Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

13 hasil
Penulis: LUKAS
DaftarKartu
BookOpen AccessMetadata saja

PERAN LEMBAGA ADAT DALAM MENCEGAH PENCEMARAN SUNGAI DI DESA LONG AMPUNG KECAMATAN KAYAN SELATAN

2026•

Penelitan ini bertujuan untuk menganalisis Peran Lembaga Adat Dalam Mencegah Pencemaran Sungai di Desa Long Ampung Kecamatan Kayan Selatan. Berdasarkan latar belakang, maka dua permasalahan yang diangkat dalam penelitan ini adalah, Peran lembaga adat dalam menjaga kebersihan dan kelestarian sungai di Desa Long Ampung dan yang kedua adalah efektivitas peran lembaga adat dalam menegakkan aturan terkait pencemaran sungai. Penelitan ini menggunkan tipe penelitian hukum normatif, dengan pendekatan yang digunakan adalah pendekatan peraturan perundang-undangan (Statute approach) dan pendekatan konseptual (conceptual approach). Berdasarkan hasil penelitian, Lembaga adat Desa Long Ampung berperan menjaga kebersihan dan kelestarian sungai melalui aturan adat, konservasi, dan edukasi. Mereka melarang pembuangan limbah serta penggunaan bahan kimia berbahaya, menerapkan sistem Tana' Ulen untuk menjaga ekosistem, dan mengatur penangkapan ikan secara berkelanjutan. Kepercayaan terhadap roh penjaga sungai juga mendorong penghormatan terhadap alam, yang diwujudkan dalam ritual adat seperti Peti Nyin. Efektivitas lembaga adat dalam menegakkan aturan pencemaran sungai di Desa Long Ampung berjalan efektif karena berlandaskan pada Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa dan Perda Kabupaten Malinau Nomor 10 Tahun 2012 tentang Pengakuan dan Perlindungan Hak-Hak Masyarakat Adat. Hukum adat diakui sebagai bentuk kearifan lokal yang sah dan mampu menyelesaikan persoalan secara damai. Penerapan sanksi adat, seperti denda, bersifat preventif dan efektif mencegah pelanggaran berulang.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PERAN LEMBAGA ADAT DALAM MENCEGAH PENCEMARAN SUNGAI DI DESA LONG AMPUNG KECAMATAN KAYAN SELATAN

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitan ini bertujuan untuk menganalisis Peran Lembaga Adat Dalam Mencegah Pencemaran Sungai di Desa Long Ampung Kecamatan Kayan Selatan. Berdasarkan latar belakang, maka dua permasalahan yang diangkat dalam penelitan ini adalah, Peran lembaga adat dalam menjaga kebersihan dan kelestarian sungai di Desa Long Ampung dan yang kedua adalah efektivitas peran lembaga adat dalam menegakkan aturan terkait pencemaran sungai. Penelitan ini menggunkan tipe penelitian hukum normatif, dengan pendekatan yang digunakan adalah pendekatan peraturan perundang-undangan (Statute approach) dan pendekatan konseptual (conceptual approach). Berdasarkan hasil penelitian, Lembaga adat Desa Long Ampung berperan menjaga kebersihan dan kelestarian sungai melalui aturan adat, konservasi, dan edukasi. Mereka melarang pembuangan limbah serta penggunaan bahan kimia berbahaya, menerapkan sistem Tana' Ulen untuk menjaga ekosistem, dan mengatur penangkapan ikan secara berkelanjutan. Kepercayaan terhadap roh penjaga sungai juga mendorong penghormatan terhadap alam, yang diwujudkan dalam ritual adat seperti Peti Nyin. Efektivitas lembaga adat dalam menegakkan aturan pencemaran sungai di Desa Long Ampung berjalan efektif karena berlandaskan pada Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa dan Perda Kabupaten Malinau Nomor 10 Tahun 2012 tentang Pengakuan dan Perlindungan Hak-Hak Masyarakat Adat. Hukum adat diakui sebagai bentuk kearifan lokal yang sah dan mampu menyelesaikan persoalan secara damai. Penerapan sanksi adat, seperti denda, bersifat preventif dan efektif mencegah pelanggaran berulang.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

EFEKTIVITAS DAN KONTRIBUSI PAJAK DAERAH TERHADAP PENDAPATAN ASLI DAERAH DI KOTA TARAKAN TAHUN 2019-2024

2025•

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat efektivitas dan kontribusi pajak daerah dalam meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) Kota Tarakan. Pajak daerah yang diteliti meliputi seluruh jenis pajak yang dipungut oleh Pemerintah Kota Tarakan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan alat analisis rasio efektivitas dan kontribusi, serta analisis Tipologi Klassen untuk melihat posisi kinerja masing-masing jenis pajak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata efektivitas pajak daerah Kota Tarakan selama tahun 2019–2024 sebesar 96,12% yang termasuk dalam kriteria efektif. Sementara itu, rata-rata kontribusi pajak daerah terhadap PAD pada tahun 2019- 2024 sebesar 9,10% yang termasuk dalam kriteria sangat kurang. Analisis Tipologi Klassen menunjukkan bahwa Pajak Hotel, Restoran, dan BPHTB masuk Kuadran I (efektif dan kontribusi tinggi); Reklame, Parkir, dan Air Tanah di Kuadran II (efektif namun kontribusi rendah); Hiburan, Sarang Burung Walet, dan Mineral Bukan Logam dan Batuan di Kuadran III (tidak efektif dan kontribusi rendah); serta Penerangan Jalan dan PBB-P2 di Kuadran IV (tidak efektif namun kontribusi tinggi).Bagi peneliti selanjutnya disarankan untuk melakukan kajian dengan periode yang lebih panjang dan memperluas wilayah penelitian agar hasil yang diperoleh lebih lengkap dan sesuai dengan kondisi nyata di daerah tersebut.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

EFEKTIVITAS DAN KONTRIBUSI PAJAK DAERAH TERHADAP PENDAPATAN ASLI DAERAH DI KOTA TARAKAN TAHUN 2019-2024

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat efektivitas dan kontribusi pajak daerah dalam meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) Kota Tarakan. Pajak daerah yang diteliti meliputi seluruh jenis pajak yang dipungut oleh Pemerintah Kota Tarakan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan alat analisis rasio efektivitas dan kontribusi, serta analisis Tipologi Klassen untuk melihat posisi kinerja masing-masing jenis pajak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata efektivitas pajak daerah Kota Tarakan selama tahun 2019–2024 sebesar 96,12% yang termasuk dalam kriteria efektif. Sementara itu, rata-rata kontribusi pajak daerah terhadap PAD pada tahun 2019- 2024 sebesar 9,10% yang termasuk dalam kriteria sangat kurang. Analisis Tipologi Klassen menunjukkan bahwa Pajak Hotel, Restoran, dan BPHTB masuk Kuadran I (efektif dan kontribusi tinggi); Reklame, Parkir, dan Air Tanah di Kuadran II (efektif namun kontribusi rendah); Hiburan, Sarang Burung Walet, dan Mineral Bukan Logam dan Batuan di Kuadran III (tidak efektif dan kontribusi rendah); serta Penerangan Jalan dan PBB-P2 di Kuadran IV (tidak efektif namun kontribusi tinggi).Bagi peneliti selanjutnya disarankan untuk melakukan kajian dengan periode yang lebih panjang dan memperluas wilayah penelitian agar hasil yang diperoleh lebih lengkap dan sesuai dengan kondisi nyata di daerah tersebut.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Asuhan Kebidanan pada Balita Dengan Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) Menggunakan Teknik Clapping Dada dan Terapi Uap Minyak Kayu Putih di wilayah kerja Puskesmas Tanjung Lapang

2025•

Riset di negara berkembang menunjukkan bahwa 20 – 35 % kematian bayi dan anak balita disebabkan oleh ISPA. Diperkirakan 2 – 5 juta bayi dan anak balita diberbagai negara setiap tahun mati karena infeksi saluran pernafasan akut. ISPA merupakan penyakit yang menginfeksi saluran pernapasan atas maupun bawah yang berlangsung hingga 14 hari dengan beberapa gejala yang muncul yaitu demam, batuk, pilek. Clapping atau Chest Percussion adalah fisioterapi dada yang dilakukan dengan cara menepuk dengan telapak tangan membentuk seperti cup pada bagian tulang dada anterior (depan) dan posterior (belakang) dengan tujuan mengeluarkan secret yang terperangkap di saluran pernapasan anak. Sedangkan terapi uap minyak kayu putih merupakan salah satu upaya nonfarmakologi dalam penanganan ISPA yaitu dengan memberikan beberapa tetes minyak kayu putih dalam air hangat cenderung panas sekitar 45 ° C selanjutnya akan dihirup oleh anak selama 10 menit. Terapi uap minyak kayu putih dapat melegakan pernapasan, mengurangi hidung tersumbat, secret lebih encer sehingga mudah dikeluarkan. Minyak kayu putih bersifat dekongestan sehingga meningkatkan bersihan jalan napas pada penderita ISPA. Tujuan dari asuhan kebidanan ini adalah ingin melihat bagaimana pengaruh pemberian clapping dada dan terapi uap minyak kayu putih terhadap frekuensi pernapasan, bunyi tambahan dan pengeluaran secret pada anak. Jenis penelitian ini adalah studi kasus berupa asuhan kebidanan pada balita dengan Infeksi Saluran pernapasan akut menggunakan Teknik clapping/perkusi dada dan terapi uap minyak kayu putih. Hasil asuhan kebidanan ini ditemukan bahwa ada perbaikan frekuensi nafas, pengurangan bunyi nafas tambahan dan pengeluaran sputum yang lebih encer pada anak setelah mendaparkan perlakuan selama tiga hari berturut-turut dan dilakukan dua kali sehari pagi dan sore hari.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Asuhan Kebidanan pada Balita Dengan Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) Menggunakan Teknik Clapping Dada dan Terapi Uap Minyak Kayu Putih di wilayah kerja Puskesmas Tanjung Lapang

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Riset di negara berkembang menunjukkan bahwa 20 – 35 % kematian bayi dan anak balita disebabkan oleh ISPA. Diperkirakan 2 – 5 juta bayi dan anak balita diberbagai negara setiap tahun mati karena infeksi saluran pernafasan akut. ISPA merupakan penyakit yang menginfeksi saluran pernapasan atas maupun bawah yang berlangsung hingga 14 hari dengan beberapa gejala yang muncul yaitu demam, batuk, pilek. Clapping atau Chest Percussion adalah fisioterapi dada yang dilakukan dengan cara menepuk dengan telapak tangan membentuk seperti cup pada bagian tulang dada anterior (depan) dan posterior (belakang) dengan tujuan mengeluarkan secret yang terperangkap di saluran pernapasan anak. Sedangkan terapi uap minyak kayu putih merupakan salah satu upaya nonfarmakologi dalam penanganan ISPA yaitu dengan memberikan beberapa tetes minyak kayu putih dalam air hangat cenderung panas sekitar 45 ° C selanjutnya akan dihirup oleh anak selama 10 menit. Terapi uap minyak kayu putih dapat melegakan pernapasan, mengurangi hidung tersumbat, secret lebih encer sehingga mudah dikeluarkan. Minyak kayu putih bersifat dekongestan sehingga meningkatkan bersihan jalan napas pada penderita ISPA. Tujuan dari asuhan kebidanan ini adalah ingin melihat bagaimana pengaruh pemberian clapping dada dan terapi uap minyak kayu putih terhadap frekuensi pernapasan, bunyi tambahan dan pengeluaran secret pada anak. Jenis penelitian ini adalah studi kasus berupa asuhan kebidanan pada balita dengan Infeksi Saluran pernapasan akut menggunakan Teknik clapping/perkusi dada dan terapi uap minyak kayu putih. Hasil asuhan kebidanan ini ditemukan bahwa ada perbaikan frekuensi nafas, pengurangan bunyi nafas tambahan dan pengeluaran sputum yang lebih encer pada anak setelah mendaparkan perlakuan selama tiga hari berturut-turut dan dilakukan dua kali sehari pagi dan sore hari.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

ANALISIS KEMAMPUAN MEMBACA PEMAHAMAN PADA SISWA KELAS 5B SDN 043 TARAKAN

2024•Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan membaca pemahaman yang ada pada siswa kelas 5B SDN 043 Tarakan menggunakan pendekatan kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan analisis hasil tes. Subjek penelitian ini adalah siswa-siswa kelas 5B SDN 043 Tarakan yang memiliki tingkat kesulitan membaca pemahaman yang bervariasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa-siswa memiliki kesulitan yang berbeda dalam memahami teks yang mereka baca, seperti kesulitan dalam memahami kosakata, menarik. Implikasi dari penelitian ini adalah perlunya pendekatan pembelajaran yang beragam dan disesuaikan dengan kebutuhan serta tingkat kesulitan membaca pemahaman masing-masing siswa.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Pengaruh pijat bayi terhadap peningkatan berat badan dan perkembangan motorik kasar pada bayi usia 0 - 11 bulan di wilayah kerja Puskesmas Tanjung Lapang

2024•

Praktik pijat bayi merupakan sebuah kearifan lokal turun temurun yang dilakukan oleh nenek moyang kita sejak dulu. Jadi dapat dikatakan bahwa, pijat bayi merupakan salah satu teknik yang umum diberikan pada bayi atau anak yang sedang sakit untuk membantu penyembuhannya. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian pijat bayi terhadap peningkatan berat badan dan perkembangan Motorik Kasar bayi umur 0 s/d 11 bulan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif quasy experiment dengan pendekatan pre and post test design without control group. Analisis data penelitian menggunakan analisis univariat dan analisis bivariat menggunakan Uji Wilcoxon. Nilai rata-rata berat badan bayi sebelum perlakuan pijat adalah 6016, 6667 dengan standar deviasi 2113, 33302 sedangkan nilai rata-rata berat badan bayi setelah menerima perlakuan pijat bayi selama 4 minggu atau 8 kali adalah 6680, 5556 dengan standar deviasi 1918,72651 dengan nila P Value 0,05 yaitu 0,000. Sedangkan untuk nilai rata-rata perkembangan motori kasar setelah perlakuan adalah 2,22 dengan standar deviasi 0,428 dengan hasil uji Wilcoxon didapatkan P value 0,05 yaitu 0,025. Kesimpulan penelitian ini didasarkan pada hasil Asymp. Sig. (2-tailed) 005 artinya ada pengaruh pijat bayi terhadap kenaikan berat badan dan perkembangan motorik kasar bayi. Kata kunci : Pijat bayi, berat badan, motorik kasar

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh pijat bayi terhadap peningkatan berat badan dan perkembangan motorik kasar pada bayi usia 0 - 11 bulan di wilayah kerja Puskesmas Tanjung Lapang

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Praktik pijat bayi merupakan sebuah kearifan lokal turun temurun yang dilakukan oleh nenek moyang kita sejak dulu. Jadi dapat dikatakan bahwa, pijat bayi merupakan salah satu teknik yang umum diberikan pada bayi atau anak yang sedang sakit untuk membantu penyembuhannya. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian pijat bayi terhadap peningkatan berat badan dan perkembangan Motorik Kasar bayi umur 0 s/d 11 bulan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif quasy experiment dengan pendekatan pre and post test design without control group. Analisis data penelitian menggunakan analisis univariat dan analisis bivariat menggunakan Uji Wilcoxon. Nilai rata-rata berat badan bayi sebelum perlakuan pijat adalah 6016, 6667 dengan standar deviasi 2113, 33302 sedangkan nilai rata-rata berat badan bayi setelah menerima perlakuan pijat bayi selama 4 minggu atau 8 kali adalah 6680, 5556 dengan standar deviasi 1918,72651 dengan nila P Value 0,05 yaitu 0,000. Sedangkan untuk nilai rata-rata perkembangan motori kasar setelah perlakuan adalah 2,22 dengan standar deviasi 0,428 dengan hasil uji Wilcoxon didapatkan P value 0,05 yaitu 0,025. Kesimpulan penelitian ini didasarkan pada hasil Asymp. Sig. (2-tailed) 005 artinya ada pengaruh pijat bayi terhadap kenaikan berat badan dan perkembangan motorik kasar bayi. Kata kunci : Pijat bayi, berat badan, motorik kasar

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS KEMAMPUAN MEMBACA PEMAHAMAN PADA SISWA KELAS 5B SDN 043 TARAKAN

2024•

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan membaca pemahaman yang ada pada siswa kelas 5B SDN 043 Tarakan menggunakan pendekatan kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan analisis hasil tes. Subjek penelitian ini adalah siswa-siswa kelas 5B SDN 043 Tarakan yang memiliki tingkat kesulitan membaca pemahaman yang bervariasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa-siswa memiliki kesulitan yang berbeda dalam memahami teks yang mereka baca, seperti kesulitan dalam memahami kosakata, menarik. Implikasi dari penelitian ini adalah perlunya pendekatan pembelajaran yang beragam dan disesuaikan dengan kebutuhan serta tingkat kesulitan membaca pemahaman masing-masing siswa.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

KAJIAN KEBERADAAN HAMA TIKUS PADA AREAL BUDIDAYA TANAMAN PADI DI PULAU TARAKAN

2023•Koleksi Perpustakaan

perlu diketahui sebagai dasar dalam pengambilan keputusan. Penelitian ini bertujuan untuk; (1) mengidentifikasi jenis tikus yang ditemukan pada areal budidaya tanaman padi di Pulau Tarakan, dan (2) menjelaskan pengaruh lokasi, waktu, dan posisi perangkap berbeda terhadap keberadaan (hama tikus yang teperangkap) pada areal budidaya tanaman padi di Pulau Tarakan. Penelitian menggunakan metode survei dengan menggunakan perangkap sebanyak 8 titik pada tiga lokasi yakni Mamburungan, Mamburungan Timur, dan Tanjung Pasir. Pemasangan perangkap dilakukan selama 7 kali waktu pengambilan dengan jarak antar pengambilan selama15 hari. Data atau parameter utama pada penelitian ini yakni: (a) spesies/morfospecies dan jumlah hama tikus per lokasi, waktu pengambilan sampel dan posisi/zona peletakan perangkap. Analisis menggunakan statistik non parametrik (perbandingan lebih dua rata-rata) dengan skala pengukuran kategorik ordinal yakni menggunakan Uji Chi-Square χ2. Hasil penelitan menunjukkan Hama tikus yang ditemukan pada areal budidaya tanaman padi di Pulau Tarakan terdiri dari tiga jenis yakni R. argentiventer, R. tiomanicus, dan R. exulans dengan masing-masing jumlah terperangkap yakni, 3, 4, dan 1 ekor. Terdapat pengaruh lokasi terhadap keberadaan tikus R. tiomanicus, namun tidak terdapat pengaruh terhadap keberadaan tikus R. argentiventer dan R. exulans Sedangkan, waktu, dan posisi perangkap yang berbeda tidak berpengaruh terhadap seluruh jenis yang ditemukan pada areal budidaya tanaman padi.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

KAJIAN KEBERADAAN HAMA TIKUS PADA AREAL BUDIDAYA TANAMAN PADI DI PULAU TARAKAN

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pemantauan merupakan salah satu bagian dari pengendalian hama tikus. Keberadaan hama tikus perlu diketahui sebagai dasar dalam pengambilan keputusan. Penelitian ini bertujuan untuk; (1) mengidentifikasi jenis tikus yang ditemukan pada areal budidaya tanaman padi di Pulau Tarakan, dan (2) menjelaskan pengaruh lokasi, waktu, dan posisi perangkap berbeda terhadap keberadaan (hama tikus yang teperangkap) pada areal budidaya tanaman padi di Pulau Tarakan. Penelitian menggunakan metode survei dengan menggunakan perangkap sebanyak 8 titik pada tiga lokasi yakni Mamburungan, Mamburungan Timur, dan Tanjung Pasir. Pemasangan perangkap dilakukan selama 7 kali waktu pengambilan dengan jarak antar pengambilan selama15 hari. Data atau parameter utama pada penelitian ini yakni: (a) spesies/morfospecies dan jumlah hama tikus per lokasi, waktu pengambilan sampel dan posisi/zona peletakan perangkap. Analisis menggunakan statistik non parametrik (perbandingan lebih dua rata-rata) dengan skala pengukuran kategorik ordinal yakni menggunakan Uji Chi-Square χ2. Hasil penelitan menunjukkan Hama tikus yang ditemukan pada areal budidaya tanaman padi di Pulau Tarakan terdiri dari tiga jenis yakni R. argentiventer, R. tiomanicus, dan R. exulans dengan masing-masing jumlah terperangkap yakni, 3, 4, dan 1 ekor. Terdapat pengaruh lokasi terhadap keberadaan tikus R. tiomanicus, namun tidak terdapat pengaruh terhadap keberadaan tikus R. argentiventer dan R. exulans Sedangkan, waktu, dan posisi perangkap yang berbeda tidak berpengaruh terhadap seluruh jenis yang ditemukan pada areal budidaya tanaman padi.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Kompensasi Langsung, Motivasi Intrinsik dan Disiplin Kerja Terhadap Kinerja Pegawai PT. Sabindo Raya Gemilang Tarakan

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

This study is to prove the effect of direct compensation (X1) on temporary employees performance (Y), the influence of intrinsic motivation (X2) on temporary employees performance (Y) and the effect of work discipline (X3) on temporary employees performance (Y) at PT.  Sabindo Raya Gemilang Tarakan.  The data used in this research is primary data by distributing questionnaires to the wholesalers of PT. Sabindo Raya Gemilang Tarakan.  the population in this study were 200 contract employees.  The sampling method used is probability sampling with simple random sampling technique.  In this study using the Hair formula, namely by using a minimum sample size of 5-10 observations for each parameter that is estimated, in this study the number of indicators is 20 items multiplied by 5, so based on this formula the number of samples in this study is 100 contract employees of  PT.  Sabindo Raya Gemilang Tarakan.  The data is processed in the form of numerical data (numbers) using a Likert scale.  Data collection methods in this study were interviews and questionnaires.  Methods of data analysis using quantitative methods, namely by using multiple linear regression analysis.  The results of the study prove that direct compensation (X1) has a significant effect on the performance of non-permanent employees (Y) PT.  Sabindo Raya Gemilang Tarakan.  Intrinsic motivation (X2) has a significant effect on the performance of non-permanent employees (Y) PT.  Sabindo Raya Gemilang Tarakan.  And work discipline (X3) affects the performance of non-permanent employees (Y) PT.  Sabindo Raya Gemilang Tarakan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail