Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

10 hasil
Subjek: suami
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

hubungan pengetahuan ibu dan dukungan suami dengan pemberian asi eksklusif di pusksemas setabu tahun 2026

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Pemberian ASI eksklusif merupakan salah satu upaya penting dalam meningkatkan status kesehatan dan pertumbuhan bayi. Namun, cakupan ASI eksklusif masih dipengaruhi oleh berbagai faktor, diantaranya pengetahuan ibu dan dukungan suami. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu dan dukungan suami dengan pemberian ASI eksklusif di Puskesmas Setabu tahun 2026. Penelitian ini menggunakan desain analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian sebanyak 30 responden ibu yang memiliki bayi usia 6–12 bulan yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner, kemudian dianalisis menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden berusia 20–35 tahun sebanyak 35 orang (87,5%), berpendidikan SMA sebanyak 21 orang (52,5%), dan merupakan ibu rumah tangga sebanyak 21 orang (52,5%). Sebagian besar responden memiliki pengetahuan baik tentang ASI eksklusif sebanyak 23 orang (57,5%) dan mendapatkan dukungan suami yang baik sebanyak 22 orang (55%). Hasil analisis bivariat menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan ibu dengan pemberian ASI eksklusif dengan nilai p=0,012 serta terdapat hubungan signifikan antara dukungan suami dengan pemberian ASI eksklusif dengan nilai p=0,026. Perlunya peningkatan edukasi kesehatan serta keterlibatan suami dalam mendukung ibu selama proses menyusui untuk meningkatkan keberhasilan ASI eksklusif.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

HUBUNGAN KARAKTERISTIK IBU HAMIL DAN DUKUNGAN SUAMI TERHADAP KEPATUHAN IBU HAMIL MELAKUKAN KUNJUNGAN ANTENATAL CARE (ANC) DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KARANG REJO

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Antenatal Care (ANC) merupakan pelayanan kesehatan penting bagi ibu hamil untuk memantau kondisi ibu dan janin serta mendeteksi dini adanya komplikasi kehamilan. Rendahnya kepatuhan kunjungan ANC dapat meningkatkan risiko terjadinya komplikasi kehamilan dan persalinan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan karakteristik ibu hamil (usia, pendidikan, pekerjaan) dan dukungan suami terhadap kepatuhan ibu hamil melakukan kunjungan ANC di wilayah kerja Puskesmas Karang Rejo. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif deskriptif dan pendekatan cross-sectional. Sampel ini melibatkan 68 ibu hamil multigravida trimester III. Instrument penelitian berupa kuesioner dukungan suami yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, buku KIA dan buku registrasi. Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas ibu hamil dengan usia tidak berisiko, tingkat pendidikan tinggi, tidak bekerja, mendapat dukungan suami, dan patuh melakukan kunjungan ANC di wilayah kerja Puskesmas Karang Rejo. Hasil uji Chi-Square menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara usia, pendidikan, dan dukungan suami dengan kepatuhan kunjungan ANC dengan (p=0,000), (p=0,000), (p=0,001), dan tidak terdapat hubungan antara pekerjaan dengan kepatuhan kunjungan ANC (p=1,000). Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa usia ibu, pendidikan ibu dan dukungan suami berhubungan secara signifikan dengan kepatuhan kunjungan ANC, sedangkan pekerjaan tidak berhubungan. Pentingnya peningkatan peran suami serta edukasi berkelanjutan untuk meningkatkan kepatuhan ibu hamil dalam melakukan kunjungan ANC sesuai standar pelayanan kebidanan.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN DUKUNGAN SUAMI TERHADAP PENGGUNAAN KONTRASEPSI IUD DI PUSKESMAS GUNUNG LINGKAS

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Latar Belakang: IUD merupakan salah satu MKJP yang memiliki tingkat efektivitasnya lebih tinggi dibandingkan non MKJP dalam hal pencegahan kehamilan. Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) di Provinsi Kalimantan Utara Pada tahun 2022 pengguna IUD hanya sebanyak 3,008% pengguna, 2020 juga tercatat pengguna kontrasepsi hormonal jenis IUD yang aktif sebanyak 3,825% lalu mengalami penurunan pada tahun 2021 yaitu sebesar 2,801%. Hal ini menujukkan bahwa penggunaan alat kontrasepsi IUD masih lebih rendah dibandingkan dengan pemakaian alat kontrasepsi KB hormonal seperti suntik dan pil. Tujuan Penelitian: Mengetahui hubungan pengetahuan dan dukungan suami terhadap penggunaan alat kontrasepsi IUD di Puskesmas gunung lingkas Kota Tarakan tahun 2024. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunaka desain penelitian cross sectional dengan teknik purposive sampling yang dilakukan pada tanggal 30 September – 08 Oktober 2024 secara door to door menggunakan kuesioner. Jumlah sampel adalah 81 responden. Data dianalisis secara bivariat menggunakan uji chi-square dengan derajat kemaknaan= 0,05. Hasil Penelitian: Menunjukan bahwa sebagian besar responden memiliki pengetahuan kurang baik 52 (64,19%) dan baik 29 (35,80%) responden, dengan Uji chi-square diperoleh p-value = 0,084. Hasil analisa dukungan suami yang tidak mendapatkan dukungan dari suami 28 (34,56%) dan mendapatkan dukungan suami 53 (65,43%) responden, dengan uji chi-square diperoleh p-value = 0,045. Kesimpulan: Tidak ada hubungan yang bermakna antara pengetahuan dan penggunaan kontrasepsi IUD. Ada hubungan yang bermakna antara dukungan suami dengan penggunaan kontrasepsi IUD.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

EFEKTIVITAS PIJAT OKSITOSIN OLEH SUAMI TERHADAP PENINGKATAN PRODUKSI ASI DI PUSKESMAS PANTAI AMAL

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ASI adalah cairan dan nutrisi alamiah terbaik yang sangat penting bagi bayi karena ASI mengandung kebutuhan energi dan zat untuk tumbuh kembang sesuai dengan kebutuhan bayi. Ada beberapa faktor yang menghambat produksi ASI yaitu faktor isapan bayi, faktor perawatan payudara, pola istirahat, dan faktor psikologis ibu, yang menyebabkan sedikitnya ASI yang keluar dan bahkan tidak jarang juga ibu mengeluh ASI tidak keluar sama sekali. Keberhasilan seorang ibu dalam menyusui tergantung pada dukungan dari keluarga terutama suami yang memiliki peran penting dalam mendukung keberhasilan proses menyusui. Dukungan suami dapat melancarkan kualitas produksi ASI karena kedekatan emosi antara ibu dan suami yang mendukung akan berdampak positif. Selain itu, suami juga berperan dalam melakukan pijat oksitosin pada ibu untuk meningkatkan produksi ASI. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui efektifitas pijat oksitosin oleh suami terhadap peningkatan produksi ASI. Jenis penelitian ini menggunakan Pre-Eksperimen dengan rancangan One Group Pretest-Posttest.Populasi dalam penelitian ini adala seluruh ibu menyusui usia 0-6 bulan pada bulan Agustus 2023 – Januari 2024 berjumlah 157 ibu menyusui. Sampel dalam penelitian ini 15 responden dengan teknik probability sampling menggunakan metode purposive sampling. Pijat oksitosin oleh suami dilakukan 2 kali sehari pada pagi dan sore hari selama 7 hari dengan menggunakan alat ukur kuesioner kelancaran ASI. Analisis bivariat dalam penelitian ini menggunakan wilcoxon. Hasil penelitian uji hipotesis nilai p-value = 0,011 yang berarti adanya efektivitas pijat oksitosin oleh suami terhadap peningkatan produksi ASI sebelum dan setelah perlakuan intervensi.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

HUBUNGAN DUKUNGAN SUAMI TERHADAP TINGKAT KECEMASAN IBU BERSALIN DI RUANG PONEK DAN VK MELATI RSUD KABUPATEN MALINAU

2024•

Tingkat kecemasan primigravida dalam menghadapi persalinan umumnya lebih tinggi dari pada wanita yang sudah hamil untuk kedua kalinya dan seterusnya. Dukungan orang terdekat, terutama suami sangat penting untuk mengurangi kecemasan primigravida. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan dukungan suami terhadap tingkat kecemasan pada ibu bersalin diruang PONEK dan VK melati di RSUD Kabupaten Malinau. Desain penelitian ini adalah DESKRIPTIF ANALITIK dengan pendekatan cross sectional. Sampel diambil menggunakan teknik accidental sampling. Sebanyak 30 responden ibu bersalin di ruang Ponek dan VK Melati RSUD Kabupaten Malinau. Instrument menggunakan kuesioner dengan 25 pertanyaan untuk mengetahui dukungan suami dan terhadap tingkat kecemasan ibu bersalin menggunakan Skala HARS. Analisis data menggunakan uji Chi Square dengan tingkat p value 0,004. Dilakukan uji Chi Square menunjukkan hasil p value 0, 04 dengan taraf signifikan α 5% (0, 05). Hasil penelitian ada hubungan antara dukungan suami dengan tingkat kecemasan pada ibu bersalin primigravida di ruang Ponek dan Melati RSUD Malinau Tahun 2024.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

HUBUNGAN DUKUNGAN SUAMI DENGAN LAMA KALA II PADA IBU BERSALIN MULTIPARA DI UPTD PUSKESMAS PULAU SAPI KECAMATAN MENTARANG KABUPATEN MALINAU

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Persalinan lama dapat menyebabkan infeksi, kehabisan tenaga, dehidrasi, dan perdarahan post partum yang dapat menyebabkan kematian ibu. Kala II merupakan tahap yang membutuhkan energi yang besar dalam suatu persalinan. Seorang ibu berusaha mengeluarkan bayinya dengan mengikuti kontraksi yang kuat sehingga memungkinkan ikut berperan aktif. Perasaan positif dan partisipasi aktif ibu bersalin, membuat kondisi kejiwaan ibu lebih tenang, yang sangat mendukung kelancaran persalinan dan tidak menyebabkan stres pada bayi. Hal ini dapat difasilitasi melalui dukungan dari suami saat proses persalinan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Dukungan Suami Terhadap Lama Persalinan Kala II pada Ibu bersalin di wilayah kerja UPTD Puskesmas Pulau Sapi Tahun 2023. Penelitian ini menggunakan metode analitik korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu bersalin dipuskesmas pulau sapi yang didampingi oleh suaminya. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling dengan jumlah 25 responden. Alat pengumpulan data berupa lembar observasi. Hasil penelitian dianalisa melalui Uji Chis quare yang diperoleh yaitu p value = 0,001 hal ini berarti p 0,05, maka H0 ditolak yang berarti terdapat Hubungan antara Dukungan Suami dengan Lama Persalinan Kala II. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa Dukungan Suami berpengaruh Terhadap Lama Persalinan Kala II. Kata Kunci: Dukungan Suami; Lama Persalinan Kala II

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

HUBUNGAN PENGETAHUAN SUAMI TERHADAP PEMILIHAN ALAT KONTRASEPSI DI UPTD PUSKESMAS PULAU SAPI KECAMATAN KABUPATEN MALINAU

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kontrasepsi merupakan upaya untuk mencegah terjadinya kehamilan dapat bersifat sementara maupun permanen, masalah yang terjadi pada saat pemilihan alat kontrasepsi pada ibu ialah dukungan suami, dimana seberapa peduli suami dalam mendukung pemilihan alat kontrasepsi. Pemilihan alat kontrasepsi harus sesuai dengan kondisi usia, jumlah anak, dan tujuan penggunaan. Diketahui pemilihan non MKJP di Indonesia pada Wanita Usia Subur (WUS) ≥35 tahun masih tinggi, padahal pada usia tersebut dianjurkan untuk menggunakan MKJP. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan membuktikan hubungan pengetahuan suami terhadap pemilihan alat kontrasepsi. Studi ini menggunakan desain studi Cross Sectional dengan populasi yaitu akseptor KB di puskesmas pulau sapi sejumlah 369 akseptor KB. Sampel penelitian ini diambil dari data menggunakan teknik simple random sampling sebanyak 79 responden, Data diperoleh dari data kuesioner. Hasil penelitian selanjutnya di analisa menggunakan uji statistik Chi Square dengan bantuan SPSS V.26 menunjukkan hasil PUS yang memilih KB MJKP memiliki pengetahuan baik (15,2%) sedangkan PUS yang memili KB NON MJKP sebagian besar pengetahuan suami cukup (40,5%) dengan hasil ρ = 0.008 α = 0.05 yang artinya ada hubungan dukungan suami dengan pemilihan alat kontrasepsi . Kesimpulan seorang wanita mengalami perubahan dalam dirinya setelah mempunyai anak, sehingga perlu beradaptasi dengan keadaan baru, disini dibutuhkan dukungan suami dalam memberikan motivasi, pengambilan keputusan, penyediaan sarana dan prasarana kesehatan, sehingga dengan adanya dukungan suami sehingga dengan keinginan dari kedua belah pihak yang sudah disepakati bersama dukungan suami juga perlu ditingkatkan dengan cara meningkatkan pengetahuan suami tentang alat kontrasepsi dan mendorong suami agar memiliki sikap menghargai pilihan istri dalam memilih alat kontrasepsi yang mereka ketahui sesuai dengan kondisi kesehatan tubuh istri.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PARTISIPASI PENGGUNAAN KONTRASEPSI PADA PERNIKAHAN USIA DINI DI KABUPATEN MALINAU

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PARTISIPASI PENGGUNAAN KONTRASEPSI PADA PERNIKAHAN USIA DINI DI KABUPATEN MALINAU Abstrak Pendahuluan: Hasil studi pendahuluan dan studi literatur di Kabupaten Malinau diperoleh informasi ada 12 orang ibu (60%) menikah pada usia < 20 tahun. Semua ibu yang menikah pada usia<20 tahun (80%) tidak menggunakan kontrasepsi untuk menunda kehamilan sampai cukup umur. Alasan tidak menggunakan Kontrasepsi KB bermacam-macam antara lain: ibu tidak tahu risiko yang akan dialami jika hamil muda, ingin mempunyai keturunan segera setelah menikah, hamil duluan sebelum menikah (50%), serta keputusan menggunakan KB masih harus menunggu ijin suami. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan partisipasi penggunaaan kontrasespsi pada pernikahan usia dini di Kabupaten Malinau. Metode: Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif deskriptif analitik dengan desain cross sectional. Sampel pada penelitian ini sejumlah 62 responden yang diambil secara simple random sampling. Pengambilan data menggunakan kuesioner serta analisis data menggunakan uji statistis Chi Square. Hasil: hasil penelitian di dapatkan sebagian besar wanita yang menikah pada usia dini tidak menggunakan kontrasepsi 44 (71%), tingkat Pendidikan rendah 48 responden (77,42%) dengan nilai p value 0,531, berpengetahuan kurang 38 (61,30%) dengan nilai p value= 0,082, sebagian besar menikah pada rentang usia 15-19 tahun 47 responden (75,81%) dengan nilai p value= 0,028, suami sebagian besar tidak mendukung penggunaan kontrasepsi 48 (77,42%) dengan nilai p value= 0.001, dan mayoritas status ekonomi rendah 33 (53,23%) dengan nilai p value 0,148. Kesimpulan: Faktor usia dan dukungan suami berhubungan signifikan dengan partisipasi penggunaan kontrasepsi pada pernikahan usia dini di Kabupaten Malinau.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Gambaran Dukungan Suami Dan Lama Persalinan Kala 2 DI Rumah Sakit Umum (RSU) Carsa Kota Tarakan

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Dukungan suami adalah dorongan, motivasi terhadap istri baik secara moral maupun material. Kehadiaran suami bagi seorang ibu yang mengalami kesulitan diharapkan dapat memberi bantuan moril atau fisik sehingga mengurangi beban yang dirasakan, dukungan suami pada proses persalinan belum sepenuhnya dapat dilakukan di fasilitas kesehatan. Pada saat ini dukungan suami pada proses persalinan merupakan salah satu prinsip dasar dari asuhan sayang ibu, yaitu dengan mengikut sertakan suami dan keluarga selama proses persalinan dan kelahiran bayi. Adapun penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran dukungan suami dan lama persalinanan kala II di (RSU) Rumah Sakit Umum Carsa Kota Tarakan pada tahun 2023. Desain penelitian ini merupakan deskriptif dengan pendekatan Cross sectional. Populasi penelitian ini adalah adalah seluruh ibu bersalin di Rumah sakit umum carsa Tarakan pada tahun 2023. Sampel penelitian sebanyak 30 responden dengan metode purposive sampling serta pengumpulan data menggunakan kuisioner, mayoritas ibu primipara mendapat dukungan dari suami yaitu ada 26 responden (86,7%), dan mayoritas lama kala II ibu bersalin primipara adalah 2 jam ada 29 responden (96,7%). Setelah melakukan penelitian hasil nya di dapatkan bahwa dukungan suami sangat penting bagi ibu yang akan melangsungkan persalinan, perasaan ibu menjadi positif membuat kondisi kejiwaan ibu lebih tenang dan lebih bersemangat dalam menghadapi persalinan dimana hal ini sangat mendukung kelancaran persalinan dan tidak menyebabkan setres pada bayi.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

TIJAUAN YURIDIS TERHADAP TINDAK PIDANA KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA YANG DILAKUKAN OLEH SUAMI TERHADAP ISTRI (Studi Kasus Putusan Nomor 456/Pid.Sus/2018/Pn.Tar)

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Penelitian ini bermaksud menjawab serta menerangkan dua pertanyaan terkait Tindak Pidana Kekerasan Dalam Rumah Tangga. Pertama, Penerapan Hukum Pidana Materil terhadap kasus KDRT yang dilakukan oleh suami terhadap istri (Studi Kasus Putusan Nomor 456/Pid.Sus/2018/PN.Tar). Kedua, Dasar Pertimbangan Hakim dalam memutus kasus KDRT yang dilakukan oleh suami terhadap istri (Studi Kasus Putusan Nomor 456/Pid.Sus/2018/PN.Tar). Skripsi ini merupakan penelitian normatif terhadap norma-norma hukum terkait peraturan perundang-undangan serta putusan pengadilan khususnya terkait dengan kasus kekerasan dalam rumah tangga. Bahan yang digunakan dalam skripsi ini terdiri dari bahan primer dan bahan sekunder. Bahan primer yaitu bahan yang diperoleh dengan mengambil sumber terkait kasus melalui putusan pengadilan. Bahan sekunder yaitu bahan yang diperoleh dari buku, jurnal, artikel, internet, dan kamus. Hasil dari penelitian ini penulis menyimpulkan bahwa : pertama, berdasarakan fakta-fakta sesuai dengan undang-undang yang menyatakan terdakwa telah terbukti secara sah dan menyakinkan menurut hukum telah melanggar Pasal 44 ayat (1) Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004. Kedua, bahwa persidangan putusan Nomor 456/Pid.sus/2018/PN.Tar, hakim menetapkan Bambang Dwi Margono sebagai terdakwa telah terbukti secara sah melakukan kekerasan dalam tangga dan dijatuhkan pidana dengan pidana penjara selama 2 (dua) bulan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail