2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
DAMPAK BEBAN KERJA DAN STRES KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA DINAS PERHUBUNGAN KALIMANTAN UTARA UPT.PELABUHAN TENGKAYU 1 TARAKAN SELAMA MASA PANDEMIC COVID-19 ABSTRAK Penelitian ini untuk membuktikan pengaruh beban kerja (X1) terhadap kinerja pegawai (Y) serta pengaruh stres kerja (X2) terhadap kinerja pegawai (Y) Dinas Perhubungan Kalimantan Utara UPT.Pelabuhan Tengkayu 1 Tarakan. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer berupa data hasil pengisian kuesioner yang dibagikan kepada pegawai Dinas Perhubungan Kalimantan Utara UPT.Pelabuhan Tengkayu 1 Tarakan. Populasi dalam penelitian ini adalah 67 pegawai. Metode pengambilan sampel yang digunakan metode dengan teknik pengambilan sampel yaitu sampel jenuh dengan jumlah sampel 67 responden. Data tersebut diolah dalam bentuk data numerik (angka) dengan menggunakan skala likert. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah wawancara dan kuesioner. Metode analisis data dengan menggunakan metode kuantitatif yaitu dengan metode analisis yang digunakan adalah analisis berganda dengan bantuan program SPSS versi 25. Hasil penelitian membuktikan bahwa beban kerja (X1) berpengaruh terhadap kinerja pegawai (Y) pegawai Dinas Perhubungan Kalimantan Utara UPT.Pelabuhan Tengkayu 1 Tarakan dan stres kerja (X2) berpengaruh terhadap kinerja pegawai (Y) pegawai Dinas Perhubungan Kalimantan Utara UPT.Pelabuhan Tengkayu 1 Tarakan.
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
MAKNA RITUAL ADAT PEDIBAI SUKU BULUNGAN DI TANJUNG PALAS KABUPATEN BULUNGAN KALIMANTAN UTARA (KAJIAN SEMIOTIK) Abstrak Skripsi ini bertujuan untuk mendeskripsikan makna yang terkandung dalam setiap Simbol Budaya pada Prosesi Ritual Adat Pedibai Suku Bulungan di Tanjung Palas Kabupaten Bulungan Kalimantan Utara. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Data pada penelitian ini adalah makna dari simbol dalam setiap prosesi Ritual Pedibai yang bersumber dari informan/narasumber. Sedangkan sumber data adalah Ritual Pedibai Suku Bulungan di Tanjung Palas. Teknik pengumpulan data di antaranya yaitu observasi, teknik pengamatan, wawancara, teknik rekam, teknik catat. Teknik analisis data dalam penelitian ini dilakukan melalui beberapa tahap analisis, yaitu koleksi data, reduksi data, penyajian data, verifikasi data. Dengan 18 data yang ditemukan dan dianalisis. menggunakan teori Charles Sanders Peirce yaitu teori segitiga makna yang dimana didalam segitiga makna tersebut Sign (Tanda), Object (Acuan) dan Interpretant (Interpretasi/penggunaan). Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa terdapat makna pada simbol budaya Ritual Pedibai suku bulungan dengan tujuan meminta kepada yang maha kuasa untuk menjaga keselamatan dan kesehatan serta terhindar segala bahaya dan bencana dan tetap sejahtera. Kata Kunci: Makna Simbol Budaya, Ritual Pedibai, Suku Bulungan, Semiotik
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
Pengembangan wilayah merupakan salah satu cara untuk mencapai keberhasilan pelaksanaan pembangunan. Sektor pertanian memiliki peran yang sangat penting dalam proses pengembangan wilayah. Salah satu sektor yang dapat dikembangkan untuk mendukung pengembangan wilayah khususnya di Kabupaten Bulungan Provinsi Kalimantan Utara yaitu subsektor tanaman perkebunan. Melihat potensi dan luas lahan yang besar di Kabupaten Bulungan dan memiliki nilai ekonomis dan nilai tambah yang lebih tinggi dibandingkan komoditas lainnya menjadikan tanaman perkebunan sangat familiar dan banyak dibudidayakan masyarakat petani di Kabupaten Bulungan. Penelitian ini dilatarbelakangi atas keinginan menjawab dua pertanyaan terkait komoditas unggulan dan prioritas komoditas unggulan, pertama komoditas tanaman perkebunan apa yang menjadi komoditas unggulan dan kedua menentukan urutan prioritas komoditas perkebunan. Penelitian ini dilaksanakan di Kabupaten Bulungan pemilihan lokasi ini dilakukansecara sengaja (purposive) menggunakan data primer dan data sekunder penelitian ini menggunakan pendekatan metode analisisLocation Quotient, Metode Perbandingan Eksponensial,dan Tipologi Klassen. Hasil dari penelitian ini pertama komoditas basis tanaman perkebunan di Kabupaten Bulungan urutan 1 Kelapa, 2 Karet, 3 Kopi, 4 Kakao dan komoditas Prioritas tanaman perkebunan di Kabupaten Bulungan 1 Karet, 2 Kelapa,3 Kopi, 4 Kakao. Kedua, mengklasifikasian komoditi perkebunan yang berdasarkan Matriks Tipologi Klassen terdiri dari empat klasifikasi yaitu komoditi prima, komoditi potensial, komoditi berkembang dan komoditi terbelakang.Komoditi berkembang 1 Karet, 2 Kelapa, 3 Kopi, 4 Kakao.Komoditi terbelakang: 1 Kelapa sawit.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pengembangan wilayah merupakan salah satu cara untuk mencapai keberhasilan pelaksanaan pembangunan. Sektor pertanian memiliki peran yang sangat penting dalam proses pengembangan wilayah. Salah satu sektor yang dapat dikembangkan untuk mendukung pengembangan wilayah khususnya di Kabupaten Bulungan Provinsi Kalimantan Utara yaitu subsektor tanaman perkebunan. Melihat potensi dan luas lahan yang besar di Kabupaten Bulungan dan memiliki nilai ekonomis dan nilai tambah yang lebih tinggi dibandingkan komoditas lainnya menjadikan tanaman perkebunan sangat familiar dan banyak dibudidayakan masyarakat petani di Kabupaten Bulungan. Penelitian ini dilatarbelakangi atas keinginan menjawab dua pertanyaan terkait komoditas unggulan dan prioritas komoditas unggulan, pertama komoditas tanaman perkebunan apa yang menjadi komoditas unggulan dan kedua menentukan urutan prioritas komoditas perkebunan. Penelitian ini dilaksanakan di Kabupaten Bulungan pemilihan lokasi ini dilakukansecara sengaja (purposive) menggunakan data primer dan data sekunder penelitian ini menggunakan pendekatan metode analisisLocation Quotient, Metode Perbandingan Eksponensial,dan Tipologi Klassen. Hasil dari penelitian ini pertama komoditas basis tanaman perkebunan di Kabupaten Bulungan urutan 1 Kelapa, 2 Karet, 3 Kopi, 4 Kakao dan komoditas Prioritas tanaman perkebunan di Kabupaten Bulungan 1 Karet, 2 Kelapa,3 Kopi, 4 Kakao. Kedua, mengklasifikasian komoditi perkebunan yang berdasarkan Matriks Tipologi Klassen terdiri dari empat klasifikasi yaitu komoditi prima, komoditi potensial, komoditi berkembang dan komoditi terbelakang.Komoditi berkembang 1 Karet, 2 Kelapa, 3 Kopi, 4 Kakao.Komoditi terbelakang: 1 Kelapa sawit.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
MAKNA RITUAL ADAT PEDIBAI SUKU BULUNGAN DI TANJUNG PALAS KABUPATEN BULUNGAN KALIMANTAN UTARA (KAJIAN SEMIOTIK) Abstrak Skripsi ini bertujuan untuk mendeskripsikan makna yang terkandung dalam setiap Simbol Budaya pada Prosesi Ritual Adat Pedibai Suku Bulungan di Tanjung Palas Kabupaten Bulungan Kalimantan Utara. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Data pada penelitian ini adalah makna dari simbol dalam setiap prosesi Ritual Pedibai yang bersumber dari informan/narasumber. Sedangkan sumber data adalah Ritual Pedibai Suku Bulungan di Tanjung Palas. Teknik pengumpulan data di antaranya yaitu observasi, teknik pengamatan, wawancara, teknik rekam, teknik catat. Teknik analisis data dalam penelitian ini dilakukan melalui beberapa tahap analisis, yaitu koleksi data, reduksi data, penyajian data, verifikasi data. Dengan 18 data yang ditemukan dan dianalisis. menggunakan teori Charles Sanders Peirce yaitu teori segitiga makna yang dimana didalam segitiga makna tersebut Sign (Tanda), Object (Acuan) dan Interpretant (Interpretasi/penggunaan). Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa terdapat makna pada simbol budaya Ritual Pedibai suku bulungan dengan tujuan meminta kepada yang maha kuasa untuk menjaga keselamatan dan kesehatan serta terhindar segala bahaya dan bencana dan tetap sejahtera. Kata Kunci: Makna Simbol Budaya, Ritual Pedibai, Suku Bulungan, Semiotik
2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
.
2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
Asuhan komprehensif adalah asuhan yang diberikan mulai dari masa hamil, persalinan, bayi baru lahir hingga masa nifas dengan tujuan memberikan pelayanan yang berkualitas untuk mencegah terjadinya kematian pada ibu dan bayi. Tujuan laporan tugas akhir ini yaitu melakukan asuhan kebidanan secara komprehensif pada Ny. F G1P0A0 yang di mulai pada tanggal 7 April 2021-12 Mei 2021. Pengkajian dilakukan terhadap Ny. F G1P0A0 yaitu melakukan kunjungan Antenatal Care sebanyak 2 kali pada usia kehamilan 33 minggu dan pada usia kehamilam 35 minggu 1 hari. Asuhan yang dilakukan pada persalinan yaitu pada tanggal 12 Mei 2021, pukul 09.30 WITA. Umur kehamilan 38 minggu 1 hari. Persalinan Ny. F dengan partus presipitatus dimana kala 1 berlangsung selama 4 jam, kala II berlangsung 56 menit, Kala III berlangsung selama 7 menit, dan kala IV berlangsung selama 2 jam. Masa nifas Ny. F berjalan dengan normal dilakukan pemeriksaan pada saat 2 jam post partum. Tanda-tanda vital, proses involusi, tinggi fundus uteri, kontraksi uterus, proses laktasi, dan pengeluaran lochea, pada masa nifas berjalan secara fisiologis dan tidak ada ditemukan masalah. Observasi pada bayi baru lahir dilakukan pada 2 jam setelah bayi lahir. Bayi lahir dengan berat badan 3100 gram, panjang badan 48 cm,LK 34 cm, LD 33 cm normal, lahir spontan segera menangis, tidak ditemukan komplikasi, tidak ada kelainan kongenital, bayi juga melakukan IMD segera dilakukan perawatan bayi baru lahir. Berdasarkan hasil asuhan kebidanan komprehensif yang telah dilakukan pada Ny. F selama pemeriksaan kehamilan didapatkan masalah ibu hamil dengan berat badan berlebih namun telah teratasi melalui pemberian KIE mengenai pola makan, pada persalinan terdapat masalah yaitu partus presipitatus namun masalah telah teratasi, pada asuhan nifas dan bayi baru lahir tidak terdapat masalah.
2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
Diabetes melitus merupakan penyakit kronis yang terjadi akibat pankreas tidak memproduksi cukup insulin atau tubuh tidak dapat menggunakan insulin yang di produksi secara efektif
2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
Berdasarkan hasil analisis data pengaruh pupuk, bibit, pemeliharaan, dan luas lahan terhadap jumlah produksi pepaya secara parsial dan simultan, diketahui bahwa pada uji hipotesis (uji t) menunjukan bahwa pupuk berpengaruh signifikan terhadap jumlah produksi pepaya dengan nilai t hitung X1 (2,193)>t tabel (1,708), dimana jika pupuk mengalami kenaikan sebesar 1 kg, maka jumlah produksi pepaya akan mengalami kenaikan sebesar 0,463 kg. Bibit berpengaruh signifikan terhadap jumlah produksi pepaya dengan nilai t hitung X2 (2,047)>t tabel (1,708), dimana jika bibit mengalami kenaikan 1 pokok, maka jumlah produksi pepaya akan mengalami kenaikan sebesar 0,716 kg. Biaya pemeliharaan berpengaruh signifikan terhadap jumlah produksi pepaya dengan nilai t hitung X3 (1,982)>t tabel (1,708), jika biaya pemeliharaan terjadi perubahan sebesar Rp. 1.000, maka jumlah produksi pepaya akan mengalami kenaikan sebesar 0,146 kg. Luas lahan tidak berpengaruh signifikan terhadap jumlah produksi pepaya dengan nilai t hitung X4 (-1,339)F tabel (2,19) dan nilai sig. F hitung (0,0000,05) dan diperoleh nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 0,769 atau 76,90%. Nilai tersebut menunjukan bahwa 76,90% jumlah produksi dipengaruhi oleh pupuk, bibit, pemeliharaan, dan luas lahan. Sedangkan, sebesar 23,10% disebabkan oleh faktor-faktor lain yang tidak dimasukkan kedalam model.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Monstera merupakan jenis tanaman hias tropis yang populer sebagai tanaman indoor maupun out door. Salah satu faktor agar Monstera Adansonii dapat bertumbuh dengan baik adalah kelembaban tanah dan suhu di lingkungan sekitar. Penelitian ini bertujuan untuk monitoring suhu dan kelembaban tanah agar tanaman dapat tumbuh dan berkembang pada lingkungan optimum. Monitoring suhu dan kelembaban yang digunakan pada penelitian ini menggunakan sensor DHT22. Pemantauan terhadap suhu dan kelembaban ini akan dipantau secara real-time melalui internet of thing menggunakan ESP8266. Pengambilan data terhadap suhu dan kelembaban tanaman monstera adansoni dilaksanakan selama 38 hari. Dua buah tanaman monstrea adansonii akan diamati dan dibagi menjadi tanaman kontrol dan tanaman yang memperoleh intervensi.Tanaman yang dikontrol hanya memperoleh penyiraman pada pagi hari sedangkan tanaman intervensi mendapatkan penyiraman melalui irigasi tetes berdasarkan nilai suhu dan kelembaban.
Berdasarkan hasil penelitian diperoleh nilai kelembaban tanah sekitar ±68%. Pada pengujian soil moisture sensor dan dht22 menunjukkan bahwa sensor bekerja dengan sangat baik dengan nilai akurasi yang dihasilkan pada soil moisture sensor sebesar 99,11%, dan pada pengujian sensor dht22 menunjukkan nilai akurasi sebesar 99,99% pada kelembaban udara, sedangkan pada suhu menghasilkan nilai akurasi 99.98%. pengambilan data ini menghasilkan setiap 10-12 hari dilakukan penyiraman tanah pada tanaman monstera adansonii dilakukan setiap ±57% agar menjaga tanah pada tanaman. Dari hasil analisis data tersebut, diketahui bahwa sistem bekerja dengan baik dalam monitoring mampu dilakukan dengan jarang yang cukup jauh yaitu 20-100meter, jarak dan mampu membaca perubahan suhu beserta kelembaban tanah dengan baik.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Berdasarkan hasil analisis data pengaruh pupuk, bibit, pemeliharaan, dan luas lahan terhadap jumlah produksi pepaya secara parsial dan simultan, diketahui bahwa pada uji hipotesis (uji t) menunjukan bahwa pupuk berpengaruh signifikan terhadap jumlah produksi pepaya dengan nilai t hitung X1 (2,193)>t tabel (1,708), dimana jika pupuk mengalami kenaikan sebesar 1 kg, maka jumlah produksi pepaya akan mengalami kenaikan sebesar 0,463 kg. Bibit berpengaruh signifikan terhadap jumlah produksi pepaya dengan nilai t hitung X2 (2,047)>t tabel (1,708), dimana jika bibit mengalami kenaikan 1 pokok, maka jumlah produksi pepaya akan mengalami kenaikan sebesar 0,716 kg. Biaya pemeliharaan berpengaruh signifikan terhadap jumlah produksi pepaya dengan nilai t hitung X3 (1,982)>t tabel (1,708), jika biaya pemeliharaan terjadi perubahan sebesar Rp. 1.000, maka jumlah produksi pepaya akan mengalami kenaikan sebesar 0,146 kg. Luas lahan tidak berpengaruh signifikan terhadap jumlah produksi pepaya dengan nilai t hitung X4 (-1,339)F tabel (2,19) dan nilai sig. F hitung (0,0000,05) dan diperoleh nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 0,769 atau 76,90%. Nilai tersebut menunjukan bahwa 76,90% jumlah produksi dipengaruhi oleh pupuk, bibit, pemeliharaan, dan luas lahan. Sedangkan, sebesar 23,10% disebabkan oleh faktor-faktor lain yang tidak dimasukkan kedalam model.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Asuhan komprehensif adalah asuhan yang diberikan mulai dari masa hamil, persalinan, bayi baru lahir hingga masa nifas dengan tujuan memberikan pelayanan yang berkualitas untuk mencegah terjadinya kematian pada ibu dan bayi. Tujuan laporan tugas akhir ini yaitu melakukan asuhan kebidanan secara komprehensif pada Ny. F G1P0A0 yang di mulai pada tanggal 7 April 2021-12 Mei 2021. Pengkajian dilakukan terhadap Ny. F G1P0A0 yaitu melakukan kunjungan Antenatal Care sebanyak 2 kali pada usia kehamilan 33 minggu dan pada usia kehamilam 35 minggu 1 hari. Asuhan yang dilakukan pada persalinan yaitu pada tanggal 12 Mei 2021, pukul 09.30 WITA. Umur kehamilan 38 minggu 1 hari. Persalinan Ny. F dengan partus presipitatus dimana kala 1 berlangsung selama 4 jam, kala II berlangsung 56 menit, Kala III berlangsung selama 7 menit, dan kala IV berlangsung selama 2 jam. Masa nifas Ny. F berjalan dengan normal dilakukan pemeriksaan pada saat 2 jam post partum. Tanda-tanda vital, proses involusi, tinggi fundus uteri, kontraksi uterus, proses laktasi, dan pengeluaran lochea, pada masa nifas berjalan secara fisiologis dan tidak ada ditemukan masalah. Observasi pada bayi baru lahir dilakukan pada 2 jam setelah bayi lahir. Bayi lahir dengan berat badan 3100 gram, panjang badan 48 cm,LK 34 cm, LD 33 cm normal, lahir spontan segera menangis, tidak ditemukan komplikasi, tidak ada kelainan kongenital, bayi juga melakukan IMD segera dilakukan perawatan bayi baru lahir. Berdasarkan hasil asuhan kebidanan komprehensif yang telah dilakukan pada Ny. F selama pemeriksaan kehamilan didapatkan masalah ibu hamil dengan berat badan berlebih namun telah teratasi melalui pemberian KIE mengenai pola makan, pada persalinan terdapat masalah yaitu partus presipitatus namun masalah telah teratasi, pada asuhan nifas dan bayi baru lahir tidak terdapat masalah.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Diabetes melitus merupakan penyakit kronis yang terjadi akibat pankreas tidak memproduksi cukup insulin atau tubuh tidak dapat menggunakan insulin yang di produksi secara efektif
2021 · Thesis ·
Penelitian ini bertujuan untuk menguji peran e-wallet terhadap manajemen keuangan pada pelaku UMKM di Kota Tarakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan menggunakan metode pengumpulan data survey kuesioner. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik sensus dengan jumlah sampel sebanyak 95 UMKM pengguna e-wallet LinkAja di Kota Tarakan. Selanjutnya pengujian hipotesis menggunakan analisis regresi linear sederhana dengan memperhatikan nilai koefisien regresi, uji persial, uji simultan. Hasil penelitian menunjukan bahwa: Pengguna e-wallet berpengaruh positif terhadap manajemen keuangan UMKM. Penelitian ini diharapkan mampu memberikan manfaat dalam bahan kajian pengembangan ilmu manajemen keuangan terkait pada penggunaan e-wallet terhadap kinerja manajemen keuangan UMKM, serta dapat digunakan sebagai pendoman atau acuan oleh bagi pelaku usaha dalam meningkatkan nilai usahanya.