ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Cooling Water Pump (CWP) merupakan komponen penting dalam sistem pendingin mesin JMS-620 yang berfungsi menjaga stabilitas temperatur operasi. Penurunan performa pompa dapat mengganggu proses pendinginan dan berdampak pada keandalan mesin. Penelitian ini bertujuan menganalisis performa aktual pompa dengan membandingkan data operasional di lapangan terhadap spesifikasi desain. Analisis dilakukan melalui perhitungan debit aliran, head total, daya hidrolik, efisiensi pompa, kerugian gesek. Data diperoleh melalui pengukuran tekanan masuk dan keluar, debit aliran, karakteristik pipa, serta parameter fisik fluida. Hasil penelitian menunjukkan bahwa debit aktual sebesar 90,66 m³/h masih sesuai dengan debit desain 90 m³/h. Namun demikian, nilai head total aktual hanya mencapai 20,75 m, jauh lebih rendah dari nilai desain 48,70 m. Daya hidrolik turun menjadi 5,023 kW dari 11 kW, sedangkan efisiensi aktual hanya mencapai 45,66%, lebih rendah dari efisiensi desain sebesar 61,3%. Penurunan performa ini terutama disebabkan oleh keausan impeller, peningkatan kerugian gesek pada pipa, serta potensi penurunan putaran motor.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
TITUS TUSAU., Analisis batas toleransi alignment pada poros pompa dan poros motor cooling water pump di PT. Kayan LNG Nusantara (dibimbing oleh Marhadi Budi Waluyo, S.T., M.T. dan Shinta Tri Kismanti, S.Pd., M.Si.) Penelitian ini membahas analisis batas toleransi alignment pada poros pompa dan poros motor cooling water pump di PT. Kayan LNG Nusantara. Alignment merupakan proses penyelarasan kedua poros agar tetap berada pada satu garis sumbu sehingga kinerja mesin dapat berkerja dengan optimal. Ketidaksesuaian alignment (mis-alignment) akan berpotensi menimbulkan getaran berlebihan, mempercepat kerusakan pada Komponen, dan menurunkan efisiensi oprasional mesin. Maka dari itu, kajian terhadap kondisi alignment actual dan tingkat kesesuaiannya dengan standar toleransi menjadi hal yang sangat penting untuk mendukung keberlanjutan oprasional. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan Teknik pengukuran langsung melalui dial indikator. Data yang diperoleh dianalisis untuk menghitung nilai offset mis-alignment dan angular mis-alignment pada bidang vertical dan horizontal. Hasil penelitian menunjukan bahwa nilai offset mis-alignment sebesar – 0,03 mm pada bidang vertical dan 0,01 mm pada bidang horizontal, sedangkan nilai angular mis-alignment sebesar – 0,017 rad pada bidang vertikal dan 0,0001 rad pada bidang horizontal. Seluruh hasil pengukuran tersebut masih berada dalam batas toleransi yang ditetapkan yaitu 0,05 mm. selain itu, perhitungan koreksi alignment mengindikasikan perlunya reposisi pada kaki motor untuk mencapai keselaran yang lebih optimal. Penyesuaian yang direkomendasikan Adalah sebesar +0,12 mm pada kaki dalam + 0,172 mm pada kaki luar secara horizontal, serta +0,012 mm pada kaki dalam dan +0,03 mm pada kaki luar secara vertical. Dengan demikian, maka dapat disimpulkan bahawa kondisi alignment pada cooling water pump masih berada dalam kategori dapat diterima, namun Tindakan korektif disarankan untuk menjaga keandalan efisiensi, serta memperpanjang umur pakai Komponen.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan merencanakan sistem plambing air bersih pada bangunan gedung asrama PPTQ Ibnu Abbas di Kota Tarakan untuk menjamin distribusi air bersih yang optimal dan sesuai standar teknis sehingga dapat menunjang kenyamanan para penghuni. Sistem dirancang menggunakan dua tangki atas sebagai sumber utama distribusi air ke lantai 1, 2, dan 3. Air dialirkan melalui pipa tegak (riser) dan pipa distribusi horizontal menuju setiap titik pemakaian. Sistem dirancang paralel agar dapat melayani penggunaan secara bersamaan. Kebutuhan air harian diperhitungkan sebanyak 12.600 liter/hari dengan waktu pemakaian 8 jam, serta diperhitungkan kebutuhan pada jam dan menit puncak untuk memastikan kapasitas tangki serta dimensi pipa yang tepat. Hasil perhitungan menunjukkan tekanan air pada lantai 3 sebesar 0,347 bar, belum memadai untuk operasional WC gelontor sehingga diperlukan pompa booster, sementara tekanan di lantai 1 dan 2 sudah mencukupi dan dapat mengandalkan sistem gravitasi. Pompa yang direkomendasikan memiliki daya 250 watt dengan kapasitas maksimal 66 liter/menit. Desain ini dapat dijadikan acuan dalam pembangunan sistem plambing gedung bertingkat serupa yang membutuhkan distribusi air bersih efektif dan efisien
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pelabuhan Tengkayu 1 Kota Tarakan memiliki peran strategis sebagai pusat
aktivitas transportasi speedboat yang melayani penumpang dan barang antarpulau.
Permasalahan utama yang dihadapi adalah distribusi air bersih, khususnya pada
jam-jam puncak, sehingga mengganggu pelayanan fasilitas pelabuhan. Penelitian
ini bertujuan menganalisis kesesuaian sistem plambing dengan kebutuhan debit air
bersih harian, kapasitas bak penampung, diameter pipa, dan daya pompa yang
diperlukan. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif
dengan studi kasus, melalui observasi lapangan, wawancara, serta acuan SNI 03
7065-2005. Hasil penelitian menunjukkan bahwa total kebutuhan air bersih di
Pelabuhan Tengkayu 1 adalah sebesar 14.371 liter per hari. Sistem penampungan
berupa Ground Water Tank (GWT) berkapasitas 28,8 m³ dan Roof Tank (RT)
berkapasitas 18,4 m³ dinilai mencukupi kebutuhan tersebut. Pompa yang tersedia
memiliki daya 4 HP (2,98 kW), lebih tinggi dari kebutuhan minimum, sehingga
mampu mendukung distribusi air bersih secara efektif. Namun, debit aktual yang
terdistribusi hanya sekitar 7,8 m³/hari, sehingga belum sepenuhnya memenuhi
kebutuhan riil pengguna pelabuhan. Kesimpulannya, kapasitas sistem plambing di
pelabuhan Tengkayu secara umum telah memadai, tetapi diperlukan optimalisasi
distribusi air agar sesuai dengan kebutuhan harian.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi tingkat efisiensi penggunaan energi surya dalam sistem pompa akuaponik. Metode penelitian yang digunakan meliputi studi literatur, persiapan alat dan bahan, perakitan sel surya pada sistem akuaponik, pengujian, pengolahan data, analisis, dan penyusunan laporan. Pemanfaatan energi surya sebagai sumber energi alternatif pada pompa akuaponik telah terbukti efektif dalam mendukung sirkulasi air pada sistem akuaponik. Daya yang dihasilkan dari panel surya mampu memenuhi kebutuhan daya beban, terutama untuk pompa air dalam kolam ikan. Efisiensi pemanfaatan energi surya pada sistem akuaponik dapat dihitung dan dipantau secara berkala untuk memastikan kinerja sistem yang optimal. Penggunaan panel surya polikristalin yang terkoneksi dengan modul boost converter dapat meningkatkan efisiensi penggunaan energi surya dalam sistem akuaponik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan energi surya dapat menjadi solusi yang efisien dan ramah lingkungan dalam menjalankan sistem pompa akuaponik. Dengan tingkat efisiensi yang baik, energi surya mampu menyuplai kebutuhan energi pompa untuk akuaponik secara optimal. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa penggunaan energi surya sebagai sumber energi alternatif pada pompa akuaponik memiliki potensi yang besar dalam mendukung keberlanjutan sistem akuaponik secara keseluruhan. Dalam pengembangan selanjutnya, disarankan untuk menggunakan sel surya dengan kapasitas yang lebih besar agar dapat menyuplai energi pada baterai untuk memenuhi kebutuhan pompa akuaponik selama 24 jam.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•
ANALISIS KEBUTUHAN AIR BERSIH UNTUK MENENTUKAN KAPASITAS BAK PENAMPUNG DAN POMPA DI GEDUNG KULIAH FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS BORNEO TARAKAN ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengatasi masalah tidak diketahuinya jumlah kebutuhan air bersih, menentukan kapasitas bak penampung dan pompa untuk mengatasi masalah tidak meratanya tekanan pengaliran pada setiap lantai bangunan di gedung kuliah teknik mesin dan teknik elektro Universitas Borneo Tarakan. Metode penelitian yang dilakukan dengan wawancara dan observasi lapangan, untuk perhitungan kebutuhan air bersih, dan kapasitas bak penampung mengacu pada SNI 03-7065-2005, menentukan kapasitas pompa mengunakan diagram pemilihan pompa umum. Gedung kuliah teknik mesin dan teknik elektro Universitas Borneo Tarakan beroperasi selama 8 jam dengan jumlah penghuni berdasarkan mata kuliah yang bersamaan sebanyak 273 orang, berdasarkan analisis didapatkan kebutuhan air bersih dalam 1 hari yaitu sebesar 6.552 l/ hari, 819 l/ jam, dan 47,766 l/menit, kapasitas bak penampung bawah 2.184 liter dan bak penampung atas 7.882 liter, kapasitas pompa yang disarankan dengan kode 40 × 32B_2 – 5 2,2. Kata kunci: Gedung, Pompa, Reservoir.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pompa merupakan salah satu alat yang bisa kita katakan penting dalam kehidupan sehari-hari dalam hal pendistribusian cairan atau fluida. Pompa juga memiliki berbagai jenis dan bentuk yang berbeda beda. Adapun salah satu jenis dari pompa adalah pompa sentrifugal. Namun terdapat beberapa masalah yang sering dihadapi dari pompa sentrifugal yaitu performa pompa tersebut, sehingga mengakibatkan variasi aliran terhadap daya pompa dan daya hidrolis yang kurang efisien. Tujuan dari penelitian ini ialah mengetahui untuk mengetahui pengaruh variasi debit aliran terhadap performa pompa sentrifugal. Selanjutnya, data hasil pengujian didapatkan dengan metode eksperimen. Metode yang dilakukan adalah pengujian dan pengamatan secara langsung dari pengaruh variasi debit aliran terhadap performa pompa. Berdasarkan data yang didapatkan nilai efisiensi pompa atau performa pompa sentrifugal yang tertinggi ialah pada debit aliran 0,000083 m3/s yaitu sebesar 8,26 %. Hal ini terjadi karna perbandingan dari daya hidrolis dan daya pompa lebih optimal daripada debit aliran lainnya.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•
Air bersih sangat penting untuk manusia, penelitian ini menganalisa sistem distribusi air bersih di Gedung Dekanat Fakultas Teknik UBT, termasuk mengetahui spesifkasi pompa yang digunakan, analisis kebutuhan air bersih dan analisa sistem distrbusi air bersih. Berdasarkan hasil analisis didapatkan kebutuhan air dalam 1 hari yaitu sebesar 180 l/ hari dan 22,5 l/jam jumlah pompa yang digunakan adalah 2 buah pompa dan 1 pompa sentrifugal untuk mendistribusikan air dari ground water tank menuju profil tank dengan menggunakan tipe pompa Sentrifugal, dengan head total pompa 0,16 m, sedangkan 1 pompa booster digunakan untuk mendorong air dari profil tank menuju gedung dekanat.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•
Seiring meningkatnya pelanggan PDAM pada Instalasi Pengelolahan Air (IPA) Kampung Bugis Kota Tarakan yang mengakibatkan kebutuhan air bersih meningkat pula, sementara sarana air bersih dari PDAM masih terbatas. Dalam penelitian ini, difokuskan pada penelitian tentang penambahan pelanggan sampai Tahun 2032, penambahan debit air sampai Tahun 2032 dan pompa sentrifugal yang sesuai kapasitas air yang dibutuhkan untuk sebuah pompa. Metode penelitian adalah melakukan wawancara langsung dengan karyawan PDAM kemudian pengambilan data-data yang dibutukan dan metode analisis berdasarkan jumlah pelanggan berupa metode Aritematika dan Geometri. Berdasarkan hasil analisis didapatkan penambahan pelanggan sampai Tahun 2032 sebanyak 10.773 pelanggan, dan penambahan debit air sampai Tahun 2032 sebesar (11,904 l)⁄s maka diperlukan suatu analisis perancangan pompa guna pemenuhan pemakaian air bersih yang dapat digunakan untuk menilai kelayakan suatu sistem distribusi untuk penyaluran air bersih. Berdasarkan debit air yang harus disalurkan yaitu sebesar (11,904 l)⁄s atau 42,854m3/jam maka jumlah pompa yang digunakan adalah 2 buah pompa utama dan 1 pompa cadangan dengan menggunakan tipe pompa Sentrifugal, dimana berdasarkan hasil perhitungan untuk setiap kapasitas air yang dipompa yaitu sebesar 21,427 m^3/jam atau 0,0059 m^3/s dan head total pompa adalah 30 m.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pompa hidram (Hydraulic Ram Pump) merupakan pompa pemindah air dari tempat rendah ketempat yang lebih tinggi atau dari tempat yang tidak terlalu tinggi ke tempat yang lebih tinggi. Prinsip kerja hidram adalah dari hantaman air yang kemudian mendorong air untuk ke tempat yang lebih tinggi. Untuk mendapatkan energi potensial dari hantaman air diperlukan syarat utama yaitu harus ada terjunan air yang dialirkan melalui pipa dengan beda tinggi elevasi dengan pompa hidram minimal 1 meter. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh variasi diameter pipa inlet terhadap kinerja pompa hidram. Metode yang digunakan adalah eksperimen rancang bangun pompa hidram. Pengaruh variasi diameter pipa inlet terhadap kinerja pompa hidram pada penilitian ini menggunakan 1 inci, 2 inci dan 2 1 /2 inci. Dari penelitian didapatkan hasil debit discharge tertinggi pada pipa inlet 1 inci 6,028 × 10−5𝑚3/𝑠, debit katup buang terendah didapatkan pada pipa inlet 1 inci 16,940 × 10−5𝑚3/𝑠, dan kapasitas discharge tertinggi didapatkan pada diameter pipa inlet 1 inci 49,590 %
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
.Pompa hidram berasal dari kata Hydraulic Ram yaitu pompa yang bekerja mengandalkan tekanan dari sistem hidrolik yang dapat bekerja tanpa menggunakan energi listrik ataupun bahan bakar. Pompa hidram bekerja dengan cara memanfaatkan energi potensial pada air dalam pipa lurus kemudian menjadi tekanan dinamis yang berakibat tercipta water hammer sehingga terjadi tekanan tinggi dalam pompa. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui rancang bangun dan efisiesi terhadap ketinggian 4 meter. Metode yang digunakan adalah eksperimen rancang bangun pompa hidram dengan dimensi badan pompa 2 inci, pipa inlet 1 inci, tabung udara 3 inci, pipa output ¾ inci, klep pompa 2 inci. Material pompa hidram yang digunakan adalah PVC. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, pompa hidram dapat beroperasi dengan debit aliran rata-rata 6,805×〖10〗^(-5) m^3⁄s. Pompa hidram dapat digunakan untuk mengangkat air dari sumber air setinggi 1 meter ke tangki penyimpanan dengan ketinggian 4 meter tanpa menggunakan energi listrik ataupun bahan bakar, debit air hasil pemompaan berpengaruh langsung terhadap nilai efisiensi pompa hidram. Nilai efisiensi D’Aubuission pompa hidram sebesar 51,78%.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
.Pompa hidram berasal dari kata Hydraulic Ram yaitu pompa yang bekerja mengandalkan hentakan dari sistem hidrolika yang dapat bekerja tanpa menggunakan energi listrik ataupun bahan bakar. Pompa hidram bekerja dengan cara memanfaatkan energi potensial pada air dalam pipa lurus kemudian menjadi tekanan dinamis yang berakibat tercipta hantaman air sehingga terjadi tekanan tinggi dalam pompa. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh variasi berat katup buang dan ketinggian input pada kinerja pompa hidram. Variabel berat katup buang yang digunakan dalam penelitian ini 0 gram, 40 gram, 50 gram, dan 60 gram, dengan ketinggian input dari permukaan 190 cm dan 240 cm. Teknik analisa dilakukan dengan cara menelaah data yang diperoleh dari hasil penelitian, dimana hasilnya berupa data kuantitatif yang dibuat dalam bentuk tabel dan ditampilkan dalam bentuk grafis. Hasil dari penelitian menunjukan efisiensi tertinggi di kedua variasi tinggi input pada berat katup 0 gram 52,47% dan 40,75%, dan debit air hasil tertinggi di kedua variasi tinggi pada berat katup buang 50 gram 6,51 l/m dan 3,80 l/m.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tingginya tingkat konsumsi BBM di Tarakan dimanfaatkan oleh sejumlah oknum yang melakukan pembelian dalam jumlah besar, untuk kemudian dijual kembali dengan selisih harga yang lebih tinggi. Sistem pembatasan pembelian BBM ini dilakukan untuk satu kali proses transaksi untuk jenis kendaraan yang berbeda. Keypad digunakan untuk menginputkan jenis kendaraan dan nilai rupiah yang akan diisikan yang kemudian akan diproses oleh mikrokontroler dan selanjutnya memberikan perintah kepada relay untuk mengaktifkan pompa DC serta solenoid valve sehingga cairan minyak dapat mengalir. Jumlah cairan yang mengalir akan dibaca oleh sensor flowmeter dan saat cairan yang dialirkan telah sesuai, maka pompa dan solenoid akan mati. Proses transaksi tidak dapat dilakukan saat nilai rupiah yang diinputkan melebihi dari ambang batas ketentuan yang telah ditentukan sebelumnya. Dari hasil penelitian ini masih didapati nilai error hasil pembacaan LCD sistem dan gelas ukur untuk masing-masing sampel pengujian. Pada pengujian dengan sampel Rp.5.000 diperoleh nilai error rata-rata sebesar 0,68%, pada sampel Rp.10.000 diperoleh nilai error rata-rata sebesar 0,31%, pada sampel Rp.15.000 diperoleh nilai error rata-rata sebesar 0,30%, pada sampel Rp.20.000 diperoleh nilai error rata-rata sebesar 0,39%, pada sampel Rp.25.000 diperoleh nilai error rata-rata sebesar 0,49%, pada sampel Rp.30.000 diperoleh nilai error rata-rata sebesar 2,80%, pada sampel Rp.35.000 diperoleh nilai error rata-rata sebesar 1,12.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Kota Tarakan merupakan merupakan daerah yang memiliki sumber daya alam yang potensial di sektor perikanan. Untuk menjaga suhu pada cold storage udang sangatlah penting dikarenakan udang sangat sensitif sekali dengan suhu yang tinggi memengaruhi kesegaran udang. Agar penelitian ini bermanfaat untuk optimalisasi hasil tangkap atau pasca panen nelayan agar layak ekspor, sehingga alat yang dibangun ini bertujuan untuk membuat alat yang dapat melakukan monitoring suhu dan pengontrolan suhu cold storage udang secara berkelanjut berbasis IOT. Alat ini dibuat menggunakan NODEMCU ESP8266 sebagai proses data, di dalam NODEMCU ESP8266 sudah dilengkapi oleh modul wifi sebagai komunikasi monitoring secara online. Sensor suhu DS18B20 sebagai pendeteksi suhu dalam cold storage udang. untuk sistem pengontrolan suhu secara otomatis, menggunakan module relay berfungsi sebgai menyalakan pompa dan solenoid valve untuk mengalirkan aliran air es untuk mendinginkan cold storage udang yang mengalami kenaikan suhu. Hasil dari penelitian ini sensor suhu mampu mengukur suhu dengan prensentase pada sensor satu didapatkan nilai error sebesar 0,007% dengan nilai akurasi 99,30%. nilai error sensor dua 0,015% dengan akurasi didapatkan 99,589%. Dari tingkat hasil pembacaan kedua sensor dan alat mampu memberikan informasi sehingga petani tambak mengetahui dan menambahkan es agar kualitas udang terjaga dengan baik. Dan sistem otomatis yang dibangun berfungsi sangat baik mampu menurunkan suhu dari 100C hingga menurun di suhu 50C dalam durasi 4 menit sehingga sistem otomatis berkerja sangat baik ketika saat di tinggal aktivitas lainnya.