Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

ELSI

32 karya publik ditemukan.

2026: 82025: 62024: 42023: 82022: 6

Politik Hukum Administrasi Terhadap Larangan Berpolitik Praktis Bagi Anggota Polri

2026 · Book · Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis politik hukum administrasi terhadap larangan berpolitik praktis bagi anggota Polri, serta mengkaji secara yuridis mekanisme penegakan sanksi administrasi terhadap pelanggaran tersebut. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya menjaga netralitas dan profesionalisme Polri sebagai aparat penegak hukum dalam sistem demokrasi, serta masih ditemukannya praktik pelanggaran yang tidak diiringi dengan penegakan sanksi yang tegas dan konsisten. Penelitian ini menggunakan tipe penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-udangan (statute approach), pendekatan konseptual (conceptual approach), dan pendekatan kasus (case approach). Data yang digunakan berupa bahan hukum primer dan bahan hukum sekunder yang dikumpulkan melalui studi kepustakaan, kemudian dianalisis secara kualitatif dengan menkaji kesesuaian antara norma hukum dan praktik implementasinya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara normatif, larangan berpolitik praktis bagi anggota Polri telah diatur secara komprehensif dalam berbagai regulasi, seperti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002, Peraturan Pemerintah Nomor 2 Tahun 2003, dan Peraturan Kepolisian Nomor 7 Tahun 2022. Politik hukum pasca reformasi juga telah mengarahkan Polri menjadi lembaga yang mengedepankan profesionalisme, mandiri, dan netral. Namun, dalam praktiknya masih terdapat kesenjangan antara norma dan implementasi, serta kecenderungan pemberian sanksi ringan terhadap pelanggaran yang serius. Mekanisme penegakan sanksi administrasi dilakukan melalui mekanisme disiplin dan kode etik profesi Polri (KKEP), akan tetapi efektivitasnya masih bergantung pada faktor struktural, kultural, dan kurangnya independensi dalam proses pemeriksaan. Oleh karena itu, diperlukan penguatan sistem penegakan hukum administrasi, peningkatan transparansi, serta konsistensi dalam penerapan sanksi dengan tujuan mencegah terulangnya pelanggaran sekaligus mempertahankan kondisi yang tertib dan menjaga integritas institusi Polri.

DETEKSI BAKTERI Salmonella sp., Escherichia Coli dan PENGUJIAN ALT (Angka Lempeng Total) PADA SOTONG (Sepia sp.) dan CUMI-CUMI (Loligo sp.) YANG DIJUAL DI PASAR TRADISIONAL KOTA TARAKAN

2026 · Book · Koleksi Perpustakaan

Sotong (Sepia sp.) dan Cumi-cumi (Loligo sp.) merupakan komoditas hasil perikanan yang bernilai ekonomi tinggi serta sangat diminati masyarakat Kota Tarakan, namun risiko kontaminasi mikrobiologis dapat meningkat akibat kondisi sanitasi dan penanganan pascapanen di pasar tradisional yang kurang memadai. Penelitian ini bertujuan untuk mendeteksi serta menganalisis tingkat cemaran mikrobiologis yang meliputi Angka Lempeng Total (ALT), keberadaan bakteri Escherichia coli, dan Salmonella sp. pada sotong dan cumi-cumi yang dipasarkan di Pasar Tenguyun, Pasar Beringin, dan Pasar Guser Kota Tarakan, serta mengevaluasi kesesuainnya berdasarkan Standar Nasional Indonesia (SNI 7388:2009 dan SNI 01-4103-1996). Penelitian ini menggunakan metode deskriptif eksploratif dengan teknik pengujian ALT menggunakan media Plate Count Agar (PCA), identifikasi E. coli mengacu pada metode Most Probable Number (MPN) menggunakan LTB dan EC Broth, serta identifikasi Salmonella sp. melalui tahap isolasi pada media Salmonella Shigella Agar (SSA) dan uji biokimia konfirmasi. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan informasi komprehensif mengenai tingkat keamanan mikrobiologis produk sotong dan cumi-cumi, sekaligus menjadi referensi bagi masyarakat, pedagang, dan pemerintah daerah dalam meningkatkan penerapan higiene sanitasi produk perikanan di pasar tradisional Kota Tarakan.

DETEKSI BAKTERI Salmonella sp., Escherichia Coli dan PENGUJIAN ALT (Angka Lempeng Total) PADA SOTONG (Sepia sp.) dan CUMI-CUMI (Loligo sp.) YANG DIJUAL DI PASAR TRADISIONAL KOTA TARAKAN

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Sotong (Sepia sp.) dan Cumi-cumi (Loligo sp.) merupakan komoditas hasil perikanan yang bernilai ekonomi tinggi serta sangat diminati masyarakat Kota Tarakan, namun risiko kontaminasi mikrobiologis dapat meningkat akibat kondisi sanitasi dan penanganan pascapanen di pasar tradisional yang kurang memadai. Penelitian ini bertujuan untuk mendeteksi serta menganalisis tingkat cemaran mikrobiologis yang meliputi Angka Lempeng Total (ALT), keberadaan bakteri Escherichia coli, dan Salmonella sp. pada sotong dan cumi-cumi yang dipasarkan di Pasar Tenguyun, Pasar Beringin, dan Pasar Guser Kota Tarakan, serta mengevaluasi kesesuainnya berdasarkan Standar Nasional Indonesia (SNI 7388:2009 dan SNI 01-4103-1996). Penelitian ini menggunakan metode deskriptif eksploratif dengan teknik pengujian ALT menggunakan media Plate Count Agar (PCA), identifikasi E. coli mengacu pada metode Most Probable Number (MPN) menggunakan LTB dan EC Broth, serta identifikasi Salmonella sp. melalui tahap isolasi pada media Salmonella Shigella Agar (SSA) dan uji biokimia konfirmasi. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan informasi komprehensif mengenai tingkat keamanan mikrobiologis produk sotong dan cumi-cumi, sekaligus menjadi referensi bagi masyarakat, pedagang, dan pemerintah daerah dalam meningkatkan penerapan higiene sanitasi produk perikanan di pasar tradisional Kota Tarakan.

Politik Hukum Administrasi Terhadap Larangan Berpolitik Praktis Bagi Anggota Polri

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis politik hukum administrasi terhadap larangan berpolitik praktis bagi anggota Polri, serta mengkaji secara yuridis mekanisme penegakan sanksi administrasi terhadap pelanggaran tersebut. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya menjaga netralitas dan profesionalisme Polri sebagai aparat penegak hukum dalam sistem demokrasi, serta masih ditemukannya praktik pelanggaran yang tidak diiringi dengan penegakan sanksi yang tegas dan konsisten. Penelitian ini menggunakan tipe penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-udangan (statute approach), pendekatan konseptual (conceptual approach), dan pendekatan kasus (case approach). Data yang digunakan berupa bahan hukum primer dan bahan hukum sekunder yang dikumpulkan melalui studi kepustakaan, kemudian dianalisis secara kualitatif dengan menkaji kesesuaian antara norma hukum dan praktik implementasinya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara normatif, larangan berpolitik praktis bagi anggota Polri telah diatur secara komprehensif dalam berbagai regulasi, seperti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002, Peraturan Pemerintah Nomor 2 Tahun 2003, dan Peraturan Kepolisian Nomor 7 Tahun 2022. Politik hukum pasca reformasi juga telah mengarahkan Polri menjadi lembaga yang mengedepankan profesionalisme, mandiri, dan netral. Namun, dalam praktiknya masih terdapat kesenjangan antara norma dan implementasi, serta kecenderungan pemberian sanksi ringan terhadap pelanggaran yang serius. Mekanisme penegakan sanksi administrasi dilakukan melalui mekanisme disiplin dan kode etik profesi Polri (KKEP), akan tetapi efektivitasnya masih bergantung pada faktor struktural, kultural, dan kurangnya independensi dalam proses pemeriksaan. Oleh karena itu, diperlukan penguatan sistem penegakan hukum administrasi, peningkatan transparansi, serta konsistensi dalam penerapan sanksi dengan tujuan mencegah terulangnya pelanggaran sekaligus mempertahankan kondisi yang tertib dan menjaga integritas institusi Polri.

PENERAPAN FOOT MASSAGE DAN RENDAM KAKI AIR HANGAT TERHADAP PENURUNAN EDEMA FISIOLOGIS EKSTREMITAS BAWAH PADA IBU HAMIL TRIMESTER III

2026 · Book ·

Latar Belakang: Edema ekstremitas bawah merupakan salah satu keluhan fisiologis yang sering dialami ibu hamil trimester III akibat perubahan sirkulasi dan peningkatan tekanan vena. Kondisi ini dapat menyebabkan rasa berat, pegal, ketidaknyamanan saat beraktivitas, serta menurunkan kualitas hidup ibu hamil. Salah satu intervensi nonfarmakologis yang dapat diterapkan untuk membantu mengurangi edema adalah kombinasi foot massage dan rendam kaki air hangat. Tujuan: Mendeskripsikan penerapan asuhan keperawatan maternitas melalui kombinasi foot massage dan rendam kaki air hangat terhadap penurunan edema ekstremitas bawah pada ibu hamil trimester III. Metode: Karya Ilmiah Akhir Ners (KIAN) ini menggunakan metode studi kasus pada dua ibu hamil trimester III yang mengalami edema ekstremitas bawah fisiologis di Kelurahan Pantai Amal, Kota Tarakan. Intervensi dilakukan selama tiga hari berturut-turut berupa foot massage selama 20 menit, dilanjutkan rendam kaki air hangat selama 15–20 menit. Evaluasi dilakukan menggunakan pendekatan SOAP dan penilaian derajat edema. Hasil: Setelah pemberian intervensi selama tiga hari, kedua pasien mengalami penurunan derajat edema dari grade 2 menjadi grade 1. Selain itu, pasien melaporkan kaki terasa lebih ringan, pegal berkurang, lebih nyaman saat berjalan, serta lebih rileks. Hasil observasi menunjukkan pembengkakan berkurang tanpa ditemukan gangguan sirkulasi maupun tanda inflamasi. Kesimpulan: Kombinasi foot massage dan rendam kaki air hangat efektif sebagai intervensi nonfarmakologis dalam menurunkan edema ekstremitas bawah pada ibu hamil trimester III dan dapat dijadikan tindakan keperawatan komplementer dalam pelayanan asuhan keperawatan maternitas.

PENERAPAN FOOT MASSAGE DAN RENDAM KAKI AIR HANGAT TERHADAP PENURUNAN EDEMA FISIOLOGIS EKSTREMITAS BAWAH PADA IBU HAMIL TRIMESTER III

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Latar Belakang: Edema ekstremitas bawah merupakan salah satu keluhan fisiologis yang sering dialami ibu hamil trimester III akibat perubahan sirkulasi dan peningkatan tekanan vena. Kondisi ini dapat menyebabkan rasa berat, pegal, ketidaknyamanan saat beraktivitas, serta menurunkan kualitas hidup ibu hamil. Salah satu intervensi nonfarmakologis yang dapat diterapkan untuk membantu mengurangi edema adalah kombinasi foot massage dan rendam kaki air hangat. Tujuan: Mendeskripsikan penerapan asuhan keperawatan maternitas melalui kombinasi foot massage dan rendam kaki air hangat terhadap penurunan edema ekstremitas bawah pada ibu hamil trimester III. Metode: Karya Ilmiah Akhir Ners (KIAN) ini menggunakan metode studi kasus pada dua ibu hamil trimester III yang mengalami edema ekstremitas bawah fisiologis di Kelurahan Pantai Amal, Kota Tarakan. Intervensi dilakukan selama tiga hari berturut-turut berupa foot massage selama 20 menit, dilanjutkan rendam kaki air hangat selama 15–20 menit. Evaluasi dilakukan menggunakan pendekatan SOAP dan penilaian derajat edema. Hasil: Setelah pemberian intervensi selama tiga hari, kedua pasien mengalami penurunan derajat edema dari grade 2 menjadi grade 1. Selain itu, pasien melaporkan kaki terasa lebih ringan, pegal berkurang, lebih nyaman saat berjalan, serta lebih rileks. Hasil observasi menunjukkan pembengkakan berkurang tanpa ditemukan gangguan sirkulasi maupun tanda inflamasi. Kesimpulan: Kombinasi foot massage dan rendam kaki air hangat efektif sebagai intervensi nonfarmakologis dalam menurunkan edema ekstremitas bawah pada ibu hamil trimester III dan dapat dijadikan tindakan keperawatan komplementer dalam pelayanan asuhan keperawatan maternitas.

Analisis Persediaan Bahan Baku Minuman Kopi Pada Usaha Kopi Sepeda Keliling Pahlawan Di Kota Terakan

2026 · Book ·

Persediaan bahan baku merupakan faktor penting dalam menjaga kelancaran proses produksi dan efisiensi biaya operasional suatu usaha. Kelebihan persediaan dapat meningkatkan biaya penyimpanan dan risiko kerusakan bahan baku, sedangkan kekurangan persediaan dapat menghambat proses produksi dan penjualan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manajemen pengendalian persediaan bahan baku minuman kopi menggunakan metode Economic Order Quantity (EOQ) serta mengetahui strategi keberlanjutan usaha Kopi Sepeda Keliling Pahlawan. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dokumentasi, dan kuesioner. Sampel penelitian ditentukan dengan metode sensus yang melibatkan 11 responden. Analisis data menggunakan metode EOQ, Safety Stock, Reorder Point (ROP), Maximum Inventory, dan analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode EOQ mampu mengoptimalkan pengendalian persediaan bahan baku kopi, susu kental manis, gula aren, dan kayu manis sehingga biaya persediaan lebih efisien dibandingkan kondisi aktual. Total biaya persediaan menggunakan metode EOQ sebesar Rp 2.391.970 per tahun, sedangkan kondisi aktual mencapai Rp 2.225.000 per tahun, sehingga diperoleh penghematan sebesar Rp 166.970 per tahun. Hasil analisis SWOT menunjukkan bahwa usaha berada pada Kuadran II, sehingga strategi yang tepat adalah strategi diversifikasi untuk memanfaatkan kekuatan internal dalam menghadapi ancaman eksternal. Berdasarkan hasil penelitian, penerapan metode EOQ mampu meningkatkan efisiensi pengelolaan persediaan bahan baku dan mendukung penyusunan strategi keberlanjutan usaha yang tepat bagi Kopi Sepeda Keliling Pahlawan di Kota Tarakan.

Analisis Persediaan Bahan Baku Minuman Kopi Pada Usaha Kopi Sepeda Keliling Pahlawan Di Kota Terakan

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Persediaan bahan baku merupakan faktor penting dalam menjaga kelancaran proses produksi dan efisiensi biaya operasional suatu usaha. Kelebihan persediaan dapat meningkatkan biaya penyimpanan dan risiko kerusakan bahan baku, sedangkan kekurangan persediaan dapat menghambat proses produksi dan penjualan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manajemen pengendalian persediaan bahan baku minuman kopi menggunakan metode Economic Order Quantity (EOQ) serta mengetahui strategi keberlanjutan usaha Kopi Sepeda Keliling Pahlawan. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dokumentasi, dan kuesioner. Sampel penelitian ditentukan dengan metode sensus yang melibatkan 11 responden. Analisis data menggunakan metode EOQ, Safety Stock, Reorder Point (ROP), Maximum Inventory, dan analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode EOQ mampu mengoptimalkan pengendalian persediaan bahan baku kopi, susu kental manis, gula aren, dan kayu manis sehingga biaya persediaan lebih efisien dibandingkan kondisi aktual. Total biaya persediaan menggunakan metode EOQ sebesar Rp 2.391.970 per tahun, sedangkan kondisi aktual mencapai Rp 2.225.000 per tahun, sehingga diperoleh penghematan sebesar Rp 166.970 per tahun. Hasil analisis SWOT menunjukkan bahwa usaha berada pada Kuadran II, sehingga strategi yang tepat adalah strategi diversifikasi untuk memanfaatkan kekuatan internal dalam menghadapi ancaman eksternal. Berdasarkan hasil penelitian, penerapan metode EOQ mampu meningkatkan efisiensi pengelolaan persediaan bahan baku dan mendukung penyusunan strategi keberlanjutan usaha yang tepat bagi Kopi Sepeda Keliling Pahlawan di Kota Tarakan.

Rancang Bangun Sistem Deteksi Otomatis Suhu, Kelembapan dan Asap Pada Ruang Server UPT TIK UBT Berbasis Internet Of Things

2025 · Book ·

Ruang server adalah area penting yang harus dijaga stabil agar perangkat keras seperti server, router, dan switch dapat bekerja dengan baik. Suhu dan kelembapan udara, serta kemungkinan asap yang dapat menyebabkan kebakaran, adalah komponen penting yang memengaruhi kinerja perangkat tersebut. Suhu dan kelembapan udara yang tidak terkendali dapat menurunkan kinerja perangkat jaringan dan bahkan dapat menyebabkan kerusakan permanen. Akibatnya, untuk mengurangi kerusakan dan memastikan keberlangsungan operasional server, diperlukan sistem pemantauan otomatis yang dapat mengidentifikasi kondisi lingkungan ruang server secara real-time. Penelitian ini mengusulkan implementasi sistem deteksi otomatis suhu, kelembapan, serta keberadaan asap berbasis NodeMCU ESP8266 yang terintegrasi dengan sensor DHT11 dan MQ-2 menggunakan metode rulebase untuk mengambil keputusan berdasarkan data dari sensor. Pengambilan keputusan dilakukan menggunakan metode rule base, di mana data sensor diproses dan diklasifikasikan menjadi normal atau tidak normal berdasarkan aturan tertentu. Untuk meningkatkan akurasi, sensor dikalibrasi. Sensor DHT11 menunjukkan kesalahan sebesar 0,01% dalam pengukuran suhu dan kelembapan, dan sensor MQ-2 dikalibrasi dengan ambang batas ≤ 300 ppm untuk kondisi aman tanpa asap. Hasil pengujian sistem dilakukan selama satu hari penuh dengan 28 data sampel yang dikumpulkan secara real-time di ruang server UPT TIK UBT. Hasil menunjukkan bahwa sistem dapat bekerja dengan akurasi 100%, tanpa kehilangan paket (0%), dan memiliki latency rata-rata 91,53 milidetik, yang menunjukkan kinerja komunikasi data yang stabil. Hasil ini menunjukkan bahwa desain sistem dapat beroperasi dengan baik dan menghasilkan hasil yang optimal. Oleh karena itu, sistem deteksi otomatis suhu, kelembapan, dan asap berbasis Internet of Things yang dikembangkan tidak hanya memastikan bahwa kondisi ruang server tetap stabil, tetapi juga membantu proses pemantauan jarak jauh menjadi lebih mudah.

Rancang Bangun Sistem Deteksi Otomatis Suhu, Kelembapan dan Asap Pada Ruang Server UPT TIK UBT Berbasis Internet Of Things

2025 · Thesis ·

Ruang server adalah area penting yang harus dijaga stabil agar perangkat keras seperti server, router, dan switch dapat bekerja dengan baik. Suhu dan kelembapan udara, serta kemungkinan asap yang dapat menyebabkan kebakaran, adalah komponen penting yang memengaruhi kinerja perangkat tersebut. Suhu dan kelembapan udara yang tidak terkendali dapat menurunkan kinerja perangkat jaringan dan bahkan dapat menyebabkan kerusakan permanen. Akibatnya, untuk mengurangi kerusakan dan memastikan keberlangsungan operasional server, diperlukan sistem pemantauan otomatis yang dapat mengidentifikasi kondisi lingkungan ruang server secara real-time. Penelitian ini mengusulkan implementasi sistem deteksi otomatis suhu, kelembapan, serta keberadaan asap berbasis NodeMCU ESP8266 yang terintegrasi dengan sensor DHT11 dan MQ-2 menggunakan metode rulebase untuk mengambil keputusan berdasarkan data dari sensor. Pengambilan keputusan dilakukan menggunakan metode rule base, di mana data sensor diproses dan diklasifikasikan menjadi normal atau tidak normal berdasarkan aturan tertentu. Untuk meningkatkan akurasi, sensor dikalibrasi. Sensor DHT11 menunjukkan kesalahan sebesar 0,01% dalam pengukuran suhu dan kelembapan, dan sensor MQ-2 dikalibrasi dengan ambang batas ≤ 300 ppm untuk kondisi aman tanpa asap. Hasil pengujian sistem dilakukan selama satu hari penuh dengan 28 data sampel yang dikumpulkan secara real-time di ruang server UPT TIK UBT. Hasil menunjukkan bahwa sistem dapat bekerja dengan akurasi 100%, tanpa kehilangan paket (0%), dan memiliki latency rata-rata 91,53 milidetik, yang menunjukkan kinerja komunikasi data yang stabil. Hasil ini menunjukkan bahwa desain sistem dapat beroperasi dengan baik dan menghasilkan hasil yang optimal. Oleh karena itu, sistem deteksi otomatis suhu, kelembapan, dan asap berbasis Internet of Things yang dikembangkan tidak hanya memastikan bahwa kondisi ruang server tetap stabil, tetapi juga membantu proses pemantauan jarak jauh menjadi lebih mudah.

PENGARUH AROMATERAPI SEREH TERHADAP FREKUENSI EMESIS GRAVIDARUM DI PUSKESMAS KARANG REJO KOTA TARAKAN TAHUN 2024

2024 · Book · Koleksi Perpustakaan

Ibu hamil sering mengalami muntah, yang dapat mengurangi asupan nutrisi mereka. Sekitar 60-80% ibu hamil primigravida dan 40-60% ibu hamil multigravida mengalami mual muntah; kondisi ini dapat berkembang menjadi hiperemesis gravidarum, yang dapat menyebabkan komplikasi bagi ibu dan janin. Menurut data dari Dinas Kesehatan Kota Tarakan, banyak ibu hamil mengalami muntah, terutama di Puskesmas Karang Rejo. Aromaterapi sereh diketahui memiliki efek relaksasi dan dapat mengurangi gejala mual muntah, sehingga menarik untuk diteliti sebagai intervensi bagi ibu hamil trimester pertama di Puskesmas Karang Rejo. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh aromaterapi sereh untuk mengurangi frekuensi emesis gravidarum di Puskesmas Karang Rejo Kota Tarakan. Jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan sekaligus dalam satu waktu menggunakan pendekatan eksperimental. Desain pre-eksperiment berbentuk rancangan one group pretest–posttest. Desain ini bertujuan mengetahui jumlah frekuensi mual dan muntah pada ibu hamil trimester satu sebelum dan setelah di berikan aromaterapi sereh sitronela. Sampel diambil menggunakan teknik kuota sampling dengan jumlah responden sebanyak 30 orang dengan kriteria inklusi dan eksklusi. Instrumentt yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner PUQE-24 HOURS. Analisis bivariat dalam penelitian ini menggunakan uji Wilcoxon test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh pemberian aromaterapi minyak sereh sitronela dengan frekuensi emesis gravidarum ibu hamil dengan p-value = 0,015. Adanya pengaruh ini dapat dilihat dari nilai rata-rata (mean) frekuensi emesis gravidarum ibu hamil sesudah diberikan aromaterapi minyak sereh sitronela yang lebih besar yaitu 35,6 lebih besar atau lebih baik dari rata-rata nilai frekuensi emesis gravidarum ibu hamil sebelum diberikan aromaterapi minyak sereh sitronela yaitu 25,4 ini menunjukan bahwa aromaterapi sereh dapat mengurangi frekuensi mual muntah pada ibu hamil

PENGARUH AROMATERAPI SEREH TERHADAP FREKUENSI EMESIS GRAVIDARUM DI PUSKESMAS KARANG REJO KOTA TARAKAN TAHUN 2024

2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Ibu hamil sering mengalami muntah, yang dapat mengurangi asupan nutrisi mereka. Sekitar 60-80% ibu hamil primigravida dan 40-60% ibu hamil multigravida mengalami mual muntah; kondisi ini dapat berkembang menjadi hiperemesis gravidarum, yang dapat menyebabkan komplikasi bagi ibu dan janin. Menurut data dari Dinas Kesehatan Kota Tarakan, banyak ibu hamil mengalami muntah, terutama di Puskesmas Karang Rejo. Aromaterapi sereh diketahui memiliki efek relaksasi dan dapat mengurangi gejala mual muntah, sehingga menarik untuk diteliti sebagai intervensi bagi ibu hamil trimester pertama di Puskesmas Karang Rejo. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh aromaterapi sereh untuk mengurangi frekuensi emesis gravidarum di Puskesmas Karang Rejo Kota Tarakan. Jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan sekaligus dalam satu waktu menggunakan pendekatan eksperimental. Desain pre-eksperiment berbentuk rancangan one group pretest–posttest. Desain ini bertujuan mengetahui jumlah frekuensi mual dan muntah pada ibu hamil trimester satu sebelum dan setelah di berikan aromaterapi sereh sitronela. Sampel diambil menggunakan teknik kuota sampling dengan jumlah responden sebanyak 30 orang dengan kriteria inklusi dan eksklusi. Instrumentt yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner PUQE-24 HOURS. Analisis bivariat dalam penelitian ini menggunakan uji Wilcoxon test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh pemberian aromaterapi minyak sereh sitronela dengan frekuensi emesis gravidarum ibu hamil dengan p-value = 0,015. Adanya pengaruh ini dapat dilihat dari nilai rata-rata (mean) frekuensi emesis gravidarum ibu hamil sesudah diberikan aromaterapi minyak sereh sitronela yang lebih besar yaitu 35,6 lebih besar atau lebih baik dari rata-rata nilai frekuensi emesis gravidarum ibu hamil sebelum diberikan aromaterapi minyak sereh sitronela yaitu 25,4 ini menunjukan bahwa aromaterapi sereh dapat mengurangi frekuensi mual muntah pada ibu hamil

PENGELOLAAN KEUANGAN PEMERINTAHAN DESA DI KABUPATEN MALINAU DALAM PERSPEKTIF UNDANG-UNDANG NOMOR 6 TAHUN 2014 TENTANG DESA

2024 · Book · Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengelolaan Keuangan Pemerintah Desa di Kabupaten Malinau Dalam Perspektif Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Desa. Desa memiliki kedudukan yang sangat strategis dalam sistem Pemerintahan Indonesia mengingat bahwa desa merupakan satuan pemerintahan terkecil yang memiliki peranan fundamental bagi negara. Oleh karena itu Pemerintah Desa diberikan kewenangan mengelola keuangan Desa. Berdasarkan latar Belakang tersebut, maka rumusan masalah dalam penelitian ini adalah; Kewenangan kepala desa dalam pengelolaan keuangan desa di kabupaten Malinau, dan Pertanggungjawaban Kepala Desa dalam pengelolaan keuangan desa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana Kewenangan kepala desa dalam pengelolaan keuangan desa di kabupaten Malinau dan menganalisis bagaimana Pertanggungjawaban Kepala Desa dalam pengelolaan keuangan desa. Penelitian ini merupakan jenis penelitian hukum normatif, dengan menggunakan pendekatan koseptual dan pendekatan perundang-undangan serta menggunakan bahan hukum primer dan bahan hukum sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; kewenangan kepala desa dalam kengelolaan keuangan desa dengan meminta persetujuan Badan Permusyawaratn Desa sehingga BPD mempunyai hak untuk menerima dan menolak rencana pengelolaan keuangan Desa. Berdasarkan Undang - Undang Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Desa, Kewenangan Kepala Desa dalam pengelolaan Desa menjadi lebih luas karena hanya meminta pertimbangan BPD. BPD tidak mempunyai hak untuk menolak rencana pengelolaan keuangan desa yang diajukan oleh kepala desa sehingga kedudukan sangat lemah sedangkan Kepala desa bertanggungjawab kepada Badan Permuswaratan desa sebagai bentuk pertanggungjawaban politik kepada lembaga pengawal pemerintahan desa dengan menyampaikan laporan keterangan pengelolaan keuangan desa. Kepala desa juga bertanggungjawab kepada Bupati sebagai bentuk pertanggungjawaban administratif. Dalam hal pertanggungjawaban juga masih belum dilaksanakan sesuai standar yang berlaku. Pertanggungjawaban Kepala Desa atas pengelolaan dana desa dilakukan sebagai upaya untuk mewujudkan suatu akuntabilitas dalam pemerintahan desa serta sebagai upaya dalam perwujudan transparansi pemerintah terhadap masyarakat.

PENGELOLAAN KEUANGAN PEMERINTAHAN DESA DI KABUPATEN MALINAU DALAM PERSPEKTIF UNDANG-UNDANG NOMOR 6 TAHUN 2014 TENTANG DESA

2024 · Thesis ·

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengelolaan Keuangan Pemerintah Desa di Kabupaten Malinau Dalam Perspektif Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Desa. Desa memiliki kedudukan yang sangat strategis dalam sistem Pemerintahan Indonesia mengingat bahwa desa merupakan satuan pemerintahan terkecil yang memiliki peranan fundamental bagi negara. Oleh karena itu Pemerintah Desa diberikan kewenangan mengelola keuangan Desa. Berdasarkan latar Belakang tersebut, maka rumusan masalah dalam penelitian ini adalah; Kewenangan kepala desa dalam pengelolaan keuangan desa di kabupaten Malinau, dan Pertanggungjawaban Kepala Desa dalam pengelolaan keuangan desa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana Kewenangan kepala desa dalam pengelolaan keuangan desa di kabupaten Malinau dan menganalisis bagaimana Pertanggungjawaban Kepala Desa dalam pengelolaan keuangan desa. Penelitian ini merupakan jenis penelitian hukum normatif, dengan menggunakan pendekatan koseptual dan pendekatan perundang-undangan serta menggunakan bahan hukum primer dan bahan hukum sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; kewenangan kepala desa dalam kengelolaan keuangan desa dengan meminta persetujuan Badan Permusyawaratn Desa sehingga BPD mempunyai hak untuk menerima dan menolak rencana pengelolaan keuangan Desa. Berdasarkan Undang - Undang Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Desa, Kewenangan Kepala Desa dalam pengelolaan Desa menjadi lebih luas karena hanya meminta pertimbangan BPD. BPD tidak mempunyai hak untuk menolak rencana pengelolaan keuangan desa yang diajukan oleh kepala desa sehingga kedudukan sangat lemah sedangkan Kepala desa bertanggungjawab kepada Badan Permuswaratan desa sebagai bentuk pertanggungjawaban politik kepada lembaga pengawal pemerintahan desa dengan menyampaikan laporan keterangan pengelolaan keuangan desa. Kepala desa juga bertanggungjawab kepada Bupati sebagai bentuk pertanggungjawaban administratif. Dalam hal pertanggungjawaban juga masih belum dilaksanakan sesuai standar yang berlaku. Pertanggungjawaban Kepala Desa atas pengelolaan dana desa dilakukan sebagai upaya untuk mewujudkan suatu akuntabilitas dalam pemerintahan desa serta sebagai upaya dalam perwujudan transparansi pemerintah terhadap masyarakat.

PENGEMBANGAN BOOKLET SEBAGAI BAHAN AJAR PADA MATERI SISTEM EKSKRESI MANUSIA KELAS VIII SMP NEGERI 8 TARAKAN

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan bahan ajar berbasis booklet pada materi sistem eksresi manusia untuk peserta didik kelas VIII SMP Negeri 8 Tarakan. Penelitian ini merupakan jenis penelitian pengembangan (Research and development) yang diadaptasi oleh model Borg & Gall yang terdiri 10 tahap, namun penelitian yang dilakukan hanya sampai tahap sembilan yaitu revisi produk. Subjek dalam penelitian ini adalah 2 dosen pendidikan biologi universitas borneo tarakan sebagai ahli materi dan media, guru ipa, serta peserta didik kelas VIII. Data penelitian diperoleh dari lembar validasi yang dinilai oleh ahli materi, ahli media, praktisi dan angket respon peserta didik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kualitas kelayakan bahan ajar berdasarkan hasil validasi ahli materi mendapatkan rata-rata pesentase 94,4% (sangat layak), ahli media 97,3% (sangat layak), praktisi 98,5 % (sangat layak). Sedangkan data hasil penelitian dari angket respon peserta didik uji skala kecil mendapatkan rata-rata persentase 79,3% (menarik) dan uji skala besar 86,4 % (sangat menarik). Dengan demikian, produk booklet ini dinilai layak digunakan sebagai bahan ajar untuk peserta didik kelas VIII karena memberikan pengaruh positif dalam mendukung proses pembelajaran.

PENGEMBANGAN BOOKLET SEBAGAI BAHAN AJAR PADA MATERI SISTEM EKSKRESI MANUSIA KELAS VIII SMP NEGERI 8 TARAKAN

2023 · Thesis ·

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan bahan ajar berbasis booklet pada materi sistem eksresi manusia untuk peserta didik kelas VIII SMP Negeri 8 Tarakan. Penelitian ini merupakan jenis penelitian pengembangan (Research and development) yang diadaptasi oleh model Borg & Gall yang terdiri 10 tahap, namun penelitian yang dilakukan hanya sampai tahap sembilan yaitu revisi produk. Subjek dalam penelitian ini adalah 2 dosen pendidikan biologi universitas borneo tarakan sebagai ahli materi dan media, guru ipa, serta peserta didik kelas VIII. Data penelitian diperoleh dari lembar validasi yang dinilai oleh ahli materi, ahli media, praktisi dan angket respon peserta didik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kualitas kelayakan bahan ajar berdasarkan hasil validasi ahli materi mendapatkan rata-rata pesentase 94,4% (sangat layak), ahli media 97,3% (sangat layak), praktisi 98,5 % (sangat layak). Sedangkan data hasil penelitian dari angket respon peserta didik uji skala kecil mendapatkan rata-rata persentase 79,3% (menarik) dan uji skala besar 86,4 % (sangat menarik). Dengan demikian, produk booklet ini dinilai layak digunakan sebagai bahan ajar untuk peserta didik kelas VIII karena memberikan pengaruh positif dalam mendukung proses pembelajaran.