2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Abstract: The purpose of this study was to describe the reading assessments that were used in English reading skills, as well as the method how it was implemented in second semester students in the academic year 2020/2021. A qualitative research approach was used in the study. The subject of this research was an English lecturer in Reading course. This research was conducted in class A1 at the second semester of English education department. The data instruments used in this study were document analysis, observation sheets, and interviews. The data were analyzed by using open coding, axial coding, and selective coding systems. The results showed that there were three types of assessments often used by the English lecturer in assessing the students’ reading skills, namely performance assessment, portfolio assessment and written assessment. From three types of reading assessment, the English lecturer used group discussion and presentation techniques or performance assessment, reviewing novel/articles, making reports or portfolio assessment, answer-questions and multiple-choice tests.
2021 · Thesis ·
ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY. L DI PUSKESMAS JUATA ABSTRAK Setiap wanita akan melalui proses kehamilan, bersalin dan nifas, hal tersebut merupakan fisiologi. Selama menjalani proses tersebut kemungkinan terjadi masalah kesehatan, oleh sebab itu, diperlukan solusi untuk mencegah maupun mengatasi maslah tersebut yaitu dengan adanya pelayanan kesehatan yang berkualitas. Sebagai seorang bidan diharapkan dapat memberikan Asuhan Kebidanan Komprehensif dan berkesinambungan mulai dari kehamilan, persalinan, nifas dan perawatan bayi baru lahir. Pengkajian dilakukan pada Ny. L G2P1A0 yaitu melakukan kunjungan Antenatal Care sebanyak 2 kali di Puskesmas Juata. Kunjungan Awal yang dilakukan Ny. L G2P1A0 pada kehamilan Trimester III ,pada tanggal 04 Maret 2021 pada usia kehamilan 36 minggu . Kunjungan ulang dilakukan pada usia kehamilan 38-39 minggu. Asuhan yang diberikan meliputi pengenalan tanda bahaya kehamilan, persiapan persalinan dan tanda mulanya persalinan. Ibu bersalin pada tanggal 21 Maret 2021, kala I berlangsung kurang lebih 8 jam, kala II berlangsung kurang lebih 10 menit, kala III berlangsung kurang lebih 5 menit dan kala IV berlangsung 2 jam. Asuhan yang diberikan meliputi prinsip asuhan sayang ibu, asuhan masa nifas dan bayi baru lahir dilakukan pada 6 jam. Asuhan pada masa nifas memberikan motivasi ibu dalam pemberian ASI dan pemantauan involusi uterus. Asuhan pada bayi baru lahir difokuskan pada pemberian ASI, mempertahankan suhu tubuh dan perawatan tali pusat. Secara keseluruhan konsidi Ny. L pada masa kehamilan, persalinan, nifas termasuk bayi baru lahir dalma keadaan normal, tidak mengalami komplikasi dalam proses asuhan serta tidak ada tanda dan gejala yang mengindikasi adanya faktor resiko.
2021 · Thesis ·
Penelitian ini bertujuan menilai kondisi perkerasan jalan dengan metode Pavement Condition Index (PCI) dan Bina Marga dan mengetahui tebal lapis tambah (overlay) serta rencana anggaran biaya yang diperlukan untuk biaya pemeliharaan. Untuk menganalisis kebutuhan tebal lapis tambah (overlay) menggunakan Metode Manual Desain Perkerasan Jalan 2017 (Bina Marga 2017), Metode Analisa Komponen 1987 (SKBI – 2.3.26. 1987), dan Bina Marga 2002 (Pt. T-01-2002-B). Hasil penilaian secara rata-rata menunjukan jalan dalam kondisi cukup (fair) dengan nilai PCI = 45 untuk metode PCI dan metode Bina Marga menghasilkan nilai 5 untuk sisi kanan dan kiri yang menyatakan bahwa ruas jalan tersebut perlu mendapatkan penanganan pemeliharaan berkala. Karena pada perhitungan tebal overlay menggunakan metode Bina Marga 2017 diperlukan data lendutan dan data tersebut tidak ada, maka dilakukan perhitungan dengan metode lain yaitu Metode Analisa Komponen 1987 (SKBI – 2.3.26. 1987), dan Bina Marga 2002 (Pt. T-01-2002-B). Pada pehitungan overlay dengan menggunakan Metode Analisa Komponen 1987 didapatkan hasil tebal perkerasan sebesar 4,9 cm ≈ 5 cm dan jika menggunakan metode Bina Marga 2002 tidak diperoleh kebutuhan tebal lapis tambah (overlay) karena nilai SNol yang diperoleh bernilai negatif. Maka untuk tebal lapis tambah (overlay) digunakan tebal sebesar 5 cm untuk tebal HRS. Adapun Rencana Anggaran Biaya yang dibutuhkan dalam pelaksanaan tebal lapis tambahan (overlay) pada Jl.Bhayangkara Kota Tarakan adalah sebesar Rp. 3.434.342.000,00. This study aimed to assess road pavement conditions using the Pavement Condition Index (PCI) and Bina Marga methods and to determine the thickness of the overlay as well as the budget plan required for maintenance costs. To analyze the need for overlay thickness, the Road Pavement Design Manual Method 2017 (Bina Marga 2017), Component Analysis Method 1987 (SKBI - 2.3.26. 1987), and Bina Marga 2002 (Pt. T-01-2002-B ) were used. The results showed that the road was in fair condition with a PCI value of 45 for the PCI method and the Bina Marga method resulted in a value of 5 for the right and left sides, which stated that these roads needed to be subject to periodic maintenance. Because in calculating the thickness of the overlay using the 2017 Bina Marga method, deflection data was needed and the data was not available, calculations were then carried out using other methods, namely the 1987 Component Analysis Method (SKBI - 2.3.26. 1987), and Bina Marga 2002 (Pt. T-01 -2002-B). In the calculation of the overlay using the 1987 Component Analysis Method, it was obtained that the pavement thickness was 4.9 cm = 5 cm and in using the Bina Marga 2002 method the need for overlay thickness was not obtained because the SNol value was negativ, so for the added layer thickness (overlay) was 5 cm for the HRS. The budget plan required in the implementation of the additional layer thickness (overlay) on the Jalan Bhayangkara, Tarakan City, was Rp. 3,434,342,000.00.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bermaksud menjawab empat pertanyaan terkait dengan risiko produksi usaha sarang burung walet (Collacalia Fuciphagus) di Kecamatan Sesayap Kabupaten Tana Tidung. Pertama bagaimanakah agribisnis usaha sarang burung walet di Kecamatan Sesayap? kedua, apakah sumber – sumber risiko produksi usaha sarang burung walet di Kecamatan Sesayap? ketiga, berapakah probabilitas dan dampak dari sumber – sumber risiko produksi usaha sarang burung walet di Kecamatan Sesayap? keempat, bagaimana strategi mengatasi risiko produksi usaha sarang burung walet di Kecamatan Sesayap?. Metode penentuan sampel menggunakan Kuota sampling dan purposive sampling dengan jumlah responden 30 orang peternak sarang walet di Kecamatan Sesayap. Adapun analisis data yang digunakan analisis deskriptif, analisis probabilitas dan dampak menggunakan metode Z-score dan Value At Risk (VaR). Hasil penelitian ini menjelaskan agribisnis usaha sarang burung walet terdiri dari produksi hingga pemasaran yaitu mulai dari sarana peroduksi, persiapan gedung/rumah walet, pemanggil suara, pengisian air, pemeliharaan, pengendalian hama, panen, dan pemasaran. Sumber – sumber risiko produksi usaha sarang burung walet yang teridentifikasi yaitu perubahan cuaca/iklim, dan kesalahan sumber daya manusia. Sumber risiko terbesar adalah perubahan cuaca/iklim pada periode ke II dengan probabilitas sebesar 72% dan dampak yang paling sebesar pada periode ke III sebesar Rp. 2.630.704. Sedangkan sumber risiko kesalahan sumber daya manusia pada periode II dengan probabilitas sebesar 68% dan dampak yang paling besar pada periode ke I sebesar Rp. 589.111. Strategi penanganan sumber risiko perubahan cuaca/iklim dengan strategi preventif yaitu membuat ventilasi udara dan menggunakan alat pengukur thermo hygrometer, selanjutnya strategi mitigasi yaitu pengisian air menggunakan wadah bak atau baskom. Sumber risiko kesalahan sumber daya manusia menggunakan strategi preventif yaitu memilih waktu yang tepat saat panen dan memilih peralatan yang memiliki kualitas yang baik.
2021 · Thesis ·
Dalam mengatur masalah pangan di Indonesia pemerintah membentuk perusahaaan umum badan urusan logistik (Perum Bulog). Dalam menjalankan fungsinya untuk menjaga ketersediaan beras, keterjangkauan harga perum bulog melakukan penyimpanan beras selama jangka waktu yang tertentu. Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu : a) Untuk mengetahui bagaimana sistem persediaan beras oleh perum bulog di kota Tarakan. b) relevansiantara persediaan beras dengan kestabilan harga pasar dikota tarakan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini :(1) Analysis deskriptif guna mendeskripsikam sistem pengendalian persediaan beras yang ada di perum bulog, (2) Analisis kuantitatif. Hasil penelitian ini yaitu Manajemen persediaan merupakan kemampuan suatu perusahaan dalam mengatur dan mengelola setiap kebutuhan barang baik barang mentah, barang setengah jadi, dan barang jadi agar selalu tersedia baik dalam kondisi pasar yang stabil dan berfluktuasi. Dalam perum bulog melakukan manajemen persediaan dengan melakukan a) Perencanaan b) Pengorganisasian c) Pengawasan dan d) Pelaksanaan . Sedangkan menggunakan metode EOQ pembelian rata-rata 32.300,83 Kg dengan biaya pemesanan ekonomis sebesar 568,34 Ton/Bulan dengan frekuensi pembelian 628 kali selama setahun.Kemudian penyaluran per bulan sebesar 32.300,33 /Bulan dapat dihitung nilai safety stock sebesar 96.902,50 Ton . Maka persediaan maksimum adalah 97.470,67 Ton. Relevansi Bulog terhadap harga beras lainnya yang beredar di kota tarakan antara beras bulog dengan beras batu permata, naga mas dan beras dua hati hubungan hubungannya sangat kuat. Dilihat dari nilainya positif yang artinya hubungan searah jika harga pasar turun maka harga beras bulog akan turun begitupun sebaliknya apabila harga pasar itu naik maka beras bulog juga akan naik .
2020 · Book · Koleksi Perpustakaan
Manusia merupakan sumber daya yang paling penting dari sebuah organisasi. Itu karena manusia memberikan bakat, keahlian, pengetahuan, dan pengalaman untuk mencapai tujuan-tujuan organisasi. Untuk mengelola SDM dengan baik, diperlukan suatu Manajemen Sumber Daya Manusia atau biasa disingkat MSDM. MSDM akan mengatur hubungan dan peranan sumber daya manusia yang dimiliki oleh individu secara efisien dan efektif serta dapat digunakan secara maksimal sehingga tujuan bersama perusahaan, karyawan dan masyarakat dapat tercapai dengan maksimal. Oleh sebab itulah, pemahaman yang mendasar serta menyeluruh atas manajemen sumber daya manusia menjadi sesuatu yang mendesak. Buku ini merupakan sebuah pengenalan awal terhadap konsep MSDM dan hal-hal lain yang meliputinya. Terdiri atas 22 bab, buku ini dihadirkan sebagai bahan ajar dalam pembelajaran MSDM untuk memudahkan pembaca dalam memahami MSDM secara lebih jelas dan padat.
2020 · Book · Koleksi Perpustakaan
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keragaman vegetasi pohon yang terdapat di kawasan Hutan Desa Tanah Kuning serta potensi implementasinya dalam pengembangan majalah sains sebagai sumber belajar siswa SMA/MA. Metode penelitian yang digunakan sebagai berikut: 1. Jenis penelitian yang digunakan yaitu Research and Development (R&D) dengan model pengembangan Borg & Gall (2003). 2. Pengambilan sampel vegetasi pohon menggunakan metode transek jalur berpetak dengan total 60 plot dan 240 petak contoh. 3. Penentuan lokasi penelitian dilakukan secara purposive sampling. 4. Subjek uji coba produk terdiri dari 9 orang siswa kelas XI-MIPA SMA Negeri 1 Tanjung Palas Timur. 5. Instrumen pengumpulan data berupa angket validasi ahli dan angket respon guru dan siswa. 6. Data yang dihasilkan berupa data kuantitatif dan data kualitatif. Hasil dari penelitian ini, pertama vegetasi pohon yang teramati di kawasan hutan Desa Tanah Kuning terdiri dari 36 jenis vegetasi pohon dengan indeks keanekaragaman jenis (H’) sebesar 2,193 (keanekaragaman dikategorikan sedang). Uji validitas produk majalah sains oleh validator materi mendapatkan persentase sebesar 84,62% (kategori sangat layak). Uji validitas oleh validator media mendapatkan persentase sebesar 88% (kategori sangat layak). Uji respon guru terhadap produk majalah sains mendapatkan respon positif dengan persentase angket respon sebesar 74,78% (kategori menarik), sedangkan uji respon siswa mendapatkan persentase angket respon rata-rata sebesar 86,67% (kategori sangat menarik). Hasil penelitian menunjukkan bahwa majalah sains yang dikembangkan sangat layak dan sangat menarik untuk digunakan dalam pembelajaran biologi.
2020 · Thesis ·
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keragaman vegetasi pohon yang terdapat di kawasan Hutan Desa Tanah Kuning serta potensi implementasinya dalam pengembangan majalah sains sebagai sumber belajar siswa SMA/MA. Metode penelitian yang digunakan sebagai berikut: 1. Jenis penelitian yang digunakan yaitu Research and Development (R&D) dengan model pengembangan Borg & Gall (2003). 2. Pengambilan sampel vegetasi pohon menggunakan metode transek jalur berpetak dengan total 60 plot dan 240 petak contoh. 3. Penentuan lokasi penelitian dilakukan secara purposive sampling. 4. Subjek uji coba produk terdiri dari 9 orang siswa kelas XI-MIPA SMA Negeri 1 Tanjung Palas Timur. 5. Instrumen pengumpulan data berupa angket validasi ahli dan angket respon guru dan siswa. 6. Data yang dihasilkan berupa data kuantitatif dan data kualitatif. Hasil dari penelitian ini, pertama vegetasi pohon yang teramati di kawasan hutan Desa Tanah Kuning terdiri dari 36 jenis vegetasi pohon dengan indeks keanekaragaman jenis (H’) sebesar 2,193 (keanekaragaman dikategorikan sedang). Uji validitas produk majalah sains oleh validator materi mendapatkan persentase sebesar 84,62% (kategori sangat layak). Uji validitas oleh validator media mendapatkan persentase sebesar 88% (kategori sangat layak). Uji respon guru terhadap produk majalah sains mendapatkan respon positif dengan persentase angket respon sebesar 74,78% (kategori menarik), sedangkan uji respon siswa mendapatkan persentase angket respon rata-rata sebesar 86,67% (kategori sangat menarik). Hasil penelitian menunjukkan bahwa majalah sains yang dikembangkan sangat layak dan sangat menarik untuk digunakan dalam pembelajaran biologi.
2020 · Book · Koleksi Perpustakaan
Pemahaman karir sekolah lanjutan ditandai pada pemahaman diri, pemahaman program jurusan dan pemahaman lingkungan. pemahaman karir sekolah lanjutan dapat menentukan dan memilih program jurusan yang diinginkan oleh siswa. Teknik symbolic modeling diharapkan memiliki daya tarik dalam memahami informasi karir sehingga pemahaman karir dapat ditingkatkan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh teknik symbolic modeling terhadap pemahaman karir tentang sekolah lanjutan di kelas IX MTs Negeri Tarakan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan Pra-eksperimen dengan one grup pretest-posttest design. Populasi penelitian ini berjumlah 123 siswa kemudian sampel 25 siswa melalui random sampling. skala pemahaman karir digunakan sebagai instrument dalam pemahaman karir sekolah lanjutan. Realibilitas diuji menggunakan Alpha Cronbach diperoleh koefisien 0,685 yang menunjukan tingkat realibilitas tinggi. Analisis data menggunakan statistik deskriptif dan analisis inferensial menggunakan uji paired samples t-tes dengan bantuan IBM SPSS 22.0 for windows. Berdasarkan analisis data statistik hasil perhitungan uji paired samples t-tes nilai sig 2 tailed sebesar 0,000 dengan taraf signifikansi α sebesar 0,05 maka H0 ditolak. Hal ini menunjukan bahwa ada pengaruh teknik symbolic modeling terhadap pemahaman karir tentang sekolah lanjutan di kelas IX MTs Negeri Tarakan. Dengan demikian, perlu diterapkan teknik symbolic modeling terhadap siswa agar lebih dapat meningkatkan rasa pemahaman karir mereka tentang sekolah lanjutan.
2019 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat perkembangan pendapatan per kapita, kemiskinan dan ketimpangan pendapatan antarwilayah dan mengetahui dampak pemekaran wilayah terhadap pendapatan per kapita, kemiskinan dan ketimpangan antarwilayah di Provinsi Kalimantan Utara pada tahun 2007-2017. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder dengan metode analisis tren dan uji beda. Hasil analisis tren menunjukkan bahwa pendapatan per kapita memiliki tren positif, hal ini menunjukkan bahwa pendapatan per kapita yang terjadi selama periode analisis berada pada tren meningkat. Kemiskinan memiliki tren negatif, sehingga menunjukkan bahwa kemiskinan yang terjadi selama periode analisis berada pada tren menurun. Ketimpangan memiliki tren positif , sehingga menunjukkan bahwa ketimpangan yang terjadi selama periode analisis berada pada tren meningkat. Hasil uji beda yaitu uji t menunjukkan bahwa terdapat perbedaan sebelum dan sesudah pemekaran wilayah terhadap pendapatan per kapita, pengujian Uji t diperoleh nilai thitung lebih besar dari ttabel (-57,521>2,13185) dan probabilitas thitung lebih kecil dari taraf signifikansi (0,0000,1). Terdapat perbedaan sebelum dan sesudah pemekaran wilayah terhadap kemiskinan, pengujian Uji t diperoleh nilai thitung lebih besar dari ttabel (7,115>2,13185) dan probabilitas thitung lebih kecil dari taraf signifikansi (0,0020,1). Tidak terdapat perbedaan sebelum dan sesudah pemekaran wilayah terhadap ketimpangan antarwilayah, pengujian Uji t diperoleh nilai thitung lebih kecil dari ttabel (-1,7362,13185) dan probabilitas thitung lebih besar dari taraf signifikansi (0,158>0,1).