ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) terhadap keterampilan berpikir kritis siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Tarakan. Penelitian ini dilaksanakan pada semester genap tahun ajaran 2021/2022 di SMP Negeri 3 Tarakan. Jenis penelitian ini adalah kuasi eksperimen dengan desain penelitian Pretest-Posttest nonequivalent Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Tarakan. Instrumen penelitian ini adalah soal tes yaitu berjumlah sepuluh soal uraian berpikir kritis terkait materi sistem pernapasan. Sampel penelitian adalah kelas VIII-1 dan kelas VIII-9 yang terdiri dari 32 siswa setiap kelas dengan metode pengambilan sampel yaitu purposive sampling. Data di analisis menggunakan uji Wilcoxon Mann-Whitney, diperoleh hasil dengan nilai signifikansi 0,003, lebih kecil dari 0,05, maka Ha diterima dan H0 ditolak. Hal ini menunjukkan bahwa model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berpengaruh terhadap keterampilan berpikir kritis siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Tarakan. Abstract: This study sought to ascertain if the problem based learning (PBL) instructional paradigma had an effect on the eighth graders critical thinking abilities at the SMP Negeri 3 Tarakan. This study was conducted at SMP Negeri 3 Tarakan during the even semester of the 2021-2022 academic year, This type of research was quasi-experimental with pretest-posttest nonequivalent Control Group Design. The population in this study were all eighth grade students of SMP Negeri 3 Tarakan Purposive sampling was used to choose the research sample, which included 32 students from classes VIII-I and VIII-9. The Wilcoxon Mann-whitney test was used to analyze the data, and when the findings were obtained with a significance value of 0.003, less than 0.05, Ha was accepted and H0 was rejected. This shows that the Problem Based Learning (PBL) learning model had an effect on the critical thinking skills of eighth grade students of SMP Negeri 3 Tarakan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) perbedaan kemampuan memecahkan masalah antara siswa yang belajar menggunakan model Problem Based Learning (PBL) dengan siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran langsung; (2) perbedaan kemampuan memecahkan masalah antara siswa yang memiliki kemampuan akademik sedang dan siswa yang memiliki kemampuan akademik tinggi; (3) interaksi antara model Problem Based Learning (PBL) dengan model pembelajaran langsung pada siswa yang memiliki kemampuan akademik sedang dan kemampuan akademik tinggi terhadap kemampuan memecahkan masalah. Jenis penelitian yang digunakan yaitu eksperimen semu dengan desain penelitian post-test only control group design faktorial 2×2. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SDN 006 Tarakan. Pengambilan sampel menggunakan teknik cluster purposive sampling. Teknik analisis data yang digunakan meliputi Uji Normalitas, Uji Homogenitas, dan Uji Hipotesis. Uji hipotesis menggunakan Uji Mann-Whitney test dan Uji Kruskal-Wallis test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) tidak terdapat perbedaan kemampuan memecahkan masalah antara siswa yang belajar menggunakan model Problem Based Learning (PBL) dengan siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran langsung dengan nilai Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0,274>0,05. (2) terdapat perbedaan kemampuan memecahkan masalah antara siswa yang memiliki kemampuan akademik sedang dan siswa yang memiliki kemampuan akademik tinggi dengan nilai Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0,0050,05. (3) terdapat interaksi antara model model Problem Based Learning (PBL) dengan model pembelajaran langsung pada siswa yang memiliki kemampuan akademik sedang dan kemampuan akademik tinggi terhadap kemampuan memecahkan masalah dengan nilai Asymp. Sig.(2-tailed) sebesar 0,0260,05.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model Problem Based Learning (PBL) terhadap kemampuan berpikir kritis siswa pada tema 2 subtema 1 kelas V SDN 024 Tarakan. Jenis penelitian ini ialah penelitian eksperimen semu yang dilaksanakan pada semester ganjil TA 2019/2020. Dengan Populasi siswa kelas V SDN 024 Tarakan dan sampel yang terdiri dari satu kelas yaitu kelas V A yang diberikan perlakuan. Teknik dalam pengambilan sampel yang digunakan adalah Purposive Sampling. Data hasil penelitian diolah dengan bantuan Software SPSS V.21 for windows. Hasil Penelitian ini menunjukkan dari hasil korelasi diperoleh bahwa pengaruh model Problem Based Learnig (PBL) mempunyai hubungan kuat terhadap kemampuan berpikir kritis siswa dengan hasil koefisien korelasi sebesar 0,739, koefisien determinasi sebesar 54,6 % dan pengujian hipotesis diperoleh thitung sebesar 6,103 pada taraf signifikan α = 0,05 dengan df= 31 diperoleh ttabel 2,039 berarti thitung > ttabel. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh penerapan model Problem Based Learning (PBL) terhadap kemampuan berpikir kritis siswa pada tema 2 subtema 1 kelas V SDN 024 Tarakan. Kata