Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: Bakteri Patogen
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS ANTIOKSIDAN DAN ANTIMIKROBIAL ALAMI PADA BEBERAPA TUMBUHAN HUTAN PENELITIAN BORNEO

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Indonesia memiliki keanekaragaman sumber daya hayati yang melimpah salah satunya adalah Hutan Penelitian Universitas Borneo Tarakan di Kota Tarakan Kalimantan Utara. Tumbuhan memiliki kemampuan sebagai antioksidan, antimikroba, antivirus, antiradang, antialergi dan antikanker karena adanya senyawa metabolit sekunder yang terkandung pada tumbuhan tersebut seperti alkaloid, flavonoid, saponin dan steroid. Oleh karena itu, tumbuhan hutan penelitian Borneo diduga memiliki potensi yang sama sebagai antibacterial agent dan Antioksidan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui konsentrasi paling efektif dari ekstrak tumbuhan Hutan Penelitian Borneo yang dapat menghambat pertumbuhan bakteri patogen dan potensi sebagai Antioksidan. Pada uji antimikroba mengunakan metode difusi agar sumuran dengan mengunakan beberapa jenis tumbuhan dengan variasi konsentrasi 2500 ppm, 5000 ppm dan 10000 ppm. Kontrol positif mengunakan Chloramphenicol dengan konsentrasi 100 ppm dan kontrol negatifnya etanol 40%. Pada uji antioksidan mengunakan DPPH (1,1-diphenyl-2-picrylhydrazyl) dengan variasi konsentrasi 25 ppm, 50 ppm dan 100 ppm. Kontrol positif mengunakan vitamin C. Hasil penelitian menunjukan aktivitas antioksidan tertinggi ditunjukkan ekstrak daun P. alternifolium konsentrasi 25 ppm hingga 100 ppm pada konsentrasi 100 ppm nilai persentase hambat sebesar 87,19%. tidak berbeda nyata dengan vitamin C sehingga aktivitas antioksidan ekstrak daun hutan Borneo diindikasi sama dengan vitamin C. Hasil yang diperoleh pada uji antimikroba penghambatan tertinggi ditunjukkan oleh ekstrak daun F. fulgens memiliki aktivitas penghambatan tertinggi ditunjukkan pada konsentrasi 10000 ppm terhadap bakteri S. sobrinus, P. acne dan S. mutans tetapi konsentrasi paling efektif yaitu 2500 ppm secara berturut-turut sebesar 58,4%, 57,6% dan 50%.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGEMBANGAN BUKU REFERENSI BERDASARKAN UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI DARI KOMBINASI KOMBINASI EKSTRAK DAUN CATHARANTHUS ROSEUS DAN AKAR POLYGALA PANICULATA TERHADAP BAKTERI PATOGEN

2019•

GALUH UTARI HAYUTIASTI. 2019. Tanaman yang berpotensi sebagai antibakteri sangat banyak dijumpai di pekarangan rumah misalnya Catharanthus roseus dan Polygala paniculata L. Kombinasi kedua tanaman tersebut dilakukan untuk mengetahui potensi kombinasi ekstrak daun Catharanthus roseus dengan akar Polygala paniculata L. terhadap pertumbuhan bakteri patogen serta menghasilkan produk berupa buku referensi yang layak digunakan. Jenis penelitian ini yaitu Research and Development (R & D) sedangkan pengamatan aktivitas antibakteri melalui metode sumuran dengan perlakuan konsentrasi yaitu 20%, 40%, 60%, 80%, dan 100%. Kombinasi ektstrak tanaman dapat menghambat pertumbuhan bakteri Escherichia coli (ATCC 8739) dan Staphylococcus aureus (ATCC 8739) Diameter zona hambat pertumbuhan E.coli yang tertinggi yaitu 17,5 mm (daya hambat sangat kuat) pada konsentrasi 80% sedangkan daya hambat pertumbuhan S. aureus yang tertinggi yaitu 15, 25 mm( daya hambat sangat kuat) pada konsentrasi 100%. Kelayakan produk berupa buku referensi berdasarkan ahli media sbesar 75% (cukup layak), ahli materi 95% (sangat layak), praktisi sebesar 83,52% (sangat layak) sehingga dapat disimpulkan bahwa rata – rata persentase kelayakan buku referensi sebesar 85% (sangat layak). Selain itu hasil dari uji respon siswa sebesar 85,12% dalam kategori sangat menarik.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail