Abstrak
Kota Tarakan merupakan daerah yang mengandalkan curah hujan sebagai sumber air, jika tidak terjadi hujan PDAM memprediksi ketersediaan air hanya cukup untuk 4 bulan, Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui debit air Sungai Sesanip serta kebutuhan air di Kota Tarakan, guna acuan untuk mengoptimalkan pemanfaatan potensi intake di sungai tersebut untuk cadangan sumber air IPA Kampung Bugis Kota Tarakan. Dalam penelitian ini dilakukan analisis ketersediaan air dengan Metode FJ. Mock, untuk memproyeksikan jumlah penduduk menggunakan Metode Geometrik, selain itu dalam penelitian ini juga menghitung kebutuhan air di Kota Tarakan pada tahun 2030. Dari hasil analisis dan Perhitungan yang telah dilakukan, penulis menarik kesimpulan pada penelitian ini yang pertama, ketersediaan air di Sungai Sesanip Kota Tarakan diperoleh nilai debit andalan 80% terendah pada bulan Agustus sebesar 0,10 m3/s dan debit andalan 80% tertinggi terjadi pada bulan Desember sebesar 0,42 m3/s. Kedua, kebutuhan air di Kota Tarakan pada tahun 2030 dengan jumlah penduduk 315.695 jiwa menggunakan perkiraan standar kebutuhan air bersih diperoleh kebutuhan air rata-rata sebesar 0,56 m3/s, dan kebutuhan harian maksimum sebesar 0,64 m3/s, sedangkan kebutuhan jam puncak sebesar 0,97 m3/s