Abstrak
Kepuasan kerja perawat merupakan faktor penting yang memengaruhi kualitas pelayanan kesehatan, kesejahteraan perawat, serta niat untuk tetap bekerja. Kepuasan kerja yang rendah dapat meningkatkan risiko turnover dan menurunkan kualitas pelayanan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasan kerja perawat Rumah Sakit X di wilayah pesisir Kalimantan Utara. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain survei deskriptif. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 139 responden. Analisis data yang digunakan adalah analisis univariat. Delapan komponen kepuasan kerja dianalisis, dengan tingkat kepuasan tertinggi pada aspek hubungan dengan rekan kerja, jadwal dinas, dan kesempatan berinteraksi. Sebaliknya, penghargaan eksternal menjadi sumber ketidakpuasan tertinggi (51,8%), terutama dialami oleh perawat non-ASN, lulusan D3, dan berpenghasilan dibawah UMR. Komitmen kerja juga ditemukan tinggi, dengan 76,3% responden menyatakan ingin tetap bekerja di rumah sakit. Implikasi dari hasil ini menekankan pentingnya peningkatan sistem penghargaan dan insentif berbasis kinerja untuk mempertahankan motivasi dan stabilitas tenaga keperawatan, serta meningkatkan mutu pelayanan rumah sakit. Kesimpulan dari penelitian ini menyatakan bahwa meskipun tingkat kepuasan kerja tergolong sedang, perawat tetap menunjukkan komitmen tinggi, sehingga perlu ada perbaikan pada aspek penghargaan agar kesejahteraan tenaga kesehatan perawat dapat ditingkatkan.