Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

ISNAWATI

42 karya publik ditemukan.

2026: 52025: 102024: 72023: 122022: 12021: 32020: 4

REPRESENTASI ALAM DAN RUANG DALAM KUMPULAN PUISI ELEGI-ELEGI YOGYA KARYA BUDHI SETYAWAN (KAJIAN EKOLOGI SASTRA)

2026 · Book · Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kekayaan unsur alam dan ruang yang dihadirkan dalam kumpulan puisi Elegi-Elegi Yogya karya Budhi Setyawan, yang tidak sekadar berfungsi sebagai latar geografis, melainkan juga menyimpan makna simbolik serta kritik ekologis terhadap kondisi Kota Yogyakarta. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk representasi alam dan representasi ruang dalam kumpulan puisi tersebut melalui pendekatan ekologi sastra dengan merujuk pada teori Cheryll Glotfelty, didukung oleh teori representasi Stuart Hall dan teori ruang Henri Lefebvre. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan sumber data primer berupa kumpulan puisi Elegi-Elegi Yogya terbitan Diva Press, Yogyakarta, tahun 2024. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui teknik baca, simak, dan catat, sedangkan analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 30 data yang terbagi ke dalam dua kategori besar, yaitu representasi alam dan representasi ruang. Representasi alam ditemukan dalam tiga bentuk, yaitu alam sebagai latar, alam sebagai simbol, dan alam sebagai kritik ekologis. Representasi ruang ditemukan dalam tiga bentuk, yaitu ruang fisik, ruang sosial, serta ruang budaya dan simbolik. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa kumpulan puisi Elegi-Elegi Yogya merepresentasikan Yogyakarta sebagai ruang hidup yang menyatukan dimensi ekologis, sosial, dan kultural, sekaligus merefleksikan kesadaran ekologis penyair di tengah tekanan modernisasi.

REPRESENTASI ALAM DAN RUANG DALAM KUMPULAN PUISI ELEGI-ELEGI YOGYA KARYA BUDHI SETYAWAN (KAJIAN EKOLOGI SASTRA)

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kekayaan unsur alam dan ruang yang dihadirkan dalam kumpulan puisi Elegi-Elegi Yogya karya Budhi Setyawan, yang tidak sekadar berfungsi sebagai latar geografis, melainkan juga menyimpan makna simbolik serta kritik ekologis terhadap kondisi Kota Yogyakarta. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk representasi alam dan representasi ruang dalam kumpulan puisi tersebut melalui pendekatan ekologi sastra dengan merujuk pada teori Cheryll Glotfelty, didukung oleh teori representasi Stuart Hall dan teori ruang Henri Lefebvre. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan sumber data primer berupa kumpulan puisi Elegi-Elegi Yogya terbitan Diva Press, Yogyakarta, tahun 2024. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui teknik baca, simak, dan catat, sedangkan analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 30 data yang terbagi ke dalam dua kategori besar, yaitu representasi alam dan representasi ruang. Representasi alam ditemukan dalam tiga bentuk, yaitu alam sebagai latar, alam sebagai simbol, dan alam sebagai kritik ekologis. Representasi ruang ditemukan dalam tiga bentuk, yaitu ruang fisik, ruang sosial, serta ruang budaya dan simbolik. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa kumpulan puisi Elegi-Elegi Yogya merepresentasikan Yogyakarta sebagai ruang hidup yang menyatukan dimensi ekologis, sosial, dan kultural, sekaligus merefleksikan kesadaran ekologis penyair di tengah tekanan modernisasi.

Peran Konselor Sekolah dalam Menangani Bullying Verbal di SMA Frater Don Bosco Tarakan

2026 · Book ·

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran konselor sekolah dalam menangani bullying verbal di SMA Frater Don Bosco Tarakan. Bullying verbal merupakan salah satu bentuk kekerasan yang sering terjadi di lingkungan sekolah dan memberikan dampak negatif terhadap kondisi psikologis serta prestasi akademik siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian meliputi seorang guru Bimbingan dan Konseling sebagai konselor, pelaku bullying, serta korban bullying. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan teknik reduksi, penyajian data, serta penarikan kesimpulan secara sistematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam kasus bullying verbal ini terlihat bahwa adanya peran konselor sekolah namun belum dilaksanakan secara efektif dan maksimal. Hal ini berdasarkan temuan peneliti dilapangan bahwa upaya pencegahan dan penanganan bullying verbal oleh konselor belum berjalan secara efektif dan maksimal. Meskipun telah dilaksanakan layanan bimbingan klasikal dan layanan konseling individual, masalah bullying masih terus berlanjut.

Peran Konselor Sekolah dalam Menangani Bullying Verbal di SMA Frater Don Bosco Tarakan

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran konselor sekolah dalam menangani bullying verbal di SMA Frater Don Bosco Tarakan. Bullying verbal merupakan salah satu bentuk kekerasan yang sering terjadi di lingkungan sekolah dan memberikan dampak negatif terhadap kondisi psikologis serta prestasi akademik siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian meliputi seorang guru Bimbingan dan Konseling sebagai konselor, pelaku bullying, serta korban bullying. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan teknik reduksi, penyajian data, serta penarikan kesimpulan secara sistematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam kasus bullying verbal ini terlihat bahwa adanya peran konselor sekolah namun belum dilaksanakan secara efektif dan maksimal. Hal ini berdasarkan temuan peneliti dilapangan bahwa upaya pencegahan dan penanganan bullying verbal oleh konselor belum berjalan secara efektif dan maksimal. Meskipun telah dilaksanakan layanan bimbingan klasikal dan layanan konseling individual, masalah bullying masih terus berlanjut.

ASUHAN KEBIDANAN REMAJA PUTRI PADA Nn. A USIA 16 TAHUN DENGAN DISMENORE PRIMER MELALUI INTERVENSI SENAM YOGA

2026 · Book ·

ASUHAN KEBIDANAN REMAJA PUTRI PADA Nn. A USIA 16 TAHUN DENGAN DISMENORE PRIMER MELALUI INTERVENSI SENAM YOGA ABSTRAK Dismenore primer merupakan keluhan yang paling sering dialami oleh remaja putri dan dapat menimbulkan gangguan aktivitas belajar, ketidaknyamanan fisik, hingga penurunan kualitas hidup. Pendekatan nonfarmakologis seperti senam yoga telah terbukti membantu menurunkan intensitas nyeri menstruasi melalui peningkatan relaksasi otot dan perbaikan aliran darah ke daerah panggul. Studi kasus ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas senam yoga dalam menurunkan intensitas nyeri menstruasi pada remaja dengan dismenore primer. Penelitian menggunakan metode studi kasus pada satu subjek yaitu Nn. A usia 16 tahun yang mengalami dismenore primer. Intervensi dilakukan selama tiga kali pertemuan pada tanggal 17, 20, dan 24 Oktober 2025, dengan durasi 20–30 menit setiap sesi, terdiri atas empat gerakan yoga utama: Child Pose, Cat–Cow Pose, Knee-to-Chest Pose, dan Reclining Twist. Pengukuran intensitas nyeri menggunakan Numeric Rating Scale (NRS) dilakukan sebelum intervensi dan sesudah intervensi pada siklus menstruasi berikutnya. . Terjadi penurunan skor NRS dari 7 menjadi 3, yang menunjukkan perubahan dari kategori nyeri sedang–berat menjadi nyeri ringan. Responden juga melaporkan nyeri lebih singkat, tidak lagi memerlukan analgesik, dan mampu mengikuti kegiatan belajar tanpa gangguan. Intervensi senam yoga efektif dalam menurunkan intensitas nyeri menstruasi pada remaja dengan dismenore primer dan dapat direkomendasikan sebagai alternatif nonfarmakologis yang aman, mudah, serta dapat diterapkan pada program promosi kesehatan remaja.

ANALISIS EKSTERNALITAS BUDIBAYA RUMPUT LAUT DI PULAU SADAU KOTA TARAKAN

2025 · Book ·

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak eksternalitas yang ditimbulkan dari kegiatan budidaya rumput laut di Pulau Sadau, Kota Tarakan. Budidaya rumput laut merupakan salah satu sektor ekonomi yang berkembang pesat di kawasan pesisir, namun kegiatan ini tidak terlepas dari berbagai dampak positif maupun negatif terhadap lingkungan dan sosial ekonomi masyarakat sekitar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi lapangan, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa eksternalitas negatif lebih besar dari pada eksternalitas positif, pada eksternalitas negatif indikator yang terkuat adalah pendapatan, konsumsi dan kesehatan sebesar 0,90 pada eksternalitas positif pada tenaga kerja sebesar 0,86. Oleh karena itu, diperlukan kebijakan pengelolaan yang berkelanjutan serta kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan pelaku usaha untuk meminimalkan dampak negatif dan mengoptimalkan manfaat ekonomi dari budidaya rumput laut di wilayah tersebut.

ANALISIS EKSTERNALITAS BUDIDAYA RUMPUT LAUT DI PULAU SADAU KOTA TARAKAN

2025 · Thesis ·

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak eksternalitas yang ditimbulkan dari kegiatan budidaya rumput laut di Pulau Sadau, Kota Tarakan. Budidaya rumput laut merupakan salah satu sektor ekonomi yang berkembang pesat di kawasan pesisir, namun kegiatan ini tidak terlepas dari berbagai dampak positif maupun negatif terhadap lingkungan dan sosial ekonomi masyarakat sekitar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi lapangan, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa eksternalitas negatif lebih besar dari pada eksternalitas positif, pada eksternalitas negatif indikator yang terkuat adalah pendapatan, konsumsi dan kesehatan sebesar 0,90 pada eksternalitas positif pada tenaga kerja sebesar 0,86. Oleh karena itu, diperlukan kebijakan pengelolaan yang berkelanjutan serta kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan pelaku usaha untuk meminimalkan dampak negatif dan mengoptimalkan manfaat ekonomi dari budidaya rumput laut di wilayah tersebut.

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN READ, ANSWER, DISCUSS, EXPLAIN, CREATE (RADEC) TERHADAP LITERASI SAINS SISWA KELAS XI DI SMA NEGERI 2 TARAKAN

2025 · Book ·

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran Read, Answer, Discuss, Explain, Create (RADEC) terhadap literasi sains siswa di SMA Negeri 2 Tarakan. Latar belakang penelitian ini didasari oleh rendahnya tingkat literasi sains siswa yang disebabkan oleh kurangnya pengalaman dalam mengerjakan soal-soal yang menuntut penalaran mendalam. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode quasi eksperimen. Desain penelitian yang digunakan adalah non-equivalent control group design dengan pretest-posttest. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas XI SMA Negeri 2 Tarakan. Teknik penentuan sampel menggunakan purposive sampling, sampel pada penelitian ini adalah siswa kelas XI-A dan XI-C yang berjumlah 63 orang. Pengumpulan data literasi sains menggunakan instrumen tes berupa pilihan ganda. Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah uji prasyarat, uji N-Gain, dan uji hipotesis. Uji prasyarat penelitian ini terdiri dari uji normalitas dan uji homogenitas, sedangkan untuk uji hipotesis menggunakan uji Independent Sampel T-Test. Hasil uji Independent Sampel T-Test menunjukkan bahwa terdapat pengaruh terhadap literasi sains siswa, dengan nilai sig. (2-tailed) sebesar 0,000 taraf signifikasi α= 0,05. Hal ini mengindikasikan bahwa penerapan model Read, Answer, Discuss, Explain, Create (RADEC) berpengaruh terhadap literasi sains siswa.

KESULITAN GURU DALAM MENGIMPLEMENTASIKAN PEMBELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA DI SD NEGERI 003 TARAKAN

2025 · Book ·

Guru memiliki peran penting dalam keberhasilan proses pembelajaran dan pencapaian hasil belajar siswa. Dalam prakteknya, implementasi pembelajaran Pendidikan Pancasila di SD Negeri 003 Tarakan masih menghadapi berbagai kesulitan bagi guru. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesulitan yang dihadapi guru dalam mengimplementasikan pembelajaran Pendidikan Pancasila. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah tiga guru kelas pada fase B. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru mengalami kesulitan dalam tiga tahap pembelajaran pendahuluan, inti, dan penutup yaitu (1) Guru mengalami kesulitan dalam melaksanakan tes diagnostik, karena adanya perbedaan pengetahuan, dan gaya belajar siswa, serta keterbatasan waktu (2) Guru menghadapi kesulitan dalam meningkatkan keaktifan siswa, akibat rendahnya partisipasi siswa dalam proses pembelajaran di kelas (3) Guru mengalami kesulitan dalam mengevaluasi pembelajaran, terutama pada aspek penilaian kognitif, karena perbedaan pengetahuan dan karakteristik masing-masing siswa. Temuan ini menunjukkan perlunya pelatihan dan pengembangan profesional guru agar mampu mengatasi kesulitan- kesulitan tersebut, serta meningkatkan kualitas pembelajaran Pendidikan Pancasila yang efektif dan sesuai kebutuhan siswa.

KEUNTUNGAN DAN PROFITABILITAS USAHA KERIPIK PISANG DI UMKM KENKO KP KOTA TARAKAN

2025 · Book ·

Kemajuan pembangunan pertanian di Indonesia tercermin dalam perkembangan industri pertanian yang berkelanjutan. Hal ini ditandai dengan meningkatnya pendapatan petani, terbukanya lapangan kerja baru, dan tumbuhnya industri terkait yang memanfaatkan hasil pertanian sebagai bahan baku. UMKM memainkan peran penting dalam industri pertanian di Indonesia, salah satunya adalah UMKM KenkoKP di Kota Tarakan. UMKM KenkoKP mengolah pisang lokal menjadi keripik pisang, namun masih menghadapi kendala dalam mengukur kinerja keuangannya karena sistem pencatatan keuangan yang belum terstruktur. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keuntungan dan profitabilitas usaha keripik pisang di UMKM KenkoKP. Penelitian ini menggunakan pendekatan key informant dengan pemilik UMKM KenkoKP, Ibu Muslia, sebagai informan utama. Analisis data dilakukan dengan metode analisis biaya produksi, penerimaan, keuntungan, dan profitabilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa UMKM KenkoKP berhasil meraih keuntungan bersih sebesar Rp 16.808.933 per bulan, menunjukkan pengelolaan biaya produksi yang efisien dan strategi harga yang tepat. Analisis profitabilitas melalui empat metode perhitungan menunjukkan kinerja yang positif, dengan Gross Profit Margin (GPM) sebesar 42%, Net Profit Margin (NPM) sebesar 29%, Return On Equity (ROE) sebesar 34%, dan Return On Assets (ROA) sebesar 38%. Secara keseluruhan, UMKM KenkoKP menunjukkan kinerja profitabilitas yang sangat baik.

KESULITAN GURU DALAM MENGIMPLEMENTASIKAN PEMBELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA DI SD NEGERI 003 TARAKAN

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Guru memiliki peran penting dalam keberhasilan proses pembelajaran dan pencapaian hasil belajar siswa. Dalam prakteknya, implementasi pembelajaran Pendidikan Pancasila di SD Negeri 003 Tarakan masih menghadapi berbagai kesulitan bagi guru. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesulitan yang dihadapi guru dalam mengimplementasikan pembelajaran Pendidikan Pancasila. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah tiga guru kelas pada fase B. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru mengalami kesulitan dalam tiga tahap pembelajaran pendahuluan, inti, dan penutup yaitu (1) Guru mengalami kesulitan dalam melaksanakan tes diagnostik, karena adanya perbedaan pengetahuan, dan gaya belajar siswa, serta keterbatasan waktu (2) Guru menghadapi kesulitan dalam meningkatkan keaktifan siswa, akibat rendahnya partisipasi siswa dalam proses pembelajaran di kelas (3) Guru mengalami kesulitan dalam mengevaluasi pembelajaran, terutama pada aspek penilaian kognitif, karena perbedaan pengetahuan dan karakteristik masing-masing siswa. Temuan ini menunjukkan perlunya pelatihan dan pengembangan profesional guru agar mampu mengatasi kesulitan- kesulitan tersebut, serta meningkatkan kualitas pembelajaran Pendidikan Pancasila yang efektif dan sesuai kebutuhan siswa.

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN READ, ANSWER, DISCUSS, EXPLAIN, CREATE (RADEC) TERHADAP LITERASI SAINS SISWA KELAS XI DI SMA NEGERI 2 TARAKAN

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran Read, Answer, Discuss, Explain, Create (RADEC) terhadap literasi sains siswa di SMA Negeri 2 Tarakan. Latar belakang penelitian ini didasari oleh rendahnya tingkat literasi sains siswa yang disebabkan oleh kurangnya pengalaman dalam mengerjakan soal-soal yang menuntut penalaran mendalam. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode quasi eksperimen. Desain penelitian yang digunakan adalah non-equivalent control group design dengan pretest-posttest. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas XI SMA Negeri 2 Tarakan. Teknik penentuan sampel menggunakan purposive sampling, sampel pada penelitian ini adalah siswa kelas XI-A dan XI-C yang berjumlah 63 orang. Pengumpulan data literasi sains menggunakan instrumen tes berupa pilihan ganda. Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah uji prasyarat, uji N-Gain, dan uji hipotesis. Uji prasyarat penelitian ini terdiri dari uji normalitas dan uji homogenitas, sedangkan untuk uji hipotesis menggunakan uji Independent Sampel T-Test. Hasil uji Independent Sampel T-Test menunjukkan bahwa terdapat pengaruh terhadap literasi sains siswa, dengan nilai sig. (2-tailed) sebesar 0,000 taraf signifikasi α= 0,05. Hal ini mengindikasikan bahwa penerapan model Read, Answer, Discuss, Explain, Create (RADEC) berpengaruh terhadap literasi sains siswa.

KEUNTUNGAN DAN PROFITABILITAS USAHA KERIPIK PISANG DI UMKM KENKO KP KOTA TARAKAN

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kemajuan pembangunan pertanian di Indonesia tercermin dalam perkembangan industri pertanian yang berkelanjutan. Hal ini ditandai dengan meningkatnya pendapatan petani, terbukanya lapangan kerja baru, dan tumbuhnya industri terkait yang memanfaatkan hasil pertanian sebagai bahan baku. UMKM memainkan peran penting dalam industri pertanian di Indonesia, salah satunya adalah UMKM KenkoKP di Kota Tarakan. UMKM KenkoKP mengolah pisang lokal menjadi keripik pisang, namun masih menghadapi kendala dalam mengukur kinerja keuangannya karena sistem pencatatan keuangan yang belum terstruktur. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keuntungan dan profitabilitas usaha keripik pisang di UMKM KenkoKP. Penelitian ini menggunakan pendekatan key informant dengan pemilik UMKM KenkoKP, Ibu Muslia, sebagai informan utama. Analisis data dilakukan dengan metode analisis biaya produksi, penerimaan, keuntungan, dan profitabilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa UMKM KenkoKP berhasil meraih keuntungan bersih sebesar Rp 16.808.933 per bulan, menunjukkan pengelolaan biaya produksi yang efisien dan strategi harga yang tepat. Analisis profitabilitas melalui empat metode perhitungan menunjukkan kinerja yang positif, dengan Gross Profit Margin (GPM) sebesar 42%, Net Profit Margin (NPM) sebesar 29%, Return On Equity (ROE) sebesar 34%, dan Return On Assets (ROA) sebesar 38%. Secara keseluruhan, UMKM KenkoKP menunjukkan kinerja profitabilitas yang sangat baik.

Analisis Pembentukan Reduplikasi Penuh dan Sebagian Pada Bahasa Mandar Melalui Pendekatan Teori Distribusi Morfologi.

2025 · Book ·

Sisnawati 2024. Analisis Pembentukan Reduplikasi Penuh dan Sebagian Pada Bahasa Mandar Melalui Pendekatan Teori Distribusi Morfologi. (dibimbing oleh Achmad Dicky Romadhan, S.Pd., M.Hum. dan Rita Kumala Sari, M.Pd). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hasil dari analisis pembentukan reduplikasi penuh dan sebagian pada bahasa Mandar Melalui pendekatan teori distribusi morfologi. Pada penelitian ini Bahasa yang diambil sebagai sampel dalam penelitian ini adalah bahasa Mandar yang dipakai penutur Mandar. Penelitian ini menggunakan dua jenis informan, yaitu Informan tetap dan tidak tetap. Informan tetap sebagai penutur bahasa asli yang sering menutur bahasa Mandar yaitu bernama Hamsa berusia 45, Darwin berusia 40 tahun dan Irmawati berusia 39 tahun. Informan tidak tetap ini ialah Saenuddin yang berusia 37 tahun, Hasni berusia 37 tahun dan Rasni yang berusia 30 tahun. Teknik pengumpulan data yang digunakan diantaranya teknik lesap, ganti, sisip, dan ubah wujud. Berdasarkan penelitian Reduplikasi pada bahasa Mandar bahwa peneliti mewawancarai serta merekam informan dan mencatat hasil data yang ingin dianalisis, hasil penelitian yang diperoleh data pertama menghasilkan 16 data yaitu 8 dari data Reduplikasi penuh dan 8 dari reduplikasi sebagian, selanjutnya data dari hasil penelitian kedua memperoleh 42 data yaitu 20 dari data Reduplikasi penuh dan 22 dari data Reduplikasi sebagian sehingga memperoleh hasil keseluruhan data yaitu 58 data bahasa Mandar. Hasil data yang diperoleh kemudian diambil hanya 40 data dari 58 data kemudian data tersebut dibagi menjadi 2 yaitu reduplikasi penuh dan sebagian kemudian hasil data dianalisis satu persatu dengan menggunakan teori distribusi morfologi.

Analisis Pembentukan Reduplikasi Penuh dan Sebagian Pada Bahasa Mandar Melalui Pendekatan Teori Distribusi Morfologi.

2024 · Thesis ·

Sisnawati 2024. Analisis Pembentukan Reduplikasi Penuh dan Sebagian Pada Bahasa Mandar Melalui Pendekatan Teori Distribusi Morfologi. (dibimbing oleh Achmad Dicky Romadhan, S.Pd., M.Hum. dan Rita Kumala Sari, M.Pd). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hasil dari analisis pembentukan reduplikasi penuh dan sebagian pada bahasa Mandar Melalui pendekatan teori distribusi morfologi. Pada penelitian ini Bahasa yang diambil sebagai sampel dalam penelitian ini adalah bahasa Mandar yang dipakai penutur Mandar. Penelitian ini menggunakan dua jenis informan, yaitu Informan tetap dan tidak tetap. Informan tetap sebagai penutur bahasa asli yang sering menutur bahasa Mandar yaitu bernama Hamsa berusia 45, Darwin berusia 40 tahun dan Irmawati berusia 39 tahun. Informan tidak tetap ini ialah Saenuddin yang berusia 37 tahun, Hasni berusia 37 tahun dan Rasni yang berusia 30 tahun. Teknik pengumpulan data yang digunakan diantaranya teknik lesap, ganti, sisip, dan ubah wujud. Berdasarkan penelitian Reduplikasi pada bahasa Mandar bahwa peneliti mewawancarai serta merekam informan dan mencatat hasil data yang ingin dianalisis, hasil penelitian yang diperoleh data pertama menghasilkan 16 data yaitu 8 dari data Reduplikasi penuh dan 8 dari reduplikasi sebagian, selanjutnya data dari hasil penelitian kedua memperoleh 42 data yaitu 20 dari data Reduplikasi penuh dan 22 dari data Reduplikasi sebagian sehingga memperoleh hasil keseluruhan data yaitu 58 data bahasa Mandar. Hasil data yang diperoleh kemudian diambil hanya 40 data dari 58 data kemudian data tersebut dibagi menjadi 2 yaitu reduplikasi penuh dan sebagian kemudian hasil data dianalisis satu persatu dengan menggunakan teori distribusi morfologi.

Pengaruh Waktu Aplikasi Kitosan Terhadap Induksi Ketahanan Cabai Rawit (Capsicum Annum) Pada Serangan Antraknosa

2024 · Book ·

Penyakit antraknosa adalah salah satu penyakit yang menyerang tanaman cabai dan dapat menyebabkan kehilangan hasil produksi lebih dari 50%. Salah satu pengendalian antraknosa adalah dengan fungisida bahan organik seperti kitosan. Kitosan diketahui dapat merusak DNA jamur. Kitosan diketahui juga dapat menginduksi ketahanan tanaman terhadap serangan patogen karena kitosan berkaitan dengan SAR (Systemic Acquired Resistance). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui waktu aplikasi kitosan yang efektif dalam menekan intensitas serangan penyakit antraknosa. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) satu faktor dengan 10 perlakuan dan 3 ulangan dengan perlakuan yaitu : P0 (-) (Tanpa inokulasi patogen dan tanpa pengendalian), P0 (+) (Inokulasi patogen dan tanpa pengendalian), P1 (Aplikasi fungisida 2 minggu sebelum inokulasi patogen), P2 (Aplikasi fungisida bersamaan dengan inokulasi patogen), P3 (Aplikasi fungisida 1 minggu setelah inokulasi patogen), P4 (Aplikasi fungisida 2 minggu setelah inokulasi patogen), P5 (Aplikasi kitosan 2 minggu sebelum inokulasi patogen), P6 (Aplikasi kitosan bersamaan dengan inokulasi patogen), P7 (Aplikasi kitosan 1 minggu setelah inokulasi patogen), P8 (Aplikasi kitosan 2 minggu setelah inokulasi patogen). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan P0(-) dan P5 memiliki intensitas serangan buah yang rendah dibandingkan perlakuan lain dan berbeda nyata dengan perlakuan P0 (+) dan pada parameter intensitas serangan pada daun perlakuan P0 (-) berbeda nyata terhadap semua perlakuan. Pada parameter efektivitas pengendalian pada intensitas serangan buah menunjukkan perlakuan P5 memiliki nilai efektivitas pengendalian tertinggi sebesar 19,48% dan pada parameter efektivitas pengendalian pada intensitas serangan daun menunjukkan efektivitas pengendalian P1 memiliki nilai tertinggi sebesar 17,538%. Hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa pada parameter berat basah dan berat kering tanaman perlakuan kitosan P5 dan perlakuan fungisida P2 menunjukkan hasil yang lebih baik jika dibandingkan perlakuan kitosan dan perlakuan fungisida lainnya.

Pengaruh Waktu Aplikasi Kitosan Terhadap Induksi Ketahanan Cabai Rawit (Capsicum Annum) Pada Serangan Antraknosa

2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penyakit antraknosa adalah salah satu penyakit yang menyerang tanaman cabai dan dapat menyebabkan kehilangan hasil produksi lebih dari 50%. Salah satu pengendalian antraknosa adalah dengan fungisida bahan organik seperti kitosan. Kitosan diketahui dapat merusak DNA jamur. Kitosan diketahui juga dapat menginduksi ketahanan tanaman terhadap serangan patogen karena kitosan berkaitan dengan SAR (Systemic Acquired Resistance). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui waktu aplikasi kitosan yang efektif dalam menekan intensitas serangan penyakit antraknosa. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) satu faktor dengan 10 perlakuan dan 3 ulangan dengan perlakuan yaitu : P0 (-) (Tanpa inokulasi patogen dan tanpa pengendalian), P0 (+) (Inokulasi patogen dan tanpa pengendalian), P1 (Aplikasi fungisida 2 minggu sebelum inokulasi patogen), P2 (Aplikasi fungisida bersamaan dengan inokulasi patogen), P3 (Aplikasi fungisida 1 minggu setelah inokulasi patogen), P4 (Aplikasi fungisida 2 minggu setelah inokulasi patogen), P5 (Aplikasi kitosan 2 minggu sebelum inokulasi patogen), P6 (Aplikasi kitosan bersamaan dengan inokulasi patogen), P7 (Aplikasi kitosan 1 minggu setelah inokulasi patogen), P8 (Aplikasi kitosan 2 minggu setelah inokulasi patogen). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan P0(-) dan P5 memiliki intensitas serangan buah yang rendah dibandingkan perlakuan lain dan berbeda nyata dengan perlakuan P0 (+) dan pada parameter intensitas serangan pada daun perlakuan P0 (-) berbeda nyata terhadap semua perlakuan. Pada parameter efektivitas pengendalian pada intensitas serangan buah menunjukkan perlakuan P5 memiliki nilai efektivitas pengendalian tertinggi sebesar 19,48% dan pada parameter efektivitas pengendalian pada intensitas serangan daun menunjukkan efektivitas pengendalian P1 memiliki nilai tertinggi sebesar 17,538%. Hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa pada parameter berat basah dan berat kering tanaman perlakuan kitosan P5 dan perlakuan fungisida P2 menunjukkan hasil yang lebih baik jika dibandingkan perlakuan kitosan dan perlakuan fungisida lainnya.