ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•
Kebutuhan energi saat ini sebagian besar masih bergantung pada sumber energi fosil seperti minyak bumi, batu bara, dan gas alam. Namun, ketersediaan energi fosil semakin menurun oleh karena itu diperlukannya peralihan ke energi terbarukan seperti energi matahari. PLTSA merupakan pembangkit listrik tenaga surya yang memanfaatkan energi matahari, desain PLTSA dilakukan pada Gedung Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Malinau menggunakan perangkat lunak PVsyst dengan sistem PLTS on grid atau terhubung PLN. Pada pendesainan ini dilakukan pengumpulan data yaitu mencatat nilai radiasi matahari menggunakan alat ukur solar power meter, dan konsumsi energi gedung yang berjumlah 318 kWh. PLTSA dirancang dengan kapasitas 69,8 kWp menggunakan total 128 modul surya yang dipasang pada setiap sisi atap dengan jumlah penggunaan baterai sebanyak 65 unit dan 4 inverter. Dari pendesaianan tersebut PLTSA menghasilkan daya sebanyak 127.955 kWh/tahun, namun dikarenakan adanya rugi-rugi sebanyak 21,15 % maka daya yang sampai ke pengguna hanya sebanyak 100.886 kWh pertahunnya. Dengan menggunakan PLTS gedung DLH dapat mengurangi biaya konsumsi listrik hingga Rp.112.461.660 pertahunnya.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Setiap pulau memiliki potensi alam yang bebeda-beda yang dapat dikembangkan untuk kemajuan negara Indonesia. Pemerintah telah berupaya untuk memfasilitasi pulau-pulau berpotensi yang ada di Indonesia. Namun pada kenyataan masih banyak daerah terpencil yang tidak dapat menikmati listrik secara maksimal. Hal ini disebabkan belum tersalurkannya listrik dengan baik karena sulitnya transportasi untuk penjangkauan penyaluran pembangunan tenaga listrik ke daerah terpencil. Salah satu daerah yang merasakan hal ini adalah masyarakat di daerah sebakis, kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara. Penelitian ini membahas tentang perencanaan penerangan rumah tangga dengan sistem tenaga surya. Untuk perencanaan ini memerlukan beberapa komponen yaitu panel surya, baterai, SCC, inverter.Penggunaan PLTS ini sangat cocok digunakan di daerah pedalaman seperti daerah Sebakis. Alasan saya menggunakan PLTS karena matahari selalu ada. Hasil pengukuran radiasi matahari ini dilakukan di kampung Trans Baru Sebakis Kabupaten Nunukan didapatkan nilai rata-rata pengukuran radiasi matahari terkecil sebesar 386,901 W/m2 dengan menggunakan alat ukur UV Light Meter. Untuk hasil perhitungan jumlah panel surya yang dapat dibangkitkan untuk kebutuhan beban listrik kampung Trans Baru sebesar 15623 W dapat menggunakan panel surya sebanyak 83 panel, baterai dengan kapasitas 12 Volt 100 Ah sebanyak 20 unit, Solar Charger Controller dengan kapasitas 211,5 A, dan untuk inverter berkapasitas 2441,25 W.