Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

15 hasil
Subjek: NILAI TAMBAH
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Skala Ekonomi dan Nilai Tambah Pada Usaha Mebel di Kota Tarakan

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini dilatar belakangi karena dalam pengamatan dari 4 usaha mebel yang ada belum dilakukannya pengukuran tentang skala ekonomi dan nilai tambah, maka untuk mengoptimalkan produksi perlu dilakukanya pengukuran mengenai skala ekonomi dan nilai tambah. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan skala ekonomi dan nilai tambah pada usaha mebel di Kota Tarakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif dengan metode analisis deskriptif. Populasi penelitian ini yaitu masyarakat yang memliki usaha mebel di Kota Tarakan, penelitian ini menggunakan 4 sampel usaha mebel di Kota Tarakan. Jenis data yang digunakan yaitu data primer dan sekunder. Hasil penelitian ini menunjukan skala ekonomi mebel Raffa 0,262, mebel Putra Amuntai 1,000, mebel Maju Bersama 0,500 dan mebel Idola 1,000. Hasil nilai tambah mebel Raffa untuk kusen jendela Rp 48.993, jendela Rp 18.486, dan pintu Rp 128.284 sedangkan mebel Putra Amuntai Raffa untuk kusen jendela Rp 40.783, jendela Rp 28.283, dan pintu Rp 184.293 sedangkan mebel Maju Bersama untuk kusen jendela Rp 34.278, jendela Rp 90.802 , dan pintu Rp 193.629 sedangkan mebel Idola untuk kusen jendela 102.251, jendela Rp 77.909, dan pintu Rp 249.487. Hasil penelitian menunjukkan skala ekonomi mebel Raffa decreasing to scale, mebel Putra Amuntai constan return to scale, mebel Maju Bersama decreasing return to scale, mebel Idola constan return to scale. Sedangkan hasil nilai tambah dari 4 mebel tersebut masuk dalam kategori tinggi.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Kelayakan Finansial dan Nilai Tambah Kue Lapis Terap (Artocarpus odoratissimus) di UKM Lapis Tarakan

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Usaha Kecil Menengah (UKM) Lapis Tarakan merupakan salah satu UKM di kota Tarakan yang terkenal dengan produk olahan kue lapis dari buah terap. Olahan kue lapis dari buah terap ini merupakan inovasi baru dalam menghasilkan produk pangan olahan lokal khas dari kota Tarakan. Penelitian ini bertujuan untuk 1) Menganalisis kelayakan finansial produk kue lapis terap di UKM Lapis Tarakan, 2) Menganalisis nilai tambah produk kue lapis terap di UKM Lapis Tarakan. Metode penentuan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu, observasi langsung, wawancara dengan pemilik UKM Lapis Tarakan dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan yaitu, R/C Ratio, BEP (Break Even Point) dan metode Hayami, hal ini untuk menghitung kelayakan finansial dan nilai tambah dari UKM Lapis Tarakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Adapun kelayakan finansial produk kue lapis terap yaitu R/C Ratio sebesar 1,41. BEP Harga produk kue lapis terap sebesar Rp. 71.043 yang dimana lebih dari harga jual, BEP Produksi sebesar 0,53 kg lebih dari hasil produksi dan BEP Penerimaan sebesar Rp. 52.667 lebih dari total penerimaan, maka dari hasil ini produk kue lapis terap di UKM Lapis Tarakan layak untuk dijalankan. 2) Adapun nilai tambah bahan baku buah terap yang telah diolah menjadi kue lapis terap yaitu sebesar Rp. 1.927.790 per kg. Rasio nilai tambah 96% lebih > dari 40%, maka rasio ini tergolong tinggi. Dan margin keuntungan produk kue lapis terap yaitu sebesar Rp. 1.990.000 yang telah didistribusikan menjadi beberapa faktor seperti pendapatan tenaga kerja sebesar 4%, sumbangan input lain sebesar 3% dan keuntungan 93%.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis nilai tambah produk kakao( Theobroma cacao L. ) di desa antutan ( studi kasus KWT Mawar, binaan UPTD KPH Bulungan

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ANALISIS NILAI TAMBAH PRODUK KAKAO (Theobroma cacao L.) DI DESA ANTUTAN (Studi Kasus KWT Mawar, Binaan UPTD KPH BULUNGAN) Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengetahui bagaimana proses produksi cokelat di KWT Mawar, Desa Antutan Kecamatan Tanjung Palas, Kabuaten Bulungan, 2) menganalisis besarnya nilai tambah produk cokelat menggunakan analisis metode Hayami. Data yabg digunakan yaitu data primer dan data sekunder, analisis yang digunakan analisis deskriptif kuantitatif. Metode penelitian yang digunakan adalah Snowball Sampling melalui observasi langsung dan wawancara kepada staff KPH Bulungan sebagai sampel pertama untuk mendapatkan informasi dan dilanjutkan dengan ketua KWT Mawar yang akan dijadikan reponden. Analisis digunakan untuk menganalisis gambaran umum proses produksi cokelat dan menghitung nilai tambah menggunakan metode Hayami. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan kakao lokal menjadi cokelat di KWT PT Mawar Desa Antutan memberikan rasio nilai tambah sebesar 89% yang termasuk dalam kategori tinggi, marjin pendapatan tenaga kerja langsung sebesar 5% sumbangan input lain sebesar 6% dan keuntungan sebesar 89%. Dari hasil penelitian disimpulkan bahawa kakao lokal memberikan keuntungan dalam hal kualitas dan kuantitas produksi cokelat. Kata Kunci: Cokelat, Proses Produksi, Nilai Tambah Dan Metode Hayami

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS NILAI TAMBAH DAN SKALA EKONOMI INDUSTRI OLAHAN BANDENG TANPA DURI DI KOTA TARAKAN (Studi Kasus UMKM D’Baloy)

2024•

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis besarnya nilai tambah industri olahan bandeng tanpa duri yang ada di kota Tarakan dan menganalisis skala ekonomi indusri olahan bandeng tanpa duri yang ada di Kota Tarakan. Metode analisis data yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah umkm D’baloy. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, nilai tambah yang di hasilkan oleh UMKM D’baloy dalam pengolahan bandeng tanpa duri adalah sebesar Rp.32.064,- dengan rasio (61,07%) yang berati bahwa pengolahan bandeng tanpa duri tergolong dalam nilai tambah tinggi karna rasio yang di dapatkan lebih dari 40% (61,07%>40%). Dari perhitungan skala ekonomi menggunakan metode regresi linear berganda dengan dan menggunakan aplikasi Eviews dapat disimpulkan bahwa skala industri bandeng tanpa duri pada UMKM D’baloy berada pada posisi increasing return to scale atau dalam skala yang meningkat, artinya peningkatan input akan meningkatkan nilai output yang lebih besar.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS NILAI TAMBAH DAN KELAYAKAN USAHA INDUSTRI OLAHAN IKAN BANDENG DI KOTA TARAKAN

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis besarnya nilai tambah industri olahan ikan bandeng yang ada di kota Tarakan dan menganalisis kelayakan usaha industri olahan ikan bandeng yang ada di Kota Tarakan. Metode analisis data yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah UMKM olahan ikan bandeng di kota Tarakan yang berjumlah tujuh UMKM. Berdasarkan hasil penelitian analisis nilai tambah diketahui bahwa ada enam UMKM yang memiliki rasio nilai tambah tinggi dengan kriteria lebih dari 40%. Yaitu UMKM rizwi dengan Rasio nilai tambah 48.17%, UMKM Rumah Ratu Industri 58,63% dan 43,69%, UMKM Dreams 69,91%, UMKM Mak Atoen 78,49% UMKM fatikah jaya 60,65%, UMKM Malundra 73,56%. Dan ada satu UMKM yang memiliki rasio nilai tambah dengan kriteria sedang kurang 15% - 40% yaitu UMKM Nn kitchen dengan rasio nilai tambah 35,90% dan 37,36%. Dari perhitungan kelayakan usaha menggunakan metode R/C ratio, BCR, BEP Harga dan BEP produksi, maka UMKM olahan ikan bandeng yang ada di Kota Tarakan Layak untuk dijalankan di karenakan R/C > 1, BCR > 0 , BEP harga dari harga dan BEP Produksi dari produksi.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Nilai Tambah Produk Tahu (Studi Kasus : UD Sri Rahayu, Kecamatan Bunyu, Kabupaten Bulungan)

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai tambah produk tahu menggunakan analisis metode Hayami dengan fokus pada penggunaan kedelai impor dalam proses produksi dan mengetahui bagaimana proses produksi tahu di UD Sri Rahayu Kecamatan Bunyu, Kabupaten Bulungan. Masalah yang menjadi fokus adalah kesenjangan antara permintaan pasar akan tahu dan ketersediaan kedelai lokal yang tidak mencukupi untuk memenuhi permintaan tersebut. Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi apakah penggunaan kedelai impor yang memiliki harga dan kualitas yang berbeda dengan kedelai lokal, dapat memberikan keuntungan tambahan dalam proses produksi tahu. Metode penelitian sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Data dikumpulkan melalui observasi langsung dan wawancara dengan pemilik UD Sri Rahayu, seorang produsen tahu lokal yang menggunakan kedelai impor dalam produksinya. Analisis dilakukan untuk menggambarkan proses produksi tahu di UD Sri Rahayu dan mengukur nilai tambah produk tahu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan kedelai impor menjadi tahu di UD Sri Rahayu telah memberikan nilai tambah sebesar 33,31% yang termasuk dalam kategori sedang, marjin pendapatan tenaga kerja langsung sebesar 22,58%, sumbangan input lain sebesar 10,58% dan keuntungan sebesar 66,84%. Proses produksi tahu di UD Sri Rahayu melibatkan langkah-langkah yang cermat untuk memastikan kualitas produk akhir. Kedelai impor memberikan keuntungan dalam hal kualitas dan kuantitas produksi tahu.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS NILAI TAMBAH UBI KAYU (Manihot Utilissima) MENJADI SAGU DI DESA DERALON KEC. LUMBIS KABUPATEN NUNUKAN

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Salah satu sub sektor pertanian yang cukup penting dalam pembangunan ekonomi nasional adalah sub sektor pangan, ubi kayu merupakan salah satu komoditi tanaman pangan yang penting dan sangat strategis karena pengolahan ubi kayu akan memperoleh hasil lanjutan berupa proses produksi. Ubi kayu memiliki nilai tambah jika diolah menjadi produk jadi maupun setengah jadi. Wilayah yang mengalami perkembangan dalam usaha pengolahan ubi kayu terdapat di Desa Deralon Kecamatan Lumbis kabupaten Nunukan. Adanya agroindustri yang mendukung nilai tambah produk pertanian sangat bermanfaat dalam peningkatan pendapatan masyarakat desa. Penelitian ini termasuk penelitian populasi atau metode sampel jenuh (sensus), Data yang digunakan adalah kualitatif dan kuantitatif. Metode pengumpulan data yaitu kuisioner, observasi, wawancara, studi pustaka dan dokumentasi. Analisis data menggunakan deskriptif kuantitatif karena bertujuan untuk menganalisis nilai tambah ubi kayu menjadi sagu. Bahan baku dan peralatan yang digunakan dalam pembuatan sagu yaitu ubi kayu, peralatan produksi yang dibutuhkan adalah mesin penggiling ubi, baskom besar, dan saringan. Adapun proses produksi yaitu pengupasan, pencucian, penggilingan, pemerasan, pendiaman, dan pengemasan. Berdasarkan hasil pembahasan dapat disimpulkan pengolahan sagu ubi kayu memberikan pendapatan sebesar Rp.274.882 per produksi, nilai tambah yang dinikmati dari usaha ini sebesar Rp.13.611/kg bahan baku yang dimanfaatkan. Nilai tambah ini merupakan keuntungan yang didapatkan dari usaha sagu ubi kayu dalam 1 kilogram penggunaan bahan baku. Dengan adanya pengolahan ubi kayu menjadi sagu memberikan keuntungan tersendiri bagi masyarakat Desa Deralon dimana selain masyarakat dapat menjadikan sagu ubi kayu sebagai ladang usaha, masyarakat juga dapat terus melestarikan adat budaya yaitu makanan tradisional khas suku Dayak.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Pendapatan dan Nilai Tambah Usaha Industri Rumah Tangga Pengolahan Ikan Bandeng di Kota Tarakan

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pendapatan dan nilai tambah usaha industri pengolahan ikan bandeng di Kota Tarakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif dengan metode analisis deskriptif. Penelitian ini hanya menggunakan satu sampel yaitu home industri dream’s. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Jenis dan sumber data yaitu data primer yang didukung dengan data sekunder. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisis pendapatan dan analisis nilai tambah menggunakan metode hayami. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pendapatan bersih dari usaha home industry dream’s adalah sebesar Rp.2.958.770 per produksi dan nilai tambah dari pengolahan ikan bandeng adalah sebesar Rp. 20.392/kg dalam satu kali produksi atau 51% dari nilai produk. Rasio nilai tambah yang didapatkan pada ikan bandeng home industry dream’s termasuk dalam kategori nilai tambah tinggi

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS NILAI TAMBAH KEDELAI (Glycine max L.) MENJADI TAHU “TAPONG DJOERAGAN” DI UD SUMBER MULYA KOTA TARAKAN KALIMANTAN UTARA

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kedelai merupakan salah satu produk hasil pertanian yang dimanfaatkan oleh beberapa orang untuk dijadikan usaha khususnya di Kota Tarakan. Kedelai yang diolah menjadi tahu tapong djoeragan agar memperoleh harga jual yang lebih tinggi di pasaran. Dengan adanya kegiatan usaha pengolahan kedelai menjadi tahu tapong djoeragan yang mengubah bentuk primer menjadi produk baru yang lebih tinggi nilai ekonomisnya setelah melalui proses produksi, maka akan dapat memberikan nilai tambah karena dikeluarkan biaya-biaya sehingga terbentuk harga yang lebih tinggi dan keuntungan yang lebih besar bila dibandingkan tanpa melalui proses produksi. Untuk mengetahui besar nilai tambah yang diberikan oleh tahu tapong djoeragan pada kedelai sebagai bahan baku maka diperlukan analisis nilai tambah sehingga bisa diketahui apakah usaha yang dijalankan tersebut efisien dan memberikan keuntungan. Tujuan penelitian ini adalah (1) Mengetahui pengelolahan kacang kedelai menjadi tahu tapong djoeragan (2) Menganalisis pendapatan pada olahan tahu tapong djoeragan yang ada pada umkm UD Sumber Mulya di Kota Tarakan (3) Mengetahui nilai bep pada tahu tapong djoeragan yang ada di umkm UD Sumber Mulya di Kota Tarakan (4) Mengetahui nilai tambah dari bahan baku kedelai menjadi tahu tapong djoeragan. Metode penentuan sampel menggunakan metode purposive sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah pendiri umkm UD Sumber Mulya. Adapun analisis data yang digunakan analisis deskriptif, analisis pendapatan, analisis bep dan analisis nilai tambah dengan menggunakan metode hayami. Berdasarkan hasil penelitian, nilai tambah yang diperoleh pengusaha untuk produksi tahu tapong djoeragan sebesar Rp. 27.320 per kg sehingga rasio nilai tambah tahu tapong djoeragan tergolong tinggi (66,63% ≥ 50%).

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS KEUNTUNGAN DAN NILAI TAMBAH PRODUK OLAHAN KOPI UMKM MACK ATOEN DI KOTA TARAKAN

2021•

Penelitian ini bermaksud menjawab dua pertanyaan terkait dengan keuntungan dan nilai tambah produk olahan kopi di UMKM Mack Atoen di Kota Tarakan. Pertama berapakah keuntungan produk olahan kopi di UMKM Mack Atoen Kota Tarakan ? Kedua berapa besar nilai tambah produk olahan kopi di UMKM Mack Atoen Kota Tarakan ?. Dengan latar belakang ingin melihat keuntungan dan nilai tambah produk kopi dengan bahan rempah-rempah khas Tidung. Metode penentuan sampel menggunakan purposive sampling dengan penentuan sampel adalah UMKM Mack Atoen dan informan kunci berdasarkan pertimbangan adalah pemilik usaha UMKM Mack Atoen salah satu UMKM yang mengolah kopi khas Tidung Kalimantan Utara. Adapun analisis data yaitu analisis biaya (biaya tetap, biaya variabel, penerimaan dan keuntungan) dan analisis nilai tambah M, Dawan Rahardjo meliputi (nilai produk akhir, nilai bahan baku, jumlah bahan baku, biaya penolong, biaya penyusutan, biaya antara, nilai tambah bruto, nilai tambah netto dan nilai tambah per bahan baku) dengan menetapkan semua perhitungan adalah satu kali produksi. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa total penerimaan dua produk Kupi Babok dan Kupi Jantan sebesar Rp 6.000.000 per produksi. Nilai tambah yang dimiliki UMKM Mack Atoen ini memiliki keuntungan dalam masa pandemi covid-19 yang dapat dilihat dari nilai tambah bruto, netto dan per bahan bakunya. Pertama untuk Kupi Babok memiliki keuntungan sebesar Rp. 1.021.000, Kupi Jantan sebesar Rp. 2.718.000. Kedua nilai tambah bruto Kupi Babok sebesar Rp. 1.105.000 , nilai tambah netto Rp. 1.093.768 dan nilai tambah per bahan baku Rp. 110.500. Ketiga nilai tambah bruto Kupi Jantan Rp. 2.802.000, nilai tambah netto Rp. 2.790.768 dan nilai tambah per bahan baku Rp. 280.200. Penggunaan biaya eksplisit produk Kupi Babok dan Kupi Jantan mulai dari biaya bahan baku, biaya gaji karyawan, biaya pembelian perlengkapan dan peralatan dari produsen itu sendiri. Penggunaan tenaga kerja dari luar bukan dari kalangan keluarga. Kata Kunci : Nilai Tambah , Keuntungan , Produk Kopi , UMKM

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS PROFITABILITAS DAN NILAI TAMBAH USAHA SKALA RUMAH TANGGA GULA KELAPA DI DESA GUNUNG PUTIH KECAMATAN TANJUNG PALAS

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Desa Gunung Putih menjual buah kelapa tua dan buah kelapa muda dengan harga rendah, tanpa mengolah nira menjadi gula kelapa nilai jual buah kelapa sangat rendah. Selain itu, usaha skala rumah tangga gula kelapa bapak Imam Ahmadi juga tidak memiliki pembukuan tentang biaya-biaya yang dikeluarkan saat melakukan proses produksi sehingga, bapak Imam Ahmadi tidak mengetahui pasti persentase keuntungan yang diperoleh dari modal yang dikeluarkan. Tujuan dalam penelitian ini yaitu 1). Bagaimanakah proses produksi gula kelapa usaha skala rumah tangga bapak Imam Ahmadi, 2). Berapakah nilai profitabilitas produksi gula kelapa usaha skala rumah tangga bapak Imam Ahmadi, 3). Berapakah nilai tambah produk gula kelapa gula kelapa usaha skala rumah tangga bapak Imam Ahmadi. Lokasi penelitian di RT 20 Desa Gunung Putih Kecamatan Tanjung Palas Kabupaten Bulungan Provinsi Kalimantan Utara. Pemilihan lokasi dilakukan secara sengaja. Metode penentuan sampel dilakukan secara sengaja (Purposive Sampling). Jenis data dalam penelitian yaitu data kualitatif dan data kuantitaif. Berdasarkan sumber data yaitu data primer dan data sekunder. Metode pengumpulan data yaitu koesioner dan dokumentasi. Proses produksi gula kelapa usaha skala rumah tangga bapak meliputi penyiapan bahan, alat, proses pengolahan meliputi penyadapan nira, pemasakan, pencetakan dan pengemasan gula kelapa. Nilai profitabilitas produksi gula kelapa usaha skala rumah tangga bapak selama satu bulan produksi sebesar 2,30%>0 kriteria menguntungkan. Nilai tambah produk gula kelapa gula kelapa usaha skala rumah tangga bapak Imam Ahmadi menggunakan metode hayami selama satu bulan proses produksi sebesar Rp.364,200 maka dapat memberikan nilai tambah (positif).

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS NILAI TAMBAH PRODUK IKAN KERING TIPIS DIKELURAHAN JUATA LAUT KECAMATAN TARAKAN UTARA KOTA TARAKAN (Studi Kasus : Usaha Ikan Kering Tipis Bapak Suryanto)

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Nilai tambah (Value added) adalah pertambahan nilai suatu komoditas karena mengalami proses pengolahan, pengangkutan ataupun penyimpanan dalam suatu produksi. Sektor industri khususnya pada industri pengolahan saat ini merupakan sektor yang cukup berkontribusi dalam perekonomian. Kelurahan Juata Laut merupakan salah satu daerah di Kota Tarakan yang sebagian masyarakatnya bergerak di sektor industri ikan kering tipis, terutama pada daerah pesisir. Hal yang mendorong terjadinya pengelompokan industri ikan kering tipis di daerah tersebut yaitu letak geografis yang dekat dengan wilayah laut, dimana wilayah laut pada daerah Juata Laut tersebut banyak ditemukan bahan baku ikan kering tipis yang disebut dengan ikan Nomei (Harpodon nehereus) dan ikan nomei tersebut memiliki nilai yang rendah dan jarang dikonsumsi dalam kondisi ikan segar. Tujuan penelitian ini : 1) Untuk mengetahui biaya produksi pada usaha ikan kering tipis bapak Suryanto. 2) Untuk mengetahui besar keuntungan dan nilai tambah pada usaha produk ikan kering tipis bapak Suryanto. Pengambilan sample pada penelitian ini dilakukan dengan menggunakan purposive sampling dimana sampel diambil berdasarkan pertimbangan bahwa daerah tersebut merupakan salah satu daerah yang masyarakatnya memproduksi hasil laut yaitu ikan nomei menjadi ikan kering tipis khas Kota Tarakan. Data yang dikumpulkan berupa data primer dan data sekunder. Metode analisis dalam penelitian ini menggunakan analisis biaya produksi, penerimaan, pendapatan dan menggunakan Metode Hayami. Hasil penelitian menunjukkan bahwa biaya produksi yang dikeluarkan oleh usaha ikan kering tipis bapak Suryanto yaitu sebesar 5.329.889 per produksi. Nilai tambah yang diperoleh dari usaha ikan kering tipis bapak Suryanto memberikan nilai tambah sebesar Rp. 9.827/kg dengan rasio nilai tambah sebesar 63%. Dan keuntungan yang diperoleh dari pengolahan ikan kering tipis ini adalah Rp. 7.072/kg dengan tingkat keuntungan sebesar 45%.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

DIVERSIFIKASI DAN NILAI TAMBAH PRODUK OLAHAN RUMPUT LAUT DI UMKM AR-RAIHAN, KOTA TARAKAN

2021•

UMKM Ar-Raihan, Kota Tarakan ini memiliki peluang yang menjanjikan untuk terus dikembangkan mengingat produk yang dihasilkan adalah inovasi baru terutama dalam menunjang produk olahan baru dari rumput laut dalam meningkatkan keuntungan dan nilai tambah bagi pelaku usaha Penelitian ini bermaksud menjawab dua pertanyaan terkait diversifikasi dan nilai tambah produk olahan rumput laut di UMKM Ar-Raihan pertama, Untuk mengetahui diversifikasi produk olahan rumput laut yang paling diminati di UMKM Ar-Raihan.Kedua, untuk mengetahui nilai tambah yang diperoleh dari produk chips nori dan brownis rumput laut. Metode penentuan sampel menggunakan metode purposive sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah pemilik yang mengelola UMKM Ar-Raihan adapun analisis data yang digunakan analisis Analisis Deskriptif , Analisis Total Biaya, Analisis Penerimaan, Penyusutan, dan Metode Hayami. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa : pertama , UMKM Ar-Raihan melakukan kegiatan diversifikasi produk dengan berbahan dasar rumput laut dimana produk yang sudah dibuat di UMKM Ar-Raihan diantaranya Dodol, Brownies, Pilus, Coklat jelly, Pangsit, Agar-Agar, Chips Nori, Nugget. Dari beberapa macam produk olahan diversifikasi rumput laut di UMKM Ar-Raihan, produk olahan chips nori dan brownis rumput laut merupakan produk dengan peminat konsumen yang tinggi dan masih sering di produksi oleh UMKM Ar-Raihan Kedua: Nilai Tambah yang diperoleh UMKM Ar-Raihan dalam kegiatan produksi chips nori yaitu sebesar Rp. 1.563.323 dan rasio nilai tambah sebesar 86,85% yang tergolong dalam rasio tinggi. Kemudian nilai tambah brownis rumput laut sebesar Rp. 1.619.816 dan rasio nilai tambah sebesar 91,11% yang tergolong dalam rasio tinggi.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS NILAI TAMBAH KERUPUK IKAN TIPIS PEPIJA DI KOTA TARAKAN (STUDI KASUS DI UMKM AL-IZZA)

2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Abstrak Penelitian ini bemaksud melihat besarnya nilai tambah yang di hasilkan dari usaha kerupuk ikan tipis di Umkm Al-izza dan melihat seberapa besar keuntungan yang diperoleh Umkm Al-izza. Tujuan dari penelitian adalah Pertama, Menganalisis nilai tambah yang dihasilkan dari usaha pengelolah kerupuk ikan tipis di Umkm Al-izza.Kedua, Menganalisis besarnya keuntungan yang diperoleh Umkm Al-izza. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode penentuan sampel purposive sempling yang merupakan teknik pengambilan sampel sumber data berdasarkan pertimbngan tertentu. Hasil Analisis data menunjukan bahwa. Pertama, Nilai tambah bahan baku ikan tipis (pepija) yang diolah menjadi kerupuk ikan tipis sebesar Rp. 40,496 per kg. dengan tingkat rasio nilai tambah sebesar 10% rasio nilai tambah ini tergolong rendah karena memiliki persentase ≤ 50%. Hal ini berarti, nilai tambah yang dihasilkan dari proses pengolahan ikan pepija menjadi kerupuk ikan tipis pada skala industri rumah tangga di daerah penelitian tergolong rendah. Keuntungan yang dihasilkan dari proses pengolahan ikan pepija menjadi kerupuk ikan tipis pada skala industri rumah tangga di daerah kelurahan kampung empat kecamatan tarakan timur adalah sebesar Rp. 34.946.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail