Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

DESI

66 karya publik ditemukan.

2026: 132025: 162024: 122023: 112022: 102020: 4

Indeks kepuasan masyarakat terhadap pelayanan badan penyelenggara jaminan sosial di kota Tarakan (studi kasus: Tarakan tengah)

2024 · Thesis ·

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitas pelayanan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kota Tarakan yang diukur berdasarakan kepuasan masyarakat dengan menggunakan Indek Kepuasan Masayarakat (IKM). Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuamtitatif deskriftif dengan menggunakan analisis Indeks Kepuasan Masyarakat dengan hasil desai dalam bentuk angka. Penelitian dilakukan di Kota Tarakan terkhususnya di kecamatan Tarakan Tengah. Teknik sampel yang digunakan adalah teknik random sampling (secara acak). Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik dokumentasi, dan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) untuk pelayanan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kota Tarakan adalah 2,09 dengan angka konversi sebesar 52,00. Maka kinerja kualitas pelayanan publik berada kategori mutu pelayanan tidak baik. Hasil dari enam indikator Indeks Kepuasan Masayarakat dengan nilai antara 0-100, adalah sebagai berikut : (1) Persyaraatan Pelayanan memiliki nilai IKM sebesar 81,25 dengan kategori baik. (2) Prosedur Pelayanan memiliki nilai IKM sebesar 81,25. (3) Waktu Penyelesaian Petugas Pelayanan memilki nilai IKM sebesar 81,5 dengan kategori baik. (4) Biaya/Tarif pelayanan memilki nilai IKM sebesar 76,25 dengan kategori kurang baik. (5) Produk Spesifikasi Jenis Pelayanan memilki nilai IKM sebesar 79 dengan kategori baik. (6) Kompetensi Pelaksana Pelayanan memiliki nilai IKM sebesar 81,5 dengan kategori baik. Data penelitian ini menggunakan data primer dimana skala likert dan importance performance analysis (IPA) sebagai analisis. Dari hasil penelitian ini terdapat enam persepsi masyarakat terhadap pelayanan publik (X) di pelayanan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kota Tarakan dan terdapat enam persepsi masyarakat terhadap kepuasan pelayanan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kota Tarakan (Y) menjawab puas dan kurang puas atas kinerja pelayanan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kota Tarakan. Kepuasan pelayanan publik di Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kota Tarakan diukur dengan perhitungan indeks kepuasan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (IKP) sebesar 58,76% yang menyatakan pengguna tidak puas dengan pelayanan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kota Tarakan. Oleh karena itu, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kota Tarakan perlu meningkatkan kinerja pelayanan.

INDEKS KEPUASAN MASYARAKAT TERHADAP PELAYANAN BADAN PENYELENGGARA JAMINAN SOSIAL DI KOTA TARAKAN (STUDI KASUS : TARAKAN TENGAH)

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

ABSTRAK INDEKS KEPUASAN MASYARAKAT TERHADAP PELAYANAN BADAN PENYELENGGARA JAMINAN SOSIAL KOTA TARAKAN (STUDI KASUS : TARAKAN TENGAH) DESI NASARI Dr. SYAIFUL ANWAR, S.E., M.Si Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitas pelayanan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kota Tarakan yang diukur berdasarakan kepuasan masyarakat dengan menggunakan Indek Kepuasan Masayarakat (IKM). Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuamtitatif deskriftif dengan menggunakan analisis Indeks Kepuasan Masyarakat dengan hasil desai dalam bentuk angka. Penelitian dilakukan di Kota Tarakan terkhususnya di kecamatan Tarakan Tengah. Teknik sampel yang digunakan adalah teknik random sampling (secara acak). Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik dokumentasi, dan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) untuk pelayanan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kota Tarakan adalah 2,09 dengan angka konversi sebesar 52,00. Maka kinerja kualitas pelayanan publik berada kategori mutu pelayanan tidak baik. Hasil dari enam indikator Indeks Kepuasan Masayarakat dengan nilai antara 0-100, adalah sebagai berikut : (1) Persyaraatan Pelayanan memiliki nilai IKM sebesar 81,25 dengan kategori baik. (2) Prosedur Pelayanan memiliki nilai IKM sebesar 81,25. (3) Waktu Penyelesaian Petugas Pelayanan memilki nilai IKM sebesar 81,5 dengan kategori baik. (4) Biaya/Tarif pelayanan memilki nilai IKM sebesar 76,25 dengan kategori kurang baik. (5) Produk Spesifikasi Jenis Pelayanan memilki nilai IKM sebesar 79 dengan kategori baik. (6) Kompetensi Pelaksana Pelayanan memiliki nilai IKM sebesar 81,5 dengan kategori baik. Data penelitian ini menggunakan data primer dimana skala likert dan importance performance analysis (IPA) sebagai analisis. Dari hasil penelitian ini terdapat enam persepsi masyarakat terhadap pelayanan publik (X) di pelayanan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kota Tarakan dan terdapat enam persepsi masyarakat terhadap kepuasan pelayanan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kota Tarakan (Y) menjawab puas dan kurang puas atas kinerja pelayanan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kota Tarakan. Kepuasan pelayanan publik di Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kota Tarakan diukur dengan perhitungan indeks kepuasan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (IKP) sebesar 58,76% yang menyatakan pengguna tidak puas dengan pelayanan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kota Tarakan. Oleh karena itu, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kota Tarakan perlu meningkatkan kinerja pelayanan. Kata Kunci : Kepuasan Masyarakat, Kualitas Pelayanan, Importance Performance Analysis, Pelayanan Publik

PELAKSANAAN LAYANAN INFORMASI DITINJAU DARI MODEL CONTECT INPUT PROCESS PRODUCT (CIPP) DI SMA NEGERI 1 NUNUKANPELAKSANAAN LAYANAN INFORMASI DITINJAU DARI MODEL CONTECT INPUT PROCESS PRODUCT (CIPP) DI SMA NEGERI 1 NUNUKAN

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Layanan informasi pada dasarnya bertujuan untuk membekali peserta didik dari berbagai pengetahuan dan pemahaman tentang bimbingan dan konseling yang berguna untuk mengenali diri, merencanakan dan mengembangkan pola kehidupan sebagai peserta didik, anggota keluarga dan masyarakat. Penelitian ini akan memebahas bagaimana pelaksanaan layanan informasi di sekolah yang di tinjau dari model CIPP. Selain itu Penelitian ini juga menggunakan motode kualitatif deskriptif, serta teknik analisis data yang di gunakan dalam penelitian ini yaitu reduksi data, penyajian, data dan kesimpulan. Hasil dari penelitian yang telah dilakukan meliputi context tujuan dari pelaksanaan layanan informasi adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman kepada peserta didik terkait ketrampilan pola hidup, belajar, sosial dan karir. Input persiapan yang dilakukan guru BK sebelum melaksanakan layanan meliputi menyebarkan AKPD, menyusun RPL, menyediakan media, dan teknik/metode. Process layanan informasi dilaksanakan melalui bimbingan klasikal, papan bimbingan dan sosial media. Product evaluasi dilakukan beberapa cara meliputi, pertanyaan yang dilontarkan secara langsung dan ditunjuk secara acak. Kemudian peserta didik memberikan hasil kesimpulan dalam lembaran kertas dan terakhir melalui aplikasi quiziz. Dari evaluasi hasil bahwa siswa dapat memahami materi dengan baik. Dan apabila guru bimbingan konseling menunjuk secara random peserta didik mampu menjelaskan sesuai pemahaman mereka sendiri.

Kemampuan Guru Dalam Mengadakan Variasi Mengajar Pada Pembelajaran Tematik Kelas III.B SDN 032 Tarakan

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kemampuan guru dalam mengadakan variasi pada pembelajaran tematik di kelas III.B SDN 032 Tarakan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Penelitian ini berfokus pada kemampuan guru dalam mengadakan variasi mengajar dengan dimensi variasi gaya mengajar, variasi penggunaan media dan alat bantu ajar dan variasi pola interaksi. Adapun sumber data pada penenlitian ini berupa data primer dan data sekunder dengan informan yaitu guru kelas III.B SDN 032 Tarakan. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Instrumen yang digunakan yaitu berupa pedoman observasi keterampilan guru dalam mengadakan variasi mengajar, pedoman wawancara dengan guru dan dokumentasi. Serta menggunakan teknik analisis data kualitatif melalui pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa guru kelas III.B SDN 032 Tarakan telah menerapkan ketiga komponen variasi mengajar dalam pembelajaran yang dilakukan yaitu variasi gaya mengajar yang terdiri dari indikator variasi suara, pemusatan perhatian, kesenyapan guru, mengadakan kontak pandang, gerakan badan dan mimik, dan variasi perpindahan posisi. Variasi penggunaan media dan alat bantu ajar yang terdiri dari variasi penggunaan media dan alat bantu yang dapat didengar oleh siswa, penggunaan media dan alat bantu yang dapat dilihat oleh siswa, penggunaan media dan alat bantu yang dapat di manipulasi oleh siswa. Variasi pola interaksi yang terdiridari variasi satu arah, interaksi dua arah dan interakasi multi arah.

PELAKSANAAN LAYANAN INFORMASI DITINJAU DARI MODEL CONTECT INPUT PROCESS PRODUCT (CIPP) DI SMA NEGERI 1 NUNUKAN

2023 · Thesis ·

Layanan informasi pada dasarnya bertujuan untuk membekali peserta didik dari berbagai pengetahuan dan pemahaman tentang bimbingan dan konseling yang berguna untuk mengenali diri, merencanakan dan mengembangkan pola kehidupan sebagai peserta didik, anggota keluarga dan masyarakat. Penelitian ini akan memebahas bagaimana pelaksanaan layanan informasi di sekolah yang di tinjau dari model CIPP. Selain itu Penelitian ini juga menggunakan motode kualitatif deskriptif, serta teknik analisis data yang di gunakan dalam penelitian ini yaitu reduksi data, penyajian, data dan kesimpulan. Hasil dari penelitian yang telah dilakukan meliputi context tujuan dari pelaksanaan layanan informasi adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman kepada peserta didik terkait ketrampilan pola hidup, belajar, sosial dan karir. Input persiapan yang dilakukan guru BK sebelum melaksanakan layanan meliputi menyebarkan AKPD, menyusun RPL, menyediakan media, dan teknik/metode. Process layanan informasi dilaksanakan melalui bimbingan klasikal, papan bimbingan dan sosial media. Product evaluasi dilakukan beberapa cara meliputi, pertanyaan yang dilontarkan secara langsung dan ditunjuk secara acak. Kemudian peserta didik memberikan hasil kesimpulan dalam lembaran kertas dan terakhir melalui aplikasi quiziz. Dari evaluasi hasil bahwa siswa dapat memahami materi dengan baik. Dan apabila guru bimbingan konseling menunjuk secara random peserta didik mampu menjelaskan sesuai pemahaman mereka sendiri.

Kemampuan Guru Dalam Mengadakan Variasi Mengajar Pada Pembelajaran Tematik Kelas III.B SDN 032 Tarakan

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kemampuan guru dalam mengadakan variasi pada pembelajaran tematik di kelas III.B SDN 032 Tarakan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Penelitian ini berfokus pada kemampuan guru dalam mengadakan variasi mengajar dengan dimensi variasi gaya mengajar, variasi penggunaan media dan alat bantu ajar dan variasi pola interaksi. Adapun sumber data pada penenlitian ini berupa data primer dan data sekunder dengan informan yaitu guru kelas III.B SDN 032 Tarakan. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Instrumen yang digunakan yaitu berupa pedoman observasi keterampilan guru dalam mengadakan variasi mengajar, pedoman wawancara dengan guru dan dokumentasi. Serta menggunakan teknik analisis data kualitatif melalui pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa guru kelas III.B SDN 032 Tarakan telah menerapkan ketiga komponen variasi mengajar dalam pembelajaran yang dilakukan yaitu variasi gaya mengajar yang terdiri dari indikator variasi suara, pemusatan perhatian, kesenyapan guru, mengadakan kontak pandang, gerakan badan dan mimik, dan variasi perpindahan posisi. Variasi penggunaan media dan alat bantu ajar yang terdiri dari variasi penggunaan media dan alat bantu yang dapat didengar oleh siswa, penggunaan media dan alat bantu yang dapat dilihat oleh siswa, penggunaan media dan alat bantu yang dapat di manipulasi oleh siswa. Variasi pola interaksi yang terdiridari variasi satu arah, interaksi dua arah dan interakasi multi arah.

EDIBLE COATING AKTIF GELATIN TULANG IKAN BANDENG (Chanos chanos) DAN EKSTRAK BAWANG DAYAK (Eleutherine palmifolia) UNTUK MEMPERTAHANKAN KUALITAS IKAN BANDENG

2023 · Book ·

Bandeng (Chanos chanos) adalah salah satu ikan budidaya yang hidup di air payau atau ikan dari tambak dengan prospek pengembangan yang baik. Kelimpahan produksi ikan bandeng harus disertai dengan pengendalian mutu yang baik. Ikan bandeng mudah mengalami kerusakan yang diakibatkan oleh aktivitas bakteri karena itu perlu adanya suatu pengawetan berupa pengawetan secara alami seperti edible coating. Pada penelitian ini edible coating terbuat dari bahan dasar gelatin tulang ikan bandeng. Tujuan penelitian ini untuk menguji kemampuan dan menentukan komposisi terbaik edible coating aktif berbahan dasar gelatin dari tulang ikan bandeng dengan penambahan ekstrak bawang dayak terhadap daya simpan daging ikan bandeng pada suhu dingin. Penelitian diawali dengan pembuatan gelatin melalui 4 tahap yaitu degreasing, demineralisasi, ekstraksi dan pengeringan. Rendemen gelatin yang dihasilkan sebesar 10,6%. Pada penelitian ini pembuatan edible coating dengan konsentrasi ekstrak bawang dayak sebesar 0%, 1%, 2% dan 3%. Pengaplikasian edible coating pada ikan bandeng menggunakan metode perendaman. Tingkat kesegaran ikan bandeng selama penyimpanan dianalisis pada jam ke 0, 24, 48 dan 72 jam yang meliputi pengujian Total Plate Count (TPC), uji Nilai Peroksida/peroxide value (PV), dan pH. Berdasarkan hasil penelitian ini, edible coating aktif berbahan dasar gelatin dari tulang ikan bandeng dengan penambahan ekstrak bawang dayak dengan konsentrasi 0%, 1%, 2% dan 3% memiliki kemampuan dalam mempertahankan kualitas ikan bandeng pada suhu dingin. Hal ini dapat dilihat pada nilai pengujian TPC dengan jumlah koloni bakteri 3,13 logCFU/g , uji PV 2 mEq/kg dan uji pH 6,3-6,4 dimana komposisi terbaik yaitu edible coating gelatin dengan penambahan ekstrak bawang dayak 2%.

EDIBLE COATING AKTIF GELATIN TULANG IKAN BANDENG (Chanos chanos) DAN EKSTRAK BAWANG DAYAK (Eleutherine palmifolia) UNTUK MEMPERTAHANKAN KUALITAS IKAN BANDENG

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Bandeng (Chanos chanos) adalah salah satu ikan budidaya yang hidup di air payau atau ikan dari tambak dengan prospek pengembangan yang baik. Kelimpahan produksi ikan bandeng harus disertai dengan pengendalian mutu yang baik. Ikan bandeng mudah mengalami kerusakan yang diakibatkan oleh aktivitas bakteri karena itu perlu adanya suatu pengawetan berupa pengawetan secara alami seperti edible coating. Pada penelitian ini edible coating terbuat dari bahan dasar gelatin tulang ikan bandeng. Tujuan penelitian ini untuk menguji kemampuan dan menentukan komposisi terbaik edible coating aktif berbahan dasar gelatin dari tulang ikan bandeng dengan penambahan ekstrak bawang dayak terhadap daya simpan daging ikan bandeng pada suhu dingin. Penelitian diawali dengan pembuatan gelatin melalui 4 tahap yaitu degreasing, demineralisasi, ekstraksi dan pengeringan. Rendemen gelatin yang dihasilkan sebesar 10,6%. Pada penelitian ini pembuatan edible coating dengan konsentrasi ekstrak bawang dayak sebesar 0%, 1%, 2% dan 3%. Pengaplikasian edible coating pada ikan bandeng menggunakan metode perendaman. Tingkat kesegaran ikan bandeng selama penyimpanan dianalisis pada jam ke 0, 24, 48 dan 72 jam yang meliputi pengujian Total Plate Count (TPC), uji Nilai Peroksida/peroxide value (PV), dan pH. Berdasarkan hasil penelitian ini, edible coating aktif berbahan dasar gelatin dari tulang ikan bandeng dengan penambahan ekstrak bawang dayak dengan konsentrasi 0%, 1%, 2% dan 3% memiliki kemampuan dalam mempertahankan kualitas ikan bandeng pada suhu dingin. Hal ini dapat dilihat pada nilai pengujian TPC dengan jumlah koloni bakteri 3,13 logCFU/g , uji PV 2 mEq/kg dan uji pH 6,3-6,4 dimana komposisi terbaik yaitu edible coating gelatin dengan penambahan ekstrak bawang dayak 2%.

EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN DARING MENGGUNAKAN APLIKASI GOOGLE CLASSROOM PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA DI KELAS IX SMP NEGERI 8 KOTA TARAKAN

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

PENELITIAN INI BERTUJUAN UNTUK MENGETAHUI BAGAIMANA EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN DARING MENGGUNAKAN APLIKASI GOOGLE CLASSROOM PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA DI KELAS IX SMP NEGERI 8 KOTA TARAKAN. JENIS PENELITIAN YANG DIGUNAKAN ADALAH KUANTITATIF DESKRIPTIF. DATA YANG DIGUNAKAN DALAM SKRIPSI INI ADALAH DATA PRIMER, YAITU DATA YANG DI DAPATKAN DARI KUESIONER YANG MEMENUHI KRITERIA VALIDASI DENGAN PEROLEHAN VTABEL 0,94 DAN VHITUNGNYA 1 MAKA DINYATAKAN VALID. SAMPEL DALAM PENELITIAN ADALAH SISWA KELAS IX SMP NEGERI 8 YANG BERJUMLAH 140 SISWA, TEKNIK YANG DIGUNAKAN YAITU SIMPLE RANDOM SAMPLING. HASIL MENUNJUKKAN BAHWA PEMBELAJARAN DARING MENGGUNAKAN APLIKASI CLASSROOM PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA DI KELAS IX SMP NEGERI 8 KOTA TARAKAN BERADA PADA KATEGORI CUKUP EFEKTIF DENGAN PEROLEHAN SEBANYAKNYA 108 SISWA DAN PERSENTASE 77℅.

EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN DARING MENGGUNAKAN APLIKASI GOOGLE CLASSROOM PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA DI KELAS IX SMP NEGERI 8 KOTA TARAKAN

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PENELITIAN INI BERTUJUAN UNTUK MENGETAHUI BAGAIMANA EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN DARING MENGGUNAKAN APLIKASI GOOGLE CLASSROOM PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA DI KELAS IX SMP NEGERI 8 KOTA TARAKAN. JENIS PENELITIAN YANG DIGUNAKAN ADALAH KUANTITATIF DESKRIPTIF. DATA YANG DIGUNAKAN DALAM SKRIPSI INI ADALAH DATA PRIMER, YAITU DATA YANG DI DAPATKAN DARI KUESIONER YANG MEMENUHI KRITERIA VALIDASI DENGAN PEROLEHAN VTABEL 0,94 DAN VHITUNGNYA 1 MAKA DINYATAKAN VALID. SAMPEL DALAM PENELITIAN ADALAH SISWA KELAS IX SMP NEGERI 8 YANG BERJUMLAH 140 SISWA, TEKNIK YANG DIGUNAKAN YAITU SIMPLE RANDOM SAMPLING. HASIL MENUNJUKKAN BAHWA PEMBELAJARAN DARING MENGGUNAKAN APLIKASI CLASSROOM PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA DI KELAS IX SMP NEGERI 8 KOTA TARAKAN BERADA PADA KATEGORI CUKUP EFEKTIF DENGAN PEROLEHAN SEBANYAKNYA 108 SISWA DAN PERSENTASE 77℅.

PENERAPAN PENDEKATAN PENDIDIKAN MATEMATIKA REALISTIK INDONESIA ( PMRI) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA PADA SISWA KELAS IV SDN 051 TARAKAN

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

PENERAPAN PENDEKATAN PENDIDIKAN MATEMATIKA REALISTIK INDONESIA ( PMRI) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA PADA SISWA KELAS IV SDN 051 TARAKAN Abstrak Pendekatan Pendidikan Matematika Realistik Indonesia merupakan suatu pendekatan pembelajaran matematika yang menekankan pada hasil belajar siswa yang berpijak dari hal yang rill bagi siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siwa dengan menerapkan pendekatan pembelajaran Pendidikan Matematika Realistik Indonesia (PMRI) pada pelajaran matematika. Penelitian ini di lakukan di kelas IV SD Negeri 051 Tarakan tahun pembelajaran 2021/2022 dengan jumlah siswa sebanyak 19 orang. Tindakan yang dilakukan berupa penerapan pendekatan Pendidikam Matematika Realistik Indonesia (PMRI). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang terdiri dari empat tahap, yaitu tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi aktivitas siswa, lembar observasi aktivitas guru, dokumentasi dan tes untuk setiap akhir siklus. Dari data hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan pendekatan pembelajaran Pendidikan Matematika Realistik Indonesia (PMRI) dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada pelajaran matematika kelas IV SD Negeri 051 Tarakan. Pada siklus I ketuntasan hasil belajar siswa pada aspek kognitif 47,37% siklus II menjadi 84,21%. Siklus I kategori hasil belajar siswa pada aspek psikomotorik 26,32% dengan kategori baik, siklus II menjadi 73,68% dengan kategori baik sekali. Dengan demikian hasil belajar siswa pada siklus II sudah memenuhi target/indikator keberhasilan. Meningkatnya hasil belajar siswa karena siswa sudah paham dengan materi yang diberikan, berani mengemukakan pendapatnya, memahami masalah, menyelesaikan masalah dengan cara siswa sendiri, dapat berdiskusi dengan kelompok dengan penerapan Pendekatan Pendidikan Matematika Realistik Indonesai.

SURVEI KONSEP DIRI SISWA KELAS VII DI SMP NEGERI 12 TARAKAN TAHUN AJARAN 2021/2022

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Desi Mustika Sari. 2022. Survei Konsep Diri Siswa Kelas VII Di SMP Negeri 12 Tarakan Tahun Ajaran 2021/2022. Dibimbing oleh Ibu Siti Rahmi, S.Sos.I.,M.Pd selaku pembimbing utama dan Ibu Suriata, M.Pd selaku pembimbing anggota. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui konsep diri siswa di SMP Negeri 12 tarakan tahun ajaran 2021/2022. Konsep diri merupakan keseluruhan gambaran, persepsi, penilaian diri, keyakinan yang dimiliki individu tentang ciri-ciri dan sifat yang dimiliki. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode survei. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan teknik probability sampling dengan jumlah sampel sebanyak 62 siswa dari 128 siswa sebagai populasi kelas VII di SMP Negeri 12 Tarakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep diri siswa di SMP Negeri 12 Tarakan termasuk dalam kategori rendah. Hal ini dapat dilihat dari hasil persentase 128 sampel penelitian terdapat 66 siswa berada pada kategori sangat tinggi dengan skor persentase 51%.

PENERAPAN PENDEKATAN PENDIDIKAN MATEMATIKA REALISTIK INDONESIA ( PMRI) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA PADA SISWA KELAS IV SDN 051 TARAKAN

2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PENERAPAN PENDEKATAN PENDIDIKAN MATEMATIKA REALISTIK INDONESIA ( PMRI) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA PADA SISWA KELAS IV SDN 051 TARAKAN Abstrak Pendekatan Pendidikan Matematika Realistik Indonesia merupakan suatu pendekatan pembelajaran matematika yang menekankan pada hasil belajar siswa yang berpijak dari hal yang rill bagi siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siwa dengan menerapkan pendekatan pembelajaran Pendidikan Matematika Realistik Indonesia (PMRI) pada pelajaran matematika. Penelitian ini di lakukan di kelas IV SD Negeri 051 Tarakan tahun pembelajaran 2021/2022 dengan jumlah siswa sebanyak 19 orang. Tindakan yang dilakukan berupa penerapan pendekatan Pendidikam Matematika Realistik Indonesia (PMRI). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang terdiri dari empat tahap, yaitu tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi aktivitas siswa, lembar observasi aktivitas guru, dokumentasi dan tes untuk setiap akhir siklus. Dari data hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan pendekatan pembelajaran Pendidikan Matematika Realistik Indonesia (PMRI) dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada pelajaran matematika kelas IV SD Negeri 051 Tarakan. Pada siklus I ketuntasan hasil belajar siswa pada aspek kognitif 47,37% siklus II menjadi 84,21%. Siklus I kategori hasil belajar siswa pada aspek psikomotorik 26,32% dengan kategori baik, siklus II menjadi 73,68% dengan kategori baik sekali. Dengan demikian hasil belajar siswa pada siklus II sudah memenuhi target/indikator keberhasilan. Meningkatnya hasil belajar siswa karena siswa sudah paham dengan materi yang diberikan, berani mengemukakan pendapatnya, memahami masalah, menyelesaikan masalah dengan cara siswa sendiri, dapat berdiskusi dengan kelompok dengan penerapan Pendekatan Pendidikan Matematika Realistik Indonesai.

SURVEI KONSEP DIRI SISWA KELAS VII DI SMP NEGERI 12 TARAKAN TAHUN AJARAN 2021/2022

2022 · Thesis ·

Desi Mustika Sari. 2022. Survei Konsep Diri Siswa Kelas VII Di SMP Negeri 12 Tarakan Tahun Ajaran 2021/2022. Dibimbing oleh Ibu Siti Rahmi, S.Sos.I.,M.Pd selaku pembimbing utama dan Ibu Suriata, M.Pd selaku pembimbing anggota. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui konsep diri siswa di SMP Negeri 12 tarakan tahun ajaran 2021/2022. Konsep diri merupakan keseluruhan gambaran, persepsi, penilaian diri, keyakinan yang dimiliki individu tentang ciri-ciri dan sifat yang dimiliki. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode survei. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan teknik probability sampling dengan jumlah sampel sebanyak 62 siswa dari 128 siswa sebagai populasi kelas VII di SMP Negeri 12 Tarakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep diri siswa di SMP Negeri 12 Tarakan termasuk dalam kategori rendah. Hal ini dapat dilihat dari hasil persentase 128 sampel penelitian terdapat 66 siswa berada pada kategori sangat tinggi dengan skor persentase 51%.

Perlindungan khusus terhadap anak sebagai korban kekerasan seksual di Kota Tarakan

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

ABSTRAK Penelitian ini berjudul “Perlindungan Khusus Terhadap Anak sebagai Korban Kekerasan Seksual di Kota Tarakan”. Banyaknya kasus kekerasan di indonesia baik kekerasan fisik, psikis, maupun seksual dengan anak sebagai korban, menimbulkan reaksi keras di masyarakat. Pada perkembangan masyarakat yang semakin luas pastinya banyak dampak yang ditimbulkan khususnya pada dunia kejahatan salah satunya yaitu kekerasan seksual yang dimana menimbulkan kecemasan dan kekhawatiran pada masyarakat. Pada dasarnya perlindungan anak sudah diatur dalam Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Perlindungan anak adalah segala kegiatan untuk menjamin dan melindungi anak dan haknya agar dapat hidup, tumbuh, berkembang, serta mendapat perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi. Adapun permasalahan yang akan dibahas dalam skripsi ini adalah bagaimana bentuk perlindungan khusus yang diberikan oleh pihak PPA terhadap anak sebagai korban kekerasan seksual di Kota Tarakan. Serta hambatan bagi pihak PPA dalam memberikan perlindungan khusus terhadap anak korban kekerasan seksual. Metode Penelitian yang digunakan adalah penelitian empiris yakni melakukan pengamatan terhadap suatu peraturan perundang-undangan dan sejauh mana peraturan tersebut ditegakkan, dan melakukan wawancara kepada pihak terkait. Hasil dari penelitian ini berupa kesimpulan bahwa, Perlindungan khusus terhadap anak sebagai korban kekerasan seksual meskipun sudah diatur oleh peraturan perundang-undangan. Ternyata belum sepenuhnya di laksanakan melainkan hanya sebagian. Walaupun belum maksimal, namun ada beberapa bentuk perlindungan khusus yang sudah diberikan kepada anak sebagai korban kekerasan seksual sesuai Undang-undang No. 35 Tahun 2014 pasal 59 A seperti penanganan yang cepat termasuk pengobatan serta pencegahan penyakit dan gangguan kesehatan lainnya, rehabilitasi sosial, pendampingan psikososial pada saat pengobatan, pemberian bantuan sosial bagi anak yang berasal dari keluarga tidak mampu, pemberian perlindungan dan pendampingan pada setiap proses peradilan. Dan untuk melaksanakan itu semua alangkah baik nya pihak PPA mengadakan sosialisasi lebih baik lagi kepada masyarakat maupun orangtua agar anak nya mau untuk di Rehabilitasi dan Pendampingan psikososial.

Perlindungan khusus terhadap anak sebagai korban kekerasan seksual di Kota Tarakan

2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Penelitian ini berjudul “Perlindungan Khusus Terhadap Anak sebagai Korban Kekerasan Seksual di Kota Tarakan”. Banyaknya kasus kekerasan di indonesia baik kekerasan fisik, psikis, maupun seksual dengan anak sebagai korban, menimbulkan reaksi keras di masyarakat. Pada perkembangan masyarakat yang semakin luas pastinya banyak dampak yang ditimbulkan khususnya pada dunia kejahatan salah satunya yaitu kekerasan seksual yang dimana menimbulkan kecemasan dan kekhawatiran pada masyarakat. Pada dasarnya perlindungan anak sudah diatur dalam Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Perlindungan anak adalah segala kegiatan untuk menjamin dan melindungi anak dan haknya agar dapat hidup, tumbuh, berkembang, serta mendapat perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi. Adapun permasalahan yang akan dibahas dalam skripsi ini adalah bagaimana bentuk perlindungan khusus yang diberikan oleh pihak PPA terhadap anak sebagai korban kekerasan seksual di Kota Tarakan. Serta hambatan bagi pihak PPA dalam memberikan perlindungan khusus terhadap anak korban kekerasan seksual. Metode Penelitian yang digunakan adalah penelitian empiris yakni melakukan pengamatan terhadap suatu peraturan perundang-undangan dan sejauh mana peraturan tersebut ditegakkan, dan melakukan wawancara kepada pihak terkait. Hasil dari penelitian ini berupa kesimpulan bahwa, Perlindungan khusus terhadap anak sebagai korban kekerasan seksual meskipun sudah diatur oleh peraturan perundang-undangan. Ternyata belum sepenuhnya di laksanakan melainkan hanya sebagian. Walaupun belum maksimal, namun ada beberapa bentuk perlindungan khusus yang sudah diberikan kepada anak sebagai korban kekerasan seksual sesuai Undang-undang No. 35 Tahun 2014 pasal 59 A seperti penanganan yang cepat termasuk pengobatan serta pencegahan penyakit dan gangguan kesehatan lainnya, rehabilitasi sosial, pendampingan psikososial pada saat pengobatan, pemberian bantuan sosial bagi anak yang berasal dari keluarga tidak mampu, pemberian perlindungan dan pendampingan pada setiap proses peradilan. Dan untuk melaksanakan itu semua alangkah baik nya pihak PPA mengadakan sosialisasi lebih baik lagi kepada masyarakat maupun orangtua agar anak nya mau untuk di Rehabilitasi dan Pendampingan psikososial.

Nilai Pendidikan Karakter Cerita Rakyat Suku Dayak Bulusu Di Kalimantan Utara

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini memiliki tujuan guna mendeskripsikan bagaimana cara Nilai Pendidikan Karakter cerita Rakyat Suku Dayak Bulusu di Kalimantan Utara Penelitian ini memakai deskriptif kualitatif. Data pada penelitian ini berupa Cerita Rakyat Suku Dayak Bulusu di Kalimantan Utara. Data dalam penelitian ini diperoleh dengan teknik wawancara, rekam, dan catat. Data pada penelitian ini kemudian peneliti mewawancarai narasumber serta merekam hasil wawancara kemudian peneliti mencatat dengan cermat dan teliti hasil wawancara. Berlandaskan hasil penelitian ini disimpulkan jika Nilai Pendidikan Karakter yang terdapat dalam Cerita Rakyat Suku Dayak Bulusu ditemukan 30 data. Nilai Pendidikan Karakter berdasarkan klasifikasi adalah Nilai Pendidikan Toleransi yaitu sikap yang menghargai perbedaan agama, suku, etnis pendapat, sikap, dan tindakan orang lain yang berbeda, Nilai Pendidikan Disiplin yaitu tindakan yang menyatakan perilaku tertib, Nilai Pendidikan Kerja Keras yaitu perilaku yang menunjukkan upaya yang sungguh-sungguh, Nilai Pendidikan Kreatif yaitu berpikir melakukan sesuatu yang menghasilkan hal yang baru ,Nilai Pendidikan Rasa Ingin Tahu yaitu suatu tindakkan yang ingin mengtahui lebih dalam, Nilai Pendidikan Bersahabat/berkomunikasi yakni tindakan yang senang berbicara, dan bekerjasama dengan orang lain, Nilai Pendidikan Peduli Sosial yakni sikap dan tindakkan yang ingin memberi bantuan kepada orang lain dan Nilai Pendidikan Tanggung Jawab yakni sikap yang melaksanakan tugas dan kewajibannya. Masing-masing memiliki pengaruh bagi pembaca apa yang disimpulkan.

STRATEGI ADAPTASI USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH (UMKM) PADA MASA PANDEMI COVID-19

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi adaptasi yang diterapkan UMKM pada masa pandemi Covid-19 di Kota Tarakan. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara. Objek penelitian ini adalah 10 pelaku UMKM di Kota Tarakan. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskripif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 5 UMKM melakukan strategi adaptasi usaha yaitu beralih usaha dari usaha konvensial menjadi usaha berbasis online, melakukan inovasi produk, menciptakan produk atau usaha baru. Terdapat 4 UMKM tidak melakukan perubahan strategi adaptasi pada masa pandemi Covid-19. Terdapat 1 UMKM yang tidak bisa beradaptasi dimasa pandemi Covid-19 sehingga penjualan terhenti dan belum melakukan produksi.

Analisis Yuridis Terhadap Kapal Yang Melakukan Tindak Pidana Pelayaran Tanpa Surat Persetujuan Berlayar

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

Kasus yang sering terjadi khususnya diperairan Tarakan, ini sering terjadi, padahal dalah hal ini surat persetujuan sangatlah penting tapi tetapi kenyataannya masih saja terdapat kapal – kapal yang tidak dibekali atau memiliki surat- surat dalam berlayar, Beberapa ditemukan adanya ditemukan terjadinya kecelakan laut, maupun membawa barang illegal lainnya, dalam hal ini peran syahbandar sangat penting, baik dalam memberikan surat kelaiklautan kapal, ijin berlayar, keselamatan dan keamanan, serta seluruh kegiatan pelayaran. Padahal ini sangat merugikan karena selain melanggar dan dapat di hukum, dan terlebih lagi jika membawa barang illegal dan kapal tidak layak laut maka sangat berakibat pada kelangsungan hidup makhluk laut karena pencemaran. Untuk mengetahui yang harus bertanggung jawab jika berlayar tidak sesuai dengan kelaiklaut dan tidak membawa dokumen. Untuk membantu dan menjawab permasalahan yang terjadi, digunakan metode penelitian yang bersifat normatif dengan menggunakan pendekatan peraturan perundang-undangan yaitu pendekatan yang menealaah undang -undang yang berkaitan dengan isu hukum yang terkait pendekatan konseptual yaitu pendekatan yang di lakukan pada pandangan dan doktrin dalam ilmu hukum dan pendekatan kasus yaitu pendekatan yg dilakukan dengan menelaah kasus yang berkaitan dengan isu hukum yang di hadapi. Dalam kaitannya dengaan tindak pidana berlayar tanpa surat persetujuan berlayar ini karena kebanyakan menyelundupkan barang illegal atau penumpang gelap dalam Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran pasal 219 ayat (1) yaitu, sudah mengatur bahwa setiap kapal yang berlayar wajib memiliki surat persetujuan berlayar.

STRATEGI ADAPTASI USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH (UMKM) PADA MASA PANDEMI COVID-19

2022 · Thesis ·

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi adaptasi yang diterapkan UMKM pada masa pandemi Covid-19 di Kota Tarakan. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara. Objek penelitian ini adalah 10 pelaku UMKM di Kota Tarakan. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskripif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 5 UMKM melakukan strategi adaptasi usaha yaitu beralih usaha dari usaha konvensial menjadi usaha berbasis online, melakukan inovasi produk, menciptakan produk atau usaha baru. Terdapat 4 UMKM tidak melakukan perubahan strategi adaptasi pada masa pandemi Covid-19. Terdapat 1 UMKM yang tidak bisa beradaptasi dimasa pandemi Covid-19 sehingga penjualan terhenti dan belum melakukan produksi.