Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

10 hasil
Subjek: konten
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Perlindungan Hukum Pelaku Usaha Kuliner Atas Kerugian Akibat Reviu Destruktif Kreator Konten Kuliner di Media Sosial

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perlindungan hukum pelaku usaha kuliner atas kerugian akibat reviu destruktif kreator konten kuliner di media sosial, serta menganalisis reviu destruktif kreator konten kuliner di media sosial sebagai perbuatan melawan hukum dan mengetahui bentuk pertanggungjawaban hukum kreator konten kuliner terhadap kerugian yang dialami pelaku usaha kuliner. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual yang didukung sumber bahan hukum yang terdiri atas bahan hukum primer, bahan hukum sekunder, dan tersier. Hasil penelitian menunjukkan bahwa reviu negatif tidak secara otomatis merupakan reviu destruktif yang menimbulkan akibat hukum karena pada dasarnya merupakan bentuk kebebasan berpendapat dan hak konsumen untuk menyampaikan pengalaman terhadap barang dan/atau jasa yang digunakan. Reviu dikategorikan sebagai perbuatan melawan hukum apabila memenuhi unsur adanya perbuatan, sifat melawan hukum, kesalahan, kerugian, serta hubungan kausal antara reviu yang disebarluaskan dengan kerugian pelaku usaha kuliner. Pertanggungjawaban hukum kreator konten kuliner dapat ditempuh melalui dua bentuk, yaitu pertanggungjawaban secara perdata dengan mekanisme penyelesaian litigasi maupun non litigasi (penyelesaian sengketa alternatif), dan pertanggungjawaban secara pidana jika unsur terpenuhi. Oleh karena itu penelitian ini memberikan kepastian hukum dan keadilan bagi pelaku usaha yang dirugikan akibat reviu destruktif kreator konten kuliner di media sosial.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH KONTEN PEMASARAN DIGITAL TERHADAP LOYALITAS KONSUMEN: PERAN MEDIASI NILAI YANG DIRASAKAN DAN KEPUASAN KONSUMEN PADA PENGGUNA ONLINE SHOP DI KALIMANTAN UTARA

2026•

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh konten pemasaran digital terhadap loyalitas konsumen dengan peran mediasi nilai yang dirasakan dan kepuasan konsumen pada pengguna online shop di Kalimantan Utara. Perkembangan perdagangan digital menuntut pelaku usaha untuk menyajikan konten yang informatif, relevan, dan persuasif guna membangun hubungan jangka panjang dengan konsumen. Loyalitas tidak terbentuk secara instan, melainkan melalui proses evaluasi nilai dan pengalaman kepuasan yang dirasakan konsumen. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain explanatory research. Data dikumpulkan melalui kuesioner kepada pengguna online shop yang aktif bertransaksi, kemudian dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Squares (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa konten pemasaran digital berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai yang dirasakan dan kepuasan konsumen. Nilai yang dirasakan berpengaruh positif terhadap kepuasan dan loyalitas, serta kepuasan berpengaruh signifikan terhadap loyalitas konsumen. Uji mediasi menunjukkan bahwa nilai yang dirasakan dan kepuasan konsumen memediasi pengaruh konten pemasaran digital terhadap loyalitas. Temuan ini menegaskan bahwa strategi konten digital yang efektif mampu meningkatkan loyalitas melalui pembentukan persepsi nilai dan pengalaman kepuasan konsumen.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Perlindungan Hukum Terhadap Anak Sebagai Korban Produk, Layanan, Dan Fitur Media Sosial Dari Konten Pornografi

2026•

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertanggungjawaban pidana terhadap anak sebagai korban produk, layanan, dan fitur media sosial dari konten pornografi, serta untuk mengetahui perlindungan hukum terhadap anak sebagai korban produk, layanan, dan fitur media sosial dari konten pornografi. Seluruh data yang diperoleh dalam penelitian, baik data primer dan sekunder akan dianalisis dengan metode analisis deskriptif kualitatif. Selain itu, penelitian ini akan menjelaskan dengan mempertimbangkan semua peraturan yang relevan dengan masalah hukum yang dihadapi serta pandangan dan teori yang berkembang dalam bidang hukum. Pendekatan deksriptif ini bertujuan untuk mengevaluasi hubungan antara prinsip-prinsip serta doktrin hukum dengan hukum yang berlaku, maupun norma-norma yang ada dalam masyarakat. Berdasarkan hasil penelitian, penulis menyimpulkan bahwa tanggung jawab pidana bagi pelaku yang menjadikan anak sebagai korban produk, layanan, dan fitur media sosial berisi konten pornografi telah diatur dengan jelas dalam kerangka hukum positif di Indonesia, yang menekankan sanksi berat bagi pelanggar karena sifat delik yang disengaja, meskipun masih terdapat beberapa tafsir yang berbeda akibat kurangnya keselarasan antara undang-undang yang ada. Perlindungan hukum bagi anak sebagai korban produk, layanan, dan fitur media sosial yang mengandung konten pornografi telah diatur melalui beragam langkah dari pemerintah, seperti pemblokiran situs-situs berbahaya oleh Kemenkominfo, pengawasan ketat terhadap platform digital sesuai UU ITE terbaru, pendidikan literasi digital di sekolah, serta kerja sama dengan orang tua dan komunitas untuk menciptakan budaya internet yang sehat, meskipun tantangan utama masih terletak pada efektivitas implementasi yang sering terhambat oleh perkembangan teknologi yang pesat..

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

pertanggungjawaban pidana penyebaran konten yang bermuatan melanggar kesusilaan melalui instagram (studi putusan nomor 57/Pid.sus/2024/pn tar)

2025•

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualifikasi konten yang bermuatan kesusilaan di media sosial serta menganalisis pertimbangan hakim dalam Putusan Nomor 57/Pid.Sus/2024/PN.Tar mengenai penyebaran konten kesusilaan melalui siaran langsung Instagram. Penelitian ini menerapkan metode penelitian hukum normatif dengan menggunakan pendekatan perundang-undangan (statute approach) serta pendekatan kasus (case approach). Bahan hukum primer berupa Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi, serta Putusan Nomor 57/Pid.Sus/2024/PN.Tar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualifikasi konten bermuatan kesusilaan dapat berupa gambar, video, audio, maupun teks yang menampilkan ketelanjangan, aktivitas seksual, atau kata-kata cabul yang bertentangan dengan norma kesusilaan. Penyebaran konten melalui media sosial secara terbuka memenuhi unsur tindak pidana sebagaimana diatur dalam Pasal 27 ayat (1) jo. Pasal 45 ayat (1) Undang-Undang ITE serta Pasal 4 jo. Pasal 29 Undang-Undang Pornografi. Analisis putusan menunjukkan bahwa hakim telah tepat dalam menilai perbuatan terdakwa sebagai tindak pidana kesusilaan, dengan pertimbangan yuridis maupun non yuridis. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa penyebaran konten kesusilaan melalui media sosial tidak hanya melanggar norma kesusilaan masyarakat, tetapi juga memiliki konsekuensi pidana yang tegas, sehingga diperlukan penegakan hukum yang konsisten serta peningkatan kesadaran masyarakat untuk menggunakan media sosial secara bijak.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

TINJAUAN HUKUM KONTEN YOUTUBE SEBAGAI OBJEK JAMINAN FIDUSIA

2025•

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaturan hukum hak cipta konten YouTube sebagai objek jaminan fidusia serta mekanisme penerapannya dalam hukum positif Indonesia. Penelitian ini merupakan penelitian hukum doktrinal/normatif dengan menggunakan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Data penelitian ini menggunakan data sekunder yang diperoleh dari peraturan perundang-undangan, literatur, jurnal, dan sumber hukum terkait lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hak cipta pada konten YouTube yang telah terdaftar resmi di Kementerian Hukum dan HAM dapat dijadikan objek jaminan fidusia karena termasuk kekayaan intelektual berbentuk benda bergerak tidak berwujud. Selain itu, mekanisme penerapan konten YouTube sebagai objek jaminan fidusia meliputi pendaftaran hak cipta pada Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual, pembuatan akta jaminan melalui notaris, dan pencatatan pada kantor Pendaftaran Fidusia. Dengan demikian, konten YouTube yang telah bersertifikat hak cipta diakui secara hukum sebagai aset ekonomi yang dapat dijadikan jaminan fidusia untuk mendukung akses pembiayaan ekonomi kreatif.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PROFIL KEMAMPUAN LITERASI SAINS SISWA KELAS XI IPA SMA/MA DI PULAU SEBATIK KABUPATEN NUNUKAN KALIMANTAN UTARA

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Literasi sains telah menjadi istilah yang digunakan secara luas sebagai karakteristik penting yang harus dimiliki oleh setiap warga negara dalam masyarakat modern. Literasi sains merupakan kemampuan yang sangat penting dalam menghadapi tantangan global, namun data PISA menunjukkan bahwa kemampuan literasi sains siswa di Indonesia masih tergolong rendah. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi profil kemampuan literasi sains siswa kelas XI IPA SMA/MA di Pulau Sebatik, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara dengan menggunakan metode dan pengumpulan data menggunakan soal tes literasi sains. Soal ini terdiri dari soal pilihan ganda dan uraian. Sampel penelitian adalah siswa kelas XI IPA di beberapa sekolah di Pulau Sebatik yang dipilih melalui purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas siswa memiliki kemampuan literasi sains yang rendah, baik pada aspek konten maupun konteks. Selain itu, sebagian besar siswa memiliki kemampuan literasi sains yang termasuk dalam kategori "sangat kurang". Penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi bagi guru untuk dapat menerapkan metode pengajaran kontekstual dan relevan dengan kehidupan sehari-hari siswa untuk mendukung peningkatan kemampuan literasi sains.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Kemudahan Penggunaan Mobile Banking dan Konten Media Sosial Bersponsor Terhadap Perilaku Konsumtif Mahasiswa dengan Literasi Keuangan Sebagai Moderasi

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kemudahan penggunaan mobile banking dan konten media sosial bersponsor terhadap perilaku konsumtif mahasiswa dengan literasi keuangan sebagai moderasi studi pada mahasiswa jurusan manajemen angkatan 2021-2023 Universitas Borneo Tarakan. Pemilihan sampel menggunakan teknik probability sampling dengan menggunakan rumus slovin yang diperoleh sebanyak 195 responden. Analisis dengan regresi SEM-PLS dengan alat bantu aplikasi WarpPLS versi 8.0. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kemudahan penggunaan mobile banking dan konten media sosial bersponsor berpengaruh positif signifikan terhadap perilaku konsumtif mahasiswa, literasi keuangan tidak memoderasi hubungan antara kemudahan penggunaan mobile banking dan konten media sosial bersponsor terhadap perilaku konsumtif mahasiswa. Implikasi teoritis ini mendukung teori perilaku keuangan untuk mengurangi perilaku konsumtif.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Tinjauan viktimologis tindak pidana penyebaran konten pornografi balas dendam melalui media sosial

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

TINJAUAN VIKTIMOLOGIS TINDAK PIDANA PENYEBARAN KONTEN PORNOGRAFI BALAS DENDAM MELALUI MEDIA SOSIAL ABSTRAK Penelitian ini bermaksud untuk menjawab dua pertanyaan terkait tinjauan viktimologis tindak pidana penyebaran konten pornografi balas dendam melalui media sosial. Pertama, peran korban terhadap tindak pidana penyebaran konten pornografi balas dendam melalui media sosial. Kedua, bentuk perlindungan hukum terhadap korban tindak pidana penyebaran konten pornografi balas dendam melalui media sosial. Skripsi ini merupakan penelitian normatif dengan menggunakan pendekatan konseptual, pendekatan kasus, dan pendekatan perundang-undangan. Hasil dari penelitian ini, penulis menyimpulkan bahwa bahwa korban sebagai kekasih atau mantan kekasih dari pelaku berperan sebagai orang yang mengirimkan foto/video asusila milik dirinya, dan atau memberi kesempatan kepada pelaku untuk memiliki foto/video asusila korban, sehingga adanya materi pornografi milik korban yang dimiliki pelaku menjadi penyebab munculnya pornografi balas dendam yang berakibat kerugian terhadap diri korban. Bentuk perlindungan yang diberikan kepada korban diantaranya adalah Restitusi, Bantuan medis, Rehabilitasi psikolog, Perlindungan dari keluarga, Bantuan hukum, Merahasiakan identitas korban, dan Hak untuk dilupakan

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Persepsi Mahasiswa Pendidikan Biologi Terhadap Channel Youtube Dengan Konten Pendidikan

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PERSEPSI MAHASISWA PENDIDIKAN BIOLOGI TERHADAP CHANNEL YOUTUBE DENGAN KONTEN PENDIDIKAN ABSTRAK Pembelajaran daring merupakan salah satu bentuk alternatif dari pembelajaran yang menggunakan fasilitas internet dengan aksesibilitas, konektivitas, fleksibilitas, dan kemampuan untuk memunculkan berbagai jenis interaksi pembelajaran. Pada dasarnya proses pembelajaran online dalam pelaksanaanya membutuhkan dukungan dari beberapa macam perangkat mobile seperti smart phone, tablet, laptop, dan lain-lain yang dapat digunakan untuk mengakses informasi. Penelitian ini bertujuan untuk melihat persepsi mahasiswa pendidikan biologi terhadap channel Youtube dengan konten pendidikan. Jenis penelitian ini adalah penelitian fenomologi dengan metode kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah mahasiswa pendidikan biologi angkatan 2019 dan 2020 di Universitas Borneo Tarakan dengan jumlah 33 mahasiswa yang menggunakan Youtube sebagai sumber belajar pada masa Covid-19 di era pembelajaran daring. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa rata-rata mahasiswa menyatakan bahawa Youtube dengan konten pendidikan lebih mudah dan cepat diakses untuk membantu mahasiswa dalam mencari sumber belajar. Meskipun demikian, mahasiswa harus memilah video pembelajaran dengan karateristik tertentu sesuai dengan kebutuhan. Kata kunci : Persepsi, Youtube, Konten Pendidikan

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Kemampuan Literasi Sains Siswa Kelas X SMAN 1 Di Kota Tarakan

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan literasi sains siswa kelas X SMAN 1 di Kota Tarakan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Subjek dalam penelitian ini adalah 112 murid kelas X MIPA, hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan literasi sains siswa kelas X SMA Negeri 1 di Kota Tarakan masih kurang dengan rata-rata nilai persentase 51% dari 112 orang siswa. Kemampuan literasi sains yang di ukur dengan 4 aspek yaitu aspek konten, kompetensi, konteks dan sikap. Berdasarkan data diketahui aspek konteks memiliki nilai persentase 48% dengan kategori kurang, aspek kompetensi memiliki nilai persentasi 43% dengan kategori kurang, aspek konten memiliki nilai persentasi 46% dengan kategori kurang, dan aspek sikap memiliki nilai persentasi 66% dengan kategori baik.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail