Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

61 hasil
Penulis: ARINA
DaftarKartu
BookOpen AccessMetadata saja

Pengembangan Papan Media Nilai Tempat Berbasis Wilayah Pesisir untuk Materi Bilangan Cacah pada Siswa Kelas III-D di SDN 019 Tarakan

2026•Koleksi Perpustakaan

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran papan nilai tempat berbasis wilayah pesisir pada materi nilai tempat bilangan cacah. Penelitian ini dilatar belakangi oleh masih rendahnya pemahaman siswa kelas III-D SDN 019 Tarakan terhadap konsep nilai tempat dan kurang optimalnya penggunaan media pembelajaran dalam proses belajar mengajar. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan Sugiyono yang dimodifikasi menjadi sembilan tahap. Subjek penelitian adalah siswa kelas III-D SDN 019 Tarakan, di mana saat uji coba awal melibatkan 10 siswa dan pada saat uji coba lapangan sebanyak 16 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, validasi ahli, dan angket respon siswa. Data dianalisis menggunakan teknik deskriptif kuantitatif dengan menghitung persentase kelayakan media dan ketertarikan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran papan nilai tempat berbasis wilayah pesisir memperoleh persentase kelayakan sebesar 91,57% dengan kategori sangat layak. Hasil uji coba awal memperoleh persentase ketertarikan siswa sebesar 98,67% dengan kategori sangat menarik. Media yang dikembangkan mampu membantu siswa memahami konsep nilai tempat bilangan cacah secara lebih konkret, meningkatkan keaktifan, serta menciptakan pembelajaran yang lebih menarik dan bermakna.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengembangan Papan Media Nilai Tempat Berbasis Wilayah Pesisir untuk Materi Bilangan Cacah pada Siswa Kelas III-D di SDN 019 Tarakan

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran papan nilai tempat berbasis wilayah pesisir pada materi nilai tempat bilangan cacah. Penelitian ini dilatar belakangi oleh masih rendahnya pemahaman siswa kelas III-D SDN 019 Tarakan terhadap konsep nilai tempat dan kurang optimalnya penggunaan media pembelajaran dalam proses belajar mengajar. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan Sugiyono yang dimodifikasi menjadi sembilan tahap. Subjek penelitian adalah siswa kelas III-D SDN 019 Tarakan, di mana saat uji coba awal melibatkan 10 siswa dan pada saat uji coba lapangan sebanyak 16 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, validasi ahli, dan angket respon siswa. Data dianalisis menggunakan teknik deskriptif kuantitatif dengan menghitung persentase kelayakan media dan ketertarikan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran papan nilai tempat berbasis wilayah pesisir memperoleh persentase kelayakan sebesar 91,57% dengan kategori sangat layak. Hasil uji coba awal memperoleh persentase ketertarikan siswa sebesar 98,67% dengan kategori sangat menarik. Media yang dikembangkan mampu membantu siswa memahami konsep nilai tempat bilangan cacah secara lebih konkret, meningkatkan keaktifan, serta menciptakan pembelajaran yang lebih menarik dan bermakna.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

INTERAKSI KELAS DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS DI JURUSAN AKUNTANSI UNIVERSITAS BORNEO TARAKAN

2026•

Interaksi di kelas dalam pembelajaran bahasa Inggris memainkan peran penting dalam proses belajar bahasa Inggris karena mendorong mahasiswa untuk berpartisipasi secara aktif dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti interaksi di kelas dan peran bahan ajar dalam mendukung interaksi selama proses pembelajaran bahasa Inggris di Jurusan Akuntansi Universitas Borneo Tarakan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif yang melibatkan 44 mahasiswa akuntansi semester IV. Data dikumpulkan melalui observasi kelas, wawancara, dan analisis dokumen, serta dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Temuan menunjukkan bahwa interaksi di kelas berdasarkan FIACS terdiri dari Lecturer Talk, Student Talk, dan Silence atau Confusion. Lecturer Talk muncul lebih sering selama proses belajar-mengajar, terutama dalam mengajukan pertanyaan, memberikan penjelasan, memberikan arahan, serta memberi pujian atau dorongan kepada mahasiswa. Student Talk terjadi melalui tanggapan dan inisiatif siswa selama kegiatan di kelas, sedangkan Silence atau Confusion muncul ketika siswa sedang memproses informasi dan mempersiapkan tanggapan. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa bahan ajar yang komunikatif dan kontekstual mendorong partisipasi, interaksi, dan kepercayaan diri siswa dalam menggunakan bahasa Inggris. Hal ini menyiratkan bahwa interaksi di kelas yang efektif dan bahan ajar yang tepat mendukung keterlibatan siswa dalam pembelajaran bahasa Inggris. This study aims to analyze classroom interactions and the influence of teaching materials on facilitating interactions in the English language acquisition process within the Accounting Department at the University of Borneo Tarakan. This research utilized a descriptive qualitative approach with 44 fourth-semester accounting students. The researcher gathered data via classroom observation, interviews, and document analysis, and subsequently analyzed them using the Miles and Huberman framework. The results demonstrate that classroom interactions, as characterized by FIACS, comprise Lecturer Talk, Student Talk, Silence, and Confusion. The data show that classroom interactions, as described by FIACS, include Lecturer Talk, Student Talk, Silence, and Confusion. Lecturer Talk is more common throughout the teaching-learning process, especially while asking questions, providing explanations, giving instructions, and praising or encouraging students. Student Talk occurs when students respond to and initiate classroom activities, whereas Silence or Confusion occurs when students analyze information and prepare their responses. The study also found that communicative and contextual teaching materials increase student participation, interaction, and confidence in using English. This shows that effective classroom interaction and appropriate teaching tools help students participate in English-language learning.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Analisis Sistem Pengendalian Internal Atas Persediaan Barang Dagang Berbasis COSO (Studi Kasus My Shop Kota Tarakan)

2026•Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas sistem pengendalian internal persediaan barang dagang pada My Shop Kota Tarakan berdasarkan kerangka COSO (2013). Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem pengendalian internal yang diterapkan belum efektif, ditinjau dari lima komponen COSO yang meliputi lingkungan pengendalian, penilaian risiko, aktivitas pengendalian, informasi dan komunikasi, serta pemantauan. Kelemahan utama terletak pada tidak adanya sistem pencatatan persediaan, belum dilaksanakannya penilaian risiko secara formal, serta lemahnya aktivitas pemantauan. Oleh karena itu, penelitian ini menghasilkan perancangan sistem pencatatan persediaan sebagai upaya perbaikan untuk meningkatkan efektivitas pengendalian internal.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

ANALISIS YURIDIS PUTUSAN HAKIM DI BAWAH PIDANA MINIMUM TERHADAP TINDAK PIDANA NARKOTIKA (Studi Putusan : No. 158/Pid.Sus/2025/ PN Tar)

2026•

ABSTRAK ANALISIS YURIDIS PUTUSAN HAKIM DI BAWAH PIDANA MINIMUM TERHADAP TINDAK PIDANA NARKOTIKA (Studi Putusan : No. 158/Pid.Sus/2025/ PN Tar) Penelitian ini mengkaji putusan hakim yang menjatuhkan pidana di bawah batas minimum khusus dalam tindak pidana narkotika, sebagaimana terdapat dalam Putusan Nomor 158/Pid.Sus/2025/PN Tar. Praktik ini memunculkan perdebatan mengenai keseimbangan antara kepastian hukum dan keadilan substantif, serta berpotensi menimbulkan ketidakpastian hukum dan disparitas pidana. Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah dasar pertimbangan yuridis dan non-yuridis hakim dalam menjatuhkan pidana di bawah minimum, serta analisis terhadap dissenting opinion hakim mengenai perbedaan penafsiran kualifikasi penyalahguna dan kepemilikan/ menguasai narkotika. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan yuridis, spesifikasi penelitian ini deskripsif analisis. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder diperoleh melalui studi pustaka, kemudian dianalisis secara kualitatif menggunakan teori penegakan hukum, teori keadilan, teori tujuan pemidanaan dan teori kepastian hukum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Praktik penjatuhan putusan di bawah ancaman minimum oleh hakim mencerminkan dinamika antara penegakan aturan formal dan pencapaian keadilan bagi terdakwa yang dianggap hanya sebagai korban atau penyalahguna skala kecil. Namun, hal ini berisiko merusak kepercayaan publik dan mengurangi efek jera yang diamanatkan oleh Undang-Undang No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. (2) Dissenting Opinion dalam putusan ini muncul karena perbedaan penafsiran fakta persidangan hakim yang berbeda pendapat menilai terdakwa lebih tepat dijerat dengan pasal kepemilikan/penguasaan (Pasal 112) daripada penyalahguna (Pasal 127). Hal ini didasarkan pada fakta teknis tidak ditemukannya alat pakai narkotika dan ketidaktahuan terdakwa mengenai cara penggunaan, sehingga hakim berupaya menggali kebenaran materiil untuk menghindari sanksi yang terlalu ringan yang dianggap tidak adil bagi kepentingan negara dan masyarakat.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS YURIDIS PUTUSAN HAKIM DI BAWAH PIDANA MINIMUM TERHADAP TINDAK PIDANA NARKOTIKA (Studi Putusan : No. 158/Pid.Sus/2025/ PN Tar)

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK ANALISIS YURIDIS PUTUSAN HAKIM DI BAWAH PIDANA MINIMUM TERHADAP TINDAK PIDANA NARKOTIKA (Studi Putusan : No. 158/Pid.Sus/2025/ PN Tar) Penelitian ini mengkaji putusan hakim yang menjatuhkan pidana di bawah batas minimum khusus dalam tindak pidana narkotika, sebagaimana terdapat dalam Putusan Nomor 158/Pid.Sus/2025/PN Tar. Praktik ini memunculkan perdebatan mengenai keseimbangan antara kepastian hukum dan keadilan substantif, serta berpotensi menimbulkan ketidakpastian hukum dan disparitas pidana. Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah dasar pertimbangan yuridis dan non-yuridis hakim dalam menjatuhkan pidana di bawah minimum, serta analisis terhadap dissenting opinion hakim mengenai perbedaan penafsiran kualifikasi penyalahguna dan kepemilikan/ menguasai narkotika. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan yuridis, spesifikasi penelitian ini deskripsif analisis. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder diperoleh melalui studi pustaka, kemudian dianalisis secara kualitatif menggunakan teori penegakan hukum, teori keadilan, teori tujuan pemidanaan dan teori kepastian hukum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Praktik penjatuhan putusan di bawah ancaman minimum oleh hakim mencerminkan dinamika antara penegakan aturan formal dan pencapaian keadilan bagi terdakwa yang dianggap hanya sebagai korban atau penyalahguna skala kecil. Namun, hal ini berisiko merusak kepercayaan publik dan mengurangi efek jera yang diamanatkan oleh Undang-Undang No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. (2) Dissenting Opinion dalam putusan ini muncul karena perbedaan penafsiran fakta persidangan hakim yang berbeda pendapat menilai terdakwa lebih tepat dijerat dengan pasal kepemilikan/penguasaan (Pasal 112) daripada penyalahguna (Pasal 127). Hal ini didasarkan pada fakta teknis tidak ditemukannya alat pakai narkotika dan ketidaktahuan terdakwa mengenai cara penggunaan, sehingga hakim berupaya menggali kebenaran materiil untuk menghindari sanksi yang terlalu ringan yang dianggap tidak adil bagi kepentingan negara dan masyarakat.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS YURIDIS PUTUSAN HAKIM DI BAWAH PIDANA MINIMUM TERHADAP TINDAK PIDANA NARKOTIKA (Studi Putusan : No. 158/Pid.Sus/2025/ PN Tar)

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK ANALISIS YURIDIS PUTUSAN HAKIM DI BAWAH PIDANA MINIMUM TERHADAP TINDAK PIDANA NARKOTIKA (Studi Putusan : No. 158/Pid.Sus/2025/ PN Tar) Penelitian ini mengkaji putusan hakim yang menjatuhkan pidana di bawah batas minimum khusus dalam tindak pidana narkotika, sebagaimana terdapat dalam Putusan Nomor 158/Pid.Sus/2025/PN Tar. Praktik ini memunculkan perdebatan mengenai keseimbangan antara kepastian hukum dan keadilan substantif, serta berpotensi menimbulkan ketidakpastian hukum dan disparitas pidana. Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah dasar pertimbangan yuridis dan non-yuridis hakim dalam menjatuhkan pidana di bawah minimum, serta analisis terhadap dissenting opinion hakim mengenai perbedaan penafsiran kualifikasi penyalahguna dan kepemilikan/ menguasai narkotika. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan yuridis, spesifikasi penelitian ini deskripsif analisis. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder diperoleh melalui studi pustaka, kemudian dianalisis secara kualitatif menggunakan teori penegakan hukum, teori keadilan, teori tujuan pemidanaan dan teori kepastian hukum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Praktik penjatuhan putusan di bawah ancaman minimum oleh hakim mencerminkan dinamika antara penegakan aturan formal dan pencapaian keadilan bagi terdakwa yang dianggap hanya sebagai korban atau penyalahguna skala kecil. Namun, hal ini berisiko merusak kepercayaan publik dan mengurangi efek jera yang diamanatkan oleh Undang-Undang No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. (2) Dissenting Opinion dalam putusan ini muncul karena perbedaan penafsiran fakta persidangan hakim yang berbeda pendapat menilai terdakwa lebih tepat dijerat dengan pasal kepemilikan/penguasaan (Pasal 112) daripada penyalahguna (Pasal 127). Hal ini didasarkan pada fakta teknis tidak ditemukannya alat pakai narkotika dan ketidaktahuan terdakwa mengenai cara penggunaan, sehingga hakim berupaya menggali kebenaran materiil untuk menghindari sanksi yang terlalu ringan yang dianggap tidak adil bagi kepentingan negara dan masyarakat.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Sistem Pengendalian Internal Atas Persediaan Barang Dagang Berbasis COSO (Studi Kasus My Shop Kota Tarakan)

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas sistem pengendalian internal persediaan barang dagang pada My Shop Kota Tarakan berdasarkan kerangka COSO (2013). Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem pengendalian internal yang diterapkan belum efektif, ditinjau dari lima komponen COSO yang meliputi lingkungan pengendalian, penilaian risiko, aktivitas pengendalian, informasi dan komunikasi, serta pemantauan. Kelemahan utama terletak pada tidak adanya sistem pencatatan persediaan, belum dilaksanakannya penilaian risiko secara formal, serta lemahnya aktivitas pemantauan. Oleh karena itu, penelitian ini menghasilkan perancangan sistem pencatatan persediaan sebagai upaya perbaikan untuk meningkatkan efektivitas pengendalian internal.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

CLASSROOM INTERACTION IN ENGLISH TEACHING AT THE ACCOUNTING DEPARTMENT OF UNIVERSITAS BORNEO TARAKAN

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Interaksi di kelas dalam pembelajaran bahasa Inggris memainkan peran penting dalam proses belajar bahasa Inggris karena mendorong mahasiswa untuk berpartisipasi secara aktif dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti interaksi di kelas dan peran bahan ajar dalam mendukung interaksi selama proses pembelajaran bahasa Inggris di Jurusan Akuntansi Universitas Borneo Tarakan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif yang melibatkan 44 mahasiswa akuntansi semester IV. Data dikumpulkan melalui observasi kelas, wawancara, dan analisis dokumen, serta dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Temuan menunjukkan bahwa interaksi di kelas berdasarkan FIACS terdiri dari Lecturer Talk, Student Talk, dan Silence atau Confusion. Lecturer Talk muncul lebih sering selama proses belajar-mengajar, terutama dalam mengajukan pertanyaan, memberikan penjelasan, memberikan arahan, serta memberi pujian atau dorongan kepada mahasiswa. Student Talk terjadi melalui tanggapan dan inisiatif siswa selama kegiatan di kelas, sedangkan Silence atau Confusion muncul ketika siswa sedang memproses informasi dan mempersiapkan tanggapan. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa bahan ajar yang komunikatif dan kontekstual mendorong partisipasi, interaksi, dan kepercayaan diri siswa dalam menggunakan bahasa Inggris. Hal ini menyiratkan bahwa interaksi di kelas yang efektif dan bahan ajar yang tepat mendukung keterlibatan siswa dalam pembelajaran bahasa Inggris. This study aims to analyze classroom interactions and the influence of teaching materials on facilitating interactions in the English language acquisition process within the Accounting Department at the University of Borneo Tarakan. This research utilized a descriptive qualitative approach with 44 fourth-semester accounting students. The researcher gathered data via classroom observation, interviews, and document analysis, and subsequently analyzed them using the Miles and Huberman framework. The results demonstrate that classroom interactions, as characterized by FIACS, comprise Lecturer Talk, Student Talk, Silence, and Confusion. The data show that classroom interactions, as described by FIACS, include Lecturer Talk, Student Talk, Silence, and Confusion. Lecturer Talk is more common throughout the teaching-learning process, especially while asking questions, providing explanations, giving instructions, and praising or encouraging students. Student Talk occurs when students respond to and initiate classroom activities, whereas Silence or Confusion occurs when students analyze information and prepare their responses. The study also found that communicative and contextual teaching materials increase student participation, interaction, and confidence in using English. This shows that effective classroom interaction and appropriate teaching tools help students participate in English-language learning.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Kualitas Pelayanan Publik Di Kantor Kecamatan Kota Tarakan

2026•

ABSTRAK KUALITAS PELAYANAN PUBLIK DI KANTOR KECAMATAN KOTA TARAKAN Sely Sarina Dr. Witri Yuliawati, S.E., M.Si Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitas pelayanan publik dan indeks kepuasan masyarakat terhadap pelayanan publik di kantor kecamatan Kota Tarakan. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kuantitaif. Teknik sampel yang digunakan adalah proportional sampling atau sampel berimbang. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi dan kuesioner. Hasil akhir dari penelitian menunjukkan bahwa kualitas pelayanan publik di kantor Kecamatan Tarakan Tengah menduduki peringkat pertama dengan nilai akhir sebesar 81,71% yang termasuk dalam kategori sangat tinggi. Kecamatan Tarakan Barat menduduki peringkat kedua dengan nilai akhir sebesar 80,83% yang termasuk dalam kategori sangat tinggi. Kecamatan Tarakan Utara menduduki peringkat ketiga dengan nilai akhir sebesar 77,01% yang termasuk dalam kategori sangat tinggi. Kecamatan Tarakan Timur menduduki peringkat keempat dengan nilai akhir sebesar 76,76% yang termasuk dalam kategori sangat tinggi. Sedangkan indeks kepuasan masyarakat di kantor Kecamatan Tarakan Tengah menduduki peringkat pertama dengan nilai akhir sebesar 89,83 (A / Sangat Baik). Kecamatan Tarakan Barat menduduki peringkat kedua dengan nilai akhir sebesar 89,22 (A / Sangat Baik). Kecamatan Tarakan Utara menduduki peringkat ketiga dengan nilai akhir sebesar 78,14 (B / Baik). Kecamatan Tarakan Timur menduduki peringkat keempat dengan nilai akhir sebesar 75,89 (C / Kurang Baik).

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Kualitas Pelayanan Publik Di Kantor Kecamatan Kota Tarakan

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK KUALITAS PELAYANAN PUBLIK DI KANTOR KECAMATAN KOTA TARAKAN Sely Sarina Dr. Witri Yuliawati, S.E., M.Si Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitas pelayanan publik dan indeks kepuasan masyarakat terhadap pelayanan publik di kantor kecamatan Kota Tarakan. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kuantitaif. Teknik sampel yang digunakan adalah proportional sampling atau sampel berimbang. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi dan kuesioner. Hasil akhir dari penelitian menunjukkan bahwa kualitas pelayanan publik di kantor Kecamatan Tarakan Tengah menduduki peringkat pertama dengan nilai akhir sebesar 81,71% yang termasuk dalam kategori sangat tinggi. Kecamatan Tarakan Barat menduduki peringkat kedua dengan nilai akhir sebesar 80,83% yang termasuk dalam kategori sangat tinggi. Kecamatan Tarakan Utara menduduki peringkat ketiga dengan nilai akhir sebesar 77,01% yang termasuk dalam kategori sangat tinggi. Kecamatan Tarakan Timur menduduki peringkat keempat dengan nilai akhir sebesar 76,76% yang termasuk dalam kategori sangat tinggi. Sedangkan indeks kepuasan masyarakat di kantor Kecamatan Tarakan Tengah menduduki peringkat pertama dengan nilai akhir sebesar 89,83 (A / Sangat Baik). Kecamatan Tarakan Barat menduduki peringkat kedua dengan nilai akhir sebesar 89,22 (A / Sangat Baik). Kecamatan Tarakan Utara menduduki peringkat ketiga dengan nilai akhir sebesar 78,14 (B / Baik). Kecamatan Tarakan Timur menduduki peringkat keempat dengan nilai akhir sebesar 75,89 (C / Kurang Baik).

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Deskripsi Penerapan Pendekatan Diferensiasi Pada Pembelajaran Matematika Di Kelas 1 SDN 017 Tarakan

2025•

Pendekatan diferensiasi adalah cara mengajar yang menyesuaikan pembelajaran dengan perbedaan kemampuan dan keberagaman siswa. Artinya, guru tidak memberikan perlakuan yang sama persis kepada semua siswa, tetapi menyesuaikan materi, cara belajar, hasil belajar, dan suasana kelas agar setiap anak bisa belajar dengan baik sesuai kebutuhannya. Tujuan utama penelitian ini adalah mendeskripsikan penerapan pendekatan diferensiasi pada pembelajaran matematika di kelas 1 SDN 017 Tarakan, dengan fokus pada aspek konten, lingkungan belajar, proses, dan produk. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian terdiri dari satu guru kelas I dan tiga orang siswa. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasif. Kemudian analisis data dengan menggunakan teknik analisis data Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru telah berupaya menerapkan diferensiasi pada aspek konten melalui variasi materi secara bertahap dan tingkat kesulitan soal, pada aspek proses dengan pembelajaran individu maupun kelompok sesuai kemampuan, pada aspek produk melalui variasi hasil kerja siswa, serta pada aspek lingkungan belajar dengan pemanfaatan fasilitas sekolah dan penciptaan suasana kelas yang kondusif.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Deskripsi Penerapan Pendekatan Diferensiasi Pada Pembelajaran Matematika Di Kelas 1 SDN 017 Tarakan

2025•

Pendekatan diferensiasi adalah cara mengajar yang menyesuaikan pembelajaran dengan perbedaan kemampuan dan keberagaman siswa. Artinya, guru tidak memberikan perlakuan yang sama persis kepada semua siswa, tetapi menyesuaikan materi, cara belajar, hasil belajar, dan suasana kelas agar setiap anak bisa belajar dengan baik sesuai kebutuhannya. Tujuan utama penelitian ini adalah mendeskripsikan penerapan pendekatan diferensiasi pada pembelajaran matematika di kelas 1 SDN 017 Tarakan, dengan fokus pada aspek konten, lingkungan belajar, proses, dan produk. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian terdiri dari satu guru kelas I dan tiga orang siswa. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasif. Kemudian analisis data dengan menggunakan teknik analisis data Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru telah berupaya menerapkan diferensiasi pada aspek konten melalui variasi materi secara bertahap dan tingkat kesulitan soal, pada aspek proses dengan pembelajaran individu maupun kelompok sesuai kemampuan, pada aspek produk melalui variasi hasil kerja siswa, serta pada aspek lingkungan belajar dengan pemanfaatan fasilitas sekolah dan penciptaan suasana kelas yang kondusif.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Analisis Struktur komunitas Plankton di Tambak Budidaya Udang Windu (Penaeus monodon) Sistem Tradisional di pulau tibi Kabupaten Bulungan

2025•

The success of tiger shrimp (Penaeus mondon) aquaculture in ponds is highly influenced by water quality, the presence of pests and diseases, the fertility of the aquatic environment, and the availability of natural feed such as plankton. This study aims to analyze the plankton community structure in traditional tiger shrimp ponds on Tibi Island, Bulungan Regency. The research was conducted from May to September 2024. Plankton samples were collected eight times (every two weeks) using a composite sampling technique. The study focused on species identification, abundance, and ecological indices including diversity index, evenness index, and dominance index. Results showed that phytoplankton were dominated by the - classes Bacillariophyceae and Zygnemophyceae, while zooplankton were predominantly from the class Maxillopoda. Phytoplankton abundance ranged from 131-299 cells/L in plot 1 and 177-345 cells/L in plot 2, indicating oligotrophic conditions. The phytoplankton diversity index ranged from 0.88-1.51 (plot 1) and 0.43-1.29 (plot 2), reflecting low to moderate diversity levels. Evenness index ranged from 0.40-0.69 (plot 1) and 0.18-0.55 (plot 2); dominance index ranged from 0.24-0.50 (plot 1) and 0.25-0.78 (plot 2). Zooplankton abundance was recorded at 0-56 ind/L in plot 1 and 0-47 ind/L in plot 2 (also indicating oligotrophic conditions). Zooplankton diversity index ranged from 0.00-1.33; evenness index from 0.00-1.00; and dominance index from 0.00-1.00. The overall plankton community structure suggests that the aquatic environment remains relatively fertile and continues to support traditional tiger shrimp aquaculture.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Manajemen Pengendalian Persediaan Pupuk di FAP Agri. Tbk PT. Bhumi Simanggaris Indah

2025•

Kegiatan operasional perusahaan perkebunan kelapa sawit sangat bergantung pada ketersediaan pupuk yang memadai dan tepat waktu. Namun, manajemen persediaan pupuk sering menghadapi tantangan seperti fluktuasi permintaan, keterlambatan pasokan, serta potensi kelebihan stok yang dapat menyebabkan pemborosan biaya penyimpanan. Penelitian ini dilakukan di FAP Agri Tbk. PT. Bhumi Simanggaris Indah, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, yang hingga saat ini belum menerapkan metode pengendalian persediaan berbasis perhitungan kuantitatif seperti Economic Order Quantity (EOQ). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis sistem manajemen persediaan pupuk serta mengevaluasi efektivitas pengendalian persediaan menggunakan pendekatan metode EOQ. Metode yang digunakan meliputi pendekatan deskriptif dan analisis kuantitatif EOQ dengan data primer dan sekunder, yang diperoleh melalui observasi langsung, wawancara, kuesioner, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persediaan pupuk selama tahun 2024 tergolong aman dan mencukupi untuk mendukung operasional kebun. Namun, terdapat ketidakefisienan, seperti overstock pada jenis pupuk tertentu (misalnya NPK dan CuSO₄), yang menyebabkan biaya penyimpanan tinggi serta pemanfaatan stok yang rendah. Perhitungan EOQ menghasilkan jumlah pemesanan optimum yang lebih efisien dibanding sistem aktual perusahaan, disertai dengan estimasi frekuensi pemesanan, safety stock, dan reorder point yang dapat dijadikan acuan dalam pengelolaan stok. Dari hasil tersebut, disimpulkan bahwa penerapan metode EOQ secara berkala dapat membantu perusahaan dalam mengendalikan persediaan secara lebih efisien, menekan biaya penyimpanan, dan mengurangi risiko terjadinya overstock maupun kekurangan stok (stock-out). Oleh karena itu, disarankan agar perusahaan mempertimbangkan penggunaan EOQ sebagai bagian dari sistem manajemen persediaan pupuk secara menyeluruh. The operational activities of palm oil plantation companies heavily rely on the adequate and timely availability of fertilizers However, fertilizer inventory management often faces challenges such as demand fluctuations, supply delays, and the potential for excess stock which can lead to wasteful storage costs. This research was conducted at FAP Agri Tbk PT Bhumi Simanggaris Indah, Nunukan Regency, North Kalimantan, which until now has not implemented the Inventory control methods based on quantitative calculations such as Economic Order Quantity (EOQ) The aim of this research was to analyse the fertilizer inventory management system and evaluate the effectiveness of inventory control using the EOQ method approach. The methods used include descriptive approaches and quantitative analysis of EDQ with primary and secondary data, obtained through direct observation, interviews, questionnaires, and documentation The results of the study indicated that the fertilizer inventory during the year 2024 is considered safe and sufficient to support the operational needs of the farm However, there are inefficiencies, such as overstocking of certain types of fertilizers (eg, NPK and CuSO4), which cause to high storage costs and low utilization of stock. The EOQ calculation yields an optimal ordering amount that is more efficient compared to the company's actual system, accompanied by estimates of ordering frequency, safety stock, and reorder points that can serve as a reference in stock management From these results, it can be concluded that the periodic application of FOQ methods can assist the company in managing inventory more efficiently, reduce storage costs, and minimize the risk of overstocking and stock outs Therefore it is recommended that companies need to consider the use of FOQ as part of a comprehensive fertilizer inventory management system Keywords Inventory Management, Fertilizers, Economic Order Quantity (EOQ), Inventory Control PT Bhumi Simanggaris Indah

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Struktur komunitas Plankton di Tambak Budidaya Udang Windu (Penaeus monodon) Sistem Tradisional di pulau tibi Kabupaten Bulungan

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

The success of tiger shrimp (Penaeus mondon) aquaculture in ponds is highly influenced by water quality, the presence of pests and diseases, the fertility of the aquatic environment, and the availability of natural feed such as plankton. This study aims to analyze the plankton community structure in traditional tiger shrimp ponds on Tibi Island, Bulungan Regency. The research was conducted from May to September 2024. Plankton samples were collected eight times (every two weeks) using a composite sampling technique. The study focused on species identification, abundance, and ecological indices including diversity index, evenness index, and dominance index. Results showed that phytoplankton were dominated by the - classes Bacillariophyceae and Zygnemophyceae, while zooplankton were predominantly from the class Maxillopoda. Phytoplankton abundance ranged from 131-299 cells/L in plot 1 and 177-345 cells/L in plot 2, indicating oligotrophic conditions. The phytoplankton diversity index ranged from 0.88-1.51 (plot 1) and 0.43-1.29 (plot 2), reflecting low to moderate diversity levels. Evenness index ranged from 0.40-0.69 (plot 1) and 0.18-0.55 (plot 2); dominance index ranged from 0.24-0.50 (plot 1) and 0.25-0.78 (plot 2). Zooplankton abundance was recorded at 0-56 ind/L in plot 1 and 0-47 ind/L in plot 2 (also indicating oligotrophic conditions). Zooplankton diversity index ranged from 0.00-1.33; evenness index from 0.00-1.00; and dominance index from 0.00-1.00. The overall plankton community structure suggests that the aquatic environment remains relatively fertile and continues to support traditional tiger shrimp aquaculture.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

EKSPOR BATUBARA INDONESIA

2024•

ABSTRAK EKSPOR BATUBARA INDONESIA Karina Dr. Margiyono, S.E., M.Si Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh ekspor batubara Indonesia. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder hasil dari publikasi Badan Pusat Statistik (BPS), Bank Indonesia (BI), Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Macrotrends. Pada penelitian ini menggunakan data time series dari tahun 2012-2022 dengan menggunakan triwulan I-IV. Dalam penelitian ini menggunakan alat analisis Error Correction Model (ECM), dan pemetaan tipologi klassen. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara parsial dalam jangka panjang dan jangka pendek variabel harga batubara dunia berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap ekspor batubara. Secara parsial dalam jangka panjang dan jangka pendek variabel harga minyak bumi berpengaruh positif dan signifikan terhadap ekspor batubara. Secara parsial dalam jangka panjang variabel nilai tukar Rupiah terhadap Yuan berpengaruh positif dan signifikan sedangkan dalam jangka pendek berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap ekspor batubara. Secara parsial dalam jangka panjang variabel nilai tukar Yen terhadap ekspor batubara berpengaruh negatif dan signifikan sedangkan dalam jangka pendek berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap ekspor batubara. Secara parsial dalam jangka panjang dan jangka pendek variabel nilai tukar Rupiah terhadap Won berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap ekspor batubara. Kemudian pada uji simultan dalam jangka panjang semua variabel bebas harga batubara dunia, harga minyak bumi, nilai tukar yuan, nilai tukar yen, nilai tukar won berpengaruh signifikan terhadap ekspor batubara, sedangkan dalam jangka pendek secara bersama-sama tidak berpengaruh signifikan. Pada hasil analisis tipologi klassen pemetaan harga batubara dunia terhadap ekspor batubara menunjukkan bahwa di kuadran I (Ekspansif), kuadran II (Progresif), kuadran III (Netral), kuadran IV (Tertinggal/Tertekan), dan tipologi klassen pemetaan harga minyak bumi terhadap ekspor batubara menunjukkan bahwa di kuadran I (Ekspansif), kuadran II (Progresif), kuadran III (Netral), kuadran IV(Tertinggal/Tertekan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail