Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

7 hasil
Subjek: kemampuan berpikir kritis
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

DESKRIPSI PERAN GURU DALAM UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS V-B DI SDN 006 TARAKAN

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Studi ini ditujukan guna mendeskripsikan peran guru dalam upaya meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa kelas V-B Di SDN 006 Tarakan. Kemampuan berpikir kritis siswa ialah salah satu keterampilan penting yang harus di kuasai dan dipahami oleh siswa dalam menghadapi tantangan pada abad ini. Guru memegang peranan strategis dalam mengembangkan kemampuan berpikir kritis siswa melalui proses pembelajaran. Studi ini menerapkan pendekatan kualitatif deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi di salah satu sekolah dasar kota Tarakan. Temuan studi menjunkan bahwa guru memegang peran krusial untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa melalui strategi pembelajaran yang efektif, seperti penggunaan pertanyaan terbuka, didkusi, dan permainan yang merujuk pada pemecahan masalah. sebagai demonstrator, guru menunjukan sikap-sikap yang dapat menginspirasi siswa agar mempratikkan hal-hal yang sama bahkan semakin baik. Sebagai pembimbing, guru mengorientasikan agar suasana kelas menjadi ruang diskusi/debat, menggunakan pendekatan studi kasus dalam memberikan materi dan mengembangkan kemampuan analisis. Sebagai motivator, guru memberikan dorongan, pujian dan penghargaan kepada siswa yang aktif. Guru perlu menciptakan lingkungan belajar yang kondusif, menyenangkan serta memotivasi siswa untuk berpikir kritis. Guru wajib mempunyai kompetensi pedagogik dan professional yang mumpuni guna mengembangkan kemampuan berpikir kritis siswa.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

HUBUNGAN ANTARA KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DENGAN CERTAINTY OF RESPONSE INDEX SISWA SMK PAGUNTAKA TARAKAN

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pemahaman konsep matematika siswa yang rendah menjadi salah satu permasalahan dalam pembelajaran, yang ditunjukkan oleh ketidaksesuaian antara jawaban dengan tingkat keyakinan siswa dalam menyelesaikan soal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kemampuan berpikir kritis dengan Certainty of Response Index (CRI) siswa SMK Paguntaka Tarakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian korelasional yang melibatkan seluruh siswa SMK Paguntaka Tarakan tahun ajaran 2025/2026 yang berjumlah 19 orang sebagai sampel dengan teknik sampling jenuh. Pengumpulan data dilakukan melalui tes kemampuan berpikir kritis yang mencakup indikator interpretasi, analisis, evaluasi, dan inferensi, serta dilengkapi dengan skala CRI dengan rentang skor 0–5. Data yang diperoleh dianalisis melalui statistik deskriptif dan statistik inferensial, dengan uji prasyarat normalitas menggunakan Shapiro-Wilk, serta pengujian hipotesis menggunakan korelasi Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa instrumen memiliki reliabilitas tinggi dengan nilai Alpha Cronbach's sebesar 0,747. Hasil analisis menunjukkan bahwa 73,7% siswa termasuk dalam kategori kemampuan berpikir kritis sedang. Selain itu, terdapat hubungan positif dan signifikan antara kemampuan berpikir kritis dengan CRI, ditunjukkan oleh nilai r_(s hitung)=0,649>r_(s tabel)=0,460. Koefisien determinasi yang diperoleh sebesar R^2=0,539, yang mengindikasikan bahwa kemampuan berpikir kritis berkontribusi sebesar 53,9% terhadap variasi nilai CRI. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi kemampuan berpikir kritis siswa, maka semakin tinggi pula tingkat keyakinannya terhadap kebenaran jawaban dalam menyelesaikan soal matematika, sehingga penting bagi guru untuk memperkuat kemampuan berpikir kritis dalam proses pembelajaran matematika melalui pendekatan yang mendorong siswa berpikir logis, mengevaluasi strategi penyelesaian, dan menarik kesimpulan yang tepat.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PERBANDINGAN PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW PADA KEMAMPUAN AKADEMIK SISWA TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS V GUGUS V TARAKAN

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menjawab tiga pertanyaan terkait perbandingan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw pada kemampuan akademik siswa terhadap kemampuan berpikir kritis siswa. Pertama, apakah terdapat perbedaan kemampuan berpikir kritis siswa antara kelompok siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dan kelompok siswa yang belajar dengan model pembelajaran langsung? Kedua, apakah terdapat perbedaan kemampuan berpikir kritis siswa antara kelompok siswa yang memiliki kemampuan akademik yang tinggi dengan yang sedang? Ketiga, apakah terdapat interaksi antara model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dan model pembelajaran langsung siswa yang memiliki kemampuan akademik yang tinggi dengan sedang terhadap kemampuan berpikir kritis siswa? Hasil dari penelitian ini, penulis menyimpulkan bahwa: pertama, hasil uji Mann-Whitney test antara model pembelajaran diperoleh nilai Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0,456>0,05. Maka hipotesis ditolak sehingga dapat dikatakan bahwa tidak terdapat perbedaan kemampuan berpikir kritis siswa antara kelompok siswa yang belajar dengan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dan kelompok siswa yang belajar dengan model pembelajaran langsung. Kedua, hasil uji Mann-Whitney test antara kemampuan akademik siswa diperoleh nilai Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0,0010,05. Maka hipotesis diterima sehingga dapat dikatakan bahwa terdapat perbedaan kemampuan berpikir kritis antara kelompok siswa yang memiliki kemampuan akademik sedang dan kelompok siswa yang memiliki kemampuan akademik tinggi. Ketiga, hasil uji kruskal-wallis test diperoleh nilai Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0,0070,05. Maka hipotesis diterima sehingga dapat dikatakan bahwa terdapat interaksi antara model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dan model pembelajaran langsung dengan siswa yang memiliki kemampuan akademik sedang dan siswa yang memiliki kemampuan akademik tinggi terhadap kemampuan berpikir kritis. Kata Kunci: Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw, Kemampuan Berpikir Kritis

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MATEMATIS BERDASARKAN ADVERSITY QUOTIENT SISWA KELAS IX SMP NEGERI 2 TARAKAN

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ANALISIS KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MATEMATIS BERDASARKAN ADVERSITY QUOTIENT SISWA KELAS IX SMP NEGERI 2 TARAKAN Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan berpikir kritis matematis berdasarkan adversity quotient siswa kelas IX SMP Negeri 2 Tarakan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Penentuan subjek penelitian menggunakan purposive sampling. Pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, angket Adversity Response Profile (ARP), soal tes kemampuan berpikir kritis, pedoman wawancara dan dokumentasi. Kemudian dianalisis menggunakan reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan, dan triangulasi data untuk membantu dalam menganalisis dan pemerikasaan keabsahan data. Subjek dalam penelitian ini adalah 3 orang siswa yang mewakili setiap kategori Adversity Quotient. Berdasarkan analisis data yang dilakukan dari hasil penelitian menunjukkan bahwa subjek dengan kategori climber (tinggi) melalui semua indikator berpikir kritis yaitu klarifikasi, assessmen, strategi dan penyimpulan dalam menyelesaikan setiap tes yang diberikan sehingga diperoleh penyelesaian yang tepat. Subjek dengan kategori camper (sedang) hanya mampu melalui tahap klarifikasi dan assessmen dalam menyelesaikan permasalahan yang diberikan sehingga penyelesaian pemecahan masalah yang diberikan kurang tepat. Sedangkan subjek dengan kategori quitter (rendah), hanya mampu memenuhi tahap klarifikasi dalam menyelesaikan permasalahan yang diberikan.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Kemampuan Berpikir Kritis Peserta Didik MTs Negeri Tarakan Melalui Implementasi Pembelajaran Online

2021•

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan berpikir kritis peserta didik di MTs Negeri Tarakan melalui implementasi pembelajaran online. Metode penelitian menggunakan Pre-Eksperimental dengan desain One Shot Case Study. Subjek penelitian yaitu peserta didik kelas VIII C MTs Negeri Tarakan dengan penentuan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Data diperoleh berdasarkan hasil tes kemampuan berpikir kritis dalam bentuk soal uraian. Hasil penelitian dari uji one sample t-test diperoleh thitung -17,106 dengan dk = 34 diperoleh ttabel 1,691 sehingga thitung ttabel maka Ho diterima bahwa bahwa rata-rata nilai kemampuan berpikir kritis peserta didik lebih rendah dari 70 dan persentase pencapaian setiap indikator kemampuan berpikir kritis yang terdiri dari indikator memberikan penjelasan sederhana (52%) dalam kategori sedang, indikator menyimpulkan (39%) dalam kategori rendah, indikator memberikan penjelasan lebih lanjut (56%) dalam kategori sedang dan indikator mengatur strategi dan taktik (71%) dalam kategori tinggi. Rata-rata pencapaian indikator kemampuan berpikir kritis yaitu (54%) dengan kategori sedang. Dengan demikian, perlunya melatih kemampuan berpikir kritis peserta didik melalui proses pembalajaran dengan menggunakan model yang tepat dan menerapkan indikator-indikator berpikir kritis.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAMS-ACHIEVEMENT DIVISIONS (STAD) BERBANTUAN MEDIA MIND MAPPING TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS IV SD CITRA BANGSA TARAKAN

2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

JUMEITI TIKU NINGSIH. 2020. Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Student Teams-Achievement Divisions (STAD) Berbantuan Media Mind Mapping Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Kelas IV SD Citra Bangsa Tarakan. Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan, Universitas Borneo Tarakan (dibimbing oleh Kadek Dewi Wahyuni Andari, M.Pd dan Agustinus Toding Bua, S.Pd., M.Sc ) Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams-Achievement Divisions (STAD) berbantuan media Mind Mapping terhadap kemampuan berpikir kritis siswa kelas IV SD Citra Bangsa Tarakan. Penelitian ini ialah penelitian kuantitatif jenis eksperimen semu. Penelitian ini dilakukan pada bulan Januari-Februari 2020. Dengan populasi siswa kelas IV SD Citra Bangsa Tarakan dan sampel yang terdiri dari satu kelas yaitu kelas IV A yang diberikan perlakuan. Teknik dalam pengambilan sampel yang digunakan adalah Purposive Sampling. Data hasil penelitian diolah dengan bantuan Software SPSS V.21 for windows. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh pada penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams-Achievement Divisions (STAD) berbantuan media Mind Mapping terhadap kemampuan berpikir kritis siswa. Penelitian ini menunjukkan bahwa dari hasil korelasi diperoleh bahwa pengaruh model pembelajaran sangat kuat dengan hasil koefisien korelasi sebesar 0,888 dan koefisien determinasi sebesar 0,789 atau 78,9% dan pengajuan hipotesis diperoleh thitung sebesar 8,638 pada taraf signifikan α = 0,05 dengan df= 20 diperoleh ttabel sebesar 2,085 berarti thitung > ttabel.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA PADA TEMA 2 SUBTEMA 1 KELAS V SDN 024 TARAKAN

2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model Problem Based Learning (PBL) terhadap kemampuan berpikir kritis siswa pada tema 2 subtema 1 kelas V SDN 024 Tarakan. Jenis penelitian ini ialah penelitian eksperimen semu yang dilaksanakan pada semester ganjil TA 2019/2020. Dengan Populasi siswa kelas V SDN 024 Tarakan dan sampel yang terdiri dari satu kelas yaitu kelas V A yang diberikan perlakuan. Teknik dalam pengambilan sampel yang digunakan adalah Purposive Sampling. Data hasil penelitian diolah dengan bantuan Software SPSS V.21 for windows. Hasil Penelitian ini menunjukkan dari hasil korelasi diperoleh bahwa pengaruh model Problem Based Learnig (PBL) mempunyai hubungan kuat terhadap kemampuan berpikir kritis siswa dengan hasil koefisien korelasi sebesar 0,739, koefisien determinasi sebesar 54,6 % dan pengujian hipotesis diperoleh thitung sebesar 6,103 pada taraf signifikan α = 0,05 dengan df= 31 diperoleh ttabel 2,039 berarti thitung > ttabel. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh penerapan model Problem Based Learning (PBL) terhadap kemampuan berpikir kritis siswa pada tema 2 subtema 1 kelas V SDN 024 Tarakan. Kata

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail