Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

3 hasil
Subjek: Teks deskriptif
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

An analysis of grammatical errors in descriptive text at tenth graders of SMKN 4 Tarakan

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

AN ANALYSIS OF GRAMMATICAL ERRORS IN DESCRIPTIVE TEXT AT TENTH GRADERS OF SMKN 4 TARAKAN ABSTRAK Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi dan mendeskripsikan tipe-tipe kesalahan yang dilakukan oleh siswa kelas sepuluh SMKN 4 Tarakan ketika menulis teks deskriptif. Kemudian penelitian ini juga bertujuan untuk mengidentifikasi dan mendeskripsikan jenis kesalahan yang paling banyak dilakukan oleh siswa. saat menuliskan teks deskriptif. Subjek penelitian ini adalah 31 siswa. Dalam mengumpulkan data, peneliti meminta siswa untuk menulis teks deskriptif dengan topic yang telah diberikan sesuai dengan silabus atau alur tujuan pembelajarannya. Hasil menunjukkan bahwa terdapat total kesalahan yang ditemukan pada tulisan siswa yang di analisis dengan menggunakan correction symbol by Oshima and Hounge 2007:184. Ditemukan 26 kesalahan dalam punctuation, 8 kesalahan dalam missing word, 93 kesalahan pada capitalization, 9 kesalahan pada verb tense, 54 kesalahan pada spelling, 4 kesalahan pada singular/plural, 13 kesalahan pada unnecessary, 6 kesalahan pada wrong word , 2 kesalahan pada pronounce reference error, 2 kesalahan pada article, 1 kesalahan pada add a transition, 4 kesalahan pada start a new paraghraph. Sementara itu, berdasarkan hasil analisa ada 12 tipe kesalahan grammar yang dilakukan oleh siswa. Dimana kesalahan terbanyak yang dilakukan ketika menulis teks deskriptif tentang idola mereka adalah di bagian capitalization dengan jumlah 93 kesalahan dan ditunjukkan dengan presentase 41,89%. Kesimpulannya, kesalahan-kesalahan gramatika sering terjadi ketika siswa diminta untuk menulis sebuah teks atau kalimat. Hal ini terjadi karena kurangnya pemahaman siswa mengenai grammar serta keterbatasan kosakata dan adanya pengaruh struktur bahasa dalam pembelajaran bahasa inggris.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

AN ERROR ANALYSIS IN WRITING DESCRIPTIVE TEXT MADE BY NINTH GRADE STUDENTS OF SMP IT IBNU ABBAS TARAKAN

2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Menulis adalah representasi grafis dari Bahasa lisan dimana penulis menempatkan ide dan pemikiran mereka ke dalam kata-kata sebagai hasil dari pemikiran dan pengalaman. Penelitian ini dilakukan untuk (1) mengidentifikasi jenis kesalahan yang terjadi pada descriptive text Bahasa inggris yang ditulis oleh siswa, (2) menemukan sumber kesalahan yang mempengaruhi siswa kelas Sembilan di SMP IT Ibnu Abbas Tarakan tahun akademik 2018 melakukan kesalahan dalam descriptive text. Subjek penelitian ini adalah 13 students. Peneliti menggunakan mixed method design. Penelitian ini dilakukan pada hari senin 29 juli 2019 di SMP IT Ibnu Abbas Tarakan. Teknik pengumpulan data menggunakan tes tertulis dan wawancara. Peneliti menganalisis tulisan siswa tentang kesalahan mereka dalam menulis descriptive text. Penelitian ini difokuskan pada klasifikasi kesalahan dan sumber kesalahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 165 jenis kesalahan yang ditemukan pada descriptive text tulisan siswa, dianalisis berdasarkan Surface Strategy Taxonomy. Ditemukan 10 kesalahan penambahan dengan total 6%, 51 errors dari penghilangan dengan total 30%, 94 kesalahan pembentukan dengan total 57% .dan 11 kesalahan penempatan dengan total 7%. Sementara itu, menurut Comparative Analysis Taxonomy kesalahan-kesalahan tersebut di pengaruhi oleh beberapa factor seperti kesalahan perkembangan 26,4%, kesalahan interlingual 31%, kesalahan ambigu 17% dan kesalahan lainnya 25%. Kesimpulannya, kesalahan yang terjadi dalam descriptive text buatan siswa adalah siswa masih bingung untuk menerapkan aturan dalam bahasa inggris. Jadi, mereka tidak tahu bagaimana memahami dengan baik tentang tata bahasa ketika mereka membuat sebuah kalimat. Sumber yang terjadi adalah siswa melakukan negative transfer. Maksudnya adalah siswa menerjemahkan bahasa target sebagai bahasa ibu mereka dalam arti yg sama.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

THE USE OF BUZZ GROUP TECHNIQUE TO IMPROVE STUDENTS’ WRITING SKILL ON DESCRIPTIVE TEXT FOR EIGHTH GRADE IN MTS NEGERI TARAKAN

2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Abstrak Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada perbedaan yang signifikan dalam keterampilan menulis siswa yang diajarkan dengan menggunakan teknik buzz group dan mereka yang diajar dengan menggunakan teknik numbered head together di MTs Negeri Tarakan. Penelitian ini Menggunakan Quasi-Experimental. Desain penelitian ini adalah penelitian Quasi-Eksperimental. Sampel dipilih dengan menggunakan teknik Purposive Sampling. Ada dua kelas yang dijadikan sampel dalam penelitian ini. Perlakuan untuk kelas eksperimen diajarkan dengan menggunakan Teknik Grup Buzz dan kelas kontrol menggunakan Teknik Numbered Head Together. Instrumen penelitian ini adalah tes tertulis berjenis esai. Data yang dianalisis adalah pre-test dan post-test dari kelas eksperimen dan kontrol. Dalam menganalisis data, peneliti menggunakan sampel T-test independen di SPSS 24.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan dalam skor siswa dari kelas eksperimen dan kelas kontrol. Itu dibuktikan dengan hasil nilai rata-rata siswa. Hasil tes sebelum diberi perlakuan (pre-test) kelas eksperimen diperoleh nilai rata-rata skor 65,65 dan kelas kontrol diperoleh nilai rata-rata 77,17. Sedangkan untuk hasil posttest, kelas eksperimen dengan rerata skor 66,53 dan hasil posttest untuk kelas kontrol dengan rerata skor 77,92. Hal ini dapat dilihat dari kedua kelas mendapat peningkatan yang lebih tinggi setelah memberikan perlakuan dengan menggunakan teknik buzz group dan numbered head together. Hasil independent sample T-test antara post test dalam eksperimen kelas dan kontrol kelas adalah (t-score = -2,470) > (t-tabel = -2000) dan dengan nilai sebesar 0,16. Berdasarkan penjelasan di atas, hasil analisis data membuktikan bahwa ada perbedaan yang signifikan antara siswa yang diajar dengan menggunakan teknik Buzz Group dan siswa yang diajar dengan menggunakan teknik numbered head together dalam mengajar penulisan teks deskriptif untuk kelas delapan. Ha diterima ketika nilai t-score lebih tinggi dari t-tabel, sedangkan H0 ditolak. Kata Kunci: Teknik Buzz Group, Teknik Numbered Head Together,Menulis, Teks Deskriptif.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail