ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini membahas pentingnya instalasi sensor arus dan Thermal Overload Relay (TOR) pada panel listrik untuk memberikan proteksi terhadap motor induksi 3 fasa Dahlander. Sensor arus berfungsi untuk memantau beban motor dan mencegah arus lebih, sementara TOR melindungi motor dari kerusakan akibat kelebihan suhu atau beban. Kombinasi keduanya memberikan perlindungan yang optimal. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa pengaturan setting pada sensor arus dan TOR mempengaruhi efektivitas proteksi motor. Pengaturan yang tepat menjaga motor tetap aman, sedangkan pengaturan yang kurang tepat dapat menyebabkan kerusakan. Khususnya pada motor Dahlander, pengaturan TOR sangat penting untuk mencegah kerusakan akibat arus lebih. Berdasarkan perhitungan, arus nominal pada konfigurasi lambat motor adalah 1,90 A, sementara pada konfigurasi cepat sebesar 1,81 A. Pengaruh setting arus juga terlihat pada waktu trip sensor, dimana semakin besar setting arus, semakin lama waktu trip yang dibutuhkan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa pengaruh setting arus terhadap waktu trip sensor pada konfigurasi lambat dan cepat cukup signifikan. Selain itu, sensor arus memberikan data yang akurat ±1%, dan TOR bekerja sinergis untuk melindungi sistem kelistrikan motor Dahlander dari kerusakan akibat arus lebih.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tingginya tingkat konsumsi BBM di Tarakan dimanfaatkan oleh sejumlah oknum yang melakukan pembelian dalam jumlah besar, untuk kemudian dijual kembali dengan selisih harga yang lebih tinggi. Sistem pembatasan pembelian BBM ini dilakukan untuk satu kali proses transaksi untuk jenis kendaraan yang berbeda. Keypad digunakan untuk menginputkan jenis kendaraan dan nilai rupiah yang akan diisikan yang kemudian akan diproses oleh mikrokontroler dan selanjutnya memberikan perintah kepada relay untuk mengaktifkan pompa DC serta solenoid valve sehingga cairan minyak dapat mengalir. Jumlah cairan yang mengalir akan dibaca oleh sensor flowmeter dan saat cairan yang dialirkan telah sesuai, maka pompa dan solenoid akan mati. Proses transaksi tidak dapat dilakukan saat nilai rupiah yang diinputkan melebihi dari ambang batas ketentuan yang telah ditentukan sebelumnya. Dari hasil penelitian ini masih didapati nilai error hasil pembacaan LCD sistem dan gelas ukur untuk masing-masing sampel pengujian. Pada pengujian dengan sampel Rp.5.000 diperoleh nilai error rata-rata sebesar 0,68%, pada sampel Rp.10.000 diperoleh nilai error rata-rata sebesar 0,31%, pada sampel Rp.15.000 diperoleh nilai error rata-rata sebesar 0,30%, pada sampel Rp.20.000 diperoleh nilai error rata-rata sebesar 0,39%, pada sampel Rp.25.000 diperoleh nilai error rata-rata sebesar 0,49%, pada sampel Rp.30.000 diperoleh nilai error rata-rata sebesar 2,80%, pada sampel Rp.35.000 diperoleh nilai error rata-rata sebesar 1,12.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Kota Tarakan merupakan merupakan daerah yang memiliki sumber daya alam yang potensial di sektor perikanan. Untuk menjaga suhu pada cold storage udang sangatlah penting dikarenakan udang sangat sensitif sekali dengan suhu yang tinggi memengaruhi kesegaran udang. Agar penelitian ini bermanfaat untuk optimalisasi hasil tangkap atau pasca panen nelayan agar layak ekspor, sehingga alat yang dibangun ini bertujuan untuk membuat alat yang dapat melakukan monitoring suhu dan pengontrolan suhu cold storage udang secara berkelanjut berbasis IOT. Alat ini dibuat menggunakan NODEMCU ESP8266 sebagai proses data, di dalam NODEMCU ESP8266 sudah dilengkapi oleh modul wifi sebagai komunikasi monitoring secara online. Sensor suhu DS18B20 sebagai pendeteksi suhu dalam cold storage udang. untuk sistem pengontrolan suhu secara otomatis, menggunakan module relay berfungsi sebgai menyalakan pompa dan solenoid valve untuk mengalirkan aliran air es untuk mendinginkan cold storage udang yang mengalami kenaikan suhu. Hasil dari penelitian ini sensor suhu mampu mengukur suhu dengan prensentase pada sensor satu didapatkan nilai error sebesar 0,007% dengan nilai akurasi 99,30%. nilai error sensor dua 0,015% dengan akurasi didapatkan 99,589%. Dari tingkat hasil pembacaan kedua sensor dan alat mampu memberikan informasi sehingga petani tambak mengetahui dan menambahkan es agar kualitas udang terjaga dengan baik. Dan sistem otomatis yang dibangun berfungsi sangat baik mampu menurunkan suhu dari 100C hingga menurun di suhu 50C dalam durasi 4 menit sehingga sistem otomatis berkerja sangat baik ketika saat di tinggal aktivitas lainnya.