Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: Epilepsi
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

FAKTOR- FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN EPILEPSI PADA ANAK DI KOTA TARAKAN

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN EPILEPSI PADA ANAK Abstrak Epilepsi merupakan jenis penyakit kronis ditandai dengan adanya bangkitan berulang yang disebabkan oleh disfungsi fisiologis otak akibat dari berlebihannya eksitasi neuron kortikal dan kadang-kadang disertai dengan terjadinya penurunan tingkat kesadaran tanpa munculnya provokasi. Epilepsi pada anak dapat disebabkan oleh berbagai faktor seperti faktor prenatal, perinatal, dan postnatal. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan epilepsi. Penelitian ini menggunakan metode analitik deskriptif dengan rancangan penelitian cross sectional. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 49 pasien, sehingga sampel adalah 44 responden dengan menggunakan purposive sampling. Analisis yang digunakan yaitu analisis univariat, analisis bivariat dengan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik responden yaitu usia responden rata-rata 9,5 tahun, sebagian besar jenis kelamin perempuan 61,4%. Faktor yang berhubungan adalah riwayat keluarga dan riwayat kejang demam dengan kejadian epilepsi pada anak di kota Tarakan. Faktor yang tidak ada pengaruh yang signifikan adalah jenis kelamin, komplikasi perinatal, gangguan tumbuh kembang (neurologi) gangguan tumbuh kembang (berat badan lahir) dengan kejadian epilepsi pada anak di kota Tarakan. Hendakanya perawat agar mengkaji riwayat keluarga dan riwayat kejang sebelumnya sebagai landasan dalam pemberian asuhan keperawatan

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Gangguan Berbahasa pada Penderita Epilepsi (Kajian Psikolinguistik)

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

GANGGUAN BERBAHASA PADA PENDERITA EPILEPSI (KAJIAN PSIKOLINGUISTIK) Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk-bentuk gangguan berbahasa/artikulasi yang dialami oleh seorang yang menderita penyakit epilepsi dan mengetahui penyebab perubahan bunyi fonem pada penderita epilepsi. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang berfokus pada kajian psikolinguistik, khususnya mengenai gangguan berbahasa pada penderita epilepsi dalam bidang fonologi. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan triangulasi (gabungan), analisis data bersifat induktif/kualitatif. Hasil penelitian dari gangguan artikulasi yang dialami oleh penderita epilepsi berinisial E terbagi ke dalam dua jenis, yaitu distorsi (kekacauan bunyi yang hampir benar) dan omisi (penghilangan bunyi) jumlah data yang ada sebanyak 100 kata. Masingmasing gangguan artikulasi terdiri dari 32 kata pada gangguan artikulasi distorsi dan 72 kata pada gangguan artikulasi omisi. Terdapat 32 kata yang mengalami kekacauan pelafalan dan hampir mendekati benar yaitu perubahan fonem /f/ menjadi /p/, fonem /u/ menjadi /w/ yang disebabkan adanya asimilasi progresif. Serta perubahan fonem/r/ menjadi /l/ akibat adanya proses disimilasi. Terdapat 72 kata yang mengalami penghilangan fonem yaitu penghilangan fonem /b/, /g/, /h/, /j/, /k/, /l/, /m/, /n/, /p/, /s/, /t/ pada awal kata akibat dari kontraksi apheresis. Dan penghilangan fonem /l/ pada tengah kata akibat kontraksi sinkop.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail