ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Industri tempe skala rumah tangga di Kelurahan Karang Anyar merupakan salah satu sentra usaha mikro yang menyerap banyak tenaga kerja perempuan dalam proses produksinya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh upah tenaga kerja perempuan (X1) dan pengalaman kerja perempuan (X2) terhadap tingkat produktivitas tenaga kerja perempuan (Y) pada industri tempe tersebut, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif kausal. Populasi penelitian berjumlah 56 tenaga kerja perempuan yang tersebar pada 14 unit usaha tahu dan tempe, dan seluruh anggota populasi dijadikan sampel melalui teknik sampel jenuh (sensus). Data dikumpulkan menggunakan kuesioner berskala Likert dan dianalisis dengan regresi linier berganda berbantuan SPSS versi 29. Hasil analisis menghasilkan persamaan regresi Y = 6,358 + 0,295X1 + 0,345X2. Secara parsial, upah tenaga kerja perempuan terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas (t hitung 2,387 > t tabel 1,674 sig. 0,021 0,05), demikian pula pengalaman kerja perempuan (t hitung 3,182 > t tabel 1,674 sig. 0,002 0,05). Secara simultan, kedua variabel juga berpengaruh signifikan terhadap produktivitas (F hitung 17,703 > F tabel 3,17 sig. 0,000 0,05), dengan nilai Adjusted R Square sebesar 0,378, yang berarti kedua variabel mampu menjelaskan 37,8 persen variasi produktivitas tenaga kerja perempuan, sedangkan sisanya 62,2 persen dijelaskan oleh faktor lain di luar model. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan upah dan akumulasi pengalaman kerja merupakan dua faktor penting yang mendorong produktivitas tenaga kerja perempuan pada industri tempe di Kelurahan Karang Anyar.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tesis ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh stres kerja, pengalaman kerja, dan profesionalisme Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) terhadap kualitas audit internal, serta menguji peran dukungan organisasi sebagai variabel moderasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap APIP pada Inspektorat Kabupaten Malinau. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur dan dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Squares (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa stres kerja berpengaruh negatif terhadap kualitas audit internal, sedangkan pengalaman kerja dan profesionalisme APIP berpengaruh positif terhadap kualitas audit internal. Selain itu, dukungan organisasi terbukti berperan dalam memperlemah dampak negatif stres kerja serta memperkuat pengaruh pengalaman kerja dan profesionalisme APIP terhadap kualitas audit internal. Temuan ini mengindikasikan bahwa kualitas audit internal tidak hanya ditentukan oleh faktor individu auditor, tetapi juga sangat dipengaruhi oleh lingkungan organisasi yang mendukung. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi empiris bagi pengembangan kajian audit sektor publik serta menjadi dasar pertimbangan bagi pemerintah daerah dalam memperkuat fungsi pengawasan internal.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tesis ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh stres kerja, pengalaman kerja, dan profesionalisme Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) terhadap kualitas audit internal, serta menguji peran dukungan organisasi sebagai variabel moderasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap APIP pada Inspektorat Kabupaten Malinau. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur dan dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Squares (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa stres kerja berpengaruh negatif terhadap kualitas audit internal, sedangkan pengalaman kerja dan profesionalisme APIP berpengaruh positif terhadap kualitas audit internal. Selain itu, dukungan organisasi terbukti berperan dalam memperlemah dampak negatif stres kerja serta memperkuat pengaruh pengalaman kerja dan profesionalisme APIP terhadap kualitas audit internal. Temuan ini mengindikasikan bahwa kualitas audit internal tidak hanya ditentukan oleh faktor individu auditor, tetapi juga sangat dipengaruhi oleh lingkungan organisasi yang mendukung. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi empiris bagi pengembangan kajian audit sektor publik serta menjadi dasar pertimbangan bagi pemerintah daerah dalam memperkuat fungsi pengawasan internal.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Produktivtas nelayan tangkap laut merupakan indikator penting dalam mengukur keberhasilan sektor perikanan, Namun, pencapaian produktivitas ini sering kali dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti umur, pengalaman kerja, serta biaya melaut. Fenomena tersebut menjadi latar belakang dilakukannya penelitian ini untuk mengidentifikasi dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi produktivitas nelayan tangkap laut di Desa Liagu, Kecamatan Sekatak, Kabupaten Bulungan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis regresi linier berganda. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 88 orang nelayan yang dipilih menggunakan teknik quota sampling dari total populasi sebanyak 352 nelayan. Variabel independen yang diteliti meliputi umur (X1), pengalaman kerja (X2), dan biaya melaut (X3), sedangkan variabel dependen adalah produktivitas (Y) yang diukur berdasarkan rasio antara nilai tangkapan dengan durasi melaut dalam satu musim. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, variabel biaya melaut berpengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas, sedangkan umur dan pengalaman kerja tidak berpengaruh signifikan. Namun secara simultan, ketiga variabel independen tersebut berpengaruh signifikan terhadap produktivitas nelayan tangkap laut. Nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 0,410 menunjukkan bahwa 41% variasi produktivitas dapat dijelaskan oleh variabel umur, pengalaman kerja, dan biaya melaut, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat apakan variabel Biaya, Jam Kerja, dan Pengalaman Kerja berpengaruh terhadap Pendapatan nelayan ambau dan apakah secara simultan variabel Biaya, Jam Kerja, dan Pengalaman Kerja berpengaruh terhadap Pendapatan nelayan ambau. Penelitian ini mengunakan pendekatan kuantitatif di mana data yang di olah berbentuk angka dengan mengunakan teknik penyebaran kuesioner guna mengumpulkan data. Adapun sampel yang di gunakan pada penelititian ini adalah sebanyak 30 responden. Untuk pengujian hipotesis dalam penelitian ini maka peneliti mengunakan analisis regresi linier berganda dengan uji t dan uji f mengunakan aplikasi SPSS 16.0. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa Biaya, Jam Kerja, dan Pengalaman Kerja tidak berpengaruh secara parsial terhadap Pendapatan nelayan ambau. Sedangkan secara simultan dapat di lihat bahwa secara simultan atau bersama-sama Biaya, Jam Kerja, dan Pengalaman Kerja tidak berpengaruh terhadap Pendapatan nelayan ambau.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variabel tingkat pendidikan, pengalaman kerja, usia dan upah terhadap produktivitas tenaga kerja industri tahu dan tempe di Kota Tarakan. Jenis penelitian ini yaitu penelitian kuantitatif. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer. Metode alat analisis yang digunakan adalah regresi linier berganda dengan program SPSS 29. Hasil pengalaman kerja, usia dan upah secara pasrsial berpengaruh signifikan terhadap produktivitas tenaga kerja di Kota Tarakan. Sedangkan tingkat pendidikan tidak berpengaruh secara signifikan terhadap produktivitas tenaga kerja pada industri tahu dan tempe di Kota Tarakan. Tingkat pendidikan, pengalaman kerja, usia dan upah secara simultan berpengaruh signifikan terhadap produktivitas tenaga kerja di Kota Tarakan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan pengaruh pengetahuan, kemampuan dan pengalaman kerja terhadap kinerja pegawai kantor SKPT Sebatik di wilayah perbatasan Kab.Nunukan. Penelitian ini menggunakan kuantitatif dengan mengguanakan metode survey. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah seluruh pegawai kantor SKPT Sebatik di wilayah perbatasan Kab.Nunukan . Sampel dalam penelitian ini sebanyak 75 pegawai responden dengan sampling jenuh seluruh anggota pegawai dipilih menjadi sampel dalam penelitian ini. Selanjutnya dilakukan pengujian hipotesis menggunakan model linier regresi berganda dengan uji t dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian membuktikan bahwa pengetahuan berpengaruh positif terhadap kinerja pegawai, kemampuan berpengaruh positif terhadap kinerja pegawai dan pengalaman kerja tidak berpengaruh terhadap kinerja pegawai kantor SKPT Sebatik. Kata Kunci : Kemampuan, Pengetahuan, Pengalaman kerja, Kinerja.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan, pengalaman kerja dan budaya organisasi terhadap kinerja anggota kepolisian pada kantor Polsek Sebatik Timur. Penelitian ini, menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survey. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah non-probability sampling dengan teknik pengambilan sampel jenuh dimana setiap anggota kepolisian pada kantor Polsek Sebatik Timur menjadi responden. Sampel dalam penelitian ini yaitu anggota kepolisian pada kantor Polsek Sebatik Timur yang ada di sebatik timur dengan jumlah sampel sebanyak 30 responden. Metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda dengan bantuan program SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukan bahwa variabel pendidikan tidak berpengaruh terhadap kinerja anggota kepolisian pada kantor Polsek Sebatik Timur yang artinya bahwa tinggi atau rendahnya pendidikan seseorang anggota kepolisian tidak berpengaruh terhadap kinerja anggota kepolisian pada kantor Polsek Sebatik Timur dan kinerjanya tetap sama, karena pada instansi tersebut sudah memiliki tugas pokok dan fungsi yang sudah jelas contohnya, mengayomi masyarakat, melindungi masyarakat, menciptakan kondusif keamanan yang damai dan mengedepankan hak asasi manusia. Variabel pengalaman kerja tidak berpengaruh terhadap kinerja anggota kepolisian pada kantor Polsek Sebatik Timur yang artinya bahwa rendah atau tingginya pengalaman kerja seorang anggota kepolisian tidak berpengaruh terhadap kinerja anggota kepolisian dan kinerjanya tetap sama, karena pada instansi tersebut sudah memiliki tugas pokok dan fungsi yang jelas, contohnya berkesinambungan, konsisten dan transparan dalam memelihara kamtibmas (keamanan dan keteriban masyarakat). Variabel Budaya Organisasi berpengaruh positif terhadap kinerja anggota kepolisian pada kantor Polsek Sebatik Timur yang artinya bahwa semakin diterapkan nilai-nilai budaya pada instansi kepolisian tersebut maka semakin tinggi kinerja anggota kepolisian karena budaya organisasi sangat penting dilakukan dalam organisasi guna untuk meningkatkan kualitas personil dan instansi tersebut.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Jam Kerja, Upah, Pendidikan, dan Pengalaman Kerja terhadap Produktivitas tenaga kerja di industri kecil di Kota Tarakan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis deskriptif dengan metode penentuan sampel menggunakan proporsional sampling dan sampel dalam penelitian ini sebanyak 89 responden. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Dalam penelitian ini menggunakan metode analisis regresi linear berganda dan pengujian hipotesis uji t dan uji F. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa variabel Jam Kerja, Upah, dan Pengalaman Kerja tidak berpengaruh secara parsial terhadap Produktivitas Tenaga Kerja Industri Kecil di Kota Tarakan sedangkan variabel Pendidikan berpengaruh secara parsial terhadap Produktivitas Tenaga Kerja Industri Kecil di Kota Tarakan. dan hasil penelitian ini secara simultan menunjukan bahwa variabel Jam Kerja, Upah, Pendidikan, dan Pengalaman Kerja tidak berpengaruh secara simultan terhadap produktivitas tenaga kerja Industri Kecil di Kota Tarakan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengaruh modal, lama melaut, tenaga kerja, pengalaman kerja dan alat tangkap jaring udang terhadap pendapatan nelayan di Pesisir Timur Kota Tarakan secara parsial dan simultan. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini ialah penelitian kuantitatif data yang digunakan adalah data primer. Metode alat analisis yang digunakan adalah regresi linier berganda. Berdasarkan hasil analisis data yang dilakukan diketahui bahwa pada uji hipotesis (uji t) menunjukkan bahwa modal berpengaruh signifikan terhadap pendapatan, dengan nilai t hitung X1 (-2,085) > t tabel (0,680) dan nilai Sig. X1 (0,043) α (0,25). Lama melaut tidak berpengaruh signifikan terhadap pendapatan, dengan nilai t hitung X2 (-0,849) > t tabel (0,680) dan nilai Sig. X2 (0,400) > α (0,25). Tenaga kerja berpengaruh signifikan terhadap pendapatan, dengan nilai t hitung X3 (1,444) > t tabel (0,680) dan nilai Sig. X3 (0,156) α (0,25). Pengalaman kerja berpengaruh signifikan terhadap pendapatan, dengan nilai t hitung X4 (-2,359) > t tabel (0,680) dan nilai Sig. X4 (0,023) α (0,25). Alat tangkap berpengaruh signifikan terhadap pendapatan, dengan nilai t hitung X5 (-1,292) > t tabel (0,680) dan nilai Sig. X5 (0,203) α (0,25). Secara simultan terdapat pengaruh antara modal, lama melaut, tenaga kerja, pengalaman kerja dan alat tangkap terhadap pendapatan, dengan nilai F hitung (2,584) > F tabel (1,38) dan nilai Sig F hitung (0,039 0,25) dan diperoleh nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 0,227 atau 22,7 persen. Nilai tersebut menunjukkan bahwa 22,7 persen pendapatan dipengaruhi oleh modal, lama melaut, tenaga kerja, pengalaman kerja dan alat tangkap. Sedangkan, sebesar 77,3 persen disebabkan oleh faktor-faktor lain yang tidak dimasukkan kedalam model.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2020•
ABSTRAK PENGARUH PENEMPATAN KERJA DAN PENGALAMAN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PT. PLN (PERSERO) TARAKAN Yuniar Wahyu Astika Widyastuti Cahyaningrum, S.E., M.SM Erick Karunia,S.E.,M.M Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Penempatan Kerja dan Pengalaman Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Pada PT. PLN (Persero) Tarakan. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik nonprobability sampling dengan sampling jenuh. Pada penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survey dengan instrument pernyataan dan teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner (angket). Adapun sampel dalam penelitian ini adalah pegawai yang berjumlah 66 responden. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linier berganda dengan bantuan program SPSS versi 22.0. Adapun hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa variabel penempatan kerja dan pengalaman kerja berpengaruh positif terhadap kinerja pegawai. Kata Kunci: Penempatan Kerja, Pengalaman Kerja, Kinerja.