2026 · Book ·
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan membaca siswa kelas III di SDN 005 Tinampak 2, di mana sebagian siswa masih mengalami kesulitan dalam mengenal huruf, membaca dengan lancar, serta memahami isi bacaan. Kurangnya motivasi belajar, minimnya pembiasaan literasi di rumah, serta keterbatasan lingkungan literasi menjadi faktor yang memengaruhi kondisi tersebut. Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana peran guru dalam meningkatkan kemampuan membaca siswa kelas III di SDN 005 Tinampak 2. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan peran guru dalam meningkatkan kemampuan membaca siswa kelas III di SDN 005 Tinampak 2. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian adalah guru kelas III dan siswa kelas III. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Uji kredibilitas data dilakukan melalui triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru berperan sebagai pendidik, teladan, dan motivator dalam meningkatkan kemampuan membaca siswa. Sebagai pendidik, guru merencanakan pembelajaran membaca secara bertahap mulai dari pengenalan huruf hingga pemahaman bacaan, serta melaksanakan kegiatan literasi 15 menit sebelum pembelajaran. Sebagai teladan, guru memberikan contoh membaca yang baik dan membiasakan budaya literasi di kelas. Sebagai motivator, guru memberikan dorongan, semangat, serta penghargaan kepada siswa agar lebih percaya diri dalam membaca. Peran tersebut berdampak pada peningkatan kefasihan membaca, pemahaman bacaan, serta penguasaan kosakata siswa meskipun masih terdapat beberapa siswa yang memerlukan pendampingan khusus.
2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan membaca siswa kelas III di SDN 005 Tinampak 2, di mana sebagian siswa masih mengalami kesulitan dalam mengenal huruf, membaca dengan lancar, serta memahami isi bacaan. Kurangnya motivasi belajar, minimnya pembiasaan literasi di rumah, serta keterbatasan lingkungan literasi menjadi faktor yang memengaruhi kondisi tersebut. Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana peran guru dalam meningkatkan kemampuan membaca siswa kelas III di SDN 005 Tinampak 2. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan peran guru dalam meningkatkan kemampuan membaca siswa kelas III di SDN 005 Tinampak 2. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian adalah guru kelas III dan siswa kelas III. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Uji kredibilitas data dilakukan melalui triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru berperan sebagai pendidik, teladan, dan motivator dalam meningkatkan kemampuan membaca siswa. Sebagai pendidik, guru merencanakan pembelajaran membaca secara bertahap mulai dari pengenalan huruf hingga pemahaman bacaan, serta melaksanakan kegiatan literasi 15 menit sebelum pembelajaran. Sebagai teladan, guru memberikan contoh membaca yang baik dan membiasakan budaya literasi di kelas. Sebagai motivator, guru memberikan dorongan, semangat, serta penghargaan kepada siswa agar lebih percaya diri dalam membaca. Peran tersebut berdampak pada peningkatan kefasihan membaca, pemahaman bacaan, serta penguasaan kosakata siswa meskipun masih terdapat beberapa siswa yang memerlukan pendampingan khusus.
2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan membaca siswa kelas III di SDN 005 Tinampak 2, di mana sebagian siswa masih mengalami kesulitan dalam mengenal huruf, membaca dengan lancar, serta memahami isi bacaan. Kurangnya motivasi belajar, minimnya pembiasaan literasi di rumah, serta keterbatasan lingkungan literasi menjadi faktor yang memengaruhi kondisi tersebut. Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana peran guru dalam meningkatkan kemampuan membaca siswa kelas III di SDN 005 Tinampak 2. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan peran guru dalam meningkatkan kemampuan membaca siswa kelas III di SDN 005 Tinampak 2. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian adalah guru kelas III dan siswa kelas III. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Uji kredibilitas data dilakukan melalui triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru berperan sebagai pendidik, teladan, dan motivator dalam meningkatkan kemampuan membaca siswa. Sebagai pendidik, guru merencanakan pembelajaran membaca secara bertahap mulai dari pengenalan huruf hingga pemahaman bacaan, serta melaksanakan kegiatan literasi 15 menit sebelum pembelajaran. Sebagai teladan, guru memberikan contoh membaca yang baik dan membiasakan budaya literasi di kelas. Sebagai motivator, guru memberikan dorongan, semangat, serta penghargaan kepada siswa agar lebih percaya diri dalam membaca. Peran tersebut berdampak pada peningkatan kefasihan membaca, pemahaman bacaan, serta penguasaan kosakata siswa meskipun masih terdapat beberapa siswa yang memerlukan pendampingan khusus.
2026 · Book ·
Penelitan ini bertujuan untuk menganalisis Perlindungan Hukum Bagi Pemegang Sah Hak Atas Tanah Dengan Adanya Sertifikat Ganda. Berdasarkan latar belakang, maka dua permasalahan yang diangkat dalam penelitan ini adalah bagaimana perlindungan hukum terhadap pemegang sah hak atas tanah yang memiliki sertifikat ganda dan peran dan tanggung jawab Badan Pertanahan Nasonal dalam memberikan perlindungan hukum bagi pemegang hak atas tanah dengan sertifikat ganda. Penelitan ini menggunkan tipe penelitian hukum normatif, dengan pendekatan yang digunakan adalah pendekatan peraturan perundang-undangan (Statute approach) dan pendekatan konseptual (conceptual approach). Berdasarkan hasil penelitian, Perlindungan hukum terhadap pemegang hak atas tanah dengan sertifikat ganda berfokus pada kepastian hukum, di mana sertifikat yang pertama kali terdaftar diakui sebagai bukti sah. Sengketa dapat diselesaikan melalui pengadilan atau Badan Pertanahan Nasional (BPN) untuk verifikasi dan investigasi. Pemegang hak sah tetap berhak atas tanah, sehingga penting untuk memastikan prosedur administrasi dilakukan dengan benar untuk menghindari sertifikat ganda. Badan Pertanahan Nasional, berperan dalam memberikan perlindungan hukum bagi pemegang hak atas tanah dengan sertifikat ganda melalui penyelesaian sengketa, validasi sertifikat, dan pengawasan pendaftaran tanah. Jika sengketa tidak dapat diselesaikan secara administratif, mediasi atau arbitrase dapat ditempuh. Pengadilan juga berperan mengadili sengketa terkait keabsahan sertifikat. Selain itu, lembaga tersebut bertanggung jawab dalam pembaruan data pertanahan, penegakan aturan, serta pemberian sanksi administratif terhadap kelalaian yang menyebabkan terbitnya sertifikat ganda, untuk memastikan sistem pertanahan yang adil dan transparan.
2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitan ini bertujuan untuk menganalisis Perlindungan Hukum Bagi Pemegang Sah Hak Atas Tanah Dengan Adanya Sertifikat Ganda. Berdasarkan latar belakang, maka dua permasalahan yang diangkat dalam penelitan ini adalah bagaimana perlindungan hukum terhadap pemegang sah hak atas tanah yang memiliki sertifikat ganda dan peran dan tanggung jawab Badan Pertanahan Nasonal dalam memberikan perlindungan hukum bagi pemegang hak atas tanah dengan sertifikat ganda. Penelitan ini menggunkan tipe penelitian hukum normatif, dengan pendekatan yang digunakan adalah pendekatan peraturan perundang-undangan (Statute approach) dan pendekatan konseptual (conceptual approach). Berdasarkan hasil penelitian, Perlindungan hukum terhadap pemegang hak atas tanah dengan sertifikat ganda berfokus pada kepastian hukum, di mana sertifikat yang pertama kali terdaftar diakui sebagai bukti sah. Sengketa dapat diselesaikan melalui pengadilan atau Badan Pertanahan Nasional (BPN) untuk verifikasi dan investigasi. Pemegang hak sah tetap berhak atas tanah, sehingga penting untuk memastikan prosedur administrasi dilakukan dengan benar untuk menghindari sertifikat ganda. Badan Pertanahan Nasional, berperan dalam memberikan perlindungan hukum bagi pemegang hak atas tanah dengan sertifikat ganda melalui penyelesaian sengketa, validasi sertifikat, dan pengawasan pendaftaran tanah. Jika sengketa tidak dapat diselesaikan secara administratif, mediasi atau arbitrase dapat ditempuh. Pengadilan juga berperan mengadili sengketa terkait keabsahan sertifikat. Selain itu, lembaga tersebut bertanggung jawab dalam pembaruan data pertanahan, penegakan aturan, serta pemberian sanksi administratif terhadap kelalaian yang menyebabkan terbitnya sertifikat ganda, untuk memastikan sistem pertanahan yang adil dan transparan.
2025 · Book ·
Penelitian ini menganalisi diatesis dalam bahasa Toraja dengan dua tujuan: pertama yaitu bentuk klausa dasar dalam bahasa Toraja dan kedua variasi diatesis yang terdapat di dalamnya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif untuk mengolah dan menganalisis data.Hasil penelitian menunjukkan adanya 5 jenis pola klausa dasar yaitu nomina + verba, nomina + nomina, nomina + adjektiva, nomina + numeralia, dan nomina + adverbia. Hail penelitian juga menunjukkan bentuk Fariasi diatesis dalam bahasa Toraja, yaitu diatesis aktif, pasif, dan medial, yang masing-masing memiliki jenis dan penjelasan yang berbeda-beda. Pada diatesis aktif, ditemukan 9 data yang terdiri dari 3 data transitif ekatransitif, 3 data transitif dwitransitif, dan 3 data intransitif. Untuk diatesis pasif, terdapat 6 data yang mencakup 3 data transitif ekatransitif dan 3 data transitif dwitransitif. Diatesis medial mencakup 21 data, yang dikelompokkan ke dalam beberapa kategori: 3 data tindakan perawatan tubuh, 3 data perubahan postur tubuh, 3 data pergerakan tubuh tanpa melibatkan seluruh anggota tubuh, 3 data gerakan translasi, 3 data terkait pergerakan emosi, 3 data medial tidak langsung, dan 3 data medial yang bersifat kognitif.
2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini menganalisi diatesis dalam bahasa Toraja dengan dua tujuan: pertama yaitu bentuk klausa dasar dalam bahasa Toraja dan kedua variasi diatesis yang terdapat di dalamnya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif untuk mengolah dan menganalisis data.Hasil penelitian menunjukkan adanya 5 jenis pola klausa dasar yaitu nomina + verba, nomina + nomina, nomina + adjektiva, nomina + numeralia, dan nomina + adverbia. Hail penelitian juga menunjukkan bentuk Fariasi diatesis dalam bahasa Toraja, yaitu diatesis aktif, pasif, dan medial, yang masing-masing memiliki jenis dan penjelasan yang berbeda-beda. Pada diatesis aktif, ditemukan 9 data yang terdiri dari 3 data transitif ekatransitif, 3 data transitif dwitransitif, dan 3 data intransitif. Untuk diatesis pasif, terdapat 6 data yang mencakup 3 data transitif ekatransitif dan 3 data transitif dwitransitif. Diatesis medial mencakup 21 data, yang dikelompokkan ke dalam beberapa kategori: 3 data tindakan perawatan tubuh, 3 data perubahan postur tubuh, 3 data pergerakan tubuh tanpa melibatkan seluruh anggota tubuh, 3 data gerakan translasi, 3 data terkait pergerakan emosi, 3 data medial tidak langsung, dan 3 data medial yang bersifat kognitif.
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
Penelitian dalam skripsi ini bermaksud menjawab dua pertanyaan mengenai Analisis Yuridis Terhadap Pelaksanaan Restorative Justice Dalam Tindak Pidana Korupsi di Kejaksaan dan Permasalahan Hukum terhadap Pelaksanaan Restorative Justice di Kejaksaan. Metode penelitian pada skripsi menggunakan metode penelitian normatif yakni penelelitian dengan berdasarkan tipe penelitian, pendekatan penelitian, bahan hukum dan analisis bahan hukum. Pendekatan yang diterapkan adalah pendekatan perundang-undangan dan konseptual. Hasil dari penelitian ini, yang pertama adalah dengan adanya surat edaran yang dikeluarkan Kejaksaan yaitu Surat Edaran Jaksa Agung Muda Nomor: B765/F/Fd.1/04/2018 kemudian menjadi sebuah pertimbangan dan beberapa batasan-batasan yang dapat diperhatikan sebagai sebuah syarat dalam pelaksanaan restorative justice pada pelaku tindak pidan korupsi dengan nilai kerugian negara yang kecil dalam proses penanganan oleh Kejaksaan. Kemudian yang kedua, permasalahan hukum dalam penerapan konsep restorative justice terhadap tindak pidana korupsi di Kejaksaan memiliki hambatan hukum, dimana penegak hukum khususnya Kejaksaan dalam menerapkan konsep tersebut adalah ketiadaan aturan atau dasara didalam KUHP, KUHAP, maupun undang-undang yang mendasarinya. Ini kemudian menjadi sebuah terobosan baru dalam sistem peradilan di Indonesia supaya dapat menciptakan aturan terkait sebagai bentuk tindakan pemberantasan tindak pidana korupsi yang maksimal.
2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian dalam skripsi ini bermaksud menjawab dua pertanyaan mengenai Analisis Yuridis Terhadap Pelaksanaan Restorative Justice Dalam Tindak Pidana Korupsi di Kejaksaan dan Permasalahan Hukum terhadap Pelaksanaan Restorative Justice di Kejaksaan. Metode penelitian pada skripsi menggunakan metode penelitian normatif yakni penelelitian dengan berdasarkan tipe penelitian, pendekatan penelitian, bahan hukum dan analisis bahan hukum. Pendekatan yang diterapkan adalah pendekatan perundang-undangan dan konseptual. Hasil dari penelitian ini, yang pertama adalah dengan adanya surat edaran yang dikeluarkan Kejaksaan yaitu Surat Edaran Jaksa Agung Muda Nomor: B765/F/Fd.1/04/2018 kemudian menjadi sebuah pertimbangan dan beberapa batasan-batasan yang dapat diperhatikan sebagai sebuah syarat dalam pelaksanaan restorative justice pada pelaku tindak pidan korupsi dengan nilai kerugian negara yang kecil dalam proses penanganan oleh Kejaksaan. Kemudian yang kedua, permasalahan hukum dalam penerapan konsep restorative justice terhadap tindak pidana korupsi di Kejaksaan memiliki hambatan hukum, dimana penegak hukum khususnya Kejaksaan dalam menerapkan konsep tersebut adalah ketiadaan aturan atau dasara didalam KUHP, KUHAP, maupun undang-undang yang mendasarinya. Ini kemudian menjadi sebuah terobosan baru dalam sistem peradilan di Indonesia supaya dapat menciptakan aturan terkait sebagai bentuk tindakan pemberantasan tindak pidana korupsi yang maksimal.
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
.
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
ABSTRAK MUTMAINNAH YUNUS: 1640501060 dengan judul skripsi ini adalah PERLINDUNGAN TERHADAP KONSUMEN JUAL BELI JASA MELALUI E-COMMERCE. Seiring dengan berkembangnya zaman masyarakat jadi lebih konsumtif dalam berbelanja. Perkembangan sistem belanja online telah menciptakan peluang bisnis baru, salah satunya yang banyak diminati oleh masyarakat yaitu jasa titip online atau yang sering dikenal sebagai jastip. Jasa titip online atau jastip online merupakan layanan titipan pembelian barang dengan menggunakan media sosial sebagai wadah untuk memasarkan produknya. Dalam hal ini, maka permasalahan yang diangkat yaitu 1. Bentuk perlindungan hukum terhadap konsumen dalam transaksi jual beli jasa melalui E-commerce. 2. Hubungan hukum antara para pihak dalam transaksi jual beli jasa melalui E-commerce. Penelitian ini dilakukan dengan tipe penelitian adalah Juridis normative, dengan Pendekatan Perundang-Undangan (Statute Approach), Pendekatan Koseptual (Conseptual Approach), Pendekatan Kasus (Case Approach). Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa proses penyelenggaraan jastip online menimbulkan hubungan hukum antara pelaku usaha dengan konsumen karena terdapat perjanjian yang disepakati oleh pihak yang terkait, yang menimbulkan hak dan kewajiban. Perlindungan hukum terhadap konsumen yang telah dirugikan atas adanya cacat produk dalam pembelian barang melalui jasa titip beli secara online tercantum di dalam Undang-undang No. 8 Tahun 1999 Tentang Perlindungan Konsumen yang meliputi hak-hak konsumen, kewajiban, larangan-larangan pelaku usaha. Tanggung jawab pelaku usaha yaitu berupa product liability, dimana produsen harus bertanggung jawab atas kerugian cacat produk yang di derita oleh konsumen. Dalam penyelesaian permasalahan konsumen jastip online dapat melalui 2 jalur yakni yakni melalui jalur diluar peradilan (non litigasi) dan jalur peradilan (litigasi) agar dapat mendapatkan ganti kerugian atas apa yang telah dialami.
2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Ikan laut lokal yang disebut nomei dapat ditemukan di perairan Tarakan. Nomei adalah ikan yang dijual secara komersial dan biasanya dijual kering. Penangkapan ikan nomei yang terus berlanjut membuat habitat ikan nomei terus menurun akibatnya pendapatan nelayan akan berkurang bahkan bisa membuat habitat ikan nomei punah. salah satu cara untuk mengatasi hal tersebut adalah dengan membuat kolam yang sesusai dengan habitat ikan nomei. Faktor utama yang menentukan keberhasilan pembuatan kolam habitat ikan adalah kualitas air. Pengukuran salinitas dan kekeruhan air dilakukan dengan menggunakan dua instrumen yang berbeda, yaitu sensor salinitas dan sensor turbidity. Tipe penelitian ini adalah kuantitatif yaitu bersifat observasi menggunakan rancang bangun. Waktu pengambilan data dilakukan selama 24 jam dengan dua pengambilan data yaitu open loop dan close loop. Hasil penelitian Pada sensor salinitas pengkalibrasian didapatkan nilai nilai error pada kalibrasi sebesar 24,55% dan nilai akurasi sebesar 75,55%. Kemampuan sistem untuk menurunkan kadar garam adalah 4 PPM dalam waktu 24 menit, kemampuan sistem menaikan kadar garam adalah 5 PPM dalam waktu 24 menit. sistem ini sangat baik sehingga dapat diaplikasikan pada kolam ikan nomei. Pada sensor turbidity didapatkan nilai nilai error pada kalibrasi sebesar 16,78% dan nilai akurasi sebesar 82.22%. kemampuan filter air untuk menurunkan kadar kejernihan pada kolam dalam waktu 50 menit adalah 20 NTU.
2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK MUTMAINNAH YUNUS: 1640501060 dengan judul skripsi ini adalah PERLINDUNGAN TERHADAP KONSUMEN JUAL BELI JASA MELALUI E-COMMERCE. Seiring dengan berkembangnya zaman masyarakat jadi lebih konsumtif dalam berbelanja. Perkembangan sistem belanja online telah menciptakan peluang bisnis baru, salah satunya yang banyak diminati oleh masyarakat yaitu jasa titip online atau yang sering dikenal sebagai jastip. Jasa titip online atau jastip online merupakan layanan titipan pembelian barang dengan menggunakan media sosial sebagai wadah untuk memasarkan produknya. Dalam hal ini, maka permasalahan yang diangkat yaitu 1. Bentuk perlindungan hukum terhadap konsumen dalam transaksi jual beli jasa melalui E-commerce. 2. Hubungan hukum antara para pihak dalam transaksi jual beli jasa melalui E-commerce. Penelitian ini dilakukan dengan tipe penelitian adalah Juridis normative, dengan Pendekatan Perundang-Undangan (Statute Approach), Pendekatan Koseptual (Conseptual Approach), Pendekatan Kasus (Case Approach). Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa proses penyelenggaraan jastip online menimbulkan hubungan hukum antara pelaku usaha dengan konsumen karena terdapat perjanjian yang disepakati oleh pihak yang terkait, yang menimbulkan hak dan kewajiban. Perlindungan hukum terhadap konsumen yang telah dirugikan atas adanya cacat produk dalam pembelian barang melalui jasa titip beli secara online tercantum di dalam Undang-undang No. 8 Tahun 1999 Tentang Perlindungan Konsumen yang meliputi hak-hak konsumen, kewajiban, larangan-larangan pelaku usaha. Tanggung jawab pelaku usaha yaitu berupa product liability, dimana produsen harus bertanggung jawab atas kerugian cacat produk yang di derita oleh konsumen. Dalam penyelesaian permasalahan konsumen jastip online dapat melalui 2 jalur yakni yakni melalui jalur diluar peradilan (non litigasi) dan jalur peradilan (litigasi) agar dapat mendapatkan ganti kerugian atas apa yang telah dialami.
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
Yusfina Yunus Sampe. 2022. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan unsur matematika yang terdapat pada rumah Tongkonan Toraja serta mengetahui pandangan peserta didik SMP Negeri 1 Tarakan apabila unsur matematika pada rumah Tongkonan Toraja dijadikan sebagai konteks dalam pembelajaran matematika disekolah. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Penentuan subjek, Penentuan lokasi dan sampel, dan sumber data penelitian dalam penelitian ini yaitu menggunakan teknik purposive sampling. Temuan dari penelitian ini yaitu beberapa konsep matematika pada rumah Tongkonan Toraja dari tiga bagian utama yaitu pada bagian bawah atau kaki rumah (sulluk banua), bagian tengah atau badan rumah (kale banua), dan bagian atas atau atap rumah (rattiang banua). Konsep matematika yang ditemukan pada bagian-bagian tersebut antara lain: 1) konsep bangun datar diantaranya persegi pada kale banua, persegi panjang pada bagian sulluk banua, dan segitiga pada bagian rattiang banua; 2) konsep bangun ruang diantaranya balok pada bagian sulluk banua dan tabung pada bagian tiang a’riri posi; 3) kesebangunan dan kekongruenan pada bagian rattiang banua; 4) transformasi geometri diantaranya pencerminan pada bagian kaso, pergeseran pada bagian kale banua, dan perputaran pada bagian kale banua. Selain itu diperoleh juga temuan mengenai pandangan peserta didik SMP Negeri 1 Tarakan bahwa mereka setuju dan tertarik jika pembelajaran matematika memanfaatkan etnomatematika.
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Yusfina Yunus Sampe. 2022. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan unsur matematika yang terdapat pada rumah Tongkonan Toraja serta mengetahui pandangan peserta didik SMP Negeri 1 Tarakan apabila unsur matematika pada rumah Tongkonan Toraja dijadikan sebagai konteks dalam pembelajaran matematika disekolah. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Penentuan subjek, Penentuan lokasi dan sampel, dan sumber data penelitian dalam penelitian ini yaitu menggunakan teknik purposive sampling. Temuan dari penelitian ini yaitu beberapa konsep matematika pada rumah Tongkonan Toraja dari tiga bagian utama yaitu pada bagian bawah atau kaki rumah (sulluk banua), bagian tengah atau badan rumah (kale banua), dan bagian atas atau atap rumah (rattiang banua). Konsep matematika yang ditemukan pada bagian-bagian tersebut antara lain: 1) konsep bangun datar diantaranya persegi pada kale banua, persegi panjang pada bagian sulluk banua, dan segitiga pada bagian rattiang banua; 2) konsep bangun ruang diantaranya balok pada bagian sulluk banua dan tabung pada bagian tiang a’riri posi; 3) kesebangunan dan kekongruenan pada bagian rattiang banua; 4) transformasi geometri diantaranya pencerminan pada bagian kaso, pergeseran pada bagian kale banua, dan perputaran pada bagian kale banua. Selain itu diperoleh juga temuan mengenai pandangan peserta didik SMP Negeri 1 Tarakan bahwa mereka setuju dan tertarik jika pembelajaran matematika memanfaatkan etnomatematika.
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
.
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Setiap pulau memiliki potensi alam yang bebeda-beda yang dapat dikembangkan untuk kemajuan negara Indonesia. Pemerintah telah berupaya untuk memfasilitasi pulau-pulau berpotensi yang ada di Indonesia. Namun pada kenyataan masih banyak daerah terpencil yang tidak dapat menikmati listrik secara maksimal. Hal ini disebabkan belum tersalurkannya listrik dengan baik karena sulitnya transportasi untuk penjangkauan penyaluran pembangunan tenaga listrik ke daerah terpencil. Salah satu daerah yang merasakan hal ini adalah masyarakat di daerah sebakis, kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara. Penelitian ini membahas tentang perencanaan penerangan rumah tangga dengan sistem tenaga surya. Untuk perencanaan ini memerlukan beberapa komponen yaitu panel surya, baterai, SCC, inverter.Penggunaan PLTS ini sangat cocok digunakan di daerah pedalaman seperti daerah Sebakis. Alasan saya menggunakan PLTS karena matahari selalu ada. Hasil pengukuran radiasi matahari ini dilakukan di kampung Trans Baru Sebakis Kabupaten Nunukan didapatkan nilai rata-rata pengukuran radiasi matahari terkecil sebesar 386,901 W/m2 dengan menggunakan alat ukur UV Light Meter. Untuk hasil perhitungan jumlah panel surya yang dapat dibangkitkan untuk kebutuhan beban listrik kampung Trans Baru sebesar 15623 W dapat menggunakan panel surya sebanyak 83 panel, baterai dengan kapasitas 12 Volt 100 Ah sebanyak 20 unit, Solar Charger Controller dengan kapasitas 211,5 A, dan untuk inverter berkapasitas 2441,25 W.