Abstrak
Supply Chain Management (SCM) merupakan strategi yang mengacu pada tindakan dalam organisasi, dan jumlah bisnis dalam rantai pasok guna mendukung fungsi pribadi sistem jangka panjang dan rantai pasok secara total. Implementasi supply Chain Management telah banyak terjadi, misalnya seperti mengaitkan penyuplai sebagai rekan kerja dalam fase penyuplai bahan baku, menjalin hubungan baik dengan pelanggan untuk memberi kesenangan terhadap konsumen, serta pemberian informasi mengenai peningkatan barang baik dengan penyuplai ataupun pelanggan, dan taktik berkompetisi guna mewujudkan tolak ukur taraf operasional untuk menyerahkan kepercayaan mutu barang yang cocok dengan pasar. Oleh karena itu pola distribusi rantai pasok ikan bandeng, sebaiknya para anggota rantai pasok melakukan kesepakatan waktu, kuantitas, dan kualitas agar aliran produk, finansial, dan informasi lebih tertata dengan baik. Model supply Chain ikan bandeng yaitu nelayan menyalurkan ikan bandeng ke pedagang besar. Dari pedagang besar kemudian ikan di pasok ke pedagang kecil/pengecer yang ada di pasar pasar tradisional. Kemudian dari pedagang kecil/pengecer ikan bandeng dibeli langsung oleh konsumen akhir yang datang kepasar. Penelitian ini dilakukan pada tambak milik bapak Rahman dengan observasi dan wawancara yang kemudian hasilnya akan dianalisis dan diperoleh informasi apakah penerapan Supply Chain Management yang diterapkan pada sistem distribusi Ikan Bandeng telah optimal atau tidak