2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Fitria Dinda Saputri, 2022. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan teknik modeling simbolis dalam bimbingan kelompok dapat meningkatkan public speaking skills pengurus OSIS SMA N 1 Tarakan. Public speaking merupakan keterampilan berbicara seseorang dalam menyampaikan pesan di depan banyak orang. Penelitian ini merupakan penelitian pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen dengan desain one-group pretest – posttest. Adapun populasi penelitian yaitu pengurus OSIS di SMA Negeri 1 Tarakan yang berjumlah 56 siswa dan penarikan sampel yang digunakan Simple Random Sampling yang berjumlah 10 siswa. Instrumen penelitian menggunakan skala public speaking berdasarkan teori Ilham (2020), dengan uji hipotesis uji Wilcoxon. Terdapat 2 (20%) pengurus memiliki tingkat public speaking skills sangat rendah, 4 (40%) pengurus memiliki tingkat public speaking skills rendah, 1 (10%) pengurus memiliki tingkat public speaking skills tinggi, dan 3 (30%) pengurus memiliki tingkat public speaking skills sangat tinggi. Pada pemberian posttest terdapat 8 (80%) pengurus memiliki tingkat public speaking skills sangat tinggi, dan 2 (20%) pengurus memiliki tingkat public speaking skills tinggi.Berdasarkan hasil uji hipotesis menggunakan Wilcoxon diperoleh Zhitung -2.807 0.0022 kemudian nilai sig (2-tailed) sebesar 0.005 0.05. maka hipotesis yang berbunyi “bimbingan kelompok dengan teknik modeling simbolis dapat meningkatkan public speaking skills pengurus OSIS SMA N 1 Tarakan” diterima.
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
Penelitian yang digunakan pada penelitian ini yaitu penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian ini dilaksanakan di MTs Al-Fatah Tarakan dengan subjek penelitian seluruh siswa kelas VIII MTs Al-Fatah Tarakan yang berjumlah 32 siswa. Penelitian tindakan kelas digunakan dengan tujuan untuk meningkatkan kemampuan menulis teks persuasi dengan menggunakan model pembelajaran mandiri. Penelitian ini dilaksanakan dalam II siklus yang setiap siklus terdiri dari 4 tahap diantaranya perencenaan, pelaksanaan tindakan, observasi atau pengamatan, dan refleksi. Setiap siklus terdiri dari 2 pertemuan. Penelitian ini diperoleh sejumlah data yaitu dari Lembar pengamatan aktivitas siswa, lembar pengamatan aktivitas guru, serta hasil belajar siswa dalam aspek kognitif dan aspek afektif. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa pembelajaran menulis teks persuasi dengan menggunakan model pembelajaran mandiri dapat meningkatkan pembelajaran menulis khususnya menulis teks persuasi pada siswa kelas VIII MTs Al-Fatah Tarakan. Hal tersebut dapat dilihat pada hasil yang diperoleh pada setiap siklus. Hasil pengamatan aktivitas siswa pada siklus dengan 4 aspek penilaian yaitu antusias siswa, keaktifan siswa, konsentrasi siswa, dan situasi pembelajaran memperoleh hasil sebesar 59,26 dan pada siklus II yaitu 89,15, peningkatan siklus I ke II adaah sebesar 29,89. Hasil pengamatan aktivitas guru pada siklus I 67,96 dan pada siklus II sebesar 92,18 dan mengalami peningkatan 24,22. Ketuntasan hasil belajar siswa aspek kognitif pada siklus I sebesar 6,25% dan pada siklus II yaitu 84,37% mengalami peningkatan 78,12%. Hasil aspek afektif dengan 4 penilaian diantaranya disiplin, tanggung jawab, percaya diri, dan jujur. Pada siklus I sebesar 59,37% dan pada siklus II 90,62% mengalami peningkatan 31,25%. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa pembelajaran menggunakan model pembeajaran mandiri dapat meningkatkan kemampuan menulis teks persuasi pada siswa kelas VIII di MTs Al-Fatah Tarakan.
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
Perdagangan orang merupakan tindak pidana yang melanggar Hak Asasi Manusia, dimana bentuknya dapat berupa kerja paksa, perdagangan organ, maupun prostitusi atau eksploitasi seksual yang menyebabkan seseorang dapat mengakibatkan penderitaan secara fisik, psikis, atau mental. Peran para penegak hukum diharapkan dapat menanggulangi terjadinya tindak pidana perdagangan orang, khususnya yang bertujuan untuk prostitusi. Permasalahan yang diangkat dalam penulisan skripsi ini bertujuan untuk mengetahui penegakan hukum pidana bagi pelaku tindak pidana perdagangan orang yang bertujuan untuk prostitusi di Kota Tarakan dan hambatan dalam penerapan hukum pidana terhadap pelaku pengguna jasa prostitusi dalam kasus tindak pidana perdagangan orang di Kota Tarakan. Jenis penelitian yang digunakan dalam penulisan skripsi ini adalah metode pendekatan empiris, dimana penelitian ini dilakukan dengan melakukan secara langsung ke lokasi penelitian. Data yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari data primer dan data sekunder. Data primer berasal dari Kepolisian Resor Tarakan, Kejaksaan Negeri Tarakan, Pengadilan Negeri Tarakan, dan Beberapa Tempat Hiburan Malam di Kota Tarakan. Data sekunder berasal dari Undang-Undang, buku, jurnal, artikel, dan data pendukung lainnya. Hasil dari penelitian ini, penulis menyimpulkan bahwa: Pertama, Penegakan hukum pidana bagi pelaku tindak pidana perdagangan orang yang bertujuan untuk prostitusi di Kota Tarakan belum maksimal dikarenakan selama ini pemidanaan hanya dikenakan kepada mucikari saja. Kedua, hambatan dalam penerapan sanksi terhadap pelaku pengguna jasa prostitusi dalam kasus tindak pidana perdagangan orang karena akibat kurangnya pengetahuan aparat penegak hukum dalam menafsirkan pasal Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang. Selain itu, sulitnya mendalami penyelidikan terhadap pengguna jasa prostitusi karena mucikari tidak pernah melakukan pendataan identitas terhadap pengguna jasa.
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Perdagangan orang merupakan tindak pidana yang melanggar Hak Asasi Manusia, dimana bentuknya dapat berupa kerja paksa, perdagangan organ, maupun prostitusi atau eksploitasi seksual yang menyebabkan seseorang dapat mengakibatkan penderitaan secara fisik, psikis, atau mental. Peran para penegak hukum diharapkan dapat menanggulangi terjadinya tindak pidana perdagangan orang, khususnya yang bertujuan untuk prostitusi. Permasalahan yang diangkat dalam penulisan skripsi ini bertujuan untuk mengetahui penegakan hukum pidana bagi pelaku tindak pidana perdagangan orang yang bertujuan untuk prostitusi di Kota Tarakan dan hambatan dalam penerapan hukum pidana terhadap pelaku pengguna jasa prostitusi dalam kasus tindak pidana perdagangan orang di Kota Tarakan. Jenis penelitian yang digunakan dalam penulisan skripsi ini adalah metode pendekatan empiris, dimana penelitian ini dilakukan dengan melakukan secara langsung ke lokasi penelitian. Data yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari data primer dan data sekunder. Data primer berasal dari Kepolisian Resor Tarakan, Kejaksaan Negeri Tarakan, Pengadilan Negeri Tarakan, dan Beberapa Tempat Hiburan Malam di Kota Tarakan. Data sekunder berasal dari Undang-Undang, buku, jurnal, artikel, dan data pendukung lainnya. Hasil dari penelitian ini, penulis menyimpulkan bahwa: Pertama, Penegakan hukum pidana bagi pelaku tindak pidana perdagangan orang yang bertujuan untuk prostitusi di Kota Tarakan belum maksimal dikarenakan selama ini pemidanaan hanya dikenakan kepada mucikari saja. Kedua, hambatan dalam penerapan sanksi terhadap pelaku pengguna jasa prostitusi dalam kasus tindak pidana perdagangan orang karena akibat kurangnya pengetahuan aparat penegak hukum dalam menafsirkan pasal Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang. Selain itu, sulitnya mendalami penyelidikan terhadap pengguna jasa prostitusi karena mucikari tidak pernah melakukan pendataan identitas terhadap pengguna jasa.
2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
ABSTRAK Penelitian dilakukan di Kota Tarakan pada bulan Januari – Maret 2021 dengan tujuan mengetahui bio-populasi ikan senangin dan ikan arut dari aspek sex ratio, pertumbuhan, TKG (Tingkat Kematangan Gonad), IKG (Indeks Kematangan Gonad), fekunditas, ukuran pertama kali matang gonad (Lm) dan tertangkap (Lc). Total sampel penelitian 113 ekor yang terdiri dari ikan arut 81 ekor dan ikan senangin 32 ekor. Sampel diukur panjang menggunakan penggaris dan ditimbang bobotnya menggunakan timbangan analitik. Pengamatan jenis kelamin dilakukan secara anatomi dengan melihat gonad ikan. Sex ratio ikan sampel selama penelitian adalah 1 : 4 (ikan senangin) dan 1 : 2 (ikan arut). Berdasarkan model pertumbuhan ikan arut sebagai hasil tangkapan utama, diketahui parameter pertumbuhannya yaitu dugaan panjang maksimal tercapai (L∞) 71.26 cm, koefisien pertumbuhan (K) 0.0127 cm dan dugaan umur pada panjang teoritis null (t0) sebesar -1.0665 hari. TKG ikan senangin jantan dominan TKG I dan betina TKG IV. Sampel ikan arut jantan dominan TKG I dan betina TKG III. Kisaran IKG ikan senangin jantan 0.08 – 1.29 dan betina 0.11 – 3.47. IKG ikan arut jantan berkisar 0.08 – 1.62 dan betina 0.38 – 2.34. Nilai Lm ikan arut 30.6 cm dan ikan senangin 40.4 cm. Nilai ukuran Lc pada ikan arut 30.9 cm dan ikan senangin 34.7 cm. ABSTRACT The study was conducted in Tarakan City in January to March 2021 with the aim of finding out the bio-population of the Senangin fish and Arut fish from the aspect of sex ratio, growth, TKG (Gonadal Maturity Level), IKG (Gonadal Maturity Index), fecundity, size at first gonadal maturity (Lm) and caught (Lc). The total sample of the study was 113 fish consisting of 81 Arut and 32 Senangin. Samples were measured in length using a ruler and weighed using an analytical balance. Observation of sex was done anatomically by looking at the fish gonads. The sex ratio of the sampled fish during the study was 1:4 (Senangin fish) and 1:2 (Arut fish). Based on the growth model of Arut fish as the main catch, it was known that its growth parameters reached the estimated maximum length (L∞) 71.26 cm, gowth coefficient (K) of 0.0127 cm, and age estimation at null theoretical length (t0) of -1.0665 days. The male Senangin was dominant of TKG I and female of TKG IV. The male Arut was dominant of TKG I and female of TKG III. The range of IKG of male Senangin was 0.08-1.29 and the female was 0.11-3.47. The IKG of the male arut ranged from 00.08-1.62 and the female 0.38-2.34. The Lm value of Arut was 30.6 cm and Senangin was 40.4 cm. The value of Lc size in Arut was 30.9 cm and Senangin was 34.7 cm.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Penelitian dilakukan di Kota Tarakan pada bulan Januari – Maret 2021 dengan tujuan mengetahui bio-populasi ikan senangin dan ikan arut dari aspek sex ratio, pertumbuhan, TKG (Tingkat Kematangan Gonad), IKG (Indeks Kematangan Gonad), fekunditas, ukuran pertama kali matang gonad (Lm) dan tertangkap (Lc). Total sampel penelitian 113 ekor yang terdiri dari ikan arut 81 ekor dan ikan senangin 32 ekor. Sampel diukur panjang menggunakan penggaris dan ditimbang bobotnya menggunakan timbangan analitik. Pengamatan jenis kelamin dilakukan secara anatomi dengan melihat gonad ikan. Sex ratio ikan sampel selama penelitian adalah 1 : 4 (ikan senangin) dan 1 : 2 (ikan arut). Berdasarkan model pertumbuhan ikan arut sebagai hasil tangkapan utama, diketahui parameter pertumbuhannya yaitu dugaan panjang maksimal tercapai (L∞) 71.26 cm, koefisien pertumbuhan (K) 0.0127 cm dan dugaan umur pada panjang teoritis null (t0) sebesar -1.0665 hari. TKG ikan senangin jantan dominan TKG I dan betina TKG IV. Sampel ikan arut jantan dominan TKG I dan betina TKG III. Kisaran IKG ikan senangin jantan 0.08 – 1.29 dan betina 0.11 – 3.47. IKG ikan arut jantan berkisar 0.08 – 1.62 dan betina 0.38 – 2.34. Nilai Lm ikan arut 30.6 cm dan ikan senangin 40.4 cm. Nilai ukuran Lc pada ikan arut 30.9 cm dan ikan senangin 34.7 cm. ABSTRACT The study was conducted in Tarakan City in January to March 2021 with the aim of finding out the bio-population of the Senangin fish and Arut fish from the aspect of sex ratio, growth, TKG (Gonadal Maturity Level), IKG (Gonadal Maturity Index), fecundity, size at first gonadal maturity (Lm) and caught (Lc). The total sample of the study was 113 fish consisting of 81 Arut and 32 Senangin. Samples were measured in length using a ruler and weighed using an analytical balance. Observation of sex was done anatomically by looking at the fish gonads. The sex ratio of the sampled fish during the study was 1:4 (Senangin fish) and 1:2 (Arut fish). Based on the growth model of Arut fish as the main catch, it was known that its growth parameters reached the estimated maximum length (L∞) 71.26 cm, gowth coefficient (K) of 0.0127 cm, and age estimation at null theoretical length (t0) of -1.0665 days. The male Senangin was dominant of TKG I and female of TKG IV. The male Arut was dominant of TKG I and female of TKG III. The range of IKG of male Senangin was 0.08-1.29 and the female was 0.11-3.47. The IKG of the male arut ranged from 00.08-1.62 and the female 0.38-2.34. The Lm value of Arut was 30.6 cm and Senangin was 40.4 cm. The value of Lc size in Arut was 30.9 cm and Senangin was 34.7 cm.
2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
Dinda Febita Sari. 2021. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan suatu produk berupa media Jenga pada layanan informasi bimbingan dan konseling pada siswa di MTs DDI Kota Tarakan. Bullying adalah suatu tindakan kekerasan atau responsive yang dilakukan oleh seseorang atau sekelompok orang dengan maksud dan tujuan untuk menakut-nakuti. Media Jenga ini merupakan salah satu media yang dapat digunakan oleh guru bimbingan dan konseling untuk melaksanakan layanan, terutama dalam layanan informasi untuk meningkatkan pemahaman bahaya bullying sehingga siswa dapat memahami cara menghadapi bullying dan dampak buruk dari perilaku bullying. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian dan pengembangan (Research and Development). Prosedur penelitian dan pengembangan menggunakan model pengembangan Borg and Gall, namun dalam penelitian ini dilakukan sampai pada tahap kelima yaitu tahap revisi desain karena kondisi di masa pandemi Covid-19. Hasil validasi ahli materi dengan skor 78% menunjukkan pada kategori layak, dan hasil validasi ahli desain dengan skor 89% menunjukkan pada kategori sangat layak. Dengan ini menunjukkan bahwa media Jenga yang dikembangkan layak dan baik digunakan dalam layanan informasi bimbingan dan konseling untuk meningkatkan pemahaman bahaya Bullying siswa.
2021 · Thesis ·
Dinda Febita Sari. 2021. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan suatu produk berupa media Jenga pada layanan informasi bimbingan dan konseling pada siswa di MTs DDI Kota Tarakan. Bullying adalah suatu tindakan kekerasan atau responsive yang dilakukan oleh seseorang atau sekelompok orang dengan maksud dan tujuan untuk menakut-nakuti. Media Jenga ini merupakan salah satu media yang dapat digunakan oleh guru bimbingan dan konseling untuk melaksanakan layanan, terutama dalam layanan informasi untuk meningkatkan pemahaman bahaya bullying sehingga siswa dapat memahami cara menghadapi bullying dan dampak buruk dari perilaku bullying. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian dan pengembangan (Research and Development). Prosedur penelitian dan pengembangan menggunakan model pengembangan Borg and Gall, namun dalam penelitian ini dilakukan sampai pada tahap kelima yaitu tahap revisi desain karena kondisi di masa pandemi Covid-19. Hasil validasi ahli materi dengan skor 78% menunjukkan pada kategori layak, dan hasil validasi ahli desain dengan skor 89% menunjukkan pada kategori sangat layak. Dengan ini menunjukkan bahwa media Jenga yang dikembangkan layak dan baik digunakan dalam layanan informasi bimbingan dan konseling untuk meningkatkan pemahaman bahaya Bullying siswa.
2020 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Nama penulis: Dinda Rani Safitri. Nama Pembimbing I: Dr. Basri, S.H.,M.Kn, Nama Pembimbing II: Mansyur, S.H.,M.H. Pada asasnya dalam suatu perkawinan seorang pria hanya boleh mempunyai seorang isteri, Seorang isteri hanya boleh mempunyai seorang suami namun, undang-undang memperbolehkan adanya perkawinan poligami dengan harus memenuhi syarat alternative dan syarat kumulatif. Berdasarkan penjelasan diatas penulis tertarik dengan permasalahan yang harus diteliti yaitu tujuan adanya izin dari Pengadilan Agama saat ingin berpoligami dan apa yang menjadi dasar pertimbangan hakim dalam mengabulkan izin poligami di Pengadilan Agama Tarakan. Dari permasalahan tersebut penulis mengambil tipe penelitian Yuridis-Normatif yang dimana metode penelitian hukum ini pada dasarnya ialah penggabungan antara pendekatan hukum normatif dengan adanya penambahan dari berbagai unsur-unsur empiris. Teknik pengumpulannya diambil melalui perundang-undangan, catatan resmi, dan putusan hakim, serta melakukan sedikit wawancara dengan hakim yang menangani perkara. Hasil dari permasalahan ini adalah dalam hal hanya apabila dikehendaki oleh pihak yang bersangkutan, maka pengadilan dapat memberi izin kepada suami untuk beristeri lebih dari seorang (pasal 3 UU No. 1 Tahun 1974), melalui izin poligami dari Pengadilan Agama dimaksudkan agar mendapatkan Kepastian Hukum dan Konsekuensi Hukum. Selain itu Pengadilan Agama hanya memberi izin kepada suami yang akan beristri lebih dari seorang apabila istri tidak dapat menjalankan kewajibannya sebagai isteri, istri mendapat cacat badan atau penyakit yang tidak dapat disembuhkan dan istri tidak dapat melahirkan keturunan dengan catatan istri telah menyatakan sikap bahwa istri mampu dan rela dipoligami melalui tulisan ataupun lisan yang diucapkan dihadapan persidangan tetapi, jika istri tidak dapat dimintai keterangan tanpa alasan yang jelas maka hakim menyatakan bahwa istri tidak menggunakan haknya untuk membantah dalil yang diberikan oleh suami dengan itu hakim memutuskan bahwa istri menyetujui untuk dipoligami melalui izin tertulis yang telah istri tanda tangani. Penulis berharap untuk kedepannya masyarakat sadar akan pentingnya izin poligami dari istri pertama dan pengadilan agama sebelum melakukan perkawinan poligami, dan untuk kedepannya ketentuan persetujuan istri lebih dipertegas lagi dengan mengadirkan istri dihadapan persidangan sebelum diputuskan karena dikhawatirkan akan menjadi celah bagi suami yang mengajukan poligami dengan memalsukan tanda tangan dipernyataan persetujuan istri.
2020 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
the role of the national central bureau interpol Indonesia in tackling narcotics abuse in the border region