen dan kelas kontrol yang diterapkan model pembelajaran Problem Based Learning dan konvensional. Instrumen penelitian berupa tes kemampuan pemecahan masalah matematis yang diberikan pada pretest dan posttest. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan inferensial menggunakan uji normalitas Shapiro-Wilk, uji homogenitas Levene's Test, uji Independent Sample T-Test, dan analisis N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran Problem Based Learning berpengaruh terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Hal ini ditunjukkan dari nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,012 0,05 sehingga 𝐻₀ ditolak. Rata-rata nilai posttest kelas eksperimen sebesar 64,77 lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol sebesar 50,00. Berdasarkan analisis N-Gain diperoleh rata-rata kelas eksperimen sebesar 0,494 lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol sebesar 0,323. Dengan demikian, disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Problem Based Learning memberikan pengaruh terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa kelas XI SMA Negeri 4 Tarakan.

TINJAUAN KRIMINOLOGI PERBUATAN PENCEMARAN NAMA BAIK MELALUI SARANA ARTIFICIAL INTELLIGENCE

2026 · Book · Koleksi Perpustakaan

Perkembangan teknologi artificial intelligence (AI) membuka peluang penyalahgunaan baru dalam bentuk pencemaran nama baik digital, khususnya melalui teknologi deepfake yang mampu memanipulasi wajah, suara, dan identitas seseorang secara realistis sehingga sulit dibedakan dari konten asli. Regulasi yang ada yaitu Pasal 27A UU ITE dan Pasal 433 KUHP Nasional belum secara khusus mengatur penyalahgunaan AI, sehingga muncul celah hukum yang dimanfaatkan pelaku. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tinjauan kriminologi terhadap pencemaran nama baik melalui sarana AI serta fungsi kriminologi terhadap pertanggungjawaban pidana atas perbuatan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan konseptual, pendekatan perundang-undangan, dan pendekatan kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kejahatan ini diminati dan terus berulang karena seseorang mempelajari manipulasi konten melalui komunitas digital yang menormalisasi perilaku tersebut, didukung teknologi AI yang mudah diakses, gratis, dan tersedia tutorialnya, serta didorong oleh motif ekonomi, balas dendam, rendahnya empati, dan anonimitas ruang siber yang melemahkan kontrol moral pelaku. Kriminologi berfungsi dalam pertanggungjawaban pidana melalui analisis motif pelaku sebagai dasar penilaian mens rea, pembuktian unsur kesalahan melalui analisis pola perilaku digital, penentuan pihak yang bertanggung jawab mulai dari pembuat konten, penyebar, hingga platform digital yang lalai, serta sebagai landasan ilmiah pembaruan hukum pidana yang lebih responsif terhadap perkembangan kejahatan berbasis AI. Penelitian ini menyarankan agar masyarakat meningkatkan literasi digital, penegak hukum mengoptimalkan kapasitas forensik digital, lembaga legislatif bersama pemerintah segera membentuk regulasi khusus yang mengatur penyalahgunaan AI dan deepfake dalam revisi UU ITE maupun KUHP Nasional, serta Penyedia Sistem Elektronik (PSE) dibatasi dan diawasi ketat oleh negara guna mencegah penyebaran konten manipulatif di ruang digital.

TINJAUAN KRIMINOLOGI PERBUATAN PENCEMARAN NAMA BAIK MELALUI SARANA ARTIFICIAL INTELLIGENCE

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Perkembangan teknologi artificial intelligence (AI) membuka peluang penyalahgunaan baru dalam bentuk pencemaran nama baik digital, khususnya melalui teknologi deepfake yang mampu memanipulasi wajah, suara, dan identitas seseorang secara realistis sehingga sulit dibedakan dari konten asli. Regulasi yang ada yaitu Pasal 27A UU ITE dan Pasal 433 KUHP Nasional belum secara khusus mengatur penyalahgunaan AI, sehingga muncul celah hukum yang dimanfaatkan pelaku. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tinjauan kriminologi terhadap pencemaran nama baik melalui sarana AI serta fungsi kriminologi terhadap pertanggungjawaban pidana atas perbuatan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan konseptual, pendekatan perundang-undangan, dan pendekatan kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kejahatan ini diminati dan terus berulang karena seseorang mempelajari manipulasi konten melalui komunitas digital yang menormalisasi perilaku tersebut, didukung teknologi AI yang mudah diakses, gratis, dan tersedia tutorialnya, serta didorong oleh motif ekonomi, balas dendam, rendahnya empati, dan anonimitas ruang siber yang melemahkan kontrol moral pelaku. Kriminologi berfungsi dalam pertanggungjawaban pidana melalui analisis motif pelaku sebagai dasar penilaian mens rea, pembuktian unsur kesalahan melalui analisis pola perilaku digital, penentuan pihak yang bertanggung jawab mulai dari pembuat konten, penyebar, hingga platform digital yang lalai, serta sebagai landasan ilmiah pembaruan hukum pidana yang lebih responsif terhadap perkembangan kejahatan berbasis AI. Penelitian ini menyarankan agar masyarakat meningkatkan literasi digital, penegak hukum mengoptimalkan kapasitas forensik digital, lembaga legislatif bersama pemerintah segera membentuk regulasi khusus yang mengatur penyalahgunaan AI dan deepfake dalam revisi UU ITE maupun KUHP Nasional, serta Penyedia Sistem Elektronik (PSE) dibatasi dan diawasi ketat oleh negara guna mencegah penyebaran konten manipulatif di ruang digital.

PENGEMBANGAN ALAT PERAGA FOGGING PORTABLE BERBASIS LIMBAH MINYAK JELANTAH

2026 · Thesis ·

Kota Tarakan merupakan daerah endemis Demam Berdarah Dengue (DBD) dengan kasus tinggi setiap tahunnya. Fogging konvensional menggunakan bahan kimia sintetis yang berbahaya bagi kesehatan dan mahal. Limbah minyak jelantah melimpah di rumah tangga namun belum dimanfaatkan secara optimal. Mengembangkan FOLI-JET (Fogging Liquid Jelantah Technology) sebagai alat fogging portable berbasis biodiesel minyak jelantah serta menguji fungsi alat dan respons masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Pengumpulan data dilakukan melalui survei ketersediaan jelantah (50 rumah tangga), wawancara analisis kebutuhan (10 responden), uji fungsi alat (3 kali ulangan), dan kuesioner respons masyarakat (15 responden) dengan skala Likert. Analisis data menggunakan statistik deskriptif. Survei menunjukkan 90% rumah tangga menghasilkan minyak jelantah dengan rata-rata 0,75 liter per minggu, namun 70% masih membuang ke saluran air. Uji fungsi alat menunjukkan FOLI-JET berhasil menyala, api stabil, dan menghasilkan asap kontinu pada 100% ulangan. Respons masyarakat terhadap FOLI-JET positif dengan rata-rata persentase 82,8%. Aspek tertinggi adalah manfaat (85%) dan kemudahan (85%), sedangkan aspek keamanan mencapai 78,3%. FOLI-JET layak digunakan sebagai alat fogging portable berbasis biodiesel minyak jelantah ditinjau dari aspek fungsi dan respons masyarakat. Alat ini dapat menjadi alternatif fogging yang murah, aman, dan ramah lingkungan.

ANALISIS YURIDIS PENINGKATAN KOMPETENSI APARATUR SIPIL NEGARA DALAM PELAYANAN PUBLIK DI KABUPATEN MALINAU

2026 · Book ·

ABSTRAK ANALISIS YURIDIS PENINGKATAN KOMPETENSI APARATUR SIPIL NEGARA DALAM PELAYANAN PUBLIK DI KABUPATEN MALINAU RINA FEBRIANA SIHITE Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis ketentuan hukum yang mengatur peningkatan kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam mendukung pelayanan publik di Indonesia serta mengkaji bentuk implementasinya di lingkungan Pemerintah Kabupaten Malinau. Permasalahan utama dalam penelitian ini difokuskan pada dua hal, yakni: pertama, bagaimana ketentuan hukum yang mengatur peningkatan kompetensi ASN dalam mendukung pelayanan publik di Indonesia; dan kedua, bagaimana bentuk implementasi peningkatan kompetensi ASN yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Malinau. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan (statute approach) dan pendekatan konseptual (conceptual approach). Bahan hukum primer terdiri dari peraturan perundang-undangan yang berkaitan dengan manajemen ASN dan pelayanan publik, sedangkan bahan hukum sekunder meliputi doktrin hukum, literatur ilmiah, serta pendapat para ahli di bidang hukum administrasi negara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan kompetensi ASN memiliki landasan konstitusional dan yuridis yang kuat, antara lain dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara, Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik, serta Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2020 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil. Regulasi tersebut menegaskan bahwa pengembangan kompetensi merupakan hak sekaligus kewajiban ASN yang harus dilaksanakan secara terencana, berkelanjutan, dan berbasis kebutuhan jabatan. Di Kabupaten Malinau, implementasi peningkatan kompetensi ASN telah dilakukan melalui pelatihan teknis, pendidikan dan pelatihan kepemimpinan, bimbingan teknis, serta program izin dan tugas belajar. Namun, pelaksanaannya masih menghadapi kendala berupa keterbatasan anggaran, hambatan geografis sebagai daerah perbatasan, kesenjangan akses pengembangan kompetensi antara PNS dan PPPK, serta persoalan administratif kepegawaian. Penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun kerangka hukum pengembangan kompetensi ASN telah memadai secara normatif, efektivitas implementasinya di daerah masih memerlukan penguatan kebijakan afirmatif, peningkatan koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah, serta sistem monitoring dan evaluasi yang berkelanjutan agar berdampak nyata terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik.

THE EFFECT OF USING GUESSING GAME ON SPEAKING SKILL AT SEVENTH GRADE STUDENTS OF SMPN 5 TARAKAN

2026 · Book · Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan guessing game terhadap keterampilan berbicara siswa kelas VII SMPN 5 Tarakan. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen semu (quasi-experimental design) dengan desain non-equivalent control group design. Sampel penelitian terdiri dari dua kelas, yaitu kelas eksperimen yang diajar menggunakan guessing game dan kelas kontrol yang diajar dengan metode konvensional. Instrumen penelitian berupa tes berbicara (pretest dan posttest) yang dinilai berdasarkan lima aspek: kefasihan, pengucapan, kosa kata, tata bahasa, dan pemahaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata posttest kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol. Uji Mann-Whitney memperoleh nilai signifikansi 0,004 (0,05) yang berarti terdapat perbedaan signifikan antara kedua kelompok. Selain itu, skor N-Gain kelas eksperimen mencapai 0,1747 (17,47%) dengan kategori rendah, sedangkan kelas kontrol hanya -0,0037 (-0,37%). Hasil ini membuktikan bahwa penggunaan guessing game memberikan pengaruh positif dengan efek sedang (r = 0,36) terhadap peningkatan keterampilan berbicara siswa. Dengan demikian, guessing game dapat dijadikan alternatif strategi pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan kemampuan berbicara bahasa Inggris siswa SMP.

KESANTUNAN BERBAHASA SISWA PADA KEGIATAN PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 7 TARAKAN

2026 · Book ·

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk pematuhan dan pelanggaran prinsip kesantunan berbahasa berdasarkan teori maksim Leech yang meliputi maksim kebijaksanaan, kedermawanan, pujian, kerendahan hati, kemufakatan, dan kesimpatian dalam interaksi guru dan siswa di kelas VIII SMP Negeri 7 Tarakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data penelitian berupa tuturan lisan guru dan siswa yang diperoleh melalui teknik observasi langsung, perekaman, dan pencatatan selama proses pembelajaran berlangsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 18 tuturan yang mematuhi prinsip kesantunan berbahasa dan sejumlah tuturan negatif yang melanggar keenam jenis maksim tersebut. Pematuhan maksim kebijaksanaan ditandai dengan penggunaan kalimat tidak langsung dan ungkapan empatik yang meminimalkan tekanan terhadap siswa. Pematuhan maksim kedermawanan tampak dalam sikap saling membantu dan berbagi antara guru dan siswa. Maksim pujian direalisasikan melalui apresiasi terhadap jawaban, penampilan, dan keberanian siswa. Maksim kerendahan hati tercermin dalam pengakuan keterbatasan diri dan penggunaan bahasa yang sederhana. Maksim kemufakatan terlihat dalam upaya membangun kesepahaman, sedangkan maksim kesimpatian diwujudkan melalui respons empatik terhadap kondisi pihak lain. Sebaliknya, pelanggaran maksim ditandai oleh tuturan yang bersifat menyudutkan, menolak secara langsung, menonjolkan keunggulan diri, serta kurangnya empati dan penghargaan terhadap mitra tutur. Dengan demikian, penelitian ini menyimpulkan bahwa kesantunan berbahasa memiliki peran strategis dalam membangun interaksi edukatif yang efektif dan kondusif. Penerapan prinsip kesantunan secara konsisten oleh guru dan siswa dapat meningkatkan kualitas komunikasi serta menciptakan iklim pembelajaran yang positif dan etis.

ANALISIS YURIDIS PENINGKATAN KOMPETENSI APARATUR SIPIL NEGARA DALAM PELAYANAN PUBLIK DI KABUPATEN MALINAU

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK ANALISIS YURIDIS PENINGKATAN KOMPETENSI APARATUR SIPIL NEGARA DALAM PELAYANAN PUBLIK DI KABUPATEN MALINAU RINA FEBRIANA SIHITE Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis ketentuan hukum yang mengatur peningkatan kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam mendukung pelayanan publik di Indonesia serta mengkaji bentuk implementasinya di lingkungan Pemerintah Kabupaten Malinau. Permasalahan utama dalam penelitian ini difokuskan pada dua hal, yakni: pertama, bagaimana ketentuan hukum yang mengatur peningkatan kompetensi ASN dalam mendukung pelayanan publik di Indonesia; dan kedua, bagaimana bentuk implementasi peningkatan kompetensi ASN yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Malinau. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan (statute approach) dan pendekatan konseptual (conceptual approach). Bahan hukum primer terdiri dari peraturan perundang-undangan yang berkaitan dengan manajemen ASN dan pelayanan publik, sedangkan bahan hukum sekunder meliputi doktrin hukum, literatur ilmiah, serta pendapat para ahli di bidang hukum administrasi negara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan kompetensi ASN memiliki landasan konstitusional dan yuridis yang kuat, antara lain dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara, Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik, serta Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2020 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil. Regulasi tersebut menegaskan bahwa pengembangan kompetensi merupakan hak sekaligus kewajiban ASN yang harus dilaksanakan secara terencana, berkelanjutan, dan berbasis kebutuhan jabatan. Di Kabupaten Malinau, implementasi peningkatan kompetensi ASN telah dilakukan melalui pelatihan teknis, pendidikan dan pelatihan kepemimpinan, bimbingan teknis, serta program izin dan tugas belajar. Namun, pelaksanaannya masih menghadapi kendala berupa keterbatasan anggaran, hambatan geografis sebagai daerah perbatasan, kesenjangan akses pengembangan kompetensi antara PNS dan PPPK, serta persoalan administratif kepegawaian. Penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun kerangka hukum pengembangan kompetensi ASN telah memadai secara normatif, efektivitas implementasinya di daerah masih memerlukan penguatan kebijakan afirmatif, peningkatan koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah, serta sistem monitoring dan evaluasi yang berkelanjutan agar berdampak nyata terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik.

THE EFFECT OF USING GUESSING GAME ON SPEAKING SKILL AT SEVENTH GRADE STUDENTS OF SMPN 5 TARAKAN

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan guessing game terhadap keterampilan berbicara siswa kelas VII SMPN 5 Tarakan. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen semu (quasi-experimental design) dengan desain non-equivalent control group design. Sampel penelitian terdiri dari dua kelas, yaitu kelas eksperimen yang diajar menggunakan guessing game dan kelas kontrol yang diajar dengan metode konvensional. Instrumen penelitian berupa tes berbicara (pretest dan posttest) yang dinilai berdasarkan lima aspek: kefasihan, pengucapan, kosa kata, tata bahasa, dan pemahaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata posttest kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol. Uji Mann-Whitney memperoleh nilai signifikansi 0,004 (0,05) yang berarti terdapat perbedaan signifikan antara kedua kelompok. Selain itu, skor N-Gain kelas eksperimen mencapai 0,1747 (17,47%) dengan kategori rendah, sedangkan kelas kontrol hanya -0,0037 (-0,37%). Hasil ini membuktikan bahwa penggunaan guessing game memberikan pengaruh positif dengan efek sedang (r = 0,36) terhadap peningkatan keterampilan berbicara siswa. Dengan demikian, guessing game dapat dijadikan alternatif strategi pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan kemampuan berbicara bahasa Inggris siswa SMP.

KESANTUNAN BERBAHASA SISWA PADA KEGIATAN PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 7 TARAKAN

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk pematuhan dan pelanggaran prinsip kesantunan berbahasa berdasarkan teori maksim Leech yang meliputi maksim kebijaksanaan, kedermawanan, pujian, kerendahan hati, kemufakatan, dan kesimpatian dalam interaksi guru dan siswa di kelas VIII SMP Negeri 7 Tarakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data penelitian berupa tuturan lisan guru dan siswa yang diperoleh melalui teknik observasi langsung, perekaman, dan pencatatan selama proses pembelajaran berlangsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 18 tuturan yang mematuhi prinsip kesantunan berbahasa dan sejumlah tuturan negatif yang melanggar keenam jenis maksim tersebut. Pematuhan maksim kebijaksanaan ditandai dengan penggunaan kalimat tidak langsung dan ungkapan empatik yang meminimalkan tekanan terhadap siswa. Pematuhan maksim kedermawanan tampak dalam sikap saling membantu dan berbagi antara guru dan siswa. Maksim pujian direalisasikan melalui apresiasi terhadap jawaban, penampilan, dan keberanian siswa. Maksim kerendahan hati tercermin dalam pengakuan keterbatasan diri dan penggunaan bahasa yang sederhana. Maksim kemufakatan terlihat dalam upaya membangun kesepahaman, sedangkan maksim kesimpatian diwujudkan melalui respons empatik terhadap kondisi pihak lain. Sebaliknya, pelanggaran maksim ditandai oleh tuturan yang bersifat menyudutkan, menolak secara langsung, menonjolkan keunggulan diri, serta kurangnya empati dan penghargaan terhadap mitra tutur. Dengan demikian, penelitian ini menyimpulkan bahwa kesantunan berbahasa memiliki peran strategis dalam membangun interaksi edukatif yang efektif dan kondusif. Penerapan prinsip kesantunan secara konsisten oleh guru dan siswa dapat meningkatkan kualitas komunikasi serta menciptakan iklim pembelajaran yang positif dan etis.

Uji Efektivitas Ekstrak Daun Nipah (Nypa fruticans) Sebagai Bioinhibitor Logam Besi

2025 · Book ·

Bioinhibitor adalah suatu zat senyawa kimia yang bila ditambahkan ke dalam suatu lingkungan dapat berfungsi untuk menghambat atau menurunkan pertumbuhan laju korosi pada logam, pada prakteknya jumlah yang di tambahkan secara kontinu maupun periodik. Pemanfaatan ekstrak daun nipah (Nypa fruitcans) sebagai bio inhibitor korosi logam besi penelitian ini dilakukan untuk menguji efektivitas ekstrak daun nipah (Nypa fruticans) sebagai bioinhibitor logam besi dengan kondisi pH, konsentrasi, temperatur bio inhibitor. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif Hasil yang didapatkan pada uji efektivitas ekstrak daun nipah (Nypa fruticans) sebagai bio inhibitor logam besi larutan HCl 3%, yang ditunjukkan memiliki nilai efisiensi bio inhibitor sebesar 68,52%. Pengujian konsentrasi yang efektif menghasilkan konsentrasi 0,4 gram dengan nilai efisiensi bio inhibitor 85,67%. Pengujian suhu dengan nilai efisiensi tertinggi dihasilkan pada suhu (9ºC) dengan nilai efisiensi bio inhibitor sebesar 94,81 %. Ekstrak (Nypa fruitcans) menunjukkan hasil efisiensi bio inhibitor yang tinggi sehingga memiliki potensi digunakan sebagai bio inhibitor logam besi.

KARAKTERISASI FISIKO-KIMIA NATRIUM ALGINAT DARI RUMPUT LAUT Sargassum sp. DI PERAIRAN NUNUKAN

2025 · Book ·

Nunukan merupakan salah satu kabupaten penghasil rumput laut yang melimpah. Perairannya yang kaya akan keanekaragaman jenis rumput laut, termasuk jenis Sargassum sp.. Sargassum sp. merupakan rumput laut yang memiliki potensi tinggi sebagai sumber alginat. Alginat merupakan suatu polisakarida yang dapat dimanfaatkan dalam industri pangan, kosmetik, dan farmasi. Tujuan penelitian ini adalah mendapatkan karakterisasi sifat fisiko-kimia natrium alginat untuk mengetahui rendemen, kadar air, kadar abu, pH, viskositas dan derajat putih. Metode penelitian ini ada tiga tahapan yakni tahapan pertama preparasi rumput laut, tahap kedua ekstraksi natrium alginat dengan variasi konsentrasi Na2CO3 2%, 3%, dan 4%, tahap ketiga pengujian rendemen, kadar air, kadar abu, pH, viskositas dan derajat putih, kemudian dibandingkan dengan standar Food Chemical Codex 2004. Penelitian ini menunjukkan bahwa konsentrasi natrium alginat secara signifikan berpengaruh setiap parameter yang diteliti. Rendemen tertinggi diperoleh pada konsentrasi Na2CO3 4% senilai 33,33%, sedangkan konsentrasi 3% menghasilkan mutu terbaik secara keseluruhan dengan kadar air 8%, kadar abu 23%, pH 8,9, dan viskositas 27,70 cP yang memenuhi standar FCC untuk industri pangan maupun non pangan. Sementara itu, nilai derajat putih diperlukan optimasi lebih lanjut untuk meningkatkan derajat putih. Inovasi ini diharapkan dapat meningkatkan nilai ekonomis dan mendorong pemanfaatan yang berkelanjutan.

KARAKTERISASI FISIKO-KIMIA NATRIUM ALGINAT DARI RUMPUT LAUT Sargassum sp. DI PERAIRAN NUNUKAN

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Nunukan merupakan salah satu kabupaten penghasil rumput laut yang melimpah. Perairannya yang kaya akan keanekaragaman jenis rumput laut, termasuk jenis Sargassum sp.. Sargassum sp. merupakan rumput laut yang memiliki potensi tinggi sebagai sumber alginat. Alginat merupakan suatu polisakarida yang dapat dimanfaatkan dalam industri pangan, kosmetik, dan farmasi. Tujuan penelitian ini adalah mendapatkan karakterisasi sifat fisiko-kimia natrium alginat untuk mengetahui rendemen, kadar air, kadar abu, pH, viskositas dan derajat putih. Metode penelitian ini ada tiga tahapan yakni tahapan pertama preparasi rumput laut, tahap kedua ekstraksi natrium alginat dengan variasi konsentrasi Na2CO3 2%, 3%, dan 4%, tahap ketiga pengujian rendemen, kadar air, kadar abu, pH, viskositas dan derajat putih, kemudian dibandingkan dengan standar Food Chemical Codex 2004. Penelitian ini menunjukkan bahwa konsentrasi natrium alginat secara signifikan berpengaruh setiap parameter yang diteliti. Rendemen tertinggi diperoleh pada konsentrasi Na2CO3 4% senilai 33,33%, sedangkan konsentrasi 3% menghasilkan mutu terbaik secara keseluruhan dengan kadar air 8%, kadar abu 23%, pH 8,9, dan viskositas 27,70 cP yang memenuhi standar FCC untuk industri pangan maupun non pangan. Sementara itu, nilai derajat putih diperlukan optimasi lebih lanjut untuk meningkatkan derajat putih. Inovasi ini diharapkan dapat meningkatkan nilai ekonomis dan mendorong pemanfaatan yang berkelanjutan.

SIFAT PERTUMBUHAN IKAN MARGA Lutjanus HASIL TANGKAPAN RAWAI YANG DIDARATKAN DI TEMPAT PENDARATAN IKAN SELUMIT PANTAI KOTA TARAKAN

2025 · Book ·

Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji pola pertumbuhan ikan marga Lutjanus khususnya kakap jenaha (Lutjanus johnii) dan kakap merah (Lutjanus argntimaculatus), yang tertangkap menggunakan alat tangkap rawai (longline) dan didaratkan di Tempat Pendaratan Ikan (TPI) Selumit Pantai, Kota Tarakan. Metode penelitian bersifat deskriptif kuantitatif dengan teknik purposive sampling selama tiga bulan (12 kali pengambilan sampel) . Parameter yang diamati meliputi panjang total, panjang standar, panjang cagak, berat tubuh ikan, serta kualitas air (suhu, pH, salinitas, dan kecerahan). Hasil analisis hubungan panjang-berat menunjukkan bahwa kedua spesies memiliki pola pertumbuhan allometrik negatif (b 3), yang berarti pertmbuhan panjang lebih dominan dibanding peningkatan berat tubuh. Nilai faktor kondisi (Kn) berkisar 0,83 – 1,29 pada kakap jenaha dan 0,70 – 1,39 pada kakap merah; nilai Kn diatas 1 menandakan kondisi tubuh baik. Seluruh parameter kalitas air berada dalam kisaran yang sesuai bagi kehidupan ikan, namun variasi pertumbuhan diduga dipengaruhi faktor lain seperti ketersediaan pakan dan kepadatan populasi. Temuan ini menjadi sumber informasi awal untuk mendukung upaya pengelolaan perikanan kakap secara berkelanjutan di wilayah pesisir Tarakan.

Uji Efektivitas Ekstrak Daun Nipah (Nypa fruticans) Sebagai Bioinhibitor Logam Besi

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Bioinhibitor adalah suatu zat senyawa kimia yang bila ditambahkan ke dalam suatu lingkungan dapat berfungsi untuk menghambat atau menurunkan pertumbuhan laju korosi pada logam, pada prakteknya jumlah yang di tambahkan secara kontinu maupun periodik. Pemanfaatan ekstrak daun nipah (Nypa fruitcans) sebagai bio inhibitor korosi logam besi penelitian ini dilakukan untuk menguji efektivitas ekstrak daun nipah (Nypa fruticans) sebagai bioinhibitor logam besi dengan kondisi pH, konsentrasi, temperatur bio inhibitor. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif Hasil yang didapatkan pada uji efektivitas ekstrak daun nipah (Nypa fruticans) sebagai bio inhibitor logam besi larutan HCl 3%, yang ditunjukkan memiliki nilai efisiensi bio inhibitor sebesar 68,52%. Pengujian konsentrasi yang efektif menghasilkan konsentrasi 0,4 gram dengan nilai efisiensi bio inhibitor 85,67%. Pengujian suhu dengan nilai efisiensi tertinggi dihasilkan pada suhu (9ºC) dengan nilai efisiensi bio inhibitor sebesar 94,81 %. Ekstrak (Nypa fruitcans) menunjukkan hasil efisiensi bio inhibitor yang tinggi sehingga memiliki potensi digunakan sebagai bio inhibitor logam besi.

DETERMINAN NIAT BERTRANSAKSI MENGGUNAKAN QUICK RESPONSE CODE INDONESIAN STANDARD (QRIS) SEBAGAI ALAT PEMBAYARAN DIGITAL (Studi Kasus pada Masyarakat di Kota Tarakan)

2025 · Book ·

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh persepsi kegunaan dan persepsi kemudahan penggunaan terhadap niat menggunakan melalui sikap sebagai variabel mediasi, studi kasus pada masyarakat di Kota Tarakan. Penelitian ini menggunakan teknik analisis data kuantitatif dengan metode survei, mengumpulkan data dengan menyebarkan kuesioner. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah non probability sampling dengan teknik pengumpulan sampel purposive sampling. Sampel dalam penelitian ini masyarakat di kota Tarakan yang belum pernah menggunakan QRIS dengan jumlah sampel sebanyak 200 responden. Metode analisis yang digunakan adalah Partial Least Square (PLS ver.4). Hasil penelitian ini menunjukan bahwa variabel persepsi kegunaan, persepsi kemudahan penggunaan, dan sikap berpengaruh positif signifikan terhadap niat menggunakan. Sikap juga terbukti memainkan peran sebagai variabel mediasi yang signifikan dalam memperkuat hubungan antara variabel persepsi kegunaan dan persepsi kemudahan penggunaan terhadap teknologi dengan niat menggunakan QRIS sebagai alat pembayaran digital.

DETERMINAN NIAT BERTRANSAKSI MENGGUNAKAN QUICK RESPONSE CODE INDONESIAN STANDARD (QRIS) SEBAGAI ALAT PEMBAYARAN DIGITAL (Studi Kasus pada Masyarakat di Kota Tarakan)

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh persepsi kegunaan dan persepsi kemudahan penggunaan terhadap niat menggunakan melalui sikap sebagai variabel mediasi, studi kasus pada masyarakat di Kota Tarakan. Penelitian ini menggunakan teknik analisis data kuantitatif dengan metode survei, mengumpulkan data dengan menyebarkan kuesioner. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah non probability sampling dengan teknik pengumpulan sampel purposive sampling. Sampel dalam penelitian ini masyarakat di kota Tarakan yang belum pernah menggunakan QRIS dengan jumlah sampel sebanyak 200 responden. Metode analisis yang digunakan adalah Partial Least Square (PLS ver.4). Hasil penelitian ini menunjukan bahwa variabel persepsi kegunaan, persepsi kemudahan penggunaan, dan sikap berpengaruh positif signifikan terhadap niat menggunakan. Sikap juga terbukti memainkan peran sebagai variabel mediasi yang signifikan dalam memperkuat hubungan antara variabel persepsi kegunaan dan persepsi kemudahan penggunaan terhadap teknologi dengan niat menggunakan QRIS sebagai alat pembayaran digital.

SIFAT PERTUMBUHAN IKAN MARGA Lutjanus HASIL TANGKAPAN RAWAI YANG DIDARATKAN DI TEMPAT PENDARATAN IKAN SELUMIT PANTAI KOTA TARAKAN

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji pola pertumbuhan ikan marga Lutjanus khususnya kakap jenaha (Lutjanus johnii) dan kakap merah (Lutjanus argntimaculatus), yang tertangkap menggunakan alat tangkap rawai (longline) dan didaratkan di Tempat Pendaratan Ikan (TPI) Selumit Pantai, Kota Tarakan. Metode penelitian bersifat deskriptif kuantitatif dengan teknik purposive sampling selama tiga bulan (12 kali pengambilan sampel) . Parameter yang diamati meliputi panjang total, panjang standar, panjang cagak, berat tubuh ikan, serta kualitas air (suhu, pH, salinitas, dan kecerahan). Hasil analisis hubungan panjang-berat menunjukkan bahwa kedua spesies memiliki pola pertumbuhan allometrik negatif (b 3), yang berarti pertmbuhan panjang lebih dominan dibanding peningkatan berat tubuh. Nilai faktor kondisi (Kn) berkisar 0,83 – 1,29 pada kakap jenaha dan 0,70 – 1,39 pada kakap merah; nilai Kn diatas 1 menandakan kondisi tubuh baik. Seluruh parameter kalitas air berada dalam kisaran yang sesuai bagi kehidupan ikan, namun variasi pertumbuhan diduga dipengaruhi faktor lain seperti ketersediaan pakan dan kepadatan populasi. Temuan ini menjadi sumber informasi awal untuk mendukung upaya pengelolaan perikanan kakap secara berkelanjutan di wilayah pesisir Tarakan.