Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: Infeksi Menular Seksual
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Hubungan Peran Orang Tua Terhadap Perilaku Pencegahan Infeksi Menular Seksual (IMS) Pada Remaja Putri Di SMA Negeri 1 Tarakan

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Infeksi Menular Seksual (IMS) merupakan isu kesehatan reproduksi serius pada remaja, khususnya di Kota Tarakan, Kalimantan Utara, yang menunjukkan peningkatan kasus signifikan terutama di wilayah kerja Puskesmas Karang Rejo. Kurangnya peran orang tua dalam memberikan bimbingan dan pengawasan terkait edukasi seksualitas menjadi faktor risiko utama yang membuat remaja rentan terhadap perilaku berisiko. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara peran orang tua sebagai pembimbing, motivator, pengawas, dan teman dengan perilaku pencegahan IMS pada remaja putri, berdasarkan teori tentang pentingnya pengasuhan dalam membentuk sikap dan tindakan kesehatan reproduksi. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain cross-sectional analitik observasional, melibatkan 89 responden remaja putri kelas X dan XI SMA Negeri 1 Tarakan, yang dipilih melalui teknik proporsional stratified random sampling. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner peran orang tua dan perilaku pencegahan infeksi menular seksual yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara peran orang tua dengan perilaku pencegahan infeksi menular seksual, dengan nilai p = 0,007 (p 0,05). Sehingga, disimpulkan bahwa peran orang tua berhubungan signifikan dengan perilaku pencegahan IMS pada remaja putri di SMA Negeri 1 Tarakan. Peneliti merekomendasikan adanya kolaborasi antara pihak sekolah dan puskesmas untuk mengoptimalkan pendidikan kesehatan reproduksi bagi remaja.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Gambaran Tingkat Pengetahuan dan Sikap Remaja Tentang Infeksi Menular Seksual di SMAN Kota Tarakan

2024•

Infeksi menular seksual adalah penyakit akibat infeksi yang dapat tertular melalui hubungan seksual. Penyebab paling banyak penyakit ini biasa terjadi akibat hubungan intim secara tidak sehat atau berisiko. Hal ini juga dapat disebabkan oleh faktor lain seperti bakteri dan virus. Jenis penelitian ini adalah deskriptif observasional dengan pendekatan kuantitatif. Data dikumpulkan dengan kuesioner yang disebarkan secara online pada siswa SMAN Tarakan. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat pengetahuan dan sikap remaja tentang infeksi menular seksual di SMAN Kota Tarakan. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling dengan populasi sebanyak 3.852 siswa SMAN Kota Tarakan dan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 362 siswa. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa jenis kelamin terbanyak yaitu perempuan sebanyak 216 orang dengan presentase (59,7%), sebanyak 145 orang berusia 16 tahun (40,1%), dan karakteristik sumber informasi kesehatan reproduksi banyak diperoleh melalui internet sebanyak 184 orang (50,8%), sebagian besar remaja memiliki pengetahuan yang baik dan memiliki sikap yang baik tentang penyakit infeksi menular seksual.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail