Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

3 hasil
Subjek: Selar Tetengkek
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Komposisi Ukuran Dan Hubungan Panjang Berat Ikan Selar Tetengkek (Megalspis cordyla) Hasil Tangkap Pancing Ulur Di Perairan Pulau Bunyu

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Selar tetengkek merupakan salah satu jenis ikan hasil tangkapan para nelayan di Pulau Bunyu. Alat tangkap yang digunakan nelayan yaitu pancing ulur/tangan (head line). Ikan selar tetengkek termasuk ikan pelagis kecil yang tergolong ke dalam ikan karnivora dan menjadi salah satu sumberdaya perikanan yang memilikinilai ekologis dan ekonomis. Tujuan penelitian yaitu menjelaskan komposisi ukuran panjang total, panjang standar dan berat dengan pendekatan distribusi ferkuensi ukuran dan menjelaskan secara deskriptif kuantitatif hubungan panjang berat dengan pendekatan regresi pola kubik. Penelitian dilakukan di perairan Pulau Bunyu selama 3 bulan terhitung dari persiapan hingga telaksananya penelitian pada bulan Mei sampai dengan bulan Juli 2022. Metode pengambilan sampel yang digunakan yaitu purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan cara mengambil ikan dari nelayan pancing ulur di perairan Pulau Bunyu. Komposisi ukuran panjang total terbentuk 9 kelas dengan kisaran ukuran 25,0-55,7cm pada ukuran panjang standar 21,0-48,7cm dan berat 100,0- 1355,9 gram.Hubungan panjang total dan berat memiliki nilai b=2,876 yaitu allometrik negatif, pada hubungan panjang standar memiliki nilai b=2,853 yang bermakna allometrik negatif dan hubungan panjang cagak memiliki nilai b=2,917 yaitu allometrik negatif, yang memiliki makna bahwa pertambahan berat lebih lambat dibandingkan pertambahan panjangnya.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

MODEL DAN SIFAT PERTUMBUHAN IKAN SELAR TETENGKEK (Megalaspis cordyla) DI PERAIRAN BUNYU KABUPATEN BULUNGAN

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

MODEL DAN SIFAT PERTUMBUHAN IKAN SELAR TETENGKEK (Megalaspis cordyla) DI PERAIRAN BUNYU KABUPATEN BULUNGAN ABSTRAK Pulau Bunyu berbentuk pulau kecil dengan luas 198.32 km² punya potensi hasil perikanan yang berlimpah di wilayah lautnya, salah satunya sumberdaya ikan selar tetengkek yang secara morfologis bernama ilmiah Megalaspis cordyla. Megalaspis cordyla adalah ikan pelagis kecil tergolong hewan carnivora dan sumberdaya ikan pelagis bernilai ekonomis cukup tinggi. Penelitian tentang model dan sifat pertumbuhan ikan Megalaspis cordyla dilakukan karena belum tersedia data ilmiah pertumbuhan biologi ikan selar dan melengkapi informasi tentang sumberdaya ikan di pulau Bunyu, agar pengelolaan sumberdaya perikanan di pulau Bunyu bisa lestari dan berkelanjutan. Tujuan penelitian ini berkaitan dengan model dan sifat pertumbuhan ikan Megalaspis cordyla. Analisis model pertumbuhan menjelaskan parameter pertumbuhan yaitu nilai koefisien pertumbuhan (K), panjang infinitif (L∞) dan dugaan umur pada panjang null (t0) dengan pendekatan von Bertalanffy. Analisis sifat pertumbuhan menggunakan metode hubungan panjang berat pola kubik. Penelitian dilakukan selama 2 bulan dengan 8 kali sampling total di perairan Bunyu terhadap sampel ikan Megalaspis cordylla. Penelitian ini menggunakan metode deksriptif kuantitatif dengan pendekatan metode samplingnya purposive sampling. Total sampel penelitian 192 ekor ikan Megalaspis cordylla. Model perubahan panjang per umur pada grafik pergeseran struktur umur ikan Megalaspis cordylla yaitu a = -0,0305 dan nilai b = 2,0437 dengan nilai koefesien determinasi R² = 0,7581 atau melebihi dari 75,81%. Model pertumbuhan dalam bentuk persamaan model von bertalanffy adalah Lt = 67,007 ( 1-2,14266 -0,031 (t - 0,679)). Parameter pertumbuhan dengan panjang infinitive mencapai (L∞) = 67,007 cm diperkirakan terjadi pada umur 530 hari (1 tahun 5 bulan 4 hari), koefesien pertumbuhan (K) = 0,031 cm/hari dan estimasi umur pada panjang teoritis null (t0) = 0,679 hari. Hubungan panjang dan berat (panjang total, standar dan cagak dengan berat) menghasilkan nilai b ≠ 3 atau b 3 berarti pertumbuhannya allometrik negatif yaitu pertambahan panjang lebih cepat dibandingkan dengan pertumbuhan berat, yang didukung dengan hasil analisa uji t (thitung ttabel, terima H0) dengan nilai determinasi 73.9% - 76.4%.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Produktivitas Perikanan Pancing Selar Tetengkek (Megalaspis cordyla) di Perairan Bunyu Kabupaten Bulungan

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ANALISIS PRODUKTIVITAS PERIKANAN PANCING SELAR TETENGKEK (Megalaspis cordlyla) DI PERAIRAN BUNYU KABUPATEN BULUNGAN Abstrak Pulau Bunyu memiliki karakteristik pulau kecil dikelilingi lautan yang berpotensi dalam sumberdaya perikanan. Salah satu jenis ikan di Pulau Bunyu yaitu ikan selar tetengkek (Megalaspis cordyla), Ikan ini ditangkap oleh nelayan Bunyu memakai alat tangkap pancing (handline dan longline). Upaya penangkapan ikan berdampak pada produktivitas nelayan Pulau Bunyu dan bermuara pada nilai produktivitas atau tingkat pendapatan Tujuan penelitian ini adalah menganalisis produktivitas secara deskriptif dengan variabel tingkat pendidikan, umur dan lama bekerja serta pengaruhnya terhadap hasil tangkapan, nilai produktivitas per trip, per nelayan dan per kapal, dan nilai pendapatan bersih (keuntungan) perikanan pancing selar tetengkek. Metode pada penelitian ini menggunakan metode survey dengan pendekatan deskriptif kuantitatif, purposive sampling dan wawancara yang dilakukan selama 3 bulan (Juli-September 2022).Hasil penelitian menunjukan produktivitas perikanan pancing selar tetengkek (Megalaspis cardyla) di perairan Pulau Bunyu kategori aspek sumberdaya manusia, ditetapkan dalam penelitian ini yaitu pendidikan, umur, dan lama bekerja, variabel produktivitas tingkat pendidikan nelayan terbesar yaitu SD (43%), variabel umur nelayan yaitu 40-50 (40%) dan variabel lama bekerja terbesar yaitu 10-20 tahun (33%). Analisis regersi variabel-variabel produktivitas dengan hasil tangkapan (produksi) baik secara parsial (regresi sederhana) dan simultan (regresi berganda) menghasilkan nilai signifikansi > 0,05 yang bermakna tidak terdapat pengaruh. Nilai produktivitas dengan biaya operasional penangkapan Rp225.667 per trip menghasilkan nilai sebesar 0,026 kg per trip. 2 kg per nelayan dan nilai produktivitas perkapal sebesar 57,3 kg.Keuntungan rata-rata nilai yang didapatkan dalam usaha perikanan pancing ulur (handline) selar tetengkek di perairan Bunyu perharinya adalah Rp. 1.336.119 dan perbulannya sebesar Rp 7.483.569.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail