Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

GALUH

8 karya publik ditemukan.

2026: 42025: 22020: 12019: 1

DESKRIPSI PERAN GURU DALAM UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS V-B DI SDN 006 TARAKAN

2026 · Book · Koleksi Perpustakaan

Studi ini ditujukan guna mendeskripsikan peran guru dalam upaya meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa kelas V-B Di SDN 006 Tarakan. Kemampuan berpikir kritis siswa ialah salah satu keterampilan penting yang harus di kuasai dan dipahami oleh siswa dalam menghadapi tantangan pada abad ini. Guru memegang peranan strategis dalam mengembangkan kemampuan berpikir kritis siswa melalui proses pembelajaran. Studi ini menerapkan pendekatan kualitatif deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi di salah satu sekolah dasar kota Tarakan. Temuan studi menjunkan bahwa guru memegang peran krusial untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa melalui strategi pembelajaran yang efektif, seperti penggunaan pertanyaan terbuka, didkusi, dan permainan yang merujuk pada pemecahan masalah. sebagai demonstrator, guru menunjukan sikap-sikap yang dapat menginspirasi siswa agar mempratikkan hal-hal yang sama bahkan semakin baik. Sebagai pembimbing, guru mengorientasikan agar suasana kelas menjadi ruang diskusi/debat, menggunakan pendekatan studi kasus dalam memberikan materi dan mengembangkan kemampuan analisis. Sebagai motivator, guru memberikan dorongan, pujian dan penghargaan kepada siswa yang aktif. Guru perlu menciptakan lingkungan belajar yang kondusif, menyenangkan serta memotivasi siswa untuk berpikir kritis. Guru wajib mempunyai kompetensi pedagogik dan professional yang mumpuni guna mengembangkan kemampuan berpikir kritis siswa.

.

2026 · Book ·

.

DESKRIPSI PERAN GURU DALAM UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS V-B DI SDN 006 TARAKAN

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Studi ini ditujukan guna mendeskripsikan peran guru dalam upaya meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa kelas V-B Di SDN 006 Tarakan. Kemampuan berpikir kritis siswa ialah salah satu keterampilan penting yang harus di kuasai dan dipahami oleh siswa dalam menghadapi tantangan pada abad ini. Guru memegang peranan strategis dalam mengembangkan kemampuan berpikir kritis siswa melalui proses pembelajaran. Studi ini menerapkan pendekatan kualitatif deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi di salah satu sekolah dasar kota Tarakan. Temuan studi menjunkan bahwa guru memegang peran krusial untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa melalui strategi pembelajaran yang efektif, seperti penggunaan pertanyaan terbuka, didkusi, dan permainan yang merujuk pada pemecahan masalah. sebagai demonstrator, guru menunjukan sikap-sikap yang dapat menginspirasi siswa agar mempratikkan hal-hal yang sama bahkan semakin baik. Sebagai pembimbing, guru mengorientasikan agar suasana kelas menjadi ruang diskusi/debat, menggunakan pendekatan studi kasus dalam memberikan materi dan mengembangkan kemampuan analisis. Sebagai motivator, guru memberikan dorongan, pujian dan penghargaan kepada siswa yang aktif. Guru perlu menciptakan lingkungan belajar yang kondusif, menyenangkan serta memotivasi siswa untuk berpikir kritis. Guru wajib mempunyai kompetensi pedagogik dan professional yang mumpuni guna mengembangkan kemampuan berpikir kritis siswa.

STUDI PENGGUNAAN AGREGAT DARI DESA KUALA LAPANG KABUPATEN MALINAU PADA CAMPURAN LAPISAN TIPIS ASPAL BETON LAPIS AUS (HOT ROLLED SHEET WEARING COURSE)

2026 · Thesis ·

.Penelitian ini memanfaatkan agregat dari Desa Kuala Lapang, Kabupaten Malinau, dalam campuran aspal panas jenis Lapis Tipis Aspal Beton Lapis Aus (Hot Rolled Sheet Wearing Course). Penggunaan agregat lokal sebagai bahan utama penelitian ini ditujukan untuk mengetahui kelayakan agregat tersebut sebagai material campuran dan mampu memenuhi karakteristik Marshall dan karakteristik volumetrik. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental yang dilakukan di laboratorium mencakup tahapan pengujian analisa gradasi, penentuan proporsi agregat campuran melalui metode segitiga, pengujian fisik, lalu merancang komposisi campuran kemudian pembuatan benda uji, serta pengujian Marshall dan volumetrik. Selain itu, analisis Distribusi Binomial (Uji Tanda) diterapkan dalam pengujian hipotesis dengan menentukan sampel yang memenuhi spesifikasi dalam penetapan kadar aspal optimum (KAO). Hasil pengujian fisik menunjukkan bahwa agregat kasar dan filler seluruhnya telah memenuhi syarat, namun agregat halus tidak memenuhi spesifikasi pada uji gumpalan lempung dan butir-butir mudah pecah dalam agregat sebesar 1.3% (>1%). Pada kadar aspal 6.22% dan 7.22% hasil pengujian menunjukkan seluruh parameter Marshall dan volumetrik terpenuhi, sedangkan untuk kadar aspal 7.72% dan 8.22% hanya parameter VFA dan Stabilitas yang memenuhi spesifikasi. Seluruh variasi kadar aspal tidak memenuhi parameter VMA sesuai syarat (>17%). Hal ini menunjukkan bahwa campuran ini terlalu padat karena dominan terisi oleh filler, sehingga ruang antar butiran interlocking menjadi terbatas dan tidak tersedia ruang yang cukup untuk aspal serta udara. Hasil analisis, rentang kadar aspal optimum yang paling banyak memenuhi parameter berada pada 6.72% hingga 7.22%, dan ditetapkan KAO sebesar 6.97%. Berdasarkan hasil pengujian tersebut, disimpulkan bahwa agregat dari Desa Kuala Lapang, Kabupaten Malinau tidak memenuhi persyaratan untuk digunakan dalam campuran HRS-WC.

POTENSI BAKTERI SIMBION SPONS (Stylissa sp.) SEBAGAI PENDEGRADASI ZAT METILEN BIRU

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Limbah zat warna metilen biru (MB) dari industri tekstil menimbulkan dampak serius terhadap lingkungan perairan karena sifatnya yang persisten dan toksik. Bioremediasi menggunakan bakteri merupakan alternatif yang ramah lingkungan untuk mengatasi pencemaran tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi bakteri simbion spons Stylissa sp. dalam mendegradasi MB. Sebanyak 20 isolat bakteri dari spons Stylissa sp. diskrining kemampuannya dalam mendegradasi MB. Parameter yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dekolorisasi MB, pengaruh suhu (30°C, 35°C dan 40°C), pengaruh pH berkisar 5 sampai 10, pengaruh konsentrasi inokulum (1x106, 1x107 dan 1x108 CFU/mL) dan pengaruh konsentrasi MB (200, 300, 400 dan 500 mg/L). Hasil skrining menunjukkan bahwa empat isolat (SS03, SS15, SS16 dan SS19) mampu mendegradasikan MB dengan perubahan warna dari biru menjadi tidak berwarna setelah 7 hari inkubasi. Isolat SS16 menunjukkan kinerja terbaik dengan efisiensi dekolorisasi mencapai 100% pada suhu 35°C dan pH 9. Konsentrasi inokulum optimum adalah 1×108 CFU/mL dengan waktu degradasi tercepat 96 jam. Namun, efisiensi degradasi menurun seiring peningkatan konsentrasi MB, dengan hasil tertinggi 87,41% pada konsentrasi 200 mg/L oleh isolat SS16. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa bakteri simbion spons Stylissa sp., khususnya isolat SS16, berpotensi sebagai agen bioremediasi limbah zat warna metilen biru.

POTENSI BAKTERI SIMBION SPONS (Stylissa sp.) SEBAGAI PENDEGRADASI ZAT METILEN BIRU

2025 · Book ·

Limbah zat warna metilen biru (MB) dari industri tekstil menimbulkan dampak serius terhadap lingkungan perairan karena sifatnya yang persisten dan toksik. Bioremediasi menggunakan bakteri merupakan alternatif yang ramah lingkungan untuk mengatasi pencemaran tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi bakteri simbion spons Stylissa sp. dalam mendegradasi MB. Sebanyak 20 isolat bakteri dari spons Stylissa sp. diskrining kemampuannya dalam mendegradasi MB. Parameter yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dekolorisasi MB, pengaruh suhu (30°C, 35°C dan 40°C), pengaruh pH berkisar 5 sampai 10, pengaruh konsentrasi inokulum (1x106, 1x107 dan 1x108 CFU/mL) dan pengaruh konsentrasi MB (200, 300, 400 dan 500 mg/L). Hasil skrining menunjukkan bahwa empat isolat (SS03, SS15, SS16 dan SS19) mampu mendegradasikan MB dengan perubahan warna dari biru menjadi tidak berwarna setelah 7 hari inkubasi. Isolat SS16 menunjukkan kinerja terbaik dengan efisiensi dekolorisasi mencapai 100% pada suhu 35°C dan pH 9. Konsentrasi inokulum optimum adalah 1×108 CFU/mL dengan waktu degradasi tercepat 96 jam. Namun, efisiensi degradasi menurun seiring peningkatan konsentrasi MB, dengan hasil tertinggi 87,41% pada konsentrasi 200 mg/L oleh isolat SS16. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa bakteri simbion spons Stylissa sp., khususnya isolat SS16, berpotensi sebagai agen bioremediasi limbah zat warna metilen biru.

PENGEMBANGAN BUKU REFERENSI BERDASARKAN UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI DARI KOMBINASI KOMBINASI EKSTRAK DAUN CATHARANTHUS ROSEUS DAN AKAR POLYGALA PANICULATA TERHADAP BAKTERI PATOGEN

2020 · Book · Koleksi Perpustakaan

GALUH UTARI HAYUTIASTI. 2019. Tanaman yang berpotensi sebagai antibakteri sangat banyak dijumpai di pekarangan rumah misalnya Catharanthus roseus dan Polygala paniculata L. Kombinasi kedua tanaman tersebut dilakukan untuk mengetahui potensi kombinasi ekstrak daun Catharanthus roseus dengan akar Polygala paniculata L. terhadap pertumbuhan bakteri patogen serta menghasilkan produk berupa buku referensi yang layak digunakan. Jenis penelitian ini yaitu Research and Development (R & D) sedangkan pengamatan aktivitas antibakteri melalui metode sumuran dengan perlakuan konsentrasi yaitu 20%, 40%, 60%, 80%, dan 100%. Kombinasi ektstrak tanaman dapat menghambat pertumbuhan bakteri Escherichia coli (ATCC 8739) dan Staphylococcus aureus (ATCC 8739) Diameter zona hambat pertumbuhan E.coli yang tertinggi yaitu 17,5 mm (daya hambat sangat kuat) pada konsentrasi 80% sedangkan daya hambat pertumbuhan S. aureus yang tertinggi yaitu 15, 25 mm( daya hambat sangat kuat) pada konsentrasi 100%. Kelayakan produk berupa buku referensi berdasarkan ahli media sbesar 75% (cukup layak), ahli materi 95% (sangat layak), praktisi sebesar 83,52% (sangat layak) sehingga dapat disimpulkan bahwa rata – rata persentase kelayakan buku referensi sebesar 85% (sangat layak). Selain itu hasil dari uji respon siswa sebesar 85,12% dalam kategori sangat menarik.

PENGEMBANGAN BUKU REFERENSI BERDASARKAN UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI DARI KOMBINASI KOMBINASI EKSTRAK DAUN CATHARANTHUS ROSEUS DAN AKAR POLYGALA PANICULATA TERHADAP BAKTERI PATOGEN

2019 · Thesis ·

GALUH UTARI HAYUTIASTI. 2019. Tanaman yang berpotensi sebagai antibakteri sangat banyak dijumpai di pekarangan rumah misalnya Catharanthus roseus dan Polygala paniculata L. Kombinasi kedua tanaman tersebut dilakukan untuk mengetahui potensi kombinasi ekstrak daun Catharanthus roseus dengan akar Polygala paniculata L. terhadap pertumbuhan bakteri patogen serta menghasilkan produk berupa buku referensi yang layak digunakan. Jenis penelitian ini yaitu Research and Development (R & D) sedangkan pengamatan aktivitas antibakteri melalui metode sumuran dengan perlakuan konsentrasi yaitu 20%, 40%, 60%, 80%, dan 100%. Kombinasi ektstrak tanaman dapat menghambat pertumbuhan bakteri Escherichia coli (ATCC 8739) dan Staphylococcus aureus (ATCC 8739) Diameter zona hambat pertumbuhan E.coli yang tertinggi yaitu 17,5 mm (daya hambat sangat kuat) pada konsentrasi 80% sedangkan daya hambat pertumbuhan S. aureus yang tertinggi yaitu 15, 25 mm( daya hambat sangat kuat) pada konsentrasi 100%. Kelayakan produk berupa buku referensi berdasarkan ahli media sbesar 75% (cukup layak), ahli materi 95% (sangat layak), praktisi sebesar 83,52% (sangat layak) sehingga dapat disimpulkan bahwa rata – rata persentase kelayakan buku referensi sebesar 85% (sangat layak). Selain itu hasil dari uji respon siswa sebesar 85,12% dalam kategori sangat menarik.