Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

Nur

1.698 karya publik ditemukan.

2027: 12026: 3342025: 2932024: 3222023: 2682022: 2692021: 1482020: 522019: 8

Hubungan Antara Self Esteem dengan Nomophobia pada Perawat Generasi z di Rumah Sakit Wilayah Pesisir Kalimantan

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Perawat generasi Z di rumah sakit memiliki self esteem yang tinggi, yang ditandai dengan kemampuan mereka dalam menghargai diri dan memiliki kepercayaan diri dalam melakukan tugas keperawatan. Generasi Z lahir dan tumbuh di era teknologi yang semakin berkembang. Sehingga dengan penggunaan smartphone yang berlebihan dapat memberikan efek kecanduan, nomophobia, memperburuk self esteem, memperburuk kinerja individu, dan mempengaruhi hubungan sosial ditempat kerja. Tujuan penelitian ini yaitu untuk meneliti terkait hubungan antara self esteem dengan nomophobia pada perawat generasi Z di rumah sakit wilayah pesisir Kalimantan. Populasi dalam penelitian ini adalah perawat yang memiliki rentang tahun kelahiran 1997-2012 dengan jumlah sampel yaitu 51 responden dengan menggunakan teknik total sampling. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional dengan uji Gamma. Adapun dalam penelitian ini ditemukan tingkat self esteem tinggi dan nomophobia sedang, serta penggunaan smartphone untuk bermain game online baik di rumah maupun di rumah sakit memiliki frekuensi selalu dengan persentase yang tinggi. Hasil studi menunjukkan bahwa nilai p = 0,415 yang menunjukkan bahwa hubungan antara self esteem dengan nomophobia tidak signifikan. Hasil lain, penggunaan smartphone untuk bermain game online baik di rumah maupun di rumah sakit memiliki frekuensi penggunaan selalu dengan persentase tertinggi. Perawat generasi Z dalam penelitian ini memiliki self esteem yang tinggi sehingga dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan keterampilan dalam pemberian layanan kesehatan.

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TINGKAT KEMISKINAN DI PROVINSI KALIMANTAN UTARA

2025 · Thesis ·

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui analisis faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat kemiskinan di Provinsi Kalimantan Utara secara persial dan simultan. Dalam penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data sekunder meliputi data Tingkat Kemiskinan, Pengangguran, Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Sedangkan metode analisis menggunakan analisis regresi data panel dengan bantuan aplikasi E-Views 10. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengangguran berpengaruh positif dan signifikan terhadap tingkat kemiskinan di Provinsi Kalimantan Utara, Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja tidak berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap tingkat kemiskinan di Provinsi Kalimantan Utara, Indeks Pembangunan Manusia tidak signifikan terhadap tingkat kemiskinan di Provinsi Kalimantan Utara, serta terdapat hubungan secara simultan antara variabel Pengangguran, Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja dan Indeks Pembangunan Manusia berpengaruh signifikan terhadapa Tingkat Kemiskinan di Provinsi kalimantan Utara.

Gambaran Kepuasan Kerja Perawat Rumah Sakit X di Wilayah Pesisir Kalimantan Utara

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kepuasan kerja perawat merupakan faktor penting yang memengaruhi kualitas pelayanan kesehatan, kesejahteraan perawat, serta niat untuk tetap bekerja. Kepuasan kerja yang rendah dapat meningkatkan risiko turnover dan menurunkan kualitas pelayanan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasan kerja perawat Rumah Sakit X di wilayah pesisir Kalimantan Utara. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain survei deskriptif. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 139 responden. Analisis data yang digunakan adalah analisis univariat. Delapan komponen kepuasan kerja dianalisis, dengan tingkat kepuasan tertinggi pada aspek hubungan dengan rekan kerja, jadwal dinas, dan kesempatan berinteraksi. Sebaliknya, penghargaan eksternal menjadi sumber ketidakpuasan tertinggi (51,8%), terutama dialami oleh perawat non-ASN, lulusan D3, dan berpenghasilan dibawah UMR. Komitmen kerja juga ditemukan tinggi, dengan 76,3% responden menyatakan ingin tetap bekerja di rumah sakit. Implikasi dari hasil ini menekankan pentingnya peningkatan sistem penghargaan dan insentif berbasis kinerja untuk mempertahankan motivasi dan stabilitas tenaga keperawatan, serta meningkatkan mutu pelayanan rumah sakit. Kesimpulan dari penelitian ini menyatakan bahwa meskipun tingkat kepuasan kerja tergolong sedang, perawat tetap menunjukkan komitmen tinggi, sehingga perlu ada perbaikan pada aspek penghargaan agar kesejahteraan tenaga kesehatan perawat dapat ditingkatkan.

Analisis putusan terhadap dokter yang melakukan tinda pidana malpraktik (studi kasus Putusan Nomor : 233/Pid.sus/2021)

2025 · Book · Koleksi Perpustakaan

Analisis Putusan Terhadap Dokter Yang Melakukan Tindak Pidana Malpraktik (Studi Kasus Putusan 233/Pid.Sus/2021) Malpraktik Medis adalah tindakan kesalahan (kealpaan) atau kelalaian yang dilakukan oleh dokter yang dapat merugikan pasien dan berpotensi menimbulkan tindak pidana. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dasar pertimbangan hakim terhadap kasus tindak pidana malpraktik yang dilakukan oleh dokter. Serta untuk mengetahui bentuk pertanggungjawaban dokter dalam melakukan tindak pidana malpraktik (Studi kasus putusan Nomor 233/Pid.Sus/2021). Seluruh sumber bahan hukum yang diperoleh dalam penelitian dianalisis dengan menggunakan analisis kualitatif. Teknik pengumpulan sumber bahan hukum dilakukan dengan metode studi kepustakaan yang dilakukan untuk mengumpulkan dan menganalisis sumber bahan hukum primer, sumber bahan hukum sekunder, dan sumber bahan nonhukum yang relevan untuk memperoleh hasil penelitian yang objektif terkait dengan penelitian. Metode penelitian menggunakan jenis pendekatan perundang-undangan dan pendekatan kasus. Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis normatif. Maka setelah menganalisi putusan tersebut penulis menyimpulkan bahwa adanya kekaburan norma, karena kurangnya perlindungan yang tegas dan efektif bagi korban. Lalu didalam kasus tersebut dokter yang melakukan tindakan malpraktik tidak mendapatkan sanksi yang sesuai dengan perbuatannya menurut undang-undang yang sebagaimana telah diatur berdasarkan Undang-Undang No. 29 Tahun 2004 tentang Praktik Kedokteran Pasal 79 huruf c. Undang-Undang tersebut dicabut dan digantikan dengan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023.

PERAN PROFITABILITAS, UKURAN PERUSAHAAN DAN STRUKTUR MODAL DALAM MENINGKATKAN NILAI PERUSAHAAN DENGAN INFLASI SEBAGAI VARIABEL MODERASI (Studi Empiris pada Perusahaan Sektor Kesehatan di Bursa Efek Indonesia Periode 2019-2023)

2025 · Thesis ·

Penelitian ini bertujuan untuk menguji peran profitabilitas, ukuran perusahaan dan struktur modal dalam meningkatkan nilai perusahaan dengan inflasi sebagai variabel moderasi pada perusahaan sektor kesehatan di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2019-2023. Pemilihan sampel menggunakan metode purposive sampling yang diperoleh 18 perusahaan sehingga mendapatkan 90 observasi dalam penelitian ini, teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan PLS-SEM dengan aplikasi WarpPLS 8.0. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa profitabilitas dan ukuran perusahaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan, sedangkan struktur modal tidak berpengaruh signifikan. Inflasi tidak memoderasi hubungan antara profitabilitas dan nilai perusahaan maupun hubungan ukuran perusahaan dengan nilai perusahaan, kemudian inflasi memoderasi hubungan struktur modal dan nilai perusahaan secara negatif dan signifikan. Implikasi teoritis penelitian ini mendukung penerapan teori sinyal, namun tidak mendukung teori trade-off dan teori hipotesis fisher dalam menjelaskan faktor yang memengaruhi nilai perusahaan.

Implikasi Pembiayaan Perbankan terhadap Kinerja Transportasi di Indonesia

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efisiensi relatif produksi, penyerapan pembiayaan perbankan, dan efektivitas pembiayaan perbankan terhadap sektor transportasi. Penelitian ini dilakukan menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan data sekunder hasil publikasi Bank Indonesia (BI) dan Badan Pusat Statistik (BPS). Penelitian menggunakan alat analisis Location Quotient (LQ) yang telah ditransformasi menjadi efisiensi relatif produksi dan penyerapan pembiayaan, Incremental Capital Output Ratio (ICOR), dan pola pemetaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kawasan yang memiliki tingkat efisiensi relatif produksi tertinggi ialah kawasan Kepulauan Nusa Tenggara dengan nilai 1,41, sementara kawasan yang memiliki tingkat efisiensi relatif produksi rendah ialah kawasan Jawa dengan nilai 1,07. Penyerapan pembiayaan perbankan untuk sektor transportasi tertinggi ialah kawasan Kalimantan dengan nilai 0,99, sementara kawasan yang penyerapan pembiayaan perbankan rendah ialah kawasan Kepulauan Nusa Tenggara dengan nilai 0,40. Analisis Incremental Capital Output Ratio (ICOR) kawasan dengan nilai efektif ialah kawasan Papua dengan nilai 0,97, sedangkan kawasan dengan nilai kurang efektif ialah kawasan Jawa dengan nilai 5,41. Pola pemetaan efisiensi relatif produksi dengan penyerapan pembiayaan menunjukkan provinsi yang konsisten dikategori progresif inovatif ialah provinsi Sumatera Barat, Bengkulu, Aceh, Bali, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Utara, Gorontalo, Maluku, DI Yogyakarta, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Tenggara, dan Kalimantan Tengah. Kemudian provinsi yang konsisten dikategori gagal ialah provinsi Kepulauan Riau. Analisis perencanaan kebutuhan kapital setiap kawasan di Indonesia tahun 2024-2030 dengan target pertumbuhan ekonomi sebesar 6% dibutuhkan kapital sebesar Rp1.295.171.990.000 triliun, selanjutnya target pertumbuhan 9% dibutuhkan kapital sebesar Rp1.942.757.990.000 triliun, sementara target pertumbuhan 12% dibutuhkan kapital sebesar Rp2.590.343.990.000 triliun

PENGARUH MEDIA SOSIAL TERHADAP PEMASARAN CAFE UPHILL DI ERA DIGITAL DI KOTA TARAKAN

2025 · Thesis ·

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh media sosial terhadap efektivitas pemasaran Café Uphill di era digital di Kota Tarakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan metode purposive sampling yang menetapkan responden berdasarkan kriteria tertentu yang sesuai dengan tujuan penelitian. Teknik pengumpulan data meliputi kuesioner dan wawancara terstruktur, sementara analisis data dilakukan melalui analisis deskriptif, uji validitas dan reliabilitas instrumen, uji asumsi klasik (normalitas, heteroskedastisitas, dan linearitas), uji hipotesis (uji t), koefisien determinasi, serta analisis regresi linier sederhana. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa variabel media sosial memiliki skor aksesibilitas tertinggi sebesar 91%, terutama pada indikator kemudahan akses terhadap informasi dan kontak café melalui platform media sosial. Seluruh item instrumen dinyatakan valid (r hitung > r tabel 0,195) dan reliabel dengan nilai Cronbach Alpha sebesar 0,623. Uji Wilcoxon menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara variabel media sosial dan pemasaran dengan nilai signifikansi 0,000 (p 0,05). Analisis regresi linier sederhana menghasilkan persamaan Y = 55,234 + 0,156X dengan nilai koefisien regresi (Beta) sebesar 0,313 dan standard error sebesar 0,048, yang menunjukkan bahwa setiap peningkatan satuan skor media sosial akan meningkatkan efektivitas pemasaran sebesar 0,156 satuan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa media sosial berpengaruh positif dan signifikan terhadap efektivitas pemasaran Café Uphill. Media sosial terbukti sebagai saluran strategi dalam meningkatkan visibilitas dan daya jangkau pemasaran melalui penyebaran informasi yang cepat, interaktif, dan mudah diakses oleh konsumen di era digital.

PENGARUH PENGETAHUAN KEUANGAN DAN SIKAP KEUANGAN TERHADAP KESEJAHTERAAN KEUANGAN DENGAN PERILAKU MANAJEMEN KEUANGAN SEBAGAI VARIABEL INTERVENING (Studi Pada Mahasiswa Baru Fakultas Ekonomi Universitas Borneo Tarakan Angkatan 2024)

2025 · Book ·

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengetahuan keuangan dan sikap keuangan terhadap kesejahteraan keuangan dengan perilaku manajemen keuangan sebagai variabel intervening Pada Mahasiswa Baru Fakultas Ekonomi Universitas Borneo Tarakan Angkatan 2024. Jenis penelitian ini termasuk dalam penelitian kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa baru angkatan 2024 di Fakultas Ekonomi universitas borneo tarakan. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah non probability sampling dengan sampel berjumlah 170. Data yang diperoleh dengan menyebarkan kuesioner kemudian dianalisis dengan menggunakan uji regresi linear berganda dan uji hipotesis dengan menggunakan SPSS IBM versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan keuangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku manajemen keuangan serta kesejahteraan keuangan. Sikap keuangan tidak berpengaruh signifikan terhadap perilaku manajemen keuangan, tetapi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesejahteraan keuangan. Perilaku manajemen keuangan juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesejahteraan keuangan. Selain itu, perilaku manajemen keuangan memediasi pengaruh pengetahuan keuangan terhadap kesejahteraan keuangan, tetapi tidak memediasi hubungan antara sikap keuangan dan kesejahteraan keuangan.

Kinerja Peusahaan Umum Daerah Tarakan Media Telekomunikasi Berdasarkan Balanced Scorecard

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk melihat kinerja Perumda Tarakan Media Telekomunikasi menggunakan metode Balanced Scorecard. Metode Balanced Scorecard mengukur kinerja perusahaan dari sisi keuangan dan sisi non- keuangan perusahaan. Metode Balanced Scorecard memiliki 4 (empat) perspektif dalam mengukur kinerja perusahaan yakni perspektif keuangan, perspektif pelanggan, perspektif proses bisnis internal, dan perspektif pembelajaran dan pertumbuhan. Metode dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan menggunakan data sekunder dan data primer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja Perumda Tarakan Media Telekomunikasi diukur menggunakan Balanced Scorecard pada perspektif keuangan menunjukkan kinerja yang buruk karena ROA dan ROE jauh dibawah standar, perspektif pelanggan menunjukkan hasil yang memuaskan karena tingkat kepuasan pelanggan baik, perspektif proses bisnis internal menunjukkan kinerja yang kurang efektif, dan perspektif pertumbuhan dan pembelajaran menunjukkan kinerja yang kurang baik karena produktivitas karyawan mengalami fluktuasi.

Pengaruh Pengeluaran Konsumsi Rumah Tangga Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Di Kalimantan Utara

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh Pengeluaran Konsumsi Rumah Tangga Terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Kalimantan Utara. Konsumsi rumah tangga merupakan salah satu komponen utama dalam Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), yang terdiri dari pengeluaran untuk makanan dan non-makanan. Penelitian ini menggunakan metode analisis regresi data panel dengan pendekatan OLS, berdasarkan data sekunder yang di peroleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Utara selama periode 2018-2023. Berdasarkan hasil perhitungan regresi data panel menggunakan software Eviews 12 maka hasil yang di peroleh secara parsial variabel Pengeluaran Konsumsi Rumah Tangga (Makanan) tidak memiliki pengaruh terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Kalimantan Utara dilihat dengan nilai thitung lebih kecil dibandingkan dengan ttabel (-1.520278 2.052), Pengeluaran Konsumsi Rumah Tangga (Non Makanan) tidak berpengaruh terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Kalimantan Utara dengan melihat nilai thitung lebih kecil dari nilai ttabel (0.987291 2.052). Adapun secara simultan dari variabel Pengeluaran Konsumsi Rumah Tangga (Makanan) dan Pengeluaran Konsumsi Rumah Tangga (Non Makanan) tidak memiliki pengaruh terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Kalimantan Utara dengan melihat dari nilai Fhitung lebih kecil dari Ftabel (1.160293 3.35). Selanjutnya diperoleh hasil dari koefisien determinasi atau (R2) sebesar 1.0934 %.

ANALISIS PENERAPAN SANKSI PIDANA KEBIRI KIMIA BAGI PELAKU TINDAK PIDANA PERSETUBUHAN ANAK( Studi Kasus Putusan No 69/Pid.Sus/2019/PN.Mjk)

2025 · Thesis ·

Kejahatan seksual terhadap anak merupakan permasalahan serius yang memerlukan tindakan hukum yang tegas. Salah satu bentuk sanksi yang diterapkan di Indonesia adalah kebiri kimia, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2016 dan Peraturan Pemerintah Nomor 70 Tahun 2020. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis mekanisme penerapan sanksi kebiri kimia bagi pelaku tindak pidana persetubuhan anak serta dasar pertimbangan hakim dalam menjatuhkan sanksi tersebut, khususnya dalam perkara Nomor 69/2019/Pid.Sus/PN.Mjk. metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan kebiri kimia bertujuan untuk memberikan efek jera kepada pelaku dan melindungi anak sebagai korban. Namun, kebijakan ini menuai pro dan kotra, terutama terkait dengan aspek hak asasi manusia dan kode etik kodokteran. Dalam kasus yang diteliti, hakim menjatuhkan pidana tambahan kebiri kimia setelah mempertimbangkan unsur-unsur kejahatan yang memberatkan, termasuk dampak fisik dan psikologis terhadap korban. Kesimpulannya, penerapan kebiri kimia sebagai pidana tambahan di Indonesia masih menghadapi berbagai tantangan dalam implementasinya, termasuk resitensi dari organisasi profesi medis dan perdebatan etis serta hukum. Oleh karena itu, diperlukan evaluasi berkelanjutan dan sinergi antara lembaga terkait untuk memastikan efektivitas kebijakan ini dalam menekan angka kejahatan seksual terhadap anak.

Pengamatan fonologis anak tunagrahita dalam gangguan berbicara di SLB Negeri Tarakan

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengamati dan menganalisis karakteristik fonologis pada anak tunagrahita dengan gangguan berbicara di SLB Negeri Tarakan. Subjek penelitian adalah seorang anak bernama DW yang mengalami kesulitan dalam memproduksi bunyi, khususnya pada pengucapan fonem tertentu. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan rekaman. Data yang dianalisis terdiri atas 87 kata yang diucapkan oleh DW. Hasil penelitian menunjukkan adanya gangguan fonologis berupa perubahan, penghilangan, dan penyederhanaan kata. Contohnya, kata "pecah" diucapkan menjadi "peta", dan "cantik" menjadi "tantit", menunjukkan penggantian fonem /ʧ/ dengan /t/. Pada kasus penghilangan fonem, kata "telor" menjadi "telo", dan "aduk-aduk" menjadi "ado-ado", menghilangkan fonem /r/ dan /k/. Gangguan ini berkaitan dengan lemahnya kontrol motorik alat ucap seperti lidah dan bibir, serta keterbatasan kognitif yang memengaruhi persepsi fonem. Anak menunjukkan kecenderungan menyederhanakan struktur suku kata dan mengganti bunyi yang sulit dengan bunyi yang lebih mudah diucapkan. Penelitian ini memberikan gambaran penting tentang pola fonologis anak tunagrahita dan dapat menjadi referensi bagi guru dan terapis dalam menyusun strategi pembelajaran serta terapi wicara yang lebih tepat.

Meningkatkan Kemampuan Membaca Huruf dan kata dalam membaca permulaan melalui metode struktural analitik dan sintetik (SAS) pada siswa kelas II A SDN 032 Tanjung Batu Tarakan

2025 · Thesis ·

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca permulaan melalui metode Struktural Analitik dan Sintetik. Jenis penelitian adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan di SDN 032 Tanjung Batu Tarakan. Adapun subjek penelitian ini yang terdiri dari 30 siswa dengan jumlah siswa laki-laki 15 siswa dan siswa perempuan sebanyak 15 siswa. Penelitian ini dilaksanakan sebanyak II siklus. Prosedur tiap siklus yaitu perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode Struktural Analitik dan Sintetik (SAS) dapat meningkatkan kemampuan membaca huruf dan kata dalam membaca permulaan siswa kelas II A SDN 032 Tanjung Batu Tarakan. Pada siklus I hasil tes kemampuan membaca permulaan diperoleh data sebesar 70% siswa yang tuntas atau masuk dalam level pembaca berkembang dan mandiri dari jumlah keseluruhan siswa, pada aspek afektif siswa diperoleh data sebesar 57% siswa yang tuntas dan pada aspek psikomotorik siswa diperoleh data sebesar 50% siswa yang tuntas. Kemudian pada siklus II mengalami peningkatan, hasil tes kemampuan membaca permulaan diperoleh data sebesar 80% siswa yang tuntas atau masuk dalam level pembaca mandiri, pada aspek afektif siswa diperoleh data sebesar 83% siswa yang tuntas dan pada aspek psikomotorik siswa diperoleh data sebesar 87% siswa yang tuntas. Hasil penilaian tes kemampuan membaca permulaan siswa telah mencapai indikator keberhasilan sehingga peneliti menghentikan siklus dalam penelitian ini.

PROBLEMATIKA PEMAKZULAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA DALAM UNDANG-UNDANG DASAR 1945 (Studi Perbandingan Dengan Negara Amerika Serikat)

2025 · Book ·

Pemakzulan presiden merupakan salah satu instrumen dalam sistem pemerintahan demokratis yang bertujuan untuk menjaga akuntabilitas kekuasaan eksekutif Penelitian ini mengkaji problematika pemakzulan presiden di Indonesia berdasarkan konstitusi Undang-Undang Dasar 1945 setelah amandemen, dengan perbandingan pada mekanisme di Amerika Serikat. Pasal 7A dan 7B UUD 1945 menjadi landasan utama pemakzulan di Indonesia, yang menekankan aspek yuridis dalam prosesnya melalui keterlibatan Dewan Perwakilan Rakyat, Mahkamah Konstitusi, dan Majelis Permusyawaratan Rakyat. Namun, praktiknya menunjukkan berbagai tantangan, seperti ketidakseimbangan prinsip checks and balances, dominasi kepentingan politik dalam pengambilan keputusan, dan kekosongan hukum acara terkait pemberhentian presiden. Sebagai perbandingan, sistem impeachment di Amerika Serikat yang didasarkan pada Konstitusi 1787 menawarkan pendekatan yang lebih terstruktur dan transparan, dengan peran kongres dan senat yang seimbang dalam menilai pelanggaran berupa pengkhianatan, penyuapan, atau tindak pidana berat. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perbandingan (comparative approach) untuk mengidentifikasi persamaan dan perbedaan dalam kedua sistem. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mekanisme pemakzulan di Indonesia masih menghadapi kendala serius, seperti dominasi kepentingan politik, ketidakseimbangan checks and balances, serta kekosongan hukum acara yang mengatur teknis pelaksanaan pemakzulan. Mahkamah Konstitusi berperan dalam menilai pelanggaran hukum presiden, tetapi keputusan akhirnya tetap berada di tangan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR), yang berpotensi dipengaruhi oleh dinamika politik. Sementara itu, sistem di Amerika Serikat lebih terstruktur dengan peran kongres dan senat yang berimbang.

Analisis putusan terhadap dokter yang melakukan tindak pidana malpraktik (studi kasus Putusan Nomor : 233/Pid.sus/2021)

2025 · Thesis ·

Analisis Putusan Terhadap Dokter Yang Melakukan Tindak Pidana Malpraktik (Studi Kasus Putusan 233/Pid.Sus/2021) Malpraktik Medis adalah tindakan kesalahan (kealpaan) atau kelalaian yang dilakukan oleh dokter yang dapat merugikan pasien dan berpotensi menimbulkan tindak pidana. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dasar pertimbangan hakim terhadap kasus tindak pidana malpraktik yang dilakukan oleh dokter. Serta untuk mengetahui bentuk pertanggungjawaban dokter dalam melakukan tindak pidana malpraktik (Studi kasus putusan Nomor 233/Pid.Sus/2021). Seluruh sumber bahan hukum yang diperoleh dalam penelitian dianalisis dengan menggunakan analisis kualitatif. Teknik pengumpulan sumber bahan hukum dilakukan dengan metode studi kepustakaan yang dilakukan untuk mengumpulkan dan menganalisis sumber bahan hukum primer, sumber bahan hukum sekunder, dan sumber bahan nonhukum yang relevan untuk memperoleh hasil penelitian yang objektif terkait dengan penelitian. Metode penelitian menggunakan jenis pendekatan perundang-undangan dan pendekatan kasus. Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis normatif. Maka setelah menganalisi putusan tersebut penulis menyimpulkan bahwa adanya kekaburan norma, karena kurangnya perlindungan yang tegas dan efektif bagi korban. Lalu didalam kasus tersebut dokter yang melakukan tindakan malpraktik tidak mendapatkan sanksi yang sesuai dengan perbuatannya menurut undang-undang yang sebagaimana telah diatur berdasarkan Undang-Undang No. 29 Tahun 2004 tentang Praktik Kedokteran Pasal 79 huruf c. Undang-Undang tersebut dicabut dan digantikan dengan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023.

PROBLEMATIKA PEMAKZULAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA DALAM UNDANG-UNDANG DASAR 1945 (Studi Perbandingan Dengan Negara Amerika Serikat)

2025 · Thesis ·

Pemakzulan presiden merupakan salah satu instrumen dalam sistem pemerintahan demokratis yang bertujuan untuk menjaga akuntabilitas kekuasaan eksekutif Penelitian ini mengkaji problematika pemakzulan presiden di Indonesia berdasarkan konstitusi Undang-Undang Dasar 1945 setelah amandemen, dengan perbandingan pada mekanisme di Amerika Serikat. Pasal 7A dan 7B UUD 1945 menjadi landasan utama pemakzulan di Indonesia, yang menekankan aspek yuridis dalam prosesnya melalui keterlibatan Dewan Perwakilan Rakyat, Mahkamah Konstitusi, dan Majelis Permusyawaratan Rakyat. Namun, praktiknya menunjukkan berbagai tantangan, seperti ketidakseimbangan prinsip checks and balances, dominasi kepentingan politik dalam pengambilan keputusan, dan kekosongan hukum acara terkait pemberhentian presiden. Sebagai perbandingan, sistem impeachment di Amerika Serikat yang didasarkan pada Konstitusi 1787 menawarkan pendekatan yang lebih terstruktur dan transparan, dengan peran kongres dan senat yang seimbang dalam menilai pelanggaran berupa pengkhianatan, penyuapan, atau tindak pidana berat. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perbandingan (comparative approach) untuk mengidentifikasi persamaan dan perbedaan dalam kedua sistem. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mekanisme pemakzulan di Indonesia masih menghadapi kendala serius, seperti dominasi kepentingan politik, ketidakseimbangan checks and balances, serta kekosongan hukum acara yang mengatur teknis pelaksanaan pemakzulan. Mahkamah Konstitusi berperan dalam menilai pelanggaran hukum presiden, tetapi keputusan akhirnya tetap berada di tangan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR), yang berpotensi dipengaruhi oleh dinamika politik. Sementara itu, sistem di Amerika Serikat lebih terstruktur dengan peran kongres dan senat yang berimbang.

PENGARUH PENGETAHUAN KEUANGAN DAN SIKAP KEUANGAN TERHADAP KESEJAHTERAAN KEUANGAN DENGAN PERILAKU MANAJEMEN KEUANGAN SEBAGAI VARIABEL INTERVENING (Studi Pada Mahasiswa Baru Fakultas Ekonomi Universitas Borneo Tarakan Angkatan 2024)

2025 · Thesis ·

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengetahuan keuangan dan sikap keuangan terhadap kesejahteraan keuangan dengan perilaku manajemen keuangan sebagai variabel intervening Pada Mahasiswa Baru Fakultas Ekonomi Universitas Borneo Tarakan Angkatan 2024. Jenis penelitian ini termasuk dalam penelitian kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa baru angkatan 2024 di Fakultas Ekonomi universitas borneo tarakan. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah non probability sampling dengan sampel berjumlah 170. Data yang diperoleh dengan menyebarkan kuesioner kemudian dianalisis dengan menggunakan uji regresi linear berganda dan uji hipotesis dengan menggunakan SPSS IBM versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan keuangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku manajemen keuangan serta kesejahteraan keuangan. Sikap keuangan tidak berpengaruh signifikan terhadap perilaku manajemen keuangan, tetapi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesejahteraan keuangan. Perilaku manajemen keuangan juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesejahteraan keuangan. Selain itu, perilaku manajemen keuangan memediasi pengaruh pengetahuan keuangan terhadap kesejahteraan keuangan, tetapi tidak memediasi hubungan antara sikap keuangan dan kesejahteraan keuangan.

Kinerja Kredit Perbankan terhadap Industri Pengolahan di Indonesia

2025 · Thesis ·

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis efisiensi relatif produksi, penyerapan kredit, efektivitas kredit, pola keterkaitan, serta kebutuhan kapital terhadap industri pengolahan di Indonesia. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode pendekatan kuantitatif deskriptif dengan data sekunder hasil publikasi Bank Indonesia (BI) dan Badan Pusat Statistik (BPS). Penelitian ini menggunakan data dari tahun 2018-2023. Penelitian ini menggunakan alat analisis Locatient Quantient (LQ) yang di transformasikan ke dalam rumus efisiensi relatif produksi, penyerapan kredit, Incremental Capital Output Ratio (ICOR), pola pemetaan, dan perencanaan kebutuhan kapital. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa efisiensi relatif produksi sektor industri pengolahan periode 2018-2023 yang basis yakni Jawa dengan nilai rata-rata 1,13, sedangkan Bali dan Nusa Tenggara adalah non basis dengan nilai rata-rata 0,13. Hasil penelitian penyerapan kredit sektor industri pengolahan Jawa tertinggi dengan nilai rata-rata 1,26 dan yang terendah Bali dan Nusa Tenggara dengan nilai rata-rata 0,18. Efektivitas kredit dengan nilai terendah adalah Jawa dengan rata-rata nilai Rp 4,1 sedangkan Bali dan Nusa Tenggara nilai efektivitas tinggi dengan nilai rata-rata Rp 39,83. Pola keterkaitan efisiensi relatif produksi dan penyerapan kredit menunjukkan provinsi yang terklasifikasi sebagai progresif inovatif adalah Kepulauan Riau dan Riau berturut-turut selama tahun 2019, 2021, dan 2023. Sedangkan provinsi yang terklasifikasi gagal adalah Sumatera Utara dan Sumatera Selatan. Kemudian kebutuhan kapital dengan target pertumbuhan sebesar 4,6% dibutuhkan kapital sebesar 8.39 ribu triliun. Selanjutnya proyeksi kebutuhan kapital sebesar 7% membutuhkan tambahan kapital kredit secara keseluruhan sebesar 13.73 ribu triliun. Kemudian proyeksi kebutuhan kapital sebesar 9% mampu menghasilkan kebutuhan kapital hingga sebesar 18.77 ribu triliun.

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TWO STAY TWO STRAY (TSTS) TERHADAP KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA KELAS IX SMP NEGERI 4 TARAKAN

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Two Stay Two Stray (TSTS) terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa kelas IX SMP Negeri 4 Tarakan. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan menggunakan posttest-only design with nonequivalent groups. Sebelum pengambilan sampel dilakukan, peneliti terlebih dahulu melakukan uji kesetaraan menggunakan uji anava satu jalur. Tujuan dari uji kesetaraan adalah untuk menunjukkan bahwa kelompok-kelompok populasi yang digunakan setara. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IX SMP Negeri Tarakan tahun ajaran 2024/2025. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik purposive sampling. Sampel pada penelitian ini terdiri dari 61 siswa yaitu 30 siswa kelas IX-9 sebagai kelas eksperimen dan 31 siswa kelas IX-7 sebagai kelas kontrol. Pengumpulan data dilakukan menggunakan tes yaitu posttest yang masing-masing terdiri dari 4 soal. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif dan uji anava satu jalur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran Two Stay Two Stray (TSTS) terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa kelas IX SMP Negeri 4 Tarakan, hal ini sesuai dengan hasil perhitungan uji anava satu jalur diperoleh nilai Fhitung : 6,629159 > Ftabel : 4.003983. Selanjutnya dilakukan uji komparasi ganda dengan metode Scheffe, hasilnya menunjukkan bahwa model pembelajaran Two Stay Two Stray (TSTS) lebih berpengaruh terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa dibandingkan dengan model pembelajaran konvensional. Dengan pengujian hipotesis dan nilai rata-rata kedua kelas maka dapat disimpulkan bahwa pengaruh model pembelajaran Two Stay Two Stray (TSTS) terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa kelas IX SMP Negeri 4 Tarakan.

Analisis Kesediaan Membayar (Willingness to Pay) Sayuran Organik dan Faktor-faktor yang Mempengaruhinya di Desa Kelubir Kabupaten Bulungan

2025 · Book ·

Produk sayuran organik cenderung memiliki harga yang lebih tinggi dibandingkan dengan sayuran non organik, oleh karena itu sebagian besar konsumen menganggap produk sayuran organik sebagai produk makanan yang mahal. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesediaan masyarakat Desa Kelubir untuk membayar lebih untuk sayuran organik dan faktor-faktor yang mempengaruhinya, guna membantu produsen merancang strategi harga yang lebih tepat dan meningkatkan aksesibilitas produk organik. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Kelubir, Kecamatan Tanjung Palas Utara, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara, dari November 2024 hingga Januari 2025, dengan 80 responden yang dipilih secara purposive sampling. Metode analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif untuk mengetahui karakteristik konsumen, Contingent Valuation Method (CVM) untuk mengukur kesediaan membayar (WTP) dan regresi linear berganda untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi WTP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden mayoritas berusia 26-65 tahun, perempuan, berpendidikan tinggi, dan memiliki pendapatan di atas Rp 3.000.000. Selain itu, konsumen bersedia membayar dengan harga yang lebih tinggi untuk memperoleh produk sayuran organik, dengan kenaikan 58,44% untuk sayur organik kangkung dan 58,50% untuk sayur organik bayam. Faktor-faktor yang secara signifikan mempengaruhi kesediaan membayar konsumen adalah usia, jenis kelamin, tingkat pendidikan dan jumlah pendapatan per bulan.