Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

DINA

114 karya publik ditemukan.

2026: 262025: 202024: 302023: 152022: 112021: 72020: 5

Analisis Dana Perimbangan Terhadap Kemiskinan di Kabupaten/Kota Provinsi Kalimantan Utara

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Alokasi Khusus (DAK), dan Dana Bagi Hasil (DBH) terhadap kemiskinan yang terjadi di seluruh kabupaten/kota yang berada dalam Provinsi Kalimantan Utara sepanjang periode tahun 2015 hingga tahun 2024. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan analisis regresi data panel, yang didukung oleh data sekunder yang bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial DAU dan DAK tidak berpengaruh signifikan terhadap kemiskinan, sedangkan DBH berpengaruh signifikan terhadap kemiskinan. Secara simultan, DAU, DAK, dan DBH berpengaruh signifikan terhadap kemiskinan

Relasi Oblik Bahasa Bulungan di Buluh Perindu (Kajian Sintaksis)

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Dinawati.2026. Relasi oblik dalam Bahasa Bulungan di Buluh Perindu (Kajian Sintaksis). Skripsi Jurusan Pendidikan Bahasa Indonesia, FKIP, Universitas Borneo Tarakan ( Rita Kumalasari,M.Pd dan Dr. Asih Riyanti,M. Pd). Penelitian ini membahas mengenai bentuk dan makna relasi oblik dalam Bahasa Bulungan. Relasi oblik merupakan hubungan gramatikal non inti yang berfungsi memberikan keterangan tambahan terhadap predikat, seperti keterangan tempat,waktu,alat,tujuan, dan pihak penerima manfaat,namun tidak berperan sebagai subjek atau objek utama dalam kalimat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode kajian sintaksis. Data penelitian berupa tuturan lisan dan data tertulis bahasa Bulungan yang mengandung relasi oblik yang diperoleh dari penutur asli melalui teknik simak, rekam, catat, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan mengklasifikasikan bentuk-bentuk relasi oblik serta mengkaji makna semantis yang terkandung dalamnya. Dari hasil penelitian diperoleh relasi oblik dalam berbagai jenis, antara lain relasi oblik lokatif, relasi oblik instrumental, data relasi oblik benefaktif, data relasi oblik tujuan, data relasi oblik temporal, dan data relasi oblik komitatif, dan relasi oblik keadaan. Dari beberapa jenis relasi oblik tersebut umumnya ditandai oleh frasa preposisional dan memiliki peran penting dalam membentuk kejelasan makna kalimat. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa relasi oblik memiliki fungsi sintaksis dan semantis yang signifikan dalam struktur kalimat bahasa Bulungan. Dengan demikian, penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap pengembangan kajian sintaksis bahasa daerah sekaligus mendukung upaya pelestarian bahasa Bulungan pada komunitas penutur Bulungan di luar wilayah asal.

Perlindungan Hukum Terhadap Korban Tindak Pidana Yang Memiliki Muatan Melanggar Kesusilaan Melalui Facebook

2026 · Book ·

PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP KORBAN TINDAK PIDANA YANG MEMILIKI MUATAN MELANGGAR KESUSILAAN MELALUI FACEBOOK Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlindungan hukum bagi korban telah diatur melalui berbagai macam aturan dan ketentuan hukum positif yang berhubungan dengan informasi dan kegiatan transaksi elektronik, pornografi, serta ketentuan dalam hukum pidana. Perlindungan tersebut mencakup upaya preventif, represif, dan rehabilitatif bagi korban. Namun, implementasi perlindungan hukum masih menghadapi berbagai kendala, seperti keterbatasan pengawasan terhadap media sosial, rendahnya kesadaran masyarakat, serta kesulitan pembuktian menggunakan alat bukti elektronik. Dalam putusan yang dianalisis, hakim mempertimbangkan aspek yuridis dan nonyuridis dalam menjatuhkan pidana terhadap pelaku, dengan tujuan menimbulkan efek pencegahan sekaligus menegakkan keadilan bagi korban. Penelitian ini menyimpulkan bahwa perlindungan hukum terhadap korban tindak pidana bermuatan kesusilaan melalui media sosial masih perlu ditingkatkan melalui penguatan regulasi, optimalisasi penegakan hukum, serta peningkatan literasi digital masyarakat agar dapat mencegah terjadinya kejahatan serupa di masa mendatang

Perlindungan Hukum Terhadap Korban Tindak Pidana Yang Memiliki Muatan Melanggar Kesusilaan Melalui Facebook

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP KORBAN TINDAK PIDANA YANG MEMILIKI MUATAN MELANGGAR KESUSILAAN MELALUI FACEBOOK Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlindungan hukum bagi korban telah diatur melalui berbagai macam aturan dan ketentuan hukum positif yang berhubungan dengan informasi dan kegiatan transaksi elektronik, pornografi, serta ketentuan dalam hukum pidana. Perlindungan tersebut mencakup upaya preventif, represif, dan rehabilitatif bagi korban. Namun, implementasi perlindungan hukum masih menghadapi berbagai kendala, seperti keterbatasan pengawasan terhadap media sosial, rendahnya kesadaran masyarakat, serta kesulitan pembuktian menggunakan alat bukti elektronik. Dalam putusan yang dianalisis, hakim mempertimbangkan aspek yuridis dan nonyuridis dalam menjatuhkan pidana terhadap pelaku, dengan tujuan menimbulkan efek pencegahan sekaligus menegakkan keadilan bagi korban. Penelitian ini menyimpulkan bahwa perlindungan hukum terhadap korban tindak pidana bermuatan kesusilaan melalui media sosial masih perlu ditingkatkan melalui penguatan regulasi, optimalisasi penegakan hukum, serta peningkatan literasi digital masyarakat agar dapat mencegah terjadinya kejahatan serupa di masa mendatang

Pengaruh Bimbingan Kelompok Dengan Teknik Self Management Terhadap Kemandirian Belajar Siswa Kelas Xii Di Madrasah Aliyah Negeri Tarakan

2026 · Book ·

Pengaruh Bimbingan Kelompok Dengan Teknik Self Management Terhadap Kemandirian Belajar Siswa Kelas XII Di Madrasah Aliyah Negeri Tarakan. Pembimbing Utama Siti Maliha, M.Psi., Ph.D., Psikolog dan Pembimbing Anggota Tri Cahyono, M.Pd. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh bimbingan kelompok dengan teknik self management terhadap kemandirian belajar siswa kelas XII di Madrasah Aliyah Negeri Tarakan. Kemandirian belajar adalah suatu proses dimana peserta didik mengontrol sendiri proses pembelajarannya. Teknik self management adalah strategi perubahan tingkah laku yang dimana mereka mengendalikan perilaku mereka sendiri. Penelitian ini menggunakan desain pra-eksperimental dengan pendekatan one group pretest-posttest design. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XII di Madrasah Aliyah Negeri Tarakan yang memiliki kemandirian belajar rendah, dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Hasil analisis data menggunakan paired sample t-test menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara hasil (pretest) dan (posttest). Hal tersebut terdapat pada nilai signifikansi Sig. (2.tailed) yang diperoleh adalah sebesar 0,001 (p0,05), dan terdapat nilai thitung sebesar 10,931 > dari ttabel sebesar 2,131 yang berarti hipotesis nol ditolak dan hipotesis alternatif diterima. Hal ini menunjukkan bahwa ada pengaruh bimbingan kelompok dengan teknik self management terhadap kemandirian belajar siswa kelas XII di Madrasah Aliyah Negeri Tarakan.

DESKRIPSI PERAN GURU DALAM KEDISIPLINAN BELAJAR SISWA KELAS 3-A DI SDN 032 TARAKAN

2026 · Book ·

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana peran guru dalam kedisplinan belajar siswa kelas 3-A di SD Negeri 032 Tarakan. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif. Subjek penelitian yaitu guru kelas 3-A dan 4 orang siswa kelas 3-A. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu lembar observasi, lembar wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan terdiri dari reduksi data, penyajian data dan penarik kesimpulan. Hasil penelitian diperoleh bahwa guru telah melaksanakan perannya dengan baik dalam kedisiplinan belajar siswa, baik itu sebagai pendidik, teladan dan motivator. Namun, masih terdapat beberapa siswa yang kurang disiplin. Hal ini disebabkan oleh rendahnya motivasi, baik dari siswa itu sendiri maupun dari pihak orang tua. Guru diharapkan agar terus meningkatkan perannya dalam membina kedisiplinan belajar siswa dengan menjalin kerja sama yang baik dengan orang tua, kedisiplinan siswa bisa dibangun bersama dan perilaku siswa yang kurang disiplin dapat diatasi.

Hubungan Peran Orang Tua Terhadap Perilaku Pencegahan Infeksi Menular Seksual (IMS) Pada Remaja Putri Di SMA Negeri 1 Tarakan

2025 · Book ·

Infeksi Menular Seksual (IMS) merupakan isu kesehatan reproduksi serius pada remaja, khususnya di Kota Tarakan, Kalimantan Utara, yang menunjukkan peningkatan kasus signifikan terutama di wilayah kerja Puskesmas Karang Rejo. Kurangnya peran orang tua dalam memberikan bimbingan dan pengawasan terkait edukasi seksualitas menjadi faktor risiko utama yang membuat remaja rentan terhadap perilaku berisiko. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara peran orang tua sebagai pembimbing, motivator, pengawas, dan teman dengan perilaku pencegahan IMS pada remaja putri, berdasarkan teori tentang pentingnya pengasuhan dalam membentuk sikap dan tindakan kesehatan reproduksi. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain cross-sectional analitik observasional, melibatkan 89 responden remaja putri kelas X dan XI SMA Negeri 1 Tarakan, yang dipilih melalui teknik proporsional stratified random sampling. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner peran orang tua dan perilaku pencegahan infeksi menular seksual yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara peran orang tua dengan perilaku pencegahan infeksi menular seksual, dengan nilai p = 0,007 (p 0,05). Sehingga, disimpulkan bahwa peran orang tua berhubungan signifikan dengan perilaku pencegahan IMS pada remaja putri di SMA Negeri 1 Tarakan. Peneliti merekomendasikan adanya kolaborasi antara pihak sekolah dan puskesmas untuk mengoptimalkan pendidikan kesehatan reproduksi bagi remaja.

Pengaruh Bimbingan Kelompok Dengan Teknik Self Management Terhadap Kemandirian Belajar Siswa Kelas Xii Di Madrasah Aliyah Negeri Tarakan

2025 · Thesis ·

Pengaruh Bimbingan Kelompok Dengan Teknik Self Management Terhadap Kemandirian Belajar Siswa Kelas XII Di Madrasah Aliyah Negeri Tarakan. Pembimbing Utama Siti Maliha, M.Psi., Ph.D., Psikolog dan Pembimbing Anggota Tri Cahyono, M.Pd. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh bimbingan kelompok dengan teknik self management terhadap kemandirian belajar siswa kelas XII di Madrasah Aliyah Negeri Tarakan. Kemandirian belajar adalah suatu proses dimana peserta didik mengontrol sendiri proses pembelajarannya. Teknik self management adalah strategi perubahan tingkah laku yang dimana mereka mengendalikan perilaku mereka sendiri. Penelitian ini menggunakan desain pra-eksperimental dengan pendekatan one group pretest-posttest design. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XII di Madrasah Aliyah Negeri Tarakan yang memiliki kemandirian belajar rendah, dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Hasil analisis data menggunakan paired sample t-test menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara hasil (pretest) dan (posttest). Hal tersebut terdapat pada nilai signifikansi Sig. (2.tailed) yang diperoleh adalah sebesar 0,001 (p0,05), dan terdapat nilai thitung sebesar 10,931 > dari ttabel sebesar 2,131 yang berarti hipotesis nol ditolak dan hipotesis alternatif diterima. Hal ini menunjukkan bahwa ada pengaruh bimbingan kelompok dengan teknik self management terhadap kemandirian belajar siswa kelas XII di Madrasah Aliyah Negeri Tarakan.

Hubungan Peran Orang Tua Terhadap Perilaku Pencegahan Infeksi Menular Seksual (IMS) Pada Remaja Putri Di SMA Negeri 1 Tarakan

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Infeksi Menular Seksual (IMS) merupakan isu kesehatan reproduksi serius pada remaja, khususnya di Kota Tarakan, Kalimantan Utara, yang menunjukkan peningkatan kasus signifikan terutama di wilayah kerja Puskesmas Karang Rejo. Kurangnya peran orang tua dalam memberikan bimbingan dan pengawasan terkait edukasi seksualitas menjadi faktor risiko utama yang membuat remaja rentan terhadap perilaku berisiko. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara peran orang tua sebagai pembimbing, motivator, pengawas, dan teman dengan perilaku pencegahan IMS pada remaja putri, berdasarkan teori tentang pentingnya pengasuhan dalam membentuk sikap dan tindakan kesehatan reproduksi. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain cross-sectional analitik observasional, melibatkan 89 responden remaja putri kelas X dan XI SMA Negeri 1 Tarakan, yang dipilih melalui teknik proporsional stratified random sampling. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner peran orang tua dan perilaku pencegahan infeksi menular seksual yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara peran orang tua dengan perilaku pencegahan infeksi menular seksual, dengan nilai p = 0,007 (p 0,05). Sehingga, disimpulkan bahwa peran orang tua berhubungan signifikan dengan perilaku pencegahan IMS pada remaja putri di SMA Negeri 1 Tarakan. Peneliti merekomendasikan adanya kolaborasi antara pihak sekolah dan puskesmas untuk mengoptimalkan pendidikan kesehatan reproduksi bagi remaja.

Peran Perserikatan Bangsa-Bangsa dalam Intervensi Kemanusiaan (Humanitarian Intervention) pada Konflik Bersenjata Palestina-Israel

2025 · Book ·

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran Perserikatan Bangsa-Bangsa/PBB dalam melakukan intervensi kemanusiaan dalam konflik bersenjata antara Palestina-Israel. Serta untuk mengetahui prosedur pelaksanaan Intervensi Kemanusiaan yang dilakukan oleh PBB pada konflik bersenjata. Semua data yang diperoleh dalam penelitian, baik data primer maupun sekunder dianalisis menggunakan pendekatan kualitatif. Selain itu, data tersebut dijelaskan secara mendalam dengan cara mengkaji masalah yang ada yang berkaitan dengan penelitian ini. Metode deskriptif digunakan untuk memperolah gambaran yang jelas, terperinci, dan komprehensif mengenai objek yang diteliti, dalam hal ini menggambarkan peran PBB dalam intervensi kemanusiaan pada konflik bersenjata antara Palestina-Israel. Berdasarkan hasil penelitian, maka penulis berkesimpulan bahwa PBB berperan sebagai penjaga nila-nilai hukum humaniter internasional, pelindung hak asasi manusia, dan penyalur bantuan kemanusiaan. Meski peran PBB terbatas secara strategis, keberadaannya tetap penting sebagai penyeimbang moral, hukum, dan kemanusiaan dalam konflik yang terus berlangsung ini. Doktrin Responsibility to Protect (R2P) memberikan dasar moral untuk intervensi atas nama krisis kemanusiaan, ambiguitas terbesarnya terletak pada tidak adanya entitas yang secara jelas ditunjuk untuk melaksanakan intervensi tersebut. Ketergantungan pada otorisasi Dewan Keamanan hanya menyelesaikan masalah prosedur, bukan masalah siapa yang bertanggung jawab langsung melaksanakannya, menjadikannya hambatan praktis yang signifikan. Hambatan-hambatan yang ada juga menjadi penghalang untuk terwujudnya resolusi. Mekanisme intervensi dalam hukum internasional didasarkan pada prinsip kedaulatan negara dan larangan penggunaan kekuatan secara sepihak, sebagaimana diatur dalam Piagam PBB. PBB dalam hal ini harus mengatur secara eksplisit terkait dengan intervensi agar Dewan Keamanan dapat mengupayakan resolusi dengan mandat kuat untuk melindungi warga sipil di wilayah konflik. Mekanisme reformasi Dewan Keamanan perlu dibahas lebih serius untuk mencegah kebuntuan dalam pengambilan keputusan krisis kemanusiaan. Pertimbangan penerapan prinsip R2P, jika terjadi pelanggaran berat terhadap hukum humaniter seperti genosida atau kejahatan perang, di mana intervensi militer bisa dibenarkan sebagai upaya terakhir untuk melindungi warga sipil dengan mandat PBB.

Peran Perserikatan Bangsa-Bangsa dalam Intervensi Kemanusiaan (Humanitarian Intervention) pada Konflik Bersenjata Palestina-Israel

2025 · Thesis ·

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran Perserikatan Bangsa-Bangsa/PBB dalam melakukan intervensi kemanusiaan dalam konflik bersenjata antara Palestina-Israel. Serta untuk mengetahui prosedur pelaksanaan Intervensi Kemanusiaan yang dilakukan oleh PBB pada konflik bersenjata. Semua data yang diperoleh dalam penelitian, baik data primer maupun sekunder dianalisis menggunakan pendekatan kualitatif. Selain itu, data tersebut dijelaskan secara mendalam dengan cara mengkaji masalah yang ada yang berkaitan dengan penelitian ini. Metode deskriptif digunakan untuk memperolah gambaran yang jelas, terperinci, dan komprehensif mengenai objek yang diteliti, dalam hal ini menggambarkan peran PBB dalam intervensi kemanusiaan pada konflik bersenjata antara Palestina-Israel. Berdasarkan hasil penelitian, maka penulis berkesimpulan bahwa PBB berperan sebagai penjaga nila-nilai hukum humaniter internasional, pelindung hak asasi manusia, dan penyalur bantuan kemanusiaan. Meski peran PBB terbatas secara strategis, keberadaannya tetap penting sebagai penyeimbang moral, hukum, dan kemanusiaan dalam konflik yang terus berlangsung ini. Doktrin Responsibility to Protect (R2P) memberikan dasar moral untuk intervensi atas nama krisis kemanusiaan, ambiguitas terbesarnya terletak pada tidak adanya entitas yang secara jelas ditunjuk untuk melaksanakan intervensi tersebut. Ketergantungan pada otorisasi Dewan Keamanan hanya menyelesaikan masalah prosedur, bukan masalah siapa yang bertanggung jawab langsung melaksanakannya, menjadikannya hambatan praktis yang signifikan. Hambatan-hambatan yang ada juga menjadi penghalang untuk terwujudnya resolusi. Mekanisme intervensi dalam hukum internasional didasarkan pada prinsip kedaulatan negara dan larangan penggunaan kekuatan secara sepihak, sebagaimana diatur dalam Piagam PBB. PBB dalam hal ini harus mengatur secara eksplisit terkait dengan intervensi agar Dewan Keamanan dapat mengupayakan resolusi dengan mandat kuat untuk melindungi warga sipil di wilayah konflik. Mekanisme reformasi Dewan Keamanan perlu dibahas lebih serius untuk mencegah kebuntuan dalam pengambilan keputusan krisis kemanusiaan. Pertimbangan penerapan prinsip R2P, jika terjadi pelanggaran berat terhadap hukum humaniter seperti genosida atau kejahatan perang, di mana intervensi militer bisa dibenarkan sebagai upaya terakhir untuk melindungi warga sipil dengan mandat PBB.

DESKRIPSI PERAN GURU DALAM KEDISIPLINAN BELAJAR SISWA KELAS 3-A DI SDN 032 TARAKAN

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana peran guru dalam kedisplinan belajar siswa kelas 3-A di SD Negeri 032 Tarakan. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif. Subjek penelitian yaitu guru kelas 3-A dan 4 orang siswa kelas 3-A. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu lembar observasi, lembar wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan terdiri dari reduksi data, penyajian data dan penarik kesimpulan. Hasil penelitian diperoleh bahwa guru telah melaksanakan perannya dengan baik dalam kedisiplinan belajar siswa, baik itu sebagai pendidik, teladan dan motivator. Namun, masih terdapat beberapa siswa yang kurang disiplin. Hal ini disebabkan oleh rendahnya motivasi, baik dari siswa itu sendiri maupun dari pihak orang tua. Guru diharapkan agar terus meningkatkan perannya dalam membina kedisiplinan belajar siswa dengan menjalin kerja sama yang baik dengan orang tua, kedisiplinan siswa bisa dibangun bersama dan perilaku siswa yang kurang disiplin dapat diatasi.

ANALISIS PUTUSAN HAKIM KASUS PERSETUBUHAN ANAK YANG DILAKUKAN OLEH ANGGOTA SUKU ANAK DALAM

2025 · Book ·

Putusan hakim adalah pernyataan resmi yang mengakhiri suatu perkara dan menentukan sanksi bagi pelaku. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pertimbangan hukum hakim dalam perkara persetubuhan terhadap anak yang dilakukan oleh anggota Suku Anak Dalam (SAD), serta menelaah korelasi antara kebudayaan dan penegakan hukum pidana di Indonesia. Menggunakan metode penelitian hukum normatif, hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam Putusan Nomor 141/Pid.Sus/2023/PN Mrt, hakim menjatuhkan pidana 3 bulan penjara dan denda Rp10 juta, jauh di bawah batas minimum pidana. Putusan tersebut dipengaruhi oleh pertimbangan budaya dan kondisi sosial pelaku, yang dinilai tidak selaras dengan prinsip kepastian hukum dan perlindungan anak. Hal ini menunjukkan perlunya penegakan hukum yang tetap menjunjung asas legalitas meski memperhatikan kearifan lokal.

ANALISIS PUTUSAN HAKIM KASUS PERSETUBUHAN ANAK YANG DILAKUKAN OLEH ANGGOTA SUKU ANAK DALAM

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Putusan hakim adalah pernyataan resmi yang mengakhiri suatu perkara dan menentukan sanksi bagi pelaku. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pertimbangan hukum hakim dalam perkara persetubuhan terhadap anak yang dilakukan oleh anggota Suku Anak Dalam (SAD), serta menelaah korelasi antara kebudayaan dan penegakan hukum pidana di Indonesia. Menggunakan metode penelitian hukum normatif, hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam Putusan Nomor 141/Pid.Sus/2023/PN Mrt, hakim menjatuhkan pidana 3 bulan penjara dan denda Rp10 juta, jauh di bawah batas minimum pidana. Putusan tersebut dipengaruhi oleh pertimbangan budaya dan kondisi sosial pelaku, yang dinilai tidak selaras dengan prinsip kepastian hukum dan perlindungan anak. Hal ini menunjukkan perlunya penegakan hukum yang tetap menjunjung asas legalitas meski memperhatikan kearifan lokal.

.

2025 · Book ·

.

ANALISIS KERUSAKAN JALAN DITINJAU DARI DAYA DUKUNG TANAH DAN BEBAN LALU LINTAS

2025 · Thesis ·

Kerusakan jalan yang terjadi sebelum mencapai umur rencana merupakan salah satu permasalahan umum dalam pembangunan infrastruktur jalan, khususnya di daerah berkembang seperti Kota Tarakan. Salah satu ruas jalan yang mengalami kerusakan tersebut adalah Jalan Gunung Amal, yang memiliki tingkat lalu lintas tinggi dan dilalui oleh kendaraan berat setiap hari. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penyebab utama kerusakan jalan tersebut berdasarkan dua aspek utama, yaitu daya dukung tanah dan beban lalu lintas. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimental di laboratorium dengan mengacu pada Standar Nasional Indonesia (SNI). Pengujian tanah dilakukan untuk mengetahui sifat fisis (kadar air, berat jenis, analisa saringan, batas Atterberg) dan sifat mekanis tanah (nilai CBR). Penelitian ini juga menganalisis data Lalu Lintas Harian Rata-rata (LHR) serta menghitung beban sumbu kendaraan menggunakan pendekatan Equivalent Single Axle Load (ESAL) dan Truck Factor (TF) untuk mengetahui pengaruh lalu lintas terhadap kerusakan jalan. Hasil pengujian laboratorium menunjukkan bahwa jenis tanah pada lokasi penelitian tergolong lempung lanauan dengan nilai CBR 6%, yang menandakan rendahnya daya dukung tanah terhadap beban kendaraan. Selain itu, data lalu lintas menunjukkan volume kendaraan berat cukup tinggi, yang secara signifikan mempercepat kerusakan lapisan perkerasan jalan. Dari analisis ini, dapat disimpulkan bahwa kerusakan jalan pada ruas Jalan Gunung Amal disebabkan oleh kombinasi antara rendahnya daya dukung tanah dasar dan tingginya beban lalu lintas harian. Oleh karena itu, diperlukan perencanaan struktur jalan yang lebih baik, termasuk perbaikan tanah dasar (soil improvement) dan pengaturan beban kendaraan, agar umur rencana jalan dapat tercapai secara optimal.