Abstrak
ABSTRAK Persalinan lama dapat menyebabkan infeksi, kehabisan tenaga, dehidrasi, dan perdarahan post partum yang dapat menyebabkan kematian ibu. Kala II merupakan tahap yang membutuhkan energi yang besar dalam suatu persalinan. Seorang ibu berusaha mengeluarkan bayinya dengan mengikuti kontraksi yang kuat sehingga memungkinkan ikut berperan aktif. Perasaan positif dan partisipasi aktif ibu bersalin, membuat kondisi kejiwaan ibu lebih tenang, yang sangat mendukung kelancaran persalinan dan tidak menyebabkan stres pada bayi. Hal ini dapat difasilitasi melalui dukungan dari suami saat proses persalinan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Dukungan Suami Terhadap Lama Persalinan Kala II pada Ibu bersalin di wilayah kerja UPTD Puskesmas Pulau Sapi Tahun 2023. Penelitian ini menggunakan metode analitik korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu bersalin dipuskesmas pulau sapi yang didampingi oleh suaminya. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling dengan jumlah 25 responden. Alat pengumpulan data berupa lembar observasi. Hasil penelitian dianalisa melalui Uji Chis quare yang diperoleh yaitu p value = 0,001 hal ini berarti p 0,05, maka H0 ditolak yang berarti terdapat Hubungan antara Dukungan Suami dengan Lama Persalinan Kala II. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa Dukungan Suami berpengaruh Terhadap Lama Persalinan Kala II. Kata Kunci: Dukungan Suami; Lama Persalinan Kala II