Abstrak
Perawat generasi Z di rumah sakit memiliki self esteem yang tinggi, yang ditandai dengan kemampuan mereka dalam menghargai diri dan memiliki kepercayaan diri dalam melakukan tugas keperawatan. Generasi Z lahir dan tumbuh di era teknologi yang semakin berkembang. Sehingga dengan penggunaan smartphone yang berlebihan dapat memberikan efek kecanduan, nomophobia, memperburuk self esteem, memperburuk kinerja individu, dan mempengaruhi hubungan sosial ditempat kerja. Tujuan penelitian ini yaitu untuk meneliti terkait hubungan antara self esteem dengan nomophobia pada perawat generasi Z di rumah sakit wilayah pesisir Kalimantan. Populasi dalam penelitian ini adalah perawat yang memiliki rentang tahun kelahiran 1997-2012 dengan jumlah sampel yaitu 51 responden dengan menggunakan teknik total sampling. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional dengan uji Gamma. Adapun dalam penelitian ini ditemukan tingkat self esteem tinggi dan nomophobia sedang, serta penggunaan smartphone untuk bermain game online baik di rumah maupun di rumah sakit memiliki frekuensi selalu dengan persentase yang tinggi. Hasil studi menunjukkan bahwa nilai p = 0,415 yang menunjukkan bahwa hubungan antara self esteem dengan nomophobia tidak signifikan. Hasil lain, penggunaan smartphone untuk bermain game online baik di rumah maupun di rumah sakit memiliki frekuensi penggunaan selalu dengan persentase tertinggi. Perawat generasi Z dalam penelitian ini memiliki self esteem yang tinggi sehingga dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan keterampilan dalam pemberian layanan kesehatan.