Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

SH

303 karya publik ditemukan.

2026: 782025: 662024: 532023: 522022: 312021: 122020: 10

Deskripsi Peran Guru Dalam Meningkatkan Kedisiplinan Siswa Kelas V-A Melalui Tata Tertib Di SDN 006 Tarakan

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Disiplin merupakan sikap mental yang dimiliki oleh individu dalam mengatur diri dan hakikatnya mencerminkan rasa ketaatan dan kepatuhan dalam menaati peraturan-peraturan yang ada guna meningkatkan karakter moral dan nilai-nilai yang baik dalam diri individu. Oleh karena itu kedisiplinan itu sangatlah penting diterapkan dimanapun khususnya di lingkungan sekolah. Dalam kaitan ini maka dibutuhkan peran guru dalam meningkatkan karakter kedisiplinan siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran guru dalam meningkatkan kedisiplinan siswa kelas V-A melalui tata tertib di SDN 006 Tarakan. Untuk mencapai tujuan diatas, digunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Instrumen kunci dalam penelitian ini adalah peneliti itu sendiri dan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan studi dokumen. Adapun tahapan analisis data dilakukan dengan cara yaitu: 1) data reduction, 2) data display, 3) conclusion. Dari hasil penelitian ini dapat dipahami bahwa dalam meningkatkan kedisiplinan siswa dibutuhkan peran aktif guru yaitu peran guru sebagai pendidik dan pengajar, peran guru sebagai model dan teladan, peran guru sebagai motivator, peran guru sebagai pembimbing dan evaluator.

Corporate Social Responsibility (CSR) Pada PT. Pertamina Hulu Indonesia Regional 3 Zona 10 Tarakan Field Ditinjau Dari Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 Tentang Perseroan Terbatas

2025 · Book ·

PT. Pertamina Hulu Indonesia Regional 3 Zona 10 Tarakan Field atau PEP Tarakan Field merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang melakukan kegiatan eksplorasi dan produksi sumber daya alam, yaitu minyak dan gas bumi di wilayah Kota Tarakan dan sekitarnya. Dengan demikian, PEP Tarakan Field berdasarkan Peraturan Perundang-Undangan wajib melaksanakan Corporate Social Responsibility (CSR). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaturan CSR ditinjau dari Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 Tentang Perseroan Terbatas dan bentuk CSR di PEP Tarakan Field. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan Perundang-Undangan dan Konseptual. Selanjutnya teknik pengumpulan sumber bahan hukum primer dan sekunder dengan cara penelitian lapangan, studi kepustakaan dan wawancara. Serta analisis bahan hukum yang digunakan adalah analisis kualitatif deskriptif. Hasilnya adalah pengaturan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (CSR) menurut Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas adalah komitmen Perseroan untuk berperan serta dalam pembangunan ekonomi berkelanjutan guna meningkatkan kualitas kehidupan dan lingkungan yang bermanfaat, baik bagi Perseroan sendiri, komunitas setempat, maupun masyarakat pada ada umumnya. PEP Tarakan Field mengimplementasikan bentuk-bentuk CSR seperti Charity (Pemberian Bantuan), Infrastructure (Infrastruktur), Capacity Building (Peningkatan Kapasitas), dan Community Empowerment (Pemberdayaan Masyarakat).

Corporate Social Responsibility (CSR) Pada PT. Pertamina Hulu Indonesia Regional 3 Zona 10 Tarakan Field Ditinjau Dari Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 Tentang Perseroan Terbatas

2025 · Thesis ·

PT. Pertamina Hulu Indonesia Regional 3 Zona 10 Tarakan Field atau PEP Tarakan Field merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang melakukan kegiatan eksplorasi dan produksi sumber daya alam, yaitu minyak dan gas bumi di wilayah Kota Tarakan dan sekitarnya. Dengan demikian, PEP Tarakan Field berdasarkan Peraturan Perundang-Undangan wajib melaksanakan Corporate Social Responsibility (CSR). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaturan CSR ditinjau dari Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 Tentang Perseroan Terbatas dan bentuk CSR di PEP Tarakan Field. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan Perundang-Undangan dan Konseptual. Selanjutnya teknik pengumpulan sumber bahan hukum primer dan sekunder dengan cara penelitian lapangan, studi kepustakaan dan wawancara. Serta analisis bahan hukum yang digunakan adalah analisis kualitatif deskriptif. Hasilnya adalah pengaturan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (CSR) menurut Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas adalah komitmen Perseroan untuk berperan serta dalam pembangunan ekonomi berkelanjutan guna meningkatkan kualitas kehidupan dan lingkungan yang bermanfaat, baik bagi Perseroan sendiri, komunitas setempat, maupun masyarakat pada ada umumnya. PEP Tarakan Field mengimplementasikan bentuk-bentuk CSR seperti Charity (Pemberian Bantuan), Infrastructure (Infrastruktur), Capacity Building (Peningkatan Kapasitas), dan Community Empowerment (Pemberdayaan Masyarakat).

Peran Guru Dalam Meningkatkan Minat Membaca Siswa Kelas III-C SDN 006 Tarakan

2025 · Thesis ·

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran guru dalam meningkatkan minat membaca siswa kelas III-C di SDN 006 Tarakan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Penelitian ini menggunakan sumber data primer dan sekunder, dan informan pada penelitian ini meliputi guru wali kelas III- C dan 4 siswa kelas III-C. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi. Selanjutnya teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memiliki peran yang sangat penting dalam membentuk minat membaca siswa. Yaitu sebagai kreator, guru mengadakan kegiatan membaca sepuluh menit dan lomba membaca. Fasilitator memberikan kemudahan kepada siswa dalam membaca dengan menyediakan fasilitas untuk mempermudah membaca siswa. Motivator memberikan penguatan kepada siswa agar dapat menimbulkan dorongan dan semangat dalam membaca dan Evaluator membantu siswa dengan mengadakan evaluasi terhadap minat membaca siswa.

PERAN GURU DALAM PROSES PEMBELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI OLAHRAGA DAN KESEHATAN PADA SISWA KELAS IV-A SDN 015 TARAKAN DITINJAU DARI PERSPEKTIF SISWA

2025 · Book ·

Penelitian ini berfokus pada pelaksanaan peran guru dalam proses pembelajaran PJOK di kelas IV-A ditinjau dari prespektif siswa. Jenis penelitian pada penelitian ini ialah kualitatif dengan lokasi penelitian di kelas IV-A Sekolah Dasar Negri 015 Tarakan. Informan pada penelitian ini ialah siswa dan guru Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan kelas IV-A SDN 015 Tarakan dengan observsi, wawancara serta dokumentasi sebagai teknik pengumpulan data yang diterapkan. Proses analisis data melalui reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PJOK dapat melaksanakan peran guru dalam proses pembelajaran di kelas IV-A ditinjau dari prespektif siswa yang teraktualisasi melalui pelaksanaan peran guru sebagai pembimbing, fasilitator dan motivator. (1) peran guru sebagai pembimbing pelaksanaanya terlihat pada siswa kelas IV-A yang telah mendapatkan penjelasan materi dari guru pada proses pembelajaran PJOK, serta selalu dipastikan dapat memahami materi pembelajaran. (2) peran guru sebagai fasilitator implementasinya terlihat pada siswa yang telah mendapatkan penjelasan materi dengan bahasa yang mudah dipahami serta menggunakan alat bantu, sehingga memungkinkan siswa untuk lebih mudah memahami materi pembelajaran. (3) peran guru sebagai motivator aktualisasinya terlihat pada siswa yang telah memperoleh penyampaian motivasi dari guru PJOK kelas IV-A SDN 015 Tarakan secara intens setiap proses pembelajaran, sehingga siswa dapat bersemangat untuk mengikuti proses pembelajaran.

Deskripsi Penanaman Dimensi Gotong Royong Pada Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) Siswa Kelas V-C SDN 024 Tarakan

2025 · Book ·

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penanaman dimensi gotong royong pada Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) siswa kelas V-C SDN 024 Tarakan. Gotong royong merupakan salah satu dimensi penting dalam Profil Pelajar Pancasila yang mencakup elemen kolaborasi, kepedulian, dan berbagi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian adalah kepala sekolah dan guru kelas V-C, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penanaman dimensi gotong royong telah dilaksanakan melalui tahapan perencanaan dan pelaksanaan kegiatan P5. Sub elemen kerjasama pada elemen kolaborasi tampak dari kerja sama antar siswa dalam kegiatan penanaman, pemeliharaan tanaman, dan pameran hasil projek. Guru berperan aktif sebagai fasilitator dalam membentuk kelompok kerja, membimbing, proses, serta memberikan arahan yang jelas. Meskipun semangat gotong royong siswa masih perlu ditingkatkan, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa proses penanaman nilai gotong royong telah berjalan sesuai tujuan, ditandai dengan keterlibatan aktif siswa dalam kegiatan bersama. Penelitian ini merekomendasikan perlunya penguatan strategi kolaboratif yang berkelanjutan untuk menanamkan nilai gotong royong secara lebih mendalam.

Perlindungan Hukum Terhadap Pekerja Rumah Tangga Sebagai Korban Kekerasaan Dalam Rumah Tangga (Studi Kasus Putusan Jakarta Selatan Nomor 254/Pid.Sus/2023/Pn Jkt.Sel)

2025 · Book ·

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaturan Hukum Terhadap Pekerja Rumah Tangga Sebagai Korban Kekerasan Dalam Rumah Tangga dan rasio decidendi Terhadap Putusan Nomor 254/Pid.Sus/2023/Pn Jkt.Sel. Seluruh sumber bahan hukum yang diperoleh dalam penelitian dianalisis dengan menggunakan analisis kualitatif. Teknik pengumpulan sumber bahan hukum dilakukan dengan metode studi kepustakaan dengan cara mengumpulkan dan menganalisis sumber bahan hukum primer, dan sekunder. Metode penelitian menggunakan jenis pendekatan perundang-undangan, pendekatan kasus, dan pendekatan konseptual. Tipe penelitian yang digunakan adalah tipe penilitian hukum normatif. Berdasarkan hasil penelitian, maka penulis berkesimpulan bahwa bahwa pengaturan hukum terhadap pekerja rumah tangga (PRT) sebagai korban kekerasan di Indonesia masih tersebar dalam berbagai peraturan perundang-undangan. Hal ini disebabkan belum adanya undang-undang khusus yang secara komprehensif mengatur perlindungan terhadap pekerja rumah tangg baik dari aspek pidana maupun normatif. Dengan demikian, perlindungan hukum terhadap pekerja rumah tangga sebagai korban kekerasan masih bersifat parsial dan memerlukan harmonisasi agar terwujud sistem perlindungan yang terpadu dan efektif. Pertimbangan hukum Majelis Hakim dalam Putusan Nomor 254/Pid.Sus/2023/PN Jkt.Sel telah memenuhi aspek legalitas formal karena selaras dengan ketentuan dalam Undang-Undang Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga. Majelis Hakim menilai bahwa terdakwa terbukti melakukan tindak pidana kekerasan dalam rumah tangga sebagaimana diatur dalam Pasal 44 ayat (2) jo Pasal 5 huruf a Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga, jo Pasal 65 ayat (1) Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana.

Pemahaman karir siswa berbasis mini game education portable pada SMK negri 4 tarakan

2025 · Book ·

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kelayakan dan kepraktisan media pengembangan pemahaman karir siswa berbasis mini game education portable pada SMK Negeri 4 Tarakan, yang di tinjau berdasarkan dari validasi ahli media dan materi serta respon pengguna peserta didik dan guru BK. Jenis penelitian yang di gunakan adalah penelitian Research and Development (R&D) Prosedur penelitian dan pengembangan dalam penelitian ini berdasarkan alur model penelitian dan pengembangan yang di modifikasi oleh ADDIE dalam Sugiyono (2018). Dimodifikasi dengan tahapan yaitu: Analisis (Analyze), Desain (Design), Pengembangan (Development), Implementasi (Implementation), dan Evaluasi (Evaluation). Instrument pengumpulan data yang digunakan adalah lembar validasi dan lembar respon pengguna. Teknik pengambilan data menggunakan uji kelompok kecil dengan jumlah 9 orang peserta didik dan 1 orang guru BK. Teknik analisis data hasil validasi yang diperoleh dari ahli media sebesar 91,66% dengan kategori sangat layak dan hasil dari validasi materi sebesar 76,56% dengan kategori layak, di tinjau dari penilaian yang dilakukan berdasarkan aspek kelayakan sebuah media. Hasil dari respon siswa memperoleh persentase 88,70% dengan kategori sangat praktis yang di tinjau dari penilaian berdasarkan aspek kepraktisan. Hasil respon pengguna guru BK pada uji coba kepraktisan memperoleh hasil akhir 94,44% yang di kategorikan sangat praktis. Sehingga dapat disimpulkan bahwa dari berbagai penilaian dari validator ahli media dan materi, serta respon siswa dan guru BK, maka media permainan Quizwhizzer ini di nyatakan sangat layak dan praktis dalam penggunaannya pada proses layanan pemahaman karir.

Analisis Yuridis BPJS Ketenagakerjaan sebagai Syarat dalam Penerbitan Nomor Induk Berusaha bagi Usaha Mikro dan Kecil di Kota Tarakan

2025 · Book ·

Penelitian ini dilatar belakangi kasus pelaku UMK di Kota Tarakan yang terhambat memperoleh NIB karena DPMPTSP mewajibkan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan sebagai syarat administrasi dalam OSS. Kebijakan ini memang sejalan dengan Inpres Nomor 2 Tahun 2021 tentang Optimalisasi Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan dan Perwali Tarakan Nomor 5 Tahun 2024 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan di Daerah, tetapi berpotensi menghambat UMK dan bertentangan dengan tujuan OSS yang dirancang untuk mempermudah izin usaha dan mendorong investasi, mengingat dalam sistem OSS sendiri syarat BPJS hanya bersifat opsional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui urgensi BPJS Ketenagakerjaan sebagai syarat wajib dalam memperoleh NIB dan mekanisme penerbitan NIB bagi UMK di Kota Tarakan. Metode penelitian yang digunakan dalam penulisan skripsi ini adalah penelitian yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual. Berdasarkan hasil penelitian, penulis menyimpulkan bahwa dalam praktik perizinan di Kota Tarakan, tidak terdapat ketentuan tegas yang mewajibkan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan sebagai syarat administrasi penerbitan NIB. Aplikasi OSS pun tidak mensyaratkan hal tersebut, sehingga prioritas utama bagi pelaku usaha adalah memperoleh NIB terlebih dahulu, lalu kemudian mendaftarkan kepesertaan jaminan sosial. BPJS Ketenagakerjaan tetap penting dalam konteks perlindungan hukum ketenagakerjaan, namun jika dikaitkan dengan tujuan OSS untuk menyederhanakan perizinan dan mendorong investasi, kewajiban BPJS di awal justru berpotensi menghambat penerbitan izin usaha. Kedua bagi UMK yang ingin mendaftaran perizinan berusaha melalui sistem OSS bisa dilakukan secara mandiri (melalui laman https://oss.go.id/ ataupun aplikasi Mobile OSS Indonesia). Dalam hal UMK mengalami kesulitan dalam mendaftarkan izin usahanya secara mandiri, pendaftaran tersebut dapat difasilitasi melalui layanan berbantuan DPMPTSP Kota Tarakan. Penulis menyarankan agar standar pelayanan DPMPTSP yang mensyaratkan BPJS Ketenagakerjaan dihapuskan dan pemerintah Kota Tarakan perlu membuat perda khusus yang terkait perizinan berusaha berbasis resiko.

ANALISIS FAKTOR MUAT (LOAD FACTOR) TERHADAP KONDISI ARUS NORMAL DAN ARUS PUNCAK PADA SPEEDBOAT TARAKAN – TANJUNG SELOR (Studi Pada Pelabuhan Tengkayu I Kota Tarakan)

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor muat (load factor) pada transportasi laut speedboat rute Tarakan – Tanjung Selor, khususnya pada dua kondisi operasional yaitu arus puncak dan arus normal. Fokus penelitian berada di Pelabuhan Tengkayu I Kota Tarakan. Latar belakang dari studi ini adalah pentingnya efisiensi transportasi laut sebagai penunjang mobilitas masyarakat dan pertumbuhan ekonomi wilayah. Load factor menjadi indikator utama dalam menilai efisiensi penggunaan kapasitas angkut speedboat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan pengumpulan data primer melalui observasi lapangan dan dokumentasi manifest penumpang. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan signifikan load factor antara kondisi arus puncak dan arus normal. Pada arus puncak, tingkat keterisian penumpang mendekati kapasitas maksimal, sedangkan pada arus normal tingkat keterisian cenderung lebih rendah. Temuan ini memberikan implikasi terhadap pengelolaan jadwal keberangkatan dan strategi tarif yang dapat diterapkan operator agar operasional speedboat lebih efisien dan ekonomis. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pihak pengelola pelabuhan, operator transportasi laut, dan pemangku kebijakan dalam meningkatkan kualitas layanan transportasi antar wilayah.

Analisis Yuridis BPJS Ketenagakerjaan sebagai Syarat dalam Penerbitan Nomor Induk Berusaha bagi Usaha Mikro dan Kecil di Kota Tarakan

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini dilatar belakangi kasus pelaku UMK di Kota Tarakan yang terhambat memperoleh NIB karena DPMPTSP mewajibkan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan sebagai syarat administrasi dalam OSS. Kebijakan ini memang sejalan dengan Inpres Nomor 2 Tahun 2021 tentang Optimalisasi Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan dan Perwali Tarakan Nomor 5 Tahun 2024 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan di Daerah, tetapi berpotensi menghambat UMK dan bertentangan dengan tujuan OSS yang dirancang untuk mempermudah izin usaha dan mendorong investasi, mengingat dalam sistem OSS sendiri syarat BPJS hanya bersifat opsional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui urgensi BPJS Ketenagakerjaan sebagai syarat wajib dalam memperoleh NIB dan mekanisme penerbitan NIB bagi UMK di Kota Tarakan. Metode penelitian yang digunakan dalam penulisan skripsi ini adalah penelitian yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual. Berdasarkan hasil penelitian, penulis menyimpulkan bahwa dalam praktik perizinan di Kota Tarakan, tidak terdapat ketentuan tegas yang mewajibkan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan sebagai syarat administrasi penerbitan NIB. Aplikasi OSS pun tidak mensyaratkan hal tersebut, sehingga prioritas utama bagi pelaku usaha adalah memperoleh NIB terlebih dahulu, lalu kemudian mendaftarkan kepesertaan jaminan sosial. BPJS Ketenagakerjaan tetap penting dalam konteks perlindungan hukum ketenagakerjaan, namun jika dikaitkan dengan tujuan OSS untuk menyederhanakan perizinan dan mendorong investasi, kewajiban BPJS di awal justru berpotensi menghambat penerbitan izin usaha. Kedua bagi UMK yang ingin mendaftaran perizinan berusaha melalui sistem OSS bisa dilakukan secara mandiri (melalui laman https://oss.go.id/ ataupun aplikasi Mobile OSS Indonesia). Dalam hal UMK mengalami kesulitan dalam mendaftarkan izin usahanya secara mandiri, pendaftaran tersebut dapat difasilitasi melalui layanan berbantuan DPMPTSP Kota Tarakan. Penulis menyarankan agar standar pelayanan DPMPTSP yang mensyaratkan BPJS Ketenagakerjaan dihapuskan dan pemerintah Kota Tarakan perlu membuat perda khusus yang terkait perizinan berusaha berbasis resiko.

Perlindungan Hukum Terhadap Pekerja Rumah Tangga Sebagai Korban Kekerasaan Dalam Rumah Tangga (Studi Kasus Putusan Nomor 254/Pid.Sus/2023/Pn Jkt.Sel)

2025 · Thesis ·

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaturan Hukum Terhadap Pekerja Rumah Tangga Sebagai Korban Kekerasan Dalam Rumah Tangga dan rasio decidendi Terhadap Putusan Nomor 254/Pid.Sus/2023/Pn Jkt.Sel. Seluruh sumber bahan hukum yang diperoleh dalam penelitian dianalisis dengan menggunakan analisis kualitatif. Teknik pengumpulan sumber bahan hukum dilakukan dengan metode studi kepustakaan dengan cara mengumpulkan dan menganalisis sumber bahan hukum primer, dan sekunder. Metode penelitian menggunakan jenis pendekatan perundang-undangan, pendekatan kasus, dan pendekatan konseptual. Tipe penelitian yang digunakan adalah tipe penilitian hukum normatif. Berdasarkan hasil penelitian, maka penulis berkesimpulan bahwa bahwa pengaturan hukum terhadap pekerja rumah tangga (PRT) sebagai korban kekerasan di Indonesia masih tersebar dalam berbagai peraturan perundang-undangan. Hal ini disebabkan belum adanya undang-undang khusus yang secara komprehensif mengatur perlindungan terhadap pekerja rumah tangg baik dari aspek pidana maupun normatif. Dengan demikian, perlindungan hukum terhadap pekerja rumah tangga sebagai korban kekerasan masih bersifat parsial dan memerlukan harmonisasi agar terwujud sistem perlindungan yang terpadu dan efektif. Pertimbangan hukum Majelis Hakim dalam Putusan Nomor 254/Pid.Sus/2023/PN Jkt.Sel telah memenuhi aspek legalitas formal karena selaras dengan ketentuan dalam Undang-Undang Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga. Majelis Hakim menilai bahwa terdakwa terbukti melakukan tindak pidana kekerasan dalam rumah tangga sebagaimana diatur dalam Pasal 44 ayat (2) jo Pasal 5 huruf a Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga, jo Pasal 65 ayat (1) Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana.

Deskripsi Penanaman Dimensi Gotong Royong Pada Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) Siswa Kelas V-C SDN 024 Tarakan

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penanaman dimensi gotong royong pada Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) siswa kelas V-C SDN 024 Tarakan. Gotong royong merupakan salah satu dimensi penting dalam Profil Pelajar Pancasila yang mencakup elemen kolaborasi, kepedulian, dan berbagi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian adalah kepala sekolah dan guru kelas V-C, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penanaman dimensi gotong royong telah dilaksanakan melalui tahapan perencanaan dan pelaksanaan kegiatan P5. Sub elemen kerjasama pada elemen kolaborasi tampak dari kerja sama antar siswa dalam kegiatan penanaman, pemeliharaan tanaman, dan pameran hasil projek. Guru berperan aktif sebagai fasilitator dalam membentuk kelompok kerja, membimbing, proses, serta memberikan arahan yang jelas. Meskipun semangat gotong royong siswa masih perlu ditingkatkan, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa proses penanaman nilai gotong royong telah berjalan sesuai tujuan, ditandai dengan keterlibatan aktif siswa dalam kegiatan bersama. Penelitian ini merekomendasikan perlunya penguatan strategi kolaboratif yang berkelanjutan untuk menanamkan nilai gotong royong secara lebih mendalam.

Analisis Tingkat Laju Infiltrasi pada Daerah Aliran Sungai (DAS) Bengawan Kota Tarakan

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Daerah Aliran Sungai (DAS) Bengawan Kota Tarakan mengalami perubahan penggunaan lahan yang disebabkan oleh, pertumbuhan populasi, pembangunan fasilitas umum dan aktivitas ekonomi. Semua faktor berdampak langsung pada kondisi hidrologi dan mempengaruhi kemampuan tanah untuk menyerap air dalam proses infiltrasi. Infitrasi adalah elemen penting dalam sistem hidrologi DAS yang berfungsi untuk pengisian air tanah, pengaturan aliran permukaan, serta menjaga keseimbangan aliran Sungai. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis seberapa cepat laju infiltrasi dan pengaruhnya pada penggunaan lahan terhadap infiltrasi air di DAS Bengawan Kota Tarakan. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini yaitu kuantitatif deskriptif dengan pendekatan eksperimen. Data yang dikumpulkan dengan mengukur laju infiltrasi secara langsung menggunakan alat double ring infilnometer di 20 titik lokasi berbeda yang mewakili berbagai macam penggunaan lahan. Selain itu data sekunder berupa peta DAS yang di olah menggunakan software google earth dan GIS. Pada proses pengolahan data yakni, menghitung laju infiltrasi awal, laju infiltrasi konstan, total volume infiltrasi dan konstanta Horton dengan menerapkan metode Horton yang selanjutnya dilakukan klasifikasi laju infiltrasi sesuai dengan standar menurut Uhland & O’Neal, (1951). Hasil penelitian menunjukkan bahwa laju infiltrasi tanah berada pada kategori agak lambat hingga sedang. Nilai laju infiltrasi yang diperoleh berkisar antara 1,0155 cm/jam sampai dengan 3,2552 cm/jam dengan klasifikasi agak lambat hingga sedang. Terdapat perbedaan nilai laju infiltrasi antar jenis penggunaan lahan. Lahan dengan tutupan vegetasi seperti perkebunan, semak dan lahan terbuka hijau cenderung memiliki laju infiltrasi lebih tinggi dibandingkan lahan permukiman dan lahan terbuka tanpa vegetasi.

PERAN GURU DALAM PROSES PEMBELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI OLAHRAGA DAN KESEHATAN PADA SISWA KELAS IV-A SDN 015 TARAKAN DITINJAU DARI PERSPEKTIF SISWA

2025 · Thesis ·

Penelitian ini berfokus pada pelaksanaan peran guru dalam proses pembelajaran PJOK di kelas IV-A ditinjau dari prespektif siswa. Jenis penelitian pada penelitian ini ialah kualitatif dengan lokasi penelitian di kelas IV-A Sekolah Dasar Negri 015 Tarakan. Informan pada penelitian ini ialah siswa dan guru Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan kelas IV-A SDN 015 Tarakan dengan observsi, wawancara serta dokumentasi sebagai teknik pengumpulan data yang diterapkan. Proses analisis data melalui reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PJOK dapat melaksanakan peran guru dalam proses pembelajaran di kelas IV-A ditinjau dari prespektif siswa yang teraktualisasi melalui pelaksanaan peran guru sebagai pembimbing, fasilitator dan motivator. (1) peran guru sebagai pembimbing pelaksanaanya terlihat pada siswa kelas IV-A yang telah mendapatkan penjelasan materi dari guru pada proses pembelajaran PJOK, serta selalu dipastikan dapat memahami materi pembelajaran. (2) peran guru sebagai fasilitator implementasinya terlihat pada siswa yang telah mendapatkan penjelasan materi dengan bahasa yang mudah dipahami serta menggunakan alat bantu, sehingga memungkinkan siswa untuk lebih mudah memahami materi pembelajaran. (3) peran guru sebagai motivator aktualisasinya terlihat pada siswa yang telah memperoleh penyampaian motivasi dari guru PJOK kelas IV-A SDN 015 Tarakan secara intens setiap proses pembelajaran, sehingga siswa dapat bersemangat untuk mengikuti proses pembelajaran.

ASUHAN KEBIDANAN REMAJA DENGAN PEMBERIAN JUS KACANG HIJAU UNTUK PENCEGAHAN ANEMIA PADA REMAJA PUTRI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS GUNUNG LINGKAS

2025 · Book ·

Latar Belakang: Anemia pada remaja putri merupakan masalah kesehatan masyarakat yang serius karena dapat berdampak pada penurunan konsentrasi belajar, produktivitas, serta perkembangan fisik dan mental. Salah satu upaya pencegahan anemia secara nonfarmakologis yang efektif adalah melalui pemberian jus kacang hijau yang kaya zat besi, asam folat, dan vitamin B kompleks. Tujuan: Memberikan asuhan kebidanan pada remaja putri dengan anemia menggunakan intervensi jus kacang hijau sebagai upaya meningkatkan kadar hemoglobin (Hb) dan mencegah komplikasi jangka panjang. Metode: Pendekatan studi kasus dilakukan pada Nn. D, usia 19 tahun dengan anemia sedang (Hb 9,5 gr/dl) di wilayah kerja Puskesmas Gunung Lingkas. Intervensi berupa pemberian jus kacang hijau 250 ml sekali sehari selama 4 hari. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan pemeriksaan Hb menggunakan GChb Easy Touch. Hasil: Setelah intervensi selama 4 hari, terjadi peningkatan kadar hemoglobin dan perbaikan gejala anemia seperti kelelahan dan sulit konsentrasi. Remaja juga menunjukkan pemahaman yang baik terhadap pentingnya gizi seimbang dan dukungan keluarga dalam pencegahan anemia. Kesimpulan: Pemberian jus kacang hijau merupakan intervensi nonfarmakologis yang efektif, murah, dan mudah diterima dalam meningkatkan kadar Hb serta memperbaiki gejala anemia pada remaja putri. Diperlukan edukasi dan pendampingan berkelanjutan untuk meningkatkan kepatuhan dan keberhasilan intervensi