ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan merencanakan sistem plambing air bersih pada bangunan gedung asrama PPTQ Ibnu Abbas di Kota Tarakan untuk menjamin distribusi air bersih yang optimal dan sesuai standar teknis sehingga dapat menunjang kenyamanan para penghuni. Sistem dirancang menggunakan dua tangki atas sebagai sumber utama distribusi air ke lantai 1, 2, dan 3. Air dialirkan melalui pipa tegak (riser) dan pipa distribusi horizontal menuju setiap titik pemakaian. Sistem dirancang paralel agar dapat melayani penggunaan secara bersamaan. Kebutuhan air harian diperhitungkan sebanyak 12.600 liter/hari dengan waktu pemakaian 8 jam, serta diperhitungkan kebutuhan pada jam dan menit puncak untuk memastikan kapasitas tangki serta dimensi pipa yang tepat. Hasil perhitungan menunjukkan tekanan air pada lantai 3 sebesar 0,347 bar, belum memadai untuk operasional WC gelontor sehingga diperlukan pompa booster, sementara tekanan di lantai 1 dan 2 sudah mencukupi dan dapat mengandalkan sistem gravitasi. Pompa yang direkomendasikan memiliki daya 250 watt dengan kapasitas maksimal 66 liter/menit. Desain ini dapat dijadikan acuan dalam pembangunan sistem plambing gedung bertingkat serupa yang membutuhkan distribusi air bersih efektif dan efisien
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pelabuhan Tengkayu 1 Kota Tarakan memiliki peran strategis sebagai pusat
aktivitas transportasi speedboat yang melayani penumpang dan barang antarpulau.
Permasalahan utama yang dihadapi adalah distribusi air bersih, khususnya pada
jam-jam puncak, sehingga mengganggu pelayanan fasilitas pelabuhan. Penelitian
ini bertujuan menganalisis kesesuaian sistem plambing dengan kebutuhan debit air
bersih harian, kapasitas bak penampung, diameter pipa, dan daya pompa yang
diperlukan. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif
dengan studi kasus, melalui observasi lapangan, wawancara, serta acuan SNI 03
7065-2005. Hasil penelitian menunjukkan bahwa total kebutuhan air bersih di
Pelabuhan Tengkayu 1 adalah sebesar 14.371 liter per hari. Sistem penampungan
berupa Ground Water Tank (GWT) berkapasitas 28,8 m³ dan Roof Tank (RT)
berkapasitas 18,4 m³ dinilai mencukupi kebutuhan tersebut. Pompa yang tersedia
memiliki daya 4 HP (2,98 kW), lebih tinggi dari kebutuhan minimum, sehingga
mampu mendukung distribusi air bersih secara efektif. Namun, debit aktual yang
terdistribusi hanya sekitar 7,8 m³/hari, sehingga belum sepenuhnya memenuhi
kebutuhan riil pengguna pelabuhan. Kesimpulannya, kapasitas sistem plambing di
pelabuhan Tengkayu secara umum telah memadai, tetapi diperlukan optimalisasi
distribusi air agar sesuai dengan kebutuhan harian.