Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

11 hasil
Subjek: Talk
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif tipe Talking Stick Terhadap Hasil Belajar Siswa pada Pelajaran Biologi Kelas XI SMA Negeri 1 Tanjungselor

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Hasil belajar siswa pada pelajaran Biologi kelas XI SMA Negeri 1 Tanjungselor masih tergolong rendah. Kondisi tersebut berkaitan dengan proses pembelajaran yang masih berpusat pada guru sehingga keterlibatan siswa dalam pembelajaran relatif rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe talking stick terhadap hasil belajar siswa pada pelajaran Biologi kelas XI SMA Negeri 1 Tanjungselor. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian quasi experiment dan desain Non Equivalent Control Group Design. Sampel penelitian terdiri atas 72 siswa kelas XI BIO 3 dan XI BIO 4 yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Kelas XI BIO 3 sebagai kelas eksperimen diberikan model pembelajaran kooperatif tipe talking stick, sedangkan kelas XI BIO 4 sebagai kelas kontrol diberikan pembelajaran konvensional. Pengumpulan data dilakukan melalui tes kognitif berupa pretest dan posttest. Data dianalisis menggunakan Analysis of Covariance (ANCOVA) dengan bantuan SPSS versi 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata pretest kelas eksperimen sebesar 34,56 dan kelas kontrol sebesar 33,40, sedangkan rata-rata posttest kelas eksperimen sebesar 85,26 dan kelas kontrol sebesar 78,36. Hasil uji ANCOVA menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,006 0,05, sehingga terdapat pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe talking stick terhadap hasil belajar siswa. Penerapan model pembelajaran tersebut dapat menjadi salah satu alternatif dalam pembelajaran Biologi untuk menciptakan proses pembelajaran yang lebih interaktif dan mendorong keterlibatan siswa.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Teknik Self-talk Terhadap Kepercayaan Diri Korban Bullying di SMP Negeri 11 Tarakan

2026•

Kepercayaan diri merupakan kemampuan seseorang dalam mengenal dan memahami diri sendiri ketika sedang menghadapi kendala atau tantangan, hingga mampu menciptakan tujuan sesuai keinginan tanpa merasa ragu maupun takut. Namun, berbeda dengan korban bullying verbal, sebagian korban akan terjebak dalam siklus pemikiran negatif yang memberikan perasaan buruk, merasa tidak dihargai, menyalahkan diri sendiri, merasa tidak layak diperlakukan dengan baik, kesulitan berinteraksi, menarik diri, pikiran yang tidak tenang, gangguan tidur, serta merasa kurang nyaman. Hal ini disebabkan karena bullying verbal dapat melukai aspek mental dan psikologis yang merugikan terhadap kepercayaan diri korban. Maka dari itu, penelitian ini bertujuan untuk melihat apakah ada pengaruh teknik self-talk terhadap tingkat kepercayaan diri korban bullying di SMP Negeri 11 Tarakan. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif menggunakan desain pre-eksperimental design dengan jenis penelitian one group pretest-posttest design. Populasi penelitian adalah 122 siswa kelas VIII di SMP Negeri 11 Tarakan. Terdapat 8 sampel penelitian yang diambil menggunakan purposive sampling. Hasil menunjukkan pretest terdapat kategori kepercayaan diri rendah dengan hasil rata-rata 52,88. Setelah diberikan perlakuan berupa konseling kelompok dengan self-talk, hasil posttest menunjukkan kategori kepercayaan diri sangat tinggi dengan hasil rata-rata 90,75. Adapun hasil dari analisis uji hipotesis menggunakan uji paired sample t-test dengan bantuan software SPSS memperoleh nilai t= -7,488 dan nilai sig. (2-tailed) sebesar 0,000 0,05, maka dapat disimpulkan bahwa “Ha diterima”. Artinya ada pengaruh teknik self-talk terhadap kepercayaan diri korban bullying di SMP Negeri 11 Tarakan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

CLASSROOM INTERACTION IN ENGLISH TEACHING AT THE ACCOUNTING DEPARTMENT OF UNIVERSITAS BORNEO TARAKAN

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Interaksi di kelas dalam pembelajaran bahasa Inggris memainkan peran penting dalam proses belajar bahasa Inggris karena mendorong mahasiswa untuk berpartisipasi secara aktif dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti interaksi di kelas dan peran bahan ajar dalam mendukung interaksi selama proses pembelajaran bahasa Inggris di Jurusan Akuntansi Universitas Borneo Tarakan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif yang melibatkan 44 mahasiswa akuntansi semester IV. Data dikumpulkan melalui observasi kelas, wawancara, dan analisis dokumen, serta dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Temuan menunjukkan bahwa interaksi di kelas berdasarkan FIACS terdiri dari Lecturer Talk, Student Talk, dan Silence atau Confusion. Lecturer Talk muncul lebih sering selama proses belajar-mengajar, terutama dalam mengajukan pertanyaan, memberikan penjelasan, memberikan arahan, serta memberi pujian atau dorongan kepada mahasiswa. Student Talk terjadi melalui tanggapan dan inisiatif siswa selama kegiatan di kelas, sedangkan Silence atau Confusion muncul ketika siswa sedang memproses informasi dan mempersiapkan tanggapan. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa bahan ajar yang komunikatif dan kontekstual mendorong partisipasi, interaksi, dan kepercayaan diri siswa dalam menggunakan bahasa Inggris. Hal ini menyiratkan bahwa interaksi di kelas yang efektif dan bahan ajar yang tepat mendukung keterlibatan siswa dalam pembelajaran bahasa Inggris. This study aims to analyze classroom interactions and the influence of teaching materials on facilitating interactions in the English language acquisition process within the Accounting Department at the University of Borneo Tarakan. This research utilized a descriptive qualitative approach with 44 fourth-semester accounting students. The researcher gathered data via classroom observation, interviews, and document analysis, and subsequently analyzed them using the Miles and Huberman framework. The results demonstrate that classroom interactions, as characterized by FIACS, comprise Lecturer Talk, Student Talk, Silence, and Confusion. The data show that classroom interactions, as described by FIACS, include Lecturer Talk, Student Talk, Silence, and Confusion. Lecturer Talk is more common throughout the teaching-learning process, especially while asking questions, providing explanations, giving instructions, and praising or encouraging students. Student Talk occurs when students respond to and initiate classroom activities, whereas Silence or Confusion occurs when students analyze information and prepare their responses. The study also found that communicative and contextual teaching materials increase student participation, interaction, and confidence in using English. This shows that effective classroom interaction and appropriate teaching tools help students participate in English-language learning.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

THE EFFECT OF THE TALKING CHIPS TECHNIQUE ON EIGHTH GRADERS’ SPEAKING SKILLS OF SMPN 11 TARAKAN

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

This study aims to determine whether the Talking Chips technique significantly affects the speaking skills of eighth-grade students at SMPN 11 Tarakan. The research employed a pre-experimental method with a one-group pre-test and post-test design. The population consisted of all eighth-grade students, with classes 8-3 (29) selected as the sample through purposive sampling. Data were gathered through oral tests administered before and after the treatment. The findings indicated a moderate improvement in students' speaking performance, as evidenced by an increase of 6.49 points in the mean scores from the pre-test to the post-test. The Wilcoxon Signed-Rank Test was applied due to the non-normal distribution of the data. The significance value obtained was 0.024 (p 0.05), indicating that the alternative hypothesis (H1) was accepted while the null hypothesis (H0) was rejected. Furthermore, the study found a notable improvement in the comprehension aspect of students' speaking skills, with an average increase of 0.690. Based on these findings, it can be concluded that the Talking Chips technique effectively enhances the speaking skills of eighth-grade students at SMPN 11 Tarakan. The technique also fostered active student participation, increased self-confidence, and motivated students to engage more in English-speaking activities.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Meningkatkan Keterampilan Menulis Cerita Fantasi Dengan Menggunakan Model Pembelajaran TTW (Think, Talk, Write) Pada Siswa Kelas VII-A SMP Muhammadiyah 1 Tarakan

2023•

Tujuan utama dari penelitian ini adalah berupaya ingin meningkatkan keterampilan menulis cerita fantasi dengan menggunakan model pembelajaran TTW (Think, Talk, Write) pada siswa kelas VII-A SMP Muhammadiyah 1 Tarakan. Penelitian yang digunakan ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang terdiri atas dua siklus, yang dimana tiap siklusnya terdiri dari dua pertemuan dan dilaksanakan dengan tahapan 1) tahap perencanaan (planning), 2) tahap pelaksanaan (acting), 3) tahap pengamatan (observing), dan 4) refleksi (reflecting). Penelitian ini berlangsung pada semester ganjil tahun pelajaran 2023/2024. Subjek dari penelitian ini adalah siswa kelas VII-A SMP Muhammadiyah 1 Tarakan yang terdiri dari 10 siswa laki-laki dan 6 siswa perempuan. Teknik pengumpulan data yang dilakukan yaitu, observasi, tes tertulis, wawancara, dan dokumentasi. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar penilaian menulis cerita fantasi dan lembar pengamatan aktivitas guru dan aktivitas siswa. Dari data yang diperoleh menunjukkan bahwa penerapan menggunakan model pembelajaran TTW (Think, Talk, Write) dapat meningkatkan keterampilan menulis cerita fantasi siswa kelas VII-A SMP Muhammadiyah 1 Tarakan. Hal tersebut dapat dilihat dari hasil tes belajar siswa yang diperoleh pada setiap siklus. Pada siklus I, hasil belajar siswa diperoleh persentase ketuntasan 56%. Kemudian pada siklus I aktivitas siswa memiliki skor 29 kategori Baik. Selanjutnya pada siklus II hasil penilaian belajar siswa diperoleh persentase ketuntasan menjadi 81% dan aktivitas siswa memiliki skor 35 kategori Sangat Baik. Dengan begitu, dapat disimpulkan bahwa dengan menerapkan model pembelajaran TTW (Think, Talk, Write) dapat meningkatkan keterampilan menulis cerita fantasi siswa kelas VII-A SMP Muhamadiyah 1 Tarakan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

The Effect of Talking Stick Strategies on Students' Speaking Performance at MTs Negeri Tarakan

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui penguasaan kemampuan berbicara siswa dengan menggunakan talking stick strategi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian pre-eksperimental. Peneliti memilih satu kelas sebagai sampel penelitian dan menggunakan cluster random sampling dalam memilih sampel penelitian. Analisis data menggunakan t-test untuk membandingkan apakah ada persamaan dan perbedaan setelah dilakukan uji normalitas dan homogenitas. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh dari penggunaan talking stick strategi terhadap kemampuan berbicara siswa. Data analisis menunjukkan bahwa uji hipotesis memiliki nilai 0,00 0,05 dan menunjukkan bahwa Ha diterima sedangkan Ho ditolak. Ha mengindikasikan bahwa talking stick strategi dapat memberikan efek terhadap kemampuan berbicara siswa. Penelitian ini menginterprestasikan bahwa talking stick dapat menjadi salah satu metode alternatif untuk menciptakan proses belajar mengajar yang menarik dalam meningkatkan kemampuan berbicara siswa

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Meningkatkan Keterampilan Berbicara Menggunakan Model Pembelajaran Think Talk Write Pada Media Pembelajaran Monosa (Monopoli Bahasa) Kepada Siswa Kelas VII SMP Negeri 12 Tarakan

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan berbicara menggunakan model pembelajaran think talk write pada media pembelajaran monosa (monopoli bahasa) kepada siswa kelas VII SMP Negeri 12 Tarakan pada tahun ajaran 2021/2022. Metode penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Teknik pengambilan data dalam penelitian ini menggunakan rubrik kognitif, afektif, dan psikomotorik. Selain itu juga pengambilan data diambil dari penilaian aktivitas siswa dan guru. Berdasarkan hasil penelitian rubrik kognitif siswa yang tuntas sebesar 40% sedangkan siswa yang tidak tuntas sebesar 60%. Kemudian, mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 81,25% yang tuntas sedangkan untuk siswa tidak tuntas sebesar 18,75%. Hal tersebut dikarenakan pada siklus I kemampuan keterampilan berbicara siswa pada teks deskripsi bagian dan penggunaan Bahasa masih kurang dan pada siklus II kemampuan keterampilan berbicara siswa bagian penggunaan Bahasa mengalami peningkatan, rubrik afektif pada siklus I untuk siswa yang tuntas sebesar 71,76% dan siswa yang tidak tuntas sebesar 28,24%, kemudian mengalami peningkatan pada siklus II untuk siswa yang tuntas sebesar 93,75% dan siswa yang tidak tuntas sebesar 6,25%, hal tersebut karena pada siklus I masih banyak siswa kurang percaya diri, namun pada siklus II rubrik tersebut mengalami peningkatan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

An Analysis of Teacher's Talk and Students' Talk in the classroom Interaction of the Eighth Grade Female Students at SMPIT Ulul Albab Tarakan

2022•

AN ANALYSIS OF TEACHER’S TALK AND STUDENTS’ TALK IN THE CLASSROOM INTERACTION OF THE EIGTH GRADE FEMALE STUDENTS AT SMPIT ULUL ALBAB TARAKAN Abstract This research aimed to analyze teacher’s talk and students’ talk in the classroom interactions of the eighth-grade female students at SMPIT Ulul Albab Tarakan. This research employed a qualitative approach with a case study method which was conducted from April to May 2022 in the eighth-grade female students of SMPIT Ulul Albab Tarakan. An English teacher and her students in the eighth-grade An-Nisa were determined purposively as the sample of the research. The instruments were an interview guide, observation sheet and documents. Based on the results of the FIAC (Flanders Interaction Analysis Category), the highest score between teacher’s talk and students’ talk was teacher’s talk, whih was 58.3%, while the students’ talk was 41.1%. The categories of talk found in An-Nisa were accept Feeling, Praise and Encourages, Accept or Uses Student Ideas, Ask Questions, Lecturing, Giving Direction, Student Response, Student Initiation and Silence. The most dominant category was Student Response.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH TEKNIK SELF TALK TERHADAP KOMUNIKASI INTERPERSONAL SISWA DI SMAN TERPADU UNGGULAN 1 TANA TIDUNG

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Faisal Fachry. Komunikasi interpersonal berperan dalam mentransfer pesan atau informasi dari seseorang kepada orang lain berupa ide fakta, pemikiran serta perasaan. Oleh karena itu komunikasi interpersonal merupakan jembatan bagi setiap individu di masa mereka dapat berbagi rasa pengetahuan serta hubungan antara sesama individu dimasa mereka dapat berbagi rasa, pengetahuan serta hubungan antara sesama individu pada masyarakat di lingkunganya. Komunikasi interpersonal selalu menimbulkan saling pengertian atau saling mempengaruhi antara seseorang dengan orang lain. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Teknik Self Talk terhadap meningkatkan kemampuan Komunikasi Interpersonal Siswa kelasa XI-IPA 1 dan XII-IPS 1 di SMAN Terpadu Unggulan 1 Tana Tidung Tahun ajaran 2022. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan tipe penelitian eksperimen. Desain yang digunakan adalah Pretest posttest one group design. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 12 siswa menggunakan Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah teknik simple random sampling. Uji hipotesis yang digunakan adalah uji dua pihak (two tailed test). Hasil analis data diketahui diperoleh nilai t hitung -11.442 sedangkan nilai probalitas atau Sig. 2 tailed sebesar 0,000 0,05 sehingga dapat diyatakan H0 ditolak H1 . Teknik self talk efektif dalam meningkatkan komunikasi interpersonal siswa SMAN Terpadu Unggulan 1 Tana Tidung

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Meningkatkan Kemampuan Menulis Teks Deskripsi Menggunakan Model Pembelajaran Think Talk Write (TTW) dengan Media Lingkungan Alam Pada Siswa Kelas VII di MTs Al-Fatah Tarakan.

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Penelitian yang digunakan pada penelitian ini yaitu penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian Tindakan Kelas digunakan dengan tujuan untuk meningkatkan kemampuan menulis teks deskripsi menggunakan model pembelajaran think talk write dengan media lingkungan alam. Media lingkungan alam yang digunakan sebagai objek pengamatan ialah berupa Asrama, sekolah, kantin, Kolam dan Musholla. Penelitian ini dilaksanakan dalam II siklus yang setiap siklus terdiri dari 4 tahap diantaranya perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi atau pengamatan, dan refleksi. Hasil ketuntasan siswa ranah kognitif siklus I sebesar 50% mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 84,37%, Ranah afektif pada siklus I sebesar 68,75% mengalami peningkatan pada siklus II sebesar 93,75%, Pengamatan aktivitas siswa pada siklus I sebesar 60,63 mengalami peningkatan pada siklus II sebesar 90,71, Pengamatan aktivitas guru pada siklus I sebesar 68,35 meningkat pada siklus II sebesar 91,40. Berdasarkan Hasil tersebut menunjukkan bahwa pembelajaran menulis teks deskripsi menggunakan model pembelajaran think talk write (ttw) dengan media lingkungan alm dapat meningkatkan kemampuan menulis teks deskripsi pada siswa kelas VII di MTs Al-Fatah Tarakan, Hal tersebut dikarenakan hasil penilaian pada aspek kongnitif dan afektif telah mencapai indikator persentase keberhasilan yaitu 75%.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN THINK TALK WRITE (TTW) TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA DITINJAU DARI KEAKTIFAN SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 3 TARAKAN

2019•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya 1) Pengaruh Model Pembelajaran (TTW dan Konvensional) terhadap hasil belajar matematika siswa terhadap hasil belajar matematika siswa. 2) Pengaruh keaktifan siswa kategori sedang dan kategori tinggi. 3) Pengaruh interaksi antara model pembelajaran (TTW dan konvensional) dengan keaktifan siswa terhadap hasil belajar matematika pada siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Tarakan. Penelitian ini dilaksanakan pada semester ganjil tahun pelajaran 2019/2020 di SMP Negeri 3 Tarakan. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan desain faktorial 2×2. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Tarakan. Pengambilan sampel dilakukan secara Simple Random Sampling. Sampel penelitian ini adalah kelas VIII-2 sebagai kelas eksperimen dan VIII-4 sebagai kelas kontrol. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan tes hasil belajar matematika siswa dan lembar observasi keaktifan siswa. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif dan iferensial. Teknik deskriptif meliputi rata-rata hitung dan simpangan baku. Analisis inferensial menggunakan analisis variansi dua jalur. Berdasarkan hasil analisis dengan taraf signifikan 5% dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran (TTW dan konvensional) berpengaruh terhadap hasil belajar matematika siswa dengan p-value 0,003. Keaktifan siswa kategori sedang dan kategori tinggi tidak berpengaruh terhadap hasil belajar matematika siswa dengan nilai p-value 0,500, dan tidak ada pengaruh interaksi antara model pembelajaran dengan keaktifan siswa terhadap hasil belajar matematika pada siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Tarakan dengan nilai p-value 0,305.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail