Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

PUTRI

530 karya publik ditemukan.

2026: 1642025: 1272024: 792023: 562022: 652021: 292020: 9

tinjauan viktimologi terhadap child grooming di indonesia

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan anak menjadi korban dari tindak kejahatan child grooming, serta menganalisis upaya penanggulangannya. Penelitian ini menggunakan metode normatif dengan pendekatan perundang-undangan, pendekatan konseptual, dan pendekatan kasus. Sumber bahan hukum yang digunakan terdiri atas bahan hukum primer, bahan hukum sekunder, dan bahan nonhukum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor yang menyebabkan anak menjadi korban child grooming meliputi faktor usia, ketidakmatangan emosional, kurangnya pengawasan orang tua, kebutuhan terhadap perhatian dan kasih sayang, kondisi ekonomi, penggunaan media sosial tanpa pendampingan, ketimpangan relasi kuasa, budaya diam, serta stigma terhadap korban. Faktor-faktor tersebut tidak dapat dipahami sebagai kesalahan anak, melainkan sebagai kondisi kerentanan yang dimanfaatkan oleh pelaku. Berdasarkan perspektif viktimologi, anak merupakan korban yang mengalami viktimisasi primer melalui manipulasi, ancaman, pemaksaan, dan eksploitasi seksual, serta berpotensi mengalami viktimisasi sekunder akibat stigma, penghakiman, dan perlakuan yang tidak sensitif. Upaya pencegahan harus dilakukan secara terpadu melalui keluarga, satuan pendidikan, masyarakat, pemerintah, aparat penegak hukum, dan penyelenggara platform digital. Pencegahan tersebut meliputi pendidikan perlindungan diri, peningkatan literasi digital, pengawasan yang proporsional, mekanisme pengaduan yang ramah anak, penegakan hukum, perlindungan identitas, pendampingan, rehabilitasi, dan pemulihan korban.

Deskripsi kemampuan pemahaman konsep KPK dan FPB pada siswa kelas V SDN 051 Tarakan

2026 · Book · Koleksi Perpustakaan

Kemampuan pemahaman konsep merupakan salah satu kemampuan penting dalam pembelajaran matematika karena siswa tidak hanya dituntut untuk menggunakan prosedur penyelesaian, tetapi juga memahami konsep yang digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan pemahaman konsep Kelipatan Persekutuan Terkecil (KPK) dan Faktor Persekutuan Terbesar (FPB) pada siswa kelas V SDN 051 Tarakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian sebanyak tiga siswa kelas V yang dipilih menggunakan teknik simpel random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan tes tertulis dan wawancara semi terstruktur, dengan instrumen berupa lembar soal dan pedoman wawancara. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga subjek menunjukkan kemampuan pemahaman konsep pada lima indikator, yaitu menyatakan ulang suatu konsep, mengklasifikasikan objek menurut sifat tertentu, menyajikan konsep dalam berbagai bentuk representasi matematis, mengembangkan syarat perlu dan syarat cukup suatu konsep, serta memilih dan menggunakan prosedur atau operasi tertentu. Seluruh subjek memiliki kesamaan dalam memahami konsep dan prosedur KPK dan FPB, tetapi berbeda dalam menyelesaikan masalah. Perbedaan juga ditemukan antara jawaban tertulis dan hasil wawancara, terutama pada informasi, langkah, dan alasan penyelesaian yang belum dituliskan secara lengkap, tetapi dapat dijelaskan siswa saat wawancara.

Hubungan Resiliensi dengan Kepuasan Kerja Perawat di Rumah Sakit X Kota Tarakan

2026 · Book · Koleksi Perpustakaan

Kepuasan kerja perawat masih menjadi permasalahan penting karena dapat memengaruhi kinerja, keselamatan pasien, dan kualitas pelayanan keperawatan. Di tengah tingginya beban kerja dan tekanan emosional, perawat membutuhkan resiliensi agar mampu beradaptasi dan mempertahankan kepuasan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan resiliensi dengan kepuasan kerja perawat di Rumah Sakit X Kota Tarakan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 230 perawat yang diambil menggunakan teknik stratified random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner resiliensi adaptasi dari Resilience Quotient Test (Reivich & Shatté) dan Job Satisfaction Survey (Spector), kemudian dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji korelasi Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat resiliensi tinggi sebanyak 100 orang (43,5%) dan tingkat kepuasan kerja pada kategori puas sebanyak 135 orang (58,7%). Hasil uji bivariat menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara resiliensi dengan kepuasan kerja perawat (0,001 (p 0,005)) dengan koefisien korelasi sebesar 0,716 yang berarti kekuatan hubungan kuat dan arah positif. Kesimpulan penelitian ini, semakin tinggi tingkat resiliensi perawat maka semakin tinggi pula kepuasan kerjanya. Diperlukan upaya penguatan resiliensi perawat melalui program pelatihan dan dukungan institusi agar dapat meningkatkan resiliensi perawat yang masih rendah sehingga tingkat kepuasan juga dapat meningkat.

Pengembangan Media PALIPAP (Papan Lipat Pancasila Pesisir) dalam Pembelajaran Pendidikan Pancasila Kelas II di SDN 023 Tarakan

2026 · Book · Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini untuk mengembangkan media PALIPAP (Papan Lipat Pancasila Pesisir) pada pembelajaran Pendidikan Pancasila kelas II di SDN 023 Tarakan. Tujuannya untuk mengetahui kelayakan dan kemenarikan media yang dikembangkan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan model ADDIE yang terdiri atas lima tahap, yaitu Analyze, Design, Develop, Implement, dan Evaluate. Subjek penelitian adalah siswa kelas II B SDN 023 Tarakan, dengan 6 siswa pada uji coba terbatas dan 19 siswa pada uji coba lapangan. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, validasi ahli media dan ahli materi, angket respons siswa, serta dokumentasi. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media PALIPAP memperoleh persentase validasi ahli media sebesar 95% dengan kategori sangat layak, sedangkan validasi ahli materi sebesar 84% dengan kategori layak. Hasil respon siswa pada uji coba terbatas memperoleh persentase 97% dengan kategori sangat menarik, sedangkan uji coba lapangan memperoleh persentase sebesar 95,5% dengan kategori sangat menarik. Dengan demikian, media PALIPAP dinyatakan layak dan menarik digunakan sebagai media pembelajaran Pendidikan Pancasila kelas II di SDN 023 Tarakan.

Penerapan Sanksi Pidana Dalam Kasus Kelalaian Pengemudi Bus Yang Menyebabkan Kematian Orang Lain (Studi Putusan Nomor 109/Pid.Sus/2025/PN Tar)

2026 · Book · Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan sanksi pidana terhadap kasus kelalaian pengemudi bus yang menyebabkan kematian orang lain, serta menganalisis dasar pertimbangan hakim dalam menetapkan vonis di bawah ketetapan undang-undang lalu lintas dan angkutan jalan terhadap pengemudi bus yang lalai sehingga menyebabkan kematian dalam Putusan Nomor 109/Pid.Sus/2025/PN Tar. Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif dengan menggunakan pendekatan perundang-undangan (statute approach), pendekatan konseptual (conceptual approach) dan pendekatan kasus (case approach). Sumber bahan hukum terdiri atas bahan hukum primer, sekunder, dan nonhukum yang dikumpulkan melalui studi kepustakaan, kemudian dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pidana penjara 1 (satu) tahun 8 (delapan) bulan dalam putusan tersebut belum sepenuhnya proporsional apabila ditinjau dari aspek kesalahan terdakwa. Penilaian ini berlandaskan pada kenyataan bahwa terdakwa sadar akan perbuatan kelalaiannya, menimbulkan korban jiwa, serta memberikan luka mendalam bagi keluarga korban. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa dasar pertimbangan hakim dalam memutuskan untuk meniadakan pidana denda terhadap terdakwa hanya karena terdapat alasan yang meringankan berupa pemberian santunan kepada keluarga korban dinilai kurang tepat dan mengesampingkan fungsi dari pidana denda tersebut. Sehingga, penghapusan pidana denda dan rendahnya pidana penjara yang diberikan kepada terdakwa sama sekali tidak seimbang dengan tingkat kelalaian terdakwa yang berdampak fatal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa sanksi pidana belum ditegakkan secara proporsionalitas dan membuktikan bahwa penegakan hukum dalam kasus kecelakaan lalu lintas masih lemah.

Pengembangan Media Kartu Kata Bergambar Pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas I-A SDN 007 Tarakan

2026 · Book · Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini bertujuan untuk menciptakan Media Kartu Kata Bergambar dalam Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas I-A SDN 007 Tarakan dan untuk mengukur kelayakan serta kemenarikan dari media kartu kata bergambar yang telah diciptakan. Penelitian ini menerapkan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang terdiri dari lima tahap, yaitu Analyze, Design, Develop, Implement, dan Evaluate. Produk yang dihasilkan adalah media kartu kata bergambar berukuran 7,5 × 11 cm yang terdiri atas kartu gambar dan kartu kata dengan isi berupa gambar hewan, buah, dan benda sehari-hari yang disusun berdasarkan huruf abjad A–Z. Validasi dilakukan oleh ahli media, ahli materi, dan praktisi untuk menilai kelayakan produk tersebut. Uji coba terbatas melibatkan 6 murid kelas I-A, sedangkan uji coba lapangan melibatkan 16 murid. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, lembar validasi ahli, angket respon murid, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan teknik deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa media kartu kata bergambar yang dikembangkan memperoleh persentase kelayakan dari ahli media sebesar 93%, dari ahli materi juga 93%, dan dari praktisi 97%, dengan rata-rata persentase kelayakan sebesar 94,33% yang termasuk dalam kategori ‘sangat layak’. Respon murid pada uji coba terbatas mencapai persentase 90%, sedangkan pada uji coba lapangan mendapat persentase 86,25%, dengan rata-rata sebesar 88,12% dan termasuk dalam kategori ‘sangat menarik’. Dengan demikian, media pembelajaran kartu kata bergambar dapat digunakan untuk mendukung proses pembelajaran media pembelajaran membaca permulaan kelas I.

PENGEMBANGAN PERMAINAN GAMBARIN KARIER TERHADAP PEMAHAMAN KARIER SISWA SMP NEGERI 5 TARAKAN

2026 · Book · Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kebingungan siswa dalam memilih sekolah lanjutan, terbatasnya informasi mengenai jurusan dan prospek pekerjaan, serta kurangnya keterlibatan siswa pada layanan bimbingan yang menggunakan metode konvensional. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan model Borg and Gall yang dikembangkan hingga langkah kelima, yaitu potensi dan masalah, mengumpulkan data, desaian produk, validasi desaian dan perbaikan desain. Produk yang dihasilkan berupa 32 kartu Gambarin Karier berukuran 5 cm x 7 cm beserta buku panduan permainan. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan lembar validasi berskala Likert, kemudian dianalisis menggunakan teknik deskriptif persentase dan deskriptif naratif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media permainan gambarin karier dalam bentuk kartu untuk meningkatkan pemahaman karier siswa SMP Negeri 5 Tarakan. Hasil validasi menunjukkan bahwa ahli materi dan bahasa memberikan persentase sebesar 75% dengan kategori layak, sedangkan ahli media memberikan persentase sebesar 88% dengan kategori sangat layak. Media permainan ini dinyatakan memenuhi kriteria untuk digunakan dalam layanan bimbingan layanan klasikal bidang karier.

HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN DENGAN KESIAPAN DALAM DETEKSI DINI DAN PENANGANAN AWAL KASUS HENTI JANTUNG DAN TERSEDAK PADA SISWA SEKOLAH MENENGAH ATAS

2026 · Book · Koleksi Perpustakaan

Henti jantung dan tersedak merupakan kondisi kegawatdaruratan yang membutuhkan deteksi dini dan penanganan awal secara cepat dan tepat. Pengetahuan dan kesiapan siswa penting dalam mendukung pemberian pertolongan pertama. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara pengetahuan dengan kesiapan dalam deteksi dini dan penanganan awal kasus henti jantung dan tersedak pada siswa SMA Negeri 2 Tarakan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain deskriptif korelasional dan pendekatan cross-sectional. Sampel berjumlah 260 siswa yang dipilih menggunakan teknik stratified random sampling. Analisis data menggunakan uji Gamma. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar siswa memiliki pengetahuan henti jantung (63,1%) dan tersedak (92,3%) dalam kategori baik, sedangkan kesiapan penanganan henti jantung (60%) dan tersedak (64,6%) berada dalam kategori cukup. Terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan henti jantung dengan kesiapan penanganan henti jantung (p = 0,048; r = 0,225), dan tidak terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan tersedak dengan kesiapan penanganan tersedak (p = 0,822; r = -0,050). Kesimpulan penelitian menunjukkan adanya hubungan antara pengetahuan dan kesiapan pada kasus henti jantung, tetapi tidak pada kasus tersedak. Oleh karena itu, diperlukan edukasi dan pelatihan pertolongan pertama secara berkala untuk meningkatkan pengetahuan dan kesiapan siswa dalam menghadapi kasus henti jantung dan tersedak.

Deskripsi kemampuan pemahaman konsep KPK dan FPB pada siswa kelas V SDN 051 Tarakan

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kemampuan pemahaman konsep merupakan salah satu kemampuan penting dalam pembelajaran matematika karena siswa tidak hanya dituntut untuk menggunakan prosedur penyelesaian, tetapi juga memahami konsep yang digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan pemahaman konsep Kelipatan Persekutuan Terkecil (KPK) dan Faktor Persekutuan Terbesar (FPB) pada siswa kelas V SDN 051 Tarakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian sebanyak tiga siswa kelas V yang dipilih menggunakan teknik simpel random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan tes tertulis dan wawancara semi terstruktur, dengan instrumen berupa lembar soal dan pedoman wawancara. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga subjek menunjukkan kemampuan pemahaman konsep pada lima indikator, yaitu menyatakan ulang suatu konsep, mengklasifikasikan objek menurut sifat tertentu, menyajikan konsep dalam berbagai bentuk representasi matematis, mengembangkan syarat perlu dan syarat cukup suatu konsep, serta memilih dan menggunakan prosedur atau operasi tertentu. Seluruh subjek memiliki kesamaan dalam memahami konsep dan prosedur KPK dan FPB, tetapi berbeda dalam menyelesaikan masalah. Perbedaan juga ditemukan antara jawaban tertulis dan hasil wawancara, terutama pada informasi, langkah, dan alasan penyelesaian yang belum dituliskan secara lengkap, tetapi dapat dijelaskan siswa saat wawancara.

PENGARUH LAYANAN KONSELING KELOMPOK TERHADAP DISIPLIN PESERTA DIDIK KELAS IX DI SMP NEGERI 13 TARAKAN

2026 · Book · Koleksi Perpustakaan

THE IMPACT OF GROUP COUNSELING SERVICES ON THE BEHAVIOR OF NINTH-GRADE STUDENTS AT SMPN 13 TARAKAN Abstract This research was prompted by the inadequate discipline exhibited by ninth-grade students at SMP Negeri 13 Tarakan, as indicated by absenteeism, lateness, non-adherence to the dress code, incomplete assignments, and disrespect toward teachers. This research utilized a quantitative methodology using a one-group pretest-posttest design. The sample comprised 9 students chosen by purposive sampling. Data were gathered utilizing a Likert-scale survey that has undergone validation and reliability testing. Data examination was performed utilizing both descriptive and inferential techniques to evaluate the hypothesis. The findings of the research revealed an enhancement in discipline scores after the implementation of group counseling services, demonstrating a notable impact with an Asymp. Sig. (2-tailed) of 0.001. Since this value is less than 0.05, H_a is accepted. Group counseling services regarding, student discipline. Thus, group counseling services are effective in improving the discipline of ninth-grade students. Keywords: group counseling, student discipline.

Perbandingan Penurunan Bobot Sampah Organik Pada Pembuatan Kompos Menggunakan Metode Berkeley dan Takakura Serta Potensinya Sebagai Sumber Belajar Biologi

2026 · Book · Koleksi Perpustakaan

Abstrak Penelitian ini bertujuan membandingkan penurunan bobot sampah organik pada proses pengomposan menggunakan metode Berkeley dan Takakura serta mengkaji potensinya sebagai sumber belajar biologi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen melalui Rancangan Acak Lengkap (RAL) satu faktor yaitu metode pengomposan, dengan dua perlakuan dan tiga ulangan. Bahan yang digunakan sampah organik berupa sisa sayuran, daun kering, dan serbuk gergaji dengan penambahan aktivator EM4. Penurunan bobot ditentukan berdasarkan perubahan bobot awal dan akhir bahan hingga berakhirnya proses dekomposisi. Parameter pendukung selama proses pengomposan meliputi suhu, pH, dan kelembapan, sedangkan hasil akhir dianalisis berdasarkan suhu, pH, kelembapan, C-organik, N-total, dan rasio C/N. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata penurunan bobot metode Berkeley sebesar 176,85 g/hari, lebih tinggi dibandingkan Takakura sebesar 146,30 g/hari. Namun uji One-Way ANOVA menunjukkan perbedaan tersebut tidak signifikan secara statistik dengan Sig 0,135 (Sig> 0,05). Karakteristik akhir kompos relatif sama. Berdasarkan SNI, nilai pH, kelembapan, dan N-total memenuhi persyaratan, sedangkan suhu, C-organik dan rasio C/N masih belum memenuhi persyaratan. Hasil penelitian berpotensi dimanfaatkan sebagai sumber belajar biologi dalam bentuk modul ajar pada materi Ekologi dan Lingkungan. Abstract This study aimed to compare the reduction in organic waste weight during the composting process using the Berkeley and Takakura methods and to examine its potential as a biology learning resource. This study employed a quantitative approach using an experimental method with a Completely Randomized Design (CRD) involving one factor, namely the composting method, with two treatments and three replications. The materials consisted of organic waste, including vegetable residues, dried leaves, and sawdust, with the addition of EM4 as an activator. Weight reduction was determined based on the difference between the initial and final weights of the materials at the end of the decomposition process. Supporting parameters monitored during the composting process included temperature, pH, and moisture content, while the final compost characteristics were analyzed based on temperature, pH, moisture content, organic carbon (C-organic), total nitrogen (N-total), and the C/N ratio. The results showed that the mean weight reduction using the Berkeley method was 176.85 g/day, which was higher than that obtained using the Takakura method (146.30 g/day). However, the One-Way ANOVA results indicated that this difference was not statistically significant, with a significance value of 0.135 (p > 0.05). The final characteristics of the compost produced by the two methods were relatively similar. Based on the Indonesian National Standard (SNI), the pH, moisture content, and total nitrogen values met the required standards, whereas temperature, organic carbon, and the C/N ratio did not yet meet the specified requirements. The findings of this study have potential applications as a biology learning resource in the form of a teaching module for topics related to Ecology and the Environment.

Pengembangan LKPD IPAS Materi Bentuk Keragaman Budaya Pada Siswa Kelas IV SDN 045 Tarakan

2026 · Book · Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) IPAS materi Bentuk Keragaman Budaya pada siswa kelas IV-B SDN 045 Tarakan serta mengetahui kelayakan dan respon siswa terhadap LKPD yang dikembangkan. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh penggunaan bahan ajar yang masih terbatas pada buku cetak dan buku tulis yang cenderung monoton, serta keterbatasan gambar budaya yang menyebabkan siswa mengalami kesulitan dalam memahami bentuk nyata keragaman budaya. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang terdiri atas lima tahap, yaitu Analyze, Design, Develop, Implement, dan Evaluate. Subjek penelitian terdiri dari 6 siswa pada uji coba terbatas dan siswa kelas IV-B pada uji coba lapangan. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, lembar validasi ahli, angket respon siswa, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan teknik deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LKPD yang dikembangkan memperoleh persentase kelayakan dari ahli media sebesar 90%, ahli bahasa sebesar 100%, dan ahli materi sebesar 97,7%, dengan rata-rata persentase kelayakan sebesar 95,9% dan termasuk kategori sangat layak. Hasil respon siswa pada uji coba terbatas memperoleh persentase sebesar 95,3%, sedangkan uji coba lapangan memperoleh persentase sebesar 93,1%, dengan rata-rata sebesar 94,2% dan termasuk kategori sangat menarik. Berdasarkan hasil tersebut, LKPD IPAS materi Bentuk Keragaman Budaya dinyatakan sangat layak dan sangat menarik untuk digunakan sebagai bahan ajar pendukung dalam pembelajaran IPAS kelas IV sekolah dasar.

Pengaruh Layanan Bimbingan Kelompok Dengan Permainan Lempar Sandal Terhadap Kemandirian Belajar Di SMP Negeri 7 Tarakan

2026 · Book · Koleksi Perpustakaan

A student's self-directed learning and self-motivated study are referred to as learning autonomy, which is marked by their self-reliance, confidence, responsibility (independence), initiative, and control. Concerns over students' learning independence necessitate suitable guidance and counseling services, including group guidance through the "Lempar sandal game". This research attempts to assess the impact of group counseling services utilizing the "Lempar sandal game" on students' learning autonomy at SMPN 7 Tarakan. This research employs a quantitative methodology with a pre-experimental framework involving a one-group pretest-posttest design. The research sample comprised eighth-grade students chosen by random sampling. Data were gathered utilizing a learning independence scale and examined with a paired-sample t-test. The results revealed a difference in learning independence scores prior to and following the intervention. The mean pretest score of 89.875 grew to 130.625 on the posttest, with a calculated t-value of -6.315 (df = 7). The significance threshold was 0.000 0.05. Ho was rejected, whereas H, was accepted, showing that group counseling utilizing the "sandal-throwing game" improves the learning independence of eighth-grade students at SMP Negeri 7 Tarakan.

Pengembangan Media PALIPAP (Papan Lipat Pancasila Pesisir) dalam Pembelajaran Pendidikan Pancasila Kelas II di SDN 023 Tarakan

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini untuk mengembangkan media PALIPAP (Papan Lipat Pancasila Pesisir) pada pembelajaran Pendidikan Pancasila kelas II di SDN 023 Tarakan. Tujuannya untuk mengetahui kelayakan dan kemenarikan media yang dikembangkan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan model ADDIE yang terdiri atas lima tahap, yaitu Analyze, Design, Develop, Implement, dan Evaluate. Subjek penelitian adalah siswa kelas II B SDN 023 Tarakan, dengan 6 siswa pada uji coba terbatas dan 19 siswa pada uji coba lapangan. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, validasi ahli media dan ahli materi, angket respons siswa, serta dokumentasi. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media PALIPAP memperoleh persentase validasi ahli media sebesar 95% dengan kategori sangat layak, sedangkan validasi ahli materi sebesar 84% dengan kategori layak. Hasil respon siswa pada uji coba terbatas memperoleh persentase 97% dengan kategori sangat menarik, sedangkan uji coba lapangan memperoleh persentase sebesar 95,5% dengan kategori sangat menarik. Dengan demikian, media PALIPAP dinyatakan layak dan menarik digunakan sebagai media pembelajaran Pendidikan Pancasila kelas II di SDN 023 Tarakan.

tinjauan viktimologi terhadap child grooming di indonesia

2026 · Book · Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan anak menjadi korban dari tindak kejahatan child grooming, serta menganalisis upaya penanggulangannya. Penelitian ini menggunakan metode normatif dengan pendekatan perundang-undangan, pendekatan konseptual, dan pendekatan kasus. Sumber bahan hukum yang digunakan terdiri atas bahan hukum primer, bahan hukum sekunder, dan bahan nonhukum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor yang menyebabkan anak menjadi korban child grooming meliputi faktor usia, ketidakmatangan emosional, kurangnya pengawasan orang tua, kebutuhan terhadap perhatian dan kasih sayang, kondisi ekonomi, penggunaan media sosial tanpa pendampingan, ketimpangan relasi kuasa, budaya diam, serta stigma terhadap korban. Faktor-faktor tersebut tidak dapat dipahami sebagai kesalahan anak, melainkan sebagai kondisi kerentanan yang dimanfaatkan oleh pelaku. Berdasarkan perspektif viktimologi, anak merupakan korban yang mengalami viktimisasi primer melalui manipulasi, ancaman, pemaksaan, dan eksploitasi seksual, serta berpotensi mengalami viktimisasi sekunder akibat stigma, penghakiman, dan perlakuan yang tidak sensitif. Upaya pencegahan harus dilakukan secara terpadu melalui keluarga, satuan pendidikan, masyarakat, pemerintah, aparat penegak hukum, dan penyelenggara platform digital. Pencegahan tersebut meliputi pendidikan perlindungan diri, peningkatan literasi digital, pengawasan yang proporsional, mekanisme pengaduan yang ramah anak, penegakan hukum, perlindungan identitas, pendampingan, rehabilitasi, dan pemulihan korban.

Penerapan Sanksi Pidana Dalam Kasus Kelalaian Pengemudi Bus Yang Menyebabkan Kematian Orang Lain (Studi Putusan Nomor 109/Pid.Sus/2025/PN Tar)

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan sanksi pidana terhadap kasus kelalaian pengemudi bus yang menyebabkan kematian orang lain, serta menganalisis dasar pertimbangan hakim dalam menetapkan vonis di bawah ketetapan undang-undang lalu lintas dan angkutan jalan terhadap pengemudi bus yang lalai sehingga menyebabkan kematian dalam Putusan Nomor 109/Pid.Sus/2025/PN Tar. Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif dengan menggunakan pendekatan perundang-undangan (statute approach), pendekatan konseptual (conceptual approach) dan pendekatan kasus (case approach). Sumber bahan hukum terdiri atas bahan hukum primer, sekunder, dan nonhukum yang dikumpulkan melalui studi kepustakaan, kemudian dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pidana penjara 1 (satu) tahun 8 (delapan) bulan dalam putusan tersebut belum sepenuhnya proporsional apabila ditinjau dari aspek kesalahan terdakwa. Penilaian ini berlandaskan pada kenyataan bahwa terdakwa sadar akan perbuatan kelalaiannya, menimbulkan korban jiwa, serta memberikan luka mendalam bagi keluarga korban. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa dasar pertimbangan hakim dalam memutuskan untuk meniadakan pidana denda terhadap terdakwa hanya karena terdapat alasan yang meringankan berupa pemberian santunan kepada keluarga korban dinilai kurang tepat dan mengesampingkan fungsi dari pidana denda tersebut. Sehingga, penghapusan pidana denda dan rendahnya pidana penjara yang diberikan kepada terdakwa sama sekali tidak seimbang dengan tingkat kelalaian terdakwa yang berdampak fatal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa sanksi pidana belum ditegakkan secara proporsionalitas dan membuktikan bahwa penegakan hukum dalam kasus kecelakaan lalu lintas masih lemah.

Valuasi Ekonomi Wana Wisata Persemaian Kota Tarakan

2026 · Book · Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai ekonomi Wana Wisata Persemaian Kota Tarakan berdasarkan manfaat yang dapat diestimasi secara kuantitatif. Wana Wisata Persemaian dimanfaatkan sebagai tempat rekreasi, olahraga, dan edukasi serta memiliki nilai keberadaan dan nilai warisan bagi masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Data yang digunakan terdiri atas data primer yang diperoleh melalui kuesioner kepada 60 responden pengunjung Wana Wisata Persemaian Kota Tarakan dan data sekunder sebagai data pendukung. Penentuan responden dilakukan menggunakan teknik Quota Accidental Sampling. Analisis nilai ekonomi dilakukan menggunakan Travel Cost Method (TCM) untuk mengestimasi nilai guna langsung berdasarkan biaya perjalanan yang dikeluarkan pengunjung, sedangkan nilai keberadaan dan nilai warisan diestimasi menggunakan Contingent Valuation Method (CVM) melalui pendekatan Willingness to Pay (WTP). Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai guna langsung Wana Wisata Persemaian sebesar Rp 477.006.243 per tahun, nilai keberadaan sebesar Rp 306.000.000 per tahun, dan nilai warisan sebesar Rp 406.980.000 per tahun. Berdasarkan ketiga komponen nilai tersebut, nilai ekonomi Wana Wisata Persemaian Kota Tarakan yang berhasil diestimasi dalam penelitian ini sebesar Rp 1.189.986.243 per tahun.

PENGEMBANGAN PERMAINAN GAMBARIN KARIER TERHADAP PEMAHAMAN KARIER SISWA SMP NEGERI 5 TARAKAN

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kebingungan siswa dalam memilih sekolah lanjutan, terbatasnya informasi mengenai jurusan dan prospek pekerjaan, serta kurangnya keterlibatan siswa pada layanan bimbingan yang menggunakan metode konvensional. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan model Borg and Gall yang dikembangkan hingga langkah kelima, yaitu potensi dan masalah, mengumpulkan data, desaian produk, validasi desaian dan perbaikan desain. Produk yang dihasilkan berupa 32 kartu Gambarin Karier berukuran 5 cm x 7 cm beserta buku panduan permainan. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan lembar validasi berskala Likert, kemudian dianalisis menggunakan teknik deskriptif persentase dan deskriptif naratif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media permainan gambarin karier dalam bentuk kartu untuk meningkatkan pemahaman karier siswa SMP Negeri 5 Tarakan. Hasil validasi menunjukkan bahwa ahli materi dan bahasa memberikan persentase sebesar 75% dengan kategori layak, sedangkan ahli media memberikan persentase sebesar 88% dengan kategori sangat layak. Media permainan ini dinyatakan memenuhi kriteria untuk digunakan dalam layanan bimbingan layanan klasikal bidang karier.

Pengembangan Media Kartu Kata Bergambar Pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas I-A SDN 007 Tarakan

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menciptakan Media Kartu Kata Bergambar dalam Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas I-A SDN 007 Tarakan dan untuk mengukur kelayakan serta kemenarikan dari media kartu kata bergambar yang telah diciptakan. Penelitian ini menerapkan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang terdiri dari lima tahap, yaitu Analyze, Design, Develop, Implement, dan Evaluate. Produk yang dihasilkan adalah media kartu kata bergambar berukuran 7,5 × 11 cm yang terdiri atas kartu gambar dan kartu kata dengan isi berupa gambar hewan, buah, dan benda sehari-hari yang disusun berdasarkan huruf abjad A–Z. Validasi dilakukan oleh ahli media, ahli materi, dan praktisi untuk menilai kelayakan produk tersebut. Uji coba terbatas melibatkan 6 murid kelas I-A, sedangkan uji coba lapangan melibatkan 16 murid. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, lembar validasi ahli, angket respon murid, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan teknik deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa media kartu kata bergambar yang dikembangkan memperoleh persentase kelayakan dari ahli media sebesar 93%, dari ahli materi juga 93%, dan dari praktisi 97%, dengan rata-rata persentase kelayakan sebesar 94,33% yang termasuk dalam kategori ‘sangat layak’. Respon murid pada uji coba terbatas mencapai persentase 90%, sedangkan pada uji coba lapangan mendapat persentase 86,25%, dengan rata-rata sebesar 88,12% dan termasuk dalam kategori ‘sangat menarik’. Dengan demikian, media pembelajaran kartu kata bergambar dapat digunakan untuk mendukung proses pembelajaran media pembelajaran membaca permulaan kelas I.