Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

AKBAR

76 karya publik ditemukan.

2026: 172025: 132024: 162023: 52022: 152021: 62020: 4

PERSEPSI GURU MATA PELAJARAN IPA SMP DI KOTA TARAKAN TERKAIT PEMBELAJARAN REMEDIAL

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini merupakan jenis penelitian studi kasus menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis data dilakukan secara deskriptif. Tempat penelitian di SMP 1, SMP 5, SMP 8 dan SMP 10 Tarakan. Responden dalam penelitian ini adalah Guru IPA kelas VII serta siswa kelas VII di kota tarakan. Teknik pengambilan responden berdasarkan metode purposive sampling yaitu pengambilan responden berdasarkan pada pencapaian tujuan penelitian dan berdasarkan pertimbangan tertentu. Responden dalam penelitian ini berjumlah 4 guru dan 4 siswa dari masing-masing sekolah yang sudah ditentukan. Metode pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan dokumentasi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan persepsi guru IPA di Kota Tarakan terkait pembelajaran remedial. Teknik analisis data dilakukan menggunakan komponen model interaktif seperti pengumplan data, reduksi data, data display, dan penarikan kesimpulan. Teknik keabsahan data pada penelitian ini menggunakan triangulasi sumber. Pembelajaran remedial mempunyai 3 tahapan yaitu Diagnosis, Prognosis dan Rekomendasi. Hasil wawancara persepsi guru ipa smp di kota tarakan terkait tahapan remedial menunjukkan bahwa R1 (Guru Pertama) tidak sama sekali melakukan tahapan diagnosis, prognosis dan rekomendasi. R2 (Guru Kedua) melakukan tahapan diagnosis tetapi tidak melakukan tahapan prognosis dan rekomendasi. R3 (Guru Ketiga) melakukan tahapan diagnosis tetapi tidak melakukan tahapan prognosis dan rekomendasi. R4 (Guru Keempat) tidak melakukan tahapan diagnosis, prognosis dan rekomendasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari ke 4 guru belum melakukan remedial dengan benar sesuai dengan tahapan remedial sebenarnya yang dilakukan guru hanya sebatas tes ulang saja. This research is a type of case study research using a qualitative approach with descriptive data analysis. The research sites are SMP 1, SMP 5, SMP 8 and SMP 10 Tarakan. Respondents in this study were seventh grade science teachers and seventh grade students in the city of Tarakan. The respondent collection technique is based on the purposive sampling method, namely the respondent is taken based on the achievement of research objectives and based on certain considerations. Respondents in this study amounted to 4 teachers and 4 students from each school that has been determined. The method of data collection was done through interviews and documentation. This study aims to describe the perception of science teachers in Tarakan City regarding remedial learning. Data analysis techniques were carried out using interactive model components such as data collectors, data reduction, data display, and drawing conclusions. The data validity technique in this study used source triangulation. Remedial learning has 3 stages, namely Diagnosis, Prognosis and Recommendations. The results of the interview on the perception of science teachers at the junior high school in Tarakan city regarding the remedial stages showed that R1 (First Teacher) did not carry out the stages of diagnosis, prognosis and recommendation at all. R2 (Second Teacher) performs the stages of diagnosis but does not carry out the stages of prognosis and recommendations. R3 (Third Teacher) performs the diagnosis stage but does not carry out the prognosis and recommendation stages. R4 (Fourth Teacher) did not carry out the stages of diagnosis, prognosis and recommendations. The results of this study indicate that out of the 4 teachers, they have not done remedial correctly according to the actual remedial stages that were carried out by the teacher, only retesting.

KETERTARIKAN HAMA TIKUS PADA UMPAN BERBAHAN BAKU KETELA POHON PADA AREAL BUDIDAYA TANAMAN PADI DI PULAU TARAKAN

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

Tikus merupakan hama utama pada areal budidaya tanaman padi. Alternatif pengendalian dengan menggunakan umpan yang dikombinasikan dengan perangkap. Ketela pohon diketahui berpotensi sebagai pakan bagi tikus, sehingga daapat dimanfaatkan sebagai umpan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji ketela pohon sebagai umpan dengan pada penggunaan perangkap tikus, dan (2) membandingkan tingkat kesukaan tikus pada penggunaan umpan berbahan ketela pohon yang ditambahkan air kelapa, dan umpan ketela pohon. Penelitian menggunakan Pengujian ketertarikan tikus terhadap rodentisida dan umpan dilakukan dengan dua umpan. Pengujian dengan dua pilihan dilakukan untuk membandingkan antara rodentisida berbahan baku ketela pohon yang diuji dengan dengan umpan berbahan baku hanya ketela pohon yang diulang sebanyak 4 kali dan dilakukan pada tiga lokasi (Mamburungan, Mamburungan Timur, dan Tanjung Pasir). Analisis data menggunakan analisis varians non-parametrik yakni uji Uji Wilcoxon untuk membandingkan antar perlakuan. Hasil penelitan menunjukkan ketela pohon dapat digunakan sebagai umpan pada pengendalian hama tikus dengan menggunakan perangkap; (2) tidak terdapat perbedaan tingkat kesukaan yang signifikan tingkat kesukaan tikus pada penggunaan umpan berbahan ketela pohon yang ditambahkan air kelapa, dan hanya ketela pohon.

KETERTARIKAN HAMA TIKUS PADA UMPAN BERBAHAN BAKU KETELA POHON PADA AREAL BUDIDAYA TANAMAN PADI DI PULAU TARAKAN

2022 · Thesis ·

Tikus merupakan hama utama pada areal budidaya tanaman padi. Alternatif pengendalian dengan menggunakan umpan yang dikombinasikan dengan perangkap. Ketela pohon diketahui berpotensi sebagai pakan bagi tikus, sehingga daapat dimanfaatkan sebagai umpan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji ketela pohon sebagai umpan dengan pada penggunaan perangkap tikus, dan (2) membandingkan tingkat kesukaan tikus pada penggunaan umpan berbahan ketela pohon yang ditambahkan air kelapa, dan umpan ketela pohon. Penelitian menggunakan Pengujian ketertarikan tikus terhadap rodentisida dan umpan dilakukan dengan dua umpan. Pengujian dengan dua pilihan dilakukan untuk membandingkan antara rodentisida berbahan baku ketela pohon yang diuji dengan dengan umpan berbahan baku hanya ketela pohon yang diulang sebanyak 4 kali dan dilakukan pada tiga lokasi (Mamburungan, Mamburungan Timur, dan Tanjung Pasir). Analisis data menggunakan analisis varians non-parametrik yakni uji Uji Wilcoxon untuk membandingkan antar perlakuan. Hasil penelitan menunjukkan ketela pohon dapat digunakan sebagai umpan pada pengendalian hama tikus dengan menggunakan perangkap; (2) tidak terdapat perbedaan tingkat kesukaan yang signifikan tingkat kesukaan tikus pada penggunaan umpan berbahan ketela pohon yang ditambahkan air kelapa, dan hanya ketela pohon.

Pengembangan Ensiklopedia Berbasis Riset Tanaman Obat Suku Dayak Kenyah Di Desa Punan Gong Solok Kabupaten Malinau

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini bertujuan untuk membuat pengembangan ensiklopedia berbasis riset tanaman obat suku dayak kenyah di desa punan gong solok kabupaten malinau. Jenis penelitian ini merupakan jenis penelitian pengembangan Research and Development (R&D) menggunakan model pengembangan Borg and Gall. Penelitian ini melibatkan 3 validator ahli dan 12 subjek uji coba. Hasil dari penelitian ini validasi yang diperoleh dari ahli media dengan persentase 81%, ahli materi rata-rata persentase 85%, ahli praktisi rata-rata persentase 88% sedangkan hasil dari respon siswa memperoleh rata-rata persentase 87%. Dengan demikian rata-rata yang diperoleh dari keempat kriteria diatas sebesar 82,4% sehigga dapat dinyatakan bahwa buku ensiklopedia layak untuk digunakan.

PERSEPSI GURU MATA PELAJARAN IPA SMP DI KOTA TARAKAN TERKAIT PEMBELAJARAN REMEDIAL

2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini merupakan jenis penelitian studi kasus menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis data dilakukan secara deskriptif. Tempat penelitian di SMP 1, SMP 5, SMP 8 dan SMP 10 Tarakan. Responden dalam penelitian ini adalah Guru IPA kelas VII serta siswa kelas VII di kota tarakan. Teknik pengambilan responden berdasarkan metode purposive sampling yaitu pengambilan responden berdasarkan pada pencapaian tujuan penelitian dan berdasarkan pertimbangan tertentu. Responden dalam penelitian ini berjumlah 4 guru dan 4 siswa dari masing-masing sekolah yang sudah ditentukan. Metode pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan dokumentasi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan persepsi guru IPA di Kota Tarakan terkait pembelajaran remedial. Teknik analisis data dilakukan menggunakan komponen model interaktif seperti pengumplan data, reduksi data, data display, dan penarikan kesimpulan. Teknik keabsahan data pada penelitian ini menggunakan triangulasi sumber. Pembelajaran remedial mempunyai 3 tahapan yaitu Diagnosis, Prognosis dan Rekomendasi. Hasil wawancara persepsi guru ipa smp di kota tarakan terkait tahapan remedial menunjukkan bahwa R1 (Guru Pertama) tidak sama sekali melakukan tahapan diagnosis, prognosis dan rekomendasi. R2 (Guru Kedua) melakukan tahapan diagnosis tetapi tidak melakukan tahapan prognosis dan rekomendasi. R3 (Guru Ketiga) melakukan tahapan diagnosis tetapi tidak melakukan tahapan prognosis dan rekomendasi. R4 (Guru Keempat) tidak melakukan tahapan diagnosis, prognosis dan rekomendasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari ke 4 guru belum melakukan remedial dengan benar sesuai dengan tahapan remedial sebenarnya yang dilakukan guru hanya sebatas tes ulang saja. This research is a type of case study research using a qualitative approach with descriptive data analysis. The research sites are SMP 1, SMP 5, SMP 8 and SMP 10 Tarakan. Respondents in this study were seventh grade science teachers and seventh grade students in the city of Tarakan. The respondent collection technique is based on the purposive sampling method, namely the respondent is taken based on the achievement of research objectives and based on certain considerations. Respondents in this study amounted to 4 teachers and 4 students from each school that has been determined. The method of data collection was done through interviews and documentation. This study aims to describe the perception of science teachers in Tarakan City regarding remedial learning. Data analysis techniques were carried out using interactive model components such as data collectors, data reduction, data display, and drawing conclusions. The data validity technique in this study used source triangulation. Remedial learning has 3 stages, namely Diagnosis, Prognosis and Recommendations. The results of the interview on the perception of science teachers at the junior high school in Tarakan city regarding the remedial stages showed that R1 (First Teacher) did not carry out the stages of diagnosis, prognosis and recommendation at all. R2 (Second Teacher) performs the stages of diagnosis but does not carry out the stages of prognosis and recommendations. R3 (Third Teacher) performs the diagnosis stage but does not carry out the prognosis and recommendation stages. R4 (Fourth Teacher) did not carry out the stages of diagnosis, prognosis and recommendations. The results of this study indicate that out of the 4 teachers, they have not done remedial correctly according to the actual remedial stages that were carried out by the teacher, only retesting.

IDENTIFIKASI PREVALENSI EKTOPARASIT PADA UDANG WINDU(Penaeus monodon)DI TAMBAK TRADISIONAL KOTA TARAKAN

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

Kota Tarakan memiliki potensi sumber daya perikanan cukup besar khususnya perikanan budidaya. Pemanfaatan budidaya udang windu cukup tinggi namun terjadi beberapa permasalahan salah satunya adalah penyakit. Penyakit yang menginfeksi pada udang windu adalah parasit. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pravalensi ektoparasit pada udang windu (Penaeus monodon) di tambak tradisionl Kota Tarakan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode purposive sampling. Pengambilan sampel udang diambil sebanyak 4 kali dalam sebulan dengan umur udang 1 bulan. Setiap minggu diambil sebanyak 10 ekor. Identifikasi ektoparasit dilakukan pada organ mata, insang, kaki jalan, kaki renang, kulit, ekor. Selajutnya menghitung prevalensi ektoparasit. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan 3 jenis parasit yaitu Zoothamnium sp,Vorticella sp, Epistylis sp. Prevalensi ektoparasit pada udang windu (penaeus monodon) dari 40 sampel di peroleh 25 sampel yang terinfeksi ektoparasit (62,5%). Nilai prevalensi ektoparasit tertinggi ditemukan pada minggu kedua sebesar 80%. Sedangkan nilai terendah di dapatkan pada minggu pertama 50%. Nilai intensitas ektoparasit yang paling dominan yaitu Zoothamnium sp dengan nilai 1 ind/ekor

IDENTIFIKASI PREVALENSI EKTOPARASIT PADA UDANG WINDU(Penaeus monodon)DI TAMBAK TRADISIONAL KOTA TARAKAN

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kota Tarakan memiliki potensi sumber daya perikanan cukup besar khususnya perikanan budidaya. Pemanfaatan budidaya udang windu cukup tinggi namun terjadi beberapa permasalahan salah satunya adalah penyakit. Penyakit yang menginfeksi pada udang windu adalah parasit. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pravalensi ektoparasit pada udang windu (Penaeus monodon) di tambak tradisionl Kota Tarakan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode purposive sampling. Pengambilan sampel udang diambil sebanyak 4 kali dalam sebulan dengan umur udang 1 bulan. Setiap minggu diambil sebanyak 10 ekor. Identifikasi ektoparasit dilakukan pada organ mata, insang, kaki jalan, kaki renang, kulit, ekor. Selajutnya menghitung prevalensi ektoparasit. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan 3 jenis parasit yaitu Zoothamnium sp,Vorticella sp, Epistylis sp. Prevalensi ektoparasit pada udang windu (penaeus monodon) dari 40 sampel di peroleh 25 sampel yang terinfeksi ektoparasit (62,5%). Nilai prevalensi ektoparasit tertinggi ditemukan pada minggu kedua sebesar 80%. Sedangkan nilai terendah di dapatkan pada minggu pertama 50%. Nilai intensitas ektoparasit yang paling dominan yaitu Zoothamnium sp dengan nilai 1 ind/ekor

Pengembangan Ensiklopedia Berbasis Riset Tanaman Obat Suku Dayak Kenyah Di Desa Punan Gong Solok Kabupaten Malinau

2021 · Thesis ·

Penelitian ini bertujuan untuk membuat pengembangan ensiklopedia berbasis riset tanaman obat suku dayak kenyah di desa punan gong solok kabupaten malinau. Jenis penelitian ini merupakan jenis penelitian pengembangan Research and Development (R&D) menggunakan model pengembangan Borg and Gall. Penelitian ini melibatkan 3 validator ahli dan 12 subjek uji coba. Hasil dari penelitian ini validasi yang diperoleh dari ahli media dengan persentase 81%, ahli materi rata-rata persentase 85%, ahli praktisi rata-rata persentase 88% sedangkan hasil dari respon siswa memperoleh rata-rata persentase 87%. Dengan demikian rata-rata yang diperoleh dari keempat kriteria diatas sebesar 82,4% sehigga dapat dinyatakan bahwa buku ensiklopedia layak untuk digunakan.

.

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

.

ANALISIS KETERSEDIAAN AIR SUNGAI SESANIP SEBAGAI CADANGAN SUMBER AIR BAKU IPA KAMPUNG BUGIS KOTA TARAKAN

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kota Tarakan merupakan daerah yang mengandalkan curah hujan sebagai sumber air, jika tidak terjadi hujan PDAM memprediksi ketersediaan air hanya cukup untuk 4 bulan, Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui debit air Sungai Sesanip serta kebutuhan air di Kota Tarakan, guna acuan untuk mengoptimalkan pemanfaatan potensi intake di sungai tersebut untuk cadangan sumber air IPA Kampung Bugis Kota Tarakan. Dalam penelitian ini dilakukan analisis ketersediaan air dengan Metode FJ. Mock, untuk memproyeksikan jumlah penduduk menggunakan Metode Geometrik, selain itu dalam penelitian ini juga menghitung kebutuhan air di Kota Tarakan pada tahun 2030. Dari hasil analisis dan Perhitungan yang telah dilakukan, penulis menarik kesimpulan pada penelitian ini yang pertama, ketersediaan air di Sungai Sesanip Kota Tarakan diperoleh nilai debit andalan 80% terendah pada bulan Agustus sebesar 0,10 m3/s dan debit andalan 80% tertinggi terjadi pada bulan Desember sebesar 0,42 m3/s. Kedua, kebutuhan air di Kota Tarakan pada tahun 2030 dengan jumlah penduduk 315.695 jiwa menggunakan perkiraan standar kebutuhan air bersih diperoleh kebutuhan air rata-rata sebesar 0,56 m3/s, dan kebutuhan harian maksimum sebesar 0,64 m3/s, sedangkan kebutuhan jam puncak sebesar 0,97 m3/s

PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN DAN BUDAYA ORGANISASI TERHADAP KINERJA GURU SEKOLAH DASAR DI PULAU SEBATIK

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Gaya Kepemimpinan () dan Budaya Organisasi () terhadap Kinerja (Y). Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode survey. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh tenaga pendidik di SDN 001 Sebatik Timur. Teknik pengamilan sampel menggunakan sampling jenuh dengan responden sebanyak 26 orang. Pengukuran variabel pada penelitian ini menggunakan skala likert. Teknik pengumpulan data menggunkaan kuesioner teknik pengujian hipotesis menggunakan analisis regresi linear berganda dengan menggunakan uji t. Hasil penelitian menunjukan bahwa secara parsial Gaya Kepemimpinan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja, dan secara parsial Budaya Organisasi tidak berpengaruh terhadap Kinerja.

PENGGUNAAN METODE PULSE WITDH MODULATION (PWM) UNTUK MENGATUR TORSI MOTOR INDUKSI 3 FASA

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

.PENGGUNAAN METODE PULSE WITDH MODULATION (PWM) UNTUK MENGATUR TORSI MOTOR INDUKSI 3 FASA ABSTRAK Motor induksi 3 fasa secara umum diterapkan sebagai konversi untuk menjalankan alat-alat tertentu atau secara umum membantu manusia dalam melakukan tugasnya sehari-hari. Meskipun memiliki banyak keunggulan, motor induksi juga mempunyai kelemahan antara lain, motor ini bersifat tidak linier, sehingga rumit dalam melakukan pengaturan kecepatan dan torsi. Untuk melakukan pengendali motor induksi 3 fasa diperlukan adanya sebuah inverter. Inverter merupakan rangkaian Elektronika daya yang digunakan untuk mengkonversikan tegangan searah menjadi tegangan bolak-balik. Inverter yang dirancang pada penelitian memiliki bentuk gelombang Square wave. Dapat mengontrol keluaran inverter dengan masukkan PWM. Dengan kemampuan inverter mengoperasikan motor tiga fasa dengan pemberian nilai torsi 0.00 sampai 0.1 kg/s dengan dutycycle 100-80%.

KEANEKARAGAMAN JENIS SERANGGA PADA TANAMAN SAWI (BRASSICA JUNCEAE L) DI KOTA TARAKAN

2020 · Thesis ·

KEANEKARAGAMAN JENIS SERANGGA PADA TANAMAN SAWI (Brassica juncea L) DI KOTA TARAKAN ABSTRAK Rachmad Akbar 15201010056 2020. “Keanekaragaman Jenis Serangga Pada Tanaman Sawi (Brassica juncea L) di Kota Tarakan”. Dibimbing oleh Bapak Ammarullah. Fakultas Pertanian Universitas Borneo Tarakan. Tanaman sawi (Brassica juncea L.) Merupakan tanaman sayuran dengan iklim sub-tropis, namun mampu beradaptasi dengan baik pada iklim tropis. Tanaman sawi tergolong tanaman yang toleran terhadap suhu tinggi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis keanekaragaman serangga yang terdapat pada tanaman sawi (Brassica juncea L) dan untuk mengetahui peranan berbagai jenis serangga pada tanman sawi (Brassica juncea L). Data keanekaragaman jenis serangga dari penangkap serangga secara langsung maupun tidak langsung dengan menggunakan perangkap yang terdiri dari yellow trap fitffall trap dan swepp net dilahan Pertanian Kampung 6 Kecamatan Tarakan Timur Kota Tarakan selanjutnya di idenfikasi di Laboratorium Perlindungan Tanaman Fakultas Pertanian UBT, data yang diperoleh dianalisis dengan mengunakan indeks keanekaragaman, pada lahan Pertanian Kampung 6 Kecamatan Tarakan Timur Kota Tarakan 1,29 (H’) dari Shannon-Winner dan indeks dominansi pada lahan Pertanian Kampung 6 Kecamatan Tarakan Timur Kota Tarakan 0,40 (C) dari Simpson. Sehingga dapat disimpulkan bahwa keanekaragman jenis serangga sedang pada lahan Pertanian Kampung 6 Kecamatan Tarakan Timur Kota Tarakan.

Asuhan Keperawatan Pda Tn.O dengan Gagal Ginjal Akut di Ruang perawatan Dahlia Rumah Sakit Umum Daerah Tarkan Provinsi Kalimantan Utara

2020 · Thesis ·

Kasus penyakit Gagal Ginjal Akut, prevalensi menurut World Health Organitation memperkirakan bahwa prevalensi Gagal Ginjal Akut lebih dari 356 juta jiwa pada tahun 2009. Angka kejadian 1 tahun pada tahun 2010 sampai 2011 di wilayah Indonesia, orang yang mengalami Gagal Ginjal Akut mortalitas lebih tinggi pada pasien lanjut usia dan pasien dengan kegagalan multi organ. Penulis menggunakan metode deskriptif dengan tipe studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan dengan tahapan pengkajian, diagnosa keperawatan, perencanaan, implementasi dan evaluasi. Tujuan umum laporan tugas akhir ini penulis mendapatkan gambaran nyata dalam menerapkan asuhan keperawatan pada klien Tn. O dengan Gagal Ginjal Akut. Subjek laporan ini adalah Tn. O dengan Gagal Ginjal Akut di ruang Perawatan Dahlia RSUD Tarakan Provinsi Kalimantan Utara dari tanggal 26-29 November 2018. Hasil laporan didapatkan enam diagnosis keperawatan yang dapat ditegakkan pada Tn. O, yaitu Bersihan jalan nafas tidak efektif berhubungan dengan sekresi yang tertahan, Risiko perfusi renal tidak efektif dibuktikan dengan disfungsi ginjal, Intoleransi aktivitas berhubungan dengan kelemahan, Gangguan integritas kulit berhubungan dengan penurunan mobilitas, Risiko defisit nutrisi dibuktikan dengan kurangnya asupan makanan, Risiko jatuh dibuktikan dengan penurunan kekuatan otot. Disimpulkan bahwa terdapat kesenjangan yang ada antara teori dan kasus pada Tn. O dimulai dari pengkajian kesenjangannya yaitu pada pengkajian Sirkulasi, eliminasi, makanan/cairan, neurosensori, nyeri/keamanan, pernapasan. Evaluasi yang terdiri dari enam diagnosis keperawatan dimana ada dua diagnosis keperawatan yang belum teratasi, dan ada empat diagnosis keperawatan yang telah teratasi.

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENDAPATAN PEDAGANG KULINER TEPIAN KAYAN KABUPATEN BULUNGAN

2020 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENDAPATAN PEDAGANG KULINER TEPIAN KAYAN KABUPATEN BULUNGAN Fajar Maulana Akbar Ahmad Rizani, S.E., M.Ec. Dev Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh dari modal usaha, lama usaha, dan jumlah tenaga kerja terhadap pendapatan pedagang kuliner tepian kayan Kabupaten Bulungan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai dari persamaan model untuk Koefisien β1 adalah sebesar 0,472805 menunjukkan bahwa setiap penambahan modal usaha (X1) sebesar satu satuan maka akan meningkatkan pendapatan pedagang kuliner tepian kayan sebesar 0.472805 per bulan dengan asumsi variabel lain (lama usaha dan jumlah tenaga kerja) tetap atau konstan, koefisien β2 sebesar 0,262076 menunjukkan bahwa setiap penambahan lama usaha (X2) sebesar satu satuan maka akan meningkatkan pendapatan pedagang kuliner tepian kayan sebesar 0,262076 per bulan dengan asumsi variabel lain (modal usaha dan jumlah tenaga kerja) tetap atau konstan, dan koefisien β3 sebesar 0,203460 menunjukkan bahwa setiap penambahan jumlah tenaga kerja (X3) sebesar satu orang maka pendapatan pedagang kuliner tepian kayan akan mengalami penurunan sebesar 0,203460 per bulan dengan asumsi variabel lain (modal usaha dan lama usaha) tetap atau konstan. Adapun nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 0,720209 atau 72,02% hal ini menunjukkan bahwa variabel modal usaha, lama usaha, dan jumlah tenaga kerja menjelaskan variabel pendapatan sebesar 72,02% sedangkan sisanya 27,98% dijelaskan oleh variabel lain yang tidak ada dalam model regresi.