Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

CHANDRA

42 karya publik ditemukan.

2026: 82025: 62024: 92023: 82022: 62021: 32020: 2

TINJAUAN YURIDIS PUTUSAN MAHKAMAH KONSTITUSI NOMOR : 20/PUU-XXI/2023 TENTANG KEWENANGAN JAKSA UNTUK MENGAJUKAN PENINJAUAN KEMBALI MELALUI SUDUT PANDANG TEORI HUKUM POSITIVISTIK

2024 · Book · Koleksi Perpustakaan

Penelitan ini bertujuan untuk mengetahui Tinjauan Yuridis Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor : 20/PUU-XXI/2023 Tentang Kewenangan Jaksa Untuk Mengajukan Peninjauan Kembali Melalui Sudut Pandang Teori Hukum Positifisme. Berdasarkan latar belakang, maka dua permasalahan yang diangkat dalam penelitan ini yaitu, Apakah yang menjadi dasar Pemohon dalam mengajukan judicial review terhadap kewenangan Jaksa untuk mengajukan peninjauan kembali? Dan Bagaimana pertimbangan hakim Mahkamah Konstitusi dalam memberikan putusan Nomor: 20/PUU-XXI/2023 tentang kewenangan jaksa untuk mengajukan peninjauan kembali melalui sudut pandang teori hukum positisme. Penelitan ini menggunkan tipe penelitian hukum positifisme, dengan pendekatan yang digunakan adalah pendekatan peraturan perundang-undangan (Statute approach), pendekatan konseptual (conceptual approach), dan studi Kasus (case approach). Berdasarkan hasil penelitian bahwa Dasar Pemohon dalam mengajukan judicial review terhadap kewenangan Jaksa untuk mengajukan peninjauan kembali dapat dilihat dari beberapa ketentuan sbb: 1) pasal 263 ayat (2) dan (3) KUHAP; 2) Pasal 21 Undang-Undang Nomor 14 Tahun 1970 tentang ketentuan pokok kekuasaan kehakiman; 3) Peraturan Mahkamah Agung Nomor 1 Tahun 1980; 4) Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2009 Tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 14 Tahun 1985 Tentang Mahkamah Agung; 5) Undang-Undang Nomor 48 Tahun 2009 Tentang Kekuasaan Kehakiman; 6) Peraturan Jaksa Agung Nomor: Per 036/A/JA/09/2011 Tentang Standar Operasional Prosedur (SOP) Penanganan Perkara Tindak Pidana Umum. Selain dari peraturan perundang-undang yang dsebutkan diatas JPU mengajukan PK atas dasr asas keadilan dan asas keseimbangan. Perintah KUHAPidana sudah jelas bagi seorang terpidana yang dihukum salah diberi kesempatan terakhir atau paling akhir untuk menempuh upaya hukum luar biasa peninjauan kembali. Peninjauan Kembali hanya dapat diajukan terhadap: 1) putusan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap (inkracht van gewijsde zaak); 2) Peninjauan Kembali tidak dapat diajukan terhadap putusan bebas atau lepas dari segala tuntutan hukum; 3) Permohonan Peninjauan Kembali hanya dapat diajukan oleh terpidana atau ahli warisnya; 4) Peninjauan Kembali hanya dapat diajukan terhadapputusan pemidanaan. Jadi permohonan Peninjauan Kembali (PK) adalah hak terpidana atau ahli warisnya, bukan hak Jaksa/Penuntut Umum. Pertimbangan Hukum pada Putusan Nomor 20/PUU-XXI/2023 bahwa tidak sepatutnya kewenangan Peninjauan Kembali berada diranah Jaksa.

TINJAUAN YURIDIS PUTUSAN MAHKAMAH KONSTITUSI NOMOR : 20/PUU-XXI/2023 TENTANG KEWENANGAN JAKSA UNTUK MENGAJUKAN PENINJAUAN KEMBALI MELALUI SUDUT PANDANG TEORI HUKUM POSITIVISTIK

2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitan ini bertujuan untuk mengetahui Tinjauan Yuridis Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor : 20/PUU-XXI/2023 Tentang Kewenangan Jaksa Untuk Mengajukan Peninjauan Kembali Melalui Sudut Pandang Teori Hukum Positifisme. Berdasarkan latar belakang, maka dua permasalahan yang diangkat dalam penelitan ini yaitu, Apakah yang menjadi dasar Pemohon dalam mengajukan judicial review terhadap kewenangan Jaksa untuk mengajukan peninjauan kembali? Dan Bagaimana pertimbangan hakim Mahkamah Konstitusi dalam memberikan putusan Nomor: 20/PUU-XXI/2023 tentang kewenangan jaksa untuk mengajukan peninjauan kembali melalui sudut pandang teori hukum positisme. Penelitan ini menggunkan tipe penelitian hukum positifisme, dengan pendekatan yang digunakan adalah pendekatan peraturan perundang-undangan (Statute approach), pendekatan konseptual (conceptual approach), dan studi Kasus (case approach). Berdasarkan hasil penelitian bahwa Dasar Pemohon dalam mengajukan judicial review terhadap kewenangan Jaksa untuk mengajukan peninjauan kembali dapat dilihat dari beberapa ketentuan sbb: 1) pasal 263 ayat (2) dan (3) KUHAP; 2) Pasal 21 Undang-Undang Nomor 14 Tahun 1970 tentang ketentuan pokok kekuasaan kehakiman; 3) Peraturan Mahkamah Agung Nomor 1 Tahun 1980; 4) Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2009 Tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 14 Tahun 1985 Tentang Mahkamah Agung; 5) Undang-Undang Nomor 48 Tahun 2009 Tentang Kekuasaan Kehakiman; 6) Peraturan Jaksa Agung Nomor: Per 036/A/JA/09/2011 Tentang Standar Operasional Prosedur (SOP) Penanganan Perkara Tindak Pidana Umum. Selain dari peraturan perundang-undang yang dsebutkan diatas JPU mengajukan PK atas dasr asas keadilan dan asas keseimbangan. Perintah KUHAPidana sudah jelas bagi seorang terpidana yang dihukum salah diberi kesempatan terakhir atau paling akhir untuk menempuh upaya hukum luar biasa peninjauan kembali. Peninjauan Kembali hanya dapat diajukan terhadap: 1) putusan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap (inkracht van gewijsde zaak); 2) Peninjauan Kembali tidak dapat diajukan terhadap putusan bebas atau lepas dari segala tuntutan hukum; 3) Permohonan Peninjauan Kembali hanya dapat diajukan oleh terpidana atau ahli warisnya; 4) Peninjauan Kembali hanya dapat diajukan terhadapputusan pemidanaan. Jadi permohonan Peninjauan Kembali (PK) adalah hak terpidana atau ahli warisnya, bukan hak Jaksa/Penuntut Umum. Pertimbangan Hukum pada Putusan Nomor 20/PUU-XXI/2023 bahwa tidak sepatutnya kewenangan Peninjauan Kembali berada diranah Jaksa.

PENGEMBANGAN BUKU SOAL BAHASA INDONESIA DENGAN TEMA KEMARITIMAN DI KELAS XI SMA HANG TUAH TARAKAN

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan buku soal Bahasa Indonesia dengan tema kemaritiman dalam pembelajaran Bahasa Indonesia terhadap siswa kelas XI SMA Hang Tuah Tarakan dan menghasilkan produk buku soal tema kemaritiman yang efektif dari segi keefektifan dan kelayakannya. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan (Research dan Development) dari model Borg and Gall yang dimodifikasi oleh Setyosari (2013) yang dibatasi sampai pada tahap ke tujuh yaitu penelitian dan pengumpulan informasi, perencanaan, pengembangan produk awal, uji coba awal, revisi produk, uji coba lapangan, revisi produk akhir. Uji produk dilakukan dengan melibatkan validator pengembangan buku, uji praktisi melibatkan guru Bahasa Indonesia, dan uji coba lapangan melibatkan siswa kelas XI dalam pembelajaran Bahasa Indonesia SMA Hang Tuah Tarakan. Instrumen penelitian dan pengembangan ini menggunakan lembar pedoman wawancara guru, angket validasi ahli materi, angket validasi ahli bahasa, angket validasi ahli desain, angket respon guru, dan angket respon siswa. Hasil penelitian dari validasi penyajian buku soal Bahasa Indonesia melalui angket oleh pakar materi mendapat 95%, dari pakar bahasa mencapai 75%, dan pakar desain mencapai 95%. Hasil angket tanggapan dari guru terhadap buku soal Bahasa Indonesia dengan tema kemaritiman sebesar 95% dan tanggapan siswa mendapat skor 149 dengan presentase 87%. Uji coba produk yang dikembangkan dilaksanakan di SMA Hang Tuah Tarakan. Hasil penelitian dan pengembengan buku soal Bahasa Indonesia layak digunakan dalam pembelajaran bahasa indonesia.

PENGEMBANGAN BUKU SOAL BAHASA INDONESIA DENGAN TEMA KEMARITIMAN DI KELAS XI SMA HANG TUAH TARAKAN

2023 · Thesis ·

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan buku soal Bahasa Indonesia dengan tema kemaritiman dalam pembelajaran Bahasa Indonesia terhadap siswa kelas XI SMA Hang Tuah Tarakan dan menghasilkan produk buku soal tema kemaritiman yang efektif dari segi keefektifan dan kelayakannya. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan (Research dan Development) dari model Borg and Gall yang dimodifikasi oleh Setyosari (2013) yang dibatasi sampai pada tahap ke tujuh yaitu penelitian dan pengumpulan informasi, perencanaan, pengembangan produk awal, uji coba awal, revisi produk, uji coba lapangan, revisi produk akhir. Uji produk dilakukan dengan melibatkan validator pengembangan buku, uji praktisi melibatkan guru Bahasa Indonesia, dan uji coba lapangan melibatkan siswa kelas XI dalam pembelajaran Bahasa Indonesia SMA Hang Tuah Tarakan. Instrumen penelitian dan pengembangan ini menggunakan lembar pedoman wawancara guru, angket validasi ahli materi, angket validasi ahli bahasa, angket validasi ahli desain, angket respon guru, dan angket respon siswa. Hasil penelitian dari validasi penyajian buku soal Bahasa Indonesia melalui angket oleh pakar materi mendapat 95%, dari pakar bahasa mencapai 75%, dan pakar desain mencapai 95%. Hasil angket tanggapan dari guru terhadap buku soal Bahasa Indonesia dengan tema kemaritiman sebesar 95% dan tanggapan siswa mendapat skor 149 dengan presentase 87%. Uji coba produk yang dikembangkan dilaksanakan di SMA Hang Tuah Tarakan. Hasil penelitian dan pengembengan buku soal Bahasa Indonesia layak digunakan dalam pembelajaran bahasa indonesia.

PENGARUH SIKAP, NORMA SUBYEKTIF DAN KONTROL PERILAKU TERHADAP NIAT BELI PRODUK IKAT KEPALA(SINGAL) DI KOTA TARAKAN

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh sikap, norma subjektif, dan kontrol perilaku terhadap niat beli produk ikat kepala (singal) suku tidung di Kota Tarakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif denga menggunakan metode survei. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah nonprobability sampling dengan Teknik penentuan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 280 responden yang dimana sampel dalam penelitian ini adalah masyarakat Kota Tarakan. Uji yang digunakan adalah uji validitas menggunakan uji confirmatory factor analysis (CFA), uji realibilitas menggunakan koefisien Cronbach alpha, uji normalitas menggunakan uji kolmogorov Smirnov dan uji regresi berganda. Analisis data menggunakan software SPSS Model 23. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel sikap memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap niat beli seseorang, variabel norma subjektif memiliki pengaruh yang posisitf dan signifikan terhadap niat beli seseorang, dan variabel kontrol perilaku memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap niat beli seseorang. Dalam hal ini terjadi karena semakin kuat sikap, norma subjektif, dan kontrol perilaku seseorang maka semakin kuat juga niat beli seseorang. Penelitian ini dapat berkontribusi dengan memberikan pemahaman serta meningkatkan niat beli masyarakat tentang warisan budaya yang hampir punah khususnya produk ikat kepala (singal) suku tidung di Kota Tarakan maupun di Kalimantan Utara.

PENGARUH SIKAP, NORMA SUBYEKTIF DAN KONTROL PERILAKU TERHADAP NIAT BELI PRODUK IKAT KEPALA(SINGAL) DI KOTA TARAKAN

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh sikap, norma subjektif, dan kontrol perilaku terhadap niat beli produk ikat kepala (singal) suku tidung di Kota Tarakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif denga menggunakan metode survei. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah nonprobability sampling dengan Teknik penentuan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 280 responden yang dimana sampel dalam penelitian ini adalah masyarakat Kota Tarakan. Uji yang digunakan adalah uji validitas menggunakan uji confirmatory factor analysis (CFA), uji realibilitas menggunakan koefisien Cronbach alpha, uji normalitas menggunakan uji kolmogorov Smirnov dan uji regresi berganda. Analisis data menggunakan software SPSS Model 23. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel sikap memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap niat beli seseorang, variabel norma subjektif memiliki pengaruh yang posisitf dan signifikan terhadap niat beli seseorang, dan variabel kontrol perilaku memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap niat beli seseorang. Dalam hal ini terjadi karena semakin kuat sikap, norma subjektif, dan kontrol perilaku seseorang maka semakin kuat juga niat beli seseorang. Penelitian ini dapat berkontribusi dengan memberikan pemahaman serta meningkatkan niat beli masyarakat tentang warisan budaya yang hampir punah khususnya produk ikat kepala (singal) suku tidung di Kota Tarakan maupun di Kalimantan Utara.

Lokasi Pengembangan Sektor Pertanian di Kabupaten Bulungan

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

LOKASI PENGEMBANGAN SEKTOR PERTANIAN DI KABUPATEN BULUNGAN Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui lokasi pegembangan pertanian padi, palawija dan holtikultura dengan menggunakan metode analisis Location Index (LI), Concentration Index (CI), Specialisation Index (SI) dan Location Quontient (LQ). Penelitian ini menggunakan data sekunder Badan Pusat Statistik Kabupaten Bulungan. Berdasarkan hasil analisis (LI) Terdapat 6 “Kecamatan” yang menunjukkan nilai positif. sehingga memiliki presentase terbesar dibanding wilayah lain yaitu: Peso Hilir (6,565) mangga, Tanjung Palas Barat (4,130) durian, Tanjung Palas (32,331) durian, Tanjung Selor (44,216) mangga, Tanjung Palas Utara (36,771) Jagung, Bunyu (64,148) salak. Selanjutnya hasil analisis Concentration Index (CI) juga terdapat 6 “Kecamatan” yang potensial nilai (CI>1). sebagai daerah konsentrasi yaitu: Peso Hilir (3,364) pepaya, Tanjung Palas Barat (1,266) durian, Tanjung Palas (3,794) durian, Tanjung Selor (1.595) mangga, Tanjung palas Utara (6,489) jagung, Bunyu (8,372) salak. Sementara hasil analisis (LQ) Terdapat 10 “Kecamatan” yang memiliki potensial nilai (LQ>1). Sehingga menjadi basis untuk “komoditas” tersebut yaitu: Peso 9,579 mangga, Peso Hilir (3,132) pepaya, Tanjung Palas Barat (3,480) durian, Tanjung Palas (3,064) durian, Tanjung Selor (3,841) mangga, Tanjung Palas Timur (1,464) cabai, Tanjung Palas Tengah (13,058) pepaya, Tanjung Palas Utara (4,255) jagung, Sekatak (49,040) salak, Bunyu (54,148) salak. Terakhir hasil analisis (SI) 10 “Kecamatan” potensial dimana sebagai daerah spesialis untuk “komoditas” tersebut yaitu: Peso (45,533) mangga, Peso Hilir (4,044) pepaya, Tanjung Palas Barat (47,596) durian, Tanjung Palas (43,646) durian, Tanjung Selor (15,078) mangga, Tanjung Palas Timur (128,350) cabai, Tanjung Palas Tengah (22,871) pepaya, Tanjung Palas Utara (31,359) jagung, Sekatak (53,416) salak, Bunyu (37,659) salak. Pusat pengembangan palawija Tanjung Palas Utara, holtikultura Tanjung Palas Timur buah – buahan sekatak. Diharapkan pemerintahan Kabupaten Bulungan dapat mengelola daerah yang menunjukkan keunggulannya.

Lokasi Pengembangan Sektor Pertanian di Kabupaten Bulungan

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

LOKASI PENGEMBANGAN SEKTOR PERTANIAN DI KABUPATEN BULUNGAN Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui lokasi pegembangan pertanian padi, palawija dan holtikultura dengan menggunakan metode analisis Location Index (LI), Concentration Index (CI), Specialisation Index (SI) dan Location Quontient (LQ). Penelitian ini menggunakan data sekunder Badan Pusat Statistik Kabupaten Bulungan. Berdasarkan hasil analisis (LI) Terdapat 6 “Kecamatan” yang menunjukkan nilai positif. sehingga memiliki presentase terbesar dibanding wilayah lain yaitu: Peso Hilir (6,565) mangga, Tanjung Palas Barat (4,130) durian, Tanjung Palas (32,331) durian, Tanjung Selor (44,216) mangga, Tanjung Palas Utara (36,771) Jagung, Bunyu (64,148) salak. Selanjutnya hasil analisis Concentration Index (CI) juga terdapat 6 “Kecamatan” yang potensial nilai (CI>1). sebagai daerah konsentrasi yaitu: Peso Hilir (3,364) pepaya, Tanjung Palas Barat (1,266) durian, Tanjung Palas (3,794) durian, Tanjung Selor (1.595) mangga, Tanjung palas Utara (6,489) jagung, Bunyu (8,372) salak. Sementara hasil analisis (LQ) Terdapat 10 “Kecamatan” yang memiliki potensial nilai (LQ>1). Sehingga menjadi basis untuk “komoditas” tersebut yaitu: Peso 9,579 mangga, Peso Hilir (3,132) pepaya, Tanjung Palas Barat (3,480) durian, Tanjung Palas (3,064) durian, Tanjung Selor (3,841) mangga, Tanjung Palas Timur (1,464) cabai, Tanjung Palas Tengah (13,058) pepaya, Tanjung Palas Utara (4,255) jagung, Sekatak (49,040) salak, Bunyu (54,148) salak. Terakhir hasil analisis (SI) 10 “Kecamatan” potensial dimana sebagai daerah spesialis untuk “komoditas” tersebut yaitu: Peso (45,533) mangga, Peso Hilir (4,044) pepaya, Tanjung Palas Barat (47,596) durian, Tanjung Palas (43,646) durian, Tanjung Selor (15,078) mangga, Tanjung Palas Timur (128,350) cabai, Tanjung Palas Tengah (22,871) pepaya, Tanjung Palas Utara (31,359) jagung, Sekatak (53,416) salak, Bunyu (37,659) salak. Pusat pengembangan palawija Tanjung Palas Utara, holtikultura Tanjung Palas Timur buah – buahan sekatak. Diharapkan pemerintahan Kabupaten Bulungan dapat mengelola daerah yang menunjukkan keunggulannya.

Analisis Afiksasi Pembentuk Kalimat Aktif-Pasif Bahasa Dayak Lundayeh dan Dayak Punan di Kabupaten Malinau (Kajian Analisis Kontrastif)

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini menganalisis pembentuk kalimat aktif dan pasif pada bahasa Dayak Lundayeh dan bahasa Dayak Punan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan jenis penelitian Deskriptif (deskripsi). Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang pembentuk kalimat aktif dan pasif dengan membandingkan kedua bahasa menggunakan kajian analisis kontrastif. Metode pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek dalam penelitian ini adalah narasumber Dayak Lundayeh dan Dayak Punan. Objek dalam penelitian ini yaitu kalimat aktif-pasif dalam bahasa Dayak Lundayeh dan bahasa Dayak Punan. Instrumen penelitian ini menggunakan human instrument, yaitu peneliti sendiri. Analisis data dengan menggunakan metode agih yang menggunakan teknik sisip, teknik ganti dan teknik balik. Hasil dari penelitian ini menemukan bahwa jenis kalimat aktif dan pasif pada kedua bahasa memiliki jenis kalimat yang sama yaitu kalimat transitif. Pada bagian struktur dalam kalimat ditemukan struktur yang meliputi S-P-O dan S-P-O-K. Afiksasi pembentuk predikat dalam kalimat aktif ditemukannya perbedaan diantara kedua bahasa, imbuhan bahasa Dayak Lundayeh meliputi (n-, ne-, ng-, ny-). Imbuhan kalimat aktif dalam bahasa punan meliputi (n-, ny-, dan me-). Pada imbuhan kalimat pasif dikedua bahasa meliputi; Dayak Lundayeh prefiks (bi-, ti-, ng-), infiks (-en-, -in-, -i-), dan konfiks (fe-in) sedangkan Dayak Punan prefiks (n-, ne-) dan infiks (-en-). Hasil ini ditemukan dengan cara mengontras kedua bahasa dengan menggunakan kajian analisis kontrastif.

Analisis Afiksasi Pembentuk Kalimat Aktif-Pasif Bahasa Dayak Lundayeh dan Dayak Punan di Kabupaten Malinau (Kajian Analisis Kontrastif)

2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini menganalisis pembentuk kalimat aktif dan pasif pada bahasa Dayak Lundayeh dan bahasa Dayak Punan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan jenis penelitian Deskriptif (deskripsi). Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang pembentuk kalimat aktif dan pasif dengan membandingkan kedua bahasa menggunakan kajian analisis kontrastif. Metode pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek dalam penelitian ini adalah narasumber Dayak Lundayeh dan Dayak Punan. Objek dalam penelitian ini yaitu kalimat aktif-pasif dalam bahasa Dayak Lundayeh dan bahasa Dayak Punan. Instrumen penelitian ini menggunakan human instrument, yaitu peneliti sendiri. Analisis data dengan menggunakan metode agih yang menggunakan teknik sisip, teknik ganti dan teknik balik. Hasil dari penelitian ini menemukan bahwa jenis kalimat aktif dan pasif pada kedua bahasa memiliki jenis kalimat yang sama yaitu kalimat transitif. Pada bagian struktur dalam kalimat ditemukan struktur yang meliputi S-P-O dan S-P-O-K. Afiksasi pembentuk predikat dalam kalimat aktif ditemukannya perbedaan diantara kedua bahasa, imbuhan bahasa Dayak Lundayeh meliputi (n-, ne-, ng-, ny-). Imbuhan kalimat aktif dalam bahasa punan meliputi (n-, ny-, dan me-). Pada imbuhan kalimat pasif dikedua bahasa meliputi; Dayak Lundayeh prefiks (bi-, ti-, ng-), infiks (-en-, -in-, -i-), dan konfiks (fe-in) sedangkan Dayak Punan prefiks (n-, ne-) dan infiks (-en-). Hasil ini ditemukan dengan cara mengontras kedua bahasa dengan menggunakan kajian analisis kontrastif.

PENGARUH NEGARA ASAL, BRAND IMAGE DAN PERSEPSI KUALITAS TERHADAP MINAT BELI SMARTPHONE SAMSUNG (Studi Kasus Pada Mahasiswa Universitas Borneo Tarakan)

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini diakukan untuk; mengetahui pengaruh Negara Asal terhadap minat beli, pengaruh Brand Iimage terhadap minat beli, pengaruh Persepsi Kualitas terhadap minat beli. Penelitian ini menggunakan sampel sebanyak 200 responden yang diambil dari mahasiswa Universitas Borneo Tarakan. Skala pengukuran dalam penelitian ini menggunakan skala Likert. Metode analisis menggunakan regresi berganda . Hasil penelitian menunjukkan Negara Asal berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli sebesar 0,312, brand image berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli sebesar 0,940, Persepsi Kualitas berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli sebesar 8,562.

PENGARUH NEGARA ASAL, BRAND IMAGE DAN PERSEPSI KUALITAS TERHADAP MINAT BELI SMARTPHONE SAMSUNG (Studi Kasus Pada Mahasiswa Universitas Borneo Tarakan)

2022 · Thesis ·

Penelitian ini diakukan untuk; mengetahui pengaruh Negara Asal terhadap minat beli, pengaruh Brand Iimage terhadap minat beli, pengaruh Persepsi Kualitas terhadap minat beli. Penelitian ini menggunakan sampel sebanyak 200 responden yang diambil dari mahasiswa Universitas Borneo Tarakan. Skala pengukuran dalam penelitian ini menggunakan skala Likert. Metode analisis menggunakan regresi berganda . Hasil penelitian menunjukkan Negara Asal berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli sebesar 0,312, brand image berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli sebesar 0,940, Persepsi Kualitas berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli sebesar 8,562.

ANALISIS MANAJEMEN RANTAI PASOK (SUPPLY CHAIN MANAGEMENT) GUNA OPTIMALISASI DISTRIBUSI IKAN BANDENG UNTUK KESEJAHTERAAN PETANI TAMBAK

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

Supply Chain Management (SCM) merupakan strategi yang mengacu pada tindakan dalam organisasi, dan jumlah bisnis dalam rantai pasok guna mendukung fungsi pribadi sistem jangka panjang dan rantai pasok secara total. Implementasi supply Chain Management telah banyak terjadi, misalnya seperti mengaitkan penyuplai sebagai rekan kerja dalam fase penyuplai bahan baku, menjalin hubungan baik dengan pelanggan untuk memberi kesenangan terhadap konsumen, serta pemberian informasi mengenai peningkatan barang baik dengan penyuplai ataupun pelanggan, dan taktik berkompetisi guna mewujudkan tolak ukur taraf operasional untuk menyerahkan kepercayaan mutu barang yang cocok dengan pasar. Oleh karena itu pola distribusi rantai pasok ikan bandeng, sebaiknya para anggota rantai pasok melakukan kesepakatan waktu, kuantitas, dan kualitas agar aliran produk, finansial, dan informasi lebih tertata dengan baik. Model supply Chain ikan bandeng yaitu nelayan menyalurkan ikan bandeng ke pedagang besar. Dari pedagang besar kemudian ikan di pasok ke pedagang kecil/pengecer yang ada di pasar pasar tradisional. Kemudian dari pedagang kecil/pengecer ikan bandeng dibeli langsung oleh konsumen akhir yang datang kepasar. Penelitian ini dilakukan pada tambak milik bapak Rahman dengan observasi dan wawancara yang kemudian hasilnya akan dianalisis dan diperoleh informasi apakah penerapan Supply Chain Management yang diterapkan pada sistem distribusi Ikan Bandeng telah optimal atau tidak

ANALISIS MANAJEMEN RANTAI PASOK (SUPPLY CHAIN MANAGEMENT) GUNA OPTIMALISASI DISTRIBUSI IKAN BANDENG UNTUK KESEJAHTERAAN PETANI TAMBAK

2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Supply Chain Management (SCM) merupakan strategi yang mengacu pada tindakan dalam organisasi, dan jumlah bisnis dalam rantai pasok guna mendukung fungsi pribadi sistem jangka panjang dan rantai pasok secara total. Implementasi supply Chain Management telah banyak terjadi, misalnya seperti mengaitkan penyuplai sebagai rekan kerja dalam fase penyuplai bahan baku, menjalin hubungan baik dengan pelanggan untuk memberi kesenangan terhadap konsumen, serta pemberian informasi mengenai peningkatan barang baik dengan penyuplai ataupun pelanggan, dan taktik berkompetisi guna mewujudkan tolak ukur taraf operasional untuk menyerahkan kepercayaan mutu barang yang cocok dengan pasar. Oleh karena itu pola distribusi rantai pasok ikan bandeng, sebaiknya para anggota rantai pasok melakukan kesepakatan waktu, kuantitas, dan kualitas agar aliran produk, finansial, dan informasi lebih tertata dengan baik. Model supply Chain ikan bandeng yaitu nelayan menyalurkan ikan bandeng ke pedagang besar. Dari pedagang besar kemudian ikan di pasok ke pedagang kecil/pengecer yang ada di pasar pasar tradisional. Kemudian dari pedagang kecil/pengecer ikan bandeng dibeli langsung oleh konsumen akhir yang datang kepasar. Penelitian ini dilakukan pada tambak milik bapak Rahman dengan observasi dan wawancara yang kemudian hasilnya akan dianalisis dan diperoleh informasi apakah penerapan Supply Chain Management yang diterapkan pada sistem distribusi Ikan Bandeng telah optimal atau tidak

Pengembangan Media Pembelajaran Video Interaktif Berbasis Powtoon Pada Tema 6 Indahnya Persahabatan Subtema 2Tumbuhan Sahabatku Kelas III SD Negeri 031 Tarakan

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

Pengembangan Media Pembelajaran Video Interaktif Pada Tema 6 Indahnya Persahabatan Sub Tema 2 Tumbuhan Sahabatku Kelas III SD Negeri 031 Tarakan. Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan, Universitas Borneo Tarakan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan media pembelajaran video interaktif pada tematik materi tema 6 Indahnya Persahabatan sub tema 2 Tumbuhan Sahabatku. Jenis penelitian yang digunakan peneliti adalah penelitian dan pengembangan atau Research and development (R&D). Model penelitian mengacu pada langkah-langkah dari Borg and Gall (1983). Tahapan penelitian dan pengembangan ini terdapat 10 tahap, yaitu: (1) Tahap pengumpulan data (2) tahap perencanaan (3) tahap pengembangan produk (4) uji coba lapangan awal (5) merevisi hasil uji coba (6) uji coba lebih luas (7) penyempurnaan produk hasil uji lapangan (8) uji pelaksanaan lapangan menyeluruh (9) penyempurnaan produk akhir dan (10) diseminasi dan implementasi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah lembar wawancara, lembar observasi, lembar validasi dan angket respon peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan media pembelajaran video interaktif pada tema 6 indahnya persahabatan sub tema 2 tumbuhan sahabatku sangat layak ditinjau dari hasil validasi ahli media diperoleh skor rata-rata 3,4 dengan persentase 85%, hasil validasi ahli materi diperoleh skor rata-rata 3,7 dengan persentase 92,5%, dan hasil angket respon peserta didik pada uji pelaksanaan lapangan menyeluruh mencapai persentase 100%. Berdasarkan perolehan skor rata-rata dan persentase yang diperoleh maka media pembelajaran video interaktif berbasis powtoon pada materi tumbuhan sahabatku, dikatakan layak untuk digunakan.

Pengembangan Media Pembelajaran Video Interaktif Berbasis Powtoon Pada Tema 6 Indahnya Persahabatan Subtema 2Tumbuhan Sahabatku Kelas III SD Negeri 031 Tarakan

2021 · Thesis ·

Pengembangan Media Pembelajaran Video Interaktif Pada Tema 6 Indahnya Persahabatan Sub Tema 2 Tumbuhan Sahabatku Kelas III SD Negeri 031 Tarakan. Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan, Universitas Borneo Tarakan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan media pembelajaran video interaktif pada tematik materi tema 6 Indahnya Persahabatan sub tema 2 Tumbuhan Sahabatku. Jenis penelitian yang digunakan peneliti adalah penelitian dan pengembangan atau Research and development (R&D). Model penelitian mengacu pada langkah-langkah dari Borg and Gall (1983). Tahapan penelitian dan pengembangan ini terdapat 10 tahap, yaitu: (1) Tahap pengumpulan data (2) tahap perencanaan (3) tahap pengembangan produk (4) uji coba lapangan awal (5) merevisi hasil uji coba (6) uji coba lebih luas (7) penyempurnaan produk hasil uji lapangan (8) uji pelaksanaan lapangan menyeluruh (9) penyempurnaan produk akhir dan (10) diseminasi dan implementasi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah lembar wawancara, lembar observasi, lembar validasi dan angket respon peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan media pembelajaran video interaktif pada tema 6 indahnya persahabatan sub tema 2 tumbuhan sahabatku sangat layak ditinjau dari hasil validasi ahli media diperoleh skor rata-rata 3,4 dengan persentase 85%, hasil validasi ahli materi diperoleh skor rata-rata 3,7 dengan persentase 92,5%, dan hasil angket respon peserta didik pada uji pelaksanaan lapangan menyeluruh mencapai persentase 100%. Berdasarkan perolehan skor rata-rata dan persentase yang diperoleh maka media pembelajaran video interaktif berbasis powtoon pada materi tumbuhan sahabatku, dikatakan layak untuk digunakan.

IDENTIFIKASI KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA MELALUI PEMBELAJARAN DARING (ONLINE) SISWA SMP NEGERI 4 TARAKAN

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa baik secara umum maupun setiap indikator kemampuan pemecahan masalah matematika pada siswa kelas IX SMP Negeri 4 Tarakan dalam pembelajaran daring. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Penelitian ini dilaksanakan pada siswa kelas IX semester ganjil tahun ajaran 2020/2021 di SMP Negeri 4 Tarakan. Metode pengumpulan data menggunakan tes kemampuan pemecahan masalah matematika berupa uraian. Adapun pemberian tes kemampuan pemecahan masalah matematika dilakukan secara daring menggunakan aplikasi Zoom dan WhatsApp. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 118 siswa yang diambil menggunakan teknik proportionate stratified random sampling.Hasil penelitian ini menujukkan bahwa kemampuan pemecahan masalah matematika siswa dalam pembelajaran daring tergolong kategori rendah dengan rata-rata sebesar 40.55. Untuk indikator memahami masalah tergolong kategori rendah dengan nilai rata-rata sebesar 32.03 atau dengan nilai persentase 19.75%, indikator merencanakan penyelesaian tergolong kategori sedang dengan nilai rata-rata sebesar 48.53 atau dengan nilai persentase 29.92%, indikator melaksanakan penyelesaian tergolong kategori sedang dengan nilai rata-rata sebesar 69.27 atau dengan nilai persentase 42.70%, dan indikator memeriksa kembali tergolong kategori rendah dengan nilai rata-rata sebesar 12.37 atau dengan nilai persentase 7.63%.

PENGARUH PENGAWASAN DAN DISIPIN KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI DINAS PEKERJAAN UMUM DAN TATA RUANG KOTA TARAKAN

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh Pengawasan dan Disiplin Kerja terhadap Pegawai Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kota Tarakan. Hipotesis dalam penelitian ini adalah adanya pengawasan berpengaruh positif terhadap kinerja pegawai dan disiplin kerja berpengaruh positif terhadap kinerja. Pada penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan metode survei. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode sampling jenuh dimana penentuan sampel diambil dari seluruh anggota populasi sebanyak 92 pegawai Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kota Tarakan. Untuk uji hipotesis digunakan model regresi linier berganda dan uji t. Metode analisis menggunakan alat analisis dengan bantuan program IBM SPSS versi 26.0. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengawasan tidak berpengaruh terhadap kinerja dan disiplin kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kota Tarakan.